Sumber: @alfianostn via Unsplash

7 Pantai Ikonik di Nusa Penida, Serasa di Surga

Pantai di Nusa Penida dapat dideskripsikan dengan satu kata: menakjubkan. Beberapa tahun belakangan ini, Nusa Penida menjadi salah satu destinasi favorit saat berlibur ke Bali.

Pulau di tenggara Bali ini menawarkan keindahan alam eksotis yang tak kalah menarik dengan wisata alam di daratan utama Pulau Bali.

Selain itu, sebagai pulau yang masih dalam tahap perkembangan, akses menuju tempat-tempat wisatanya masih terbilang sulit dan menantang.

Kebanyakan pantainya bahkan berada di dasar tebing sehingga mengharuskan pengunjung untuk menuruni jalan yang terjal.

Namun, semua itu memang terbayarkan dengan keindahan pantai di Nusa Penida yang membuat kamu serasa di surga. Berikut ini adalah tujuh di antaranya yang terbilang ikonik.

Pantai Crystal Bay

Sumber: id.hotels.com

Berlokasi di bagian barat pulau, Crystal Bay merupakan salah satu pantai di Nusa Penida yang terbilang ikonik dan sangat populer di kalangan wisatawan domestik dan mancanegara.

Dari namanya saja, kamu sudah bisa menebak bahwa pantai satu ini menyuguhkan keindahan air sebening kristal yang pastinya akan memanjakan mata siapapun yang berkunjung ke sana.

Pantai ini juga memiliki pasir putih dengan tebing hijau di sekelilingnya serta sebuah pulau karang kecil yang terletak di tengah.

Pulau ini berjarak sekitar 50 meter dari pantai dan berfungsi sebagai pelindung alami dari ombak besar yang datang.

Pesona Crystal Bay tentu tidak sampai di situ saja. Pantai di Nusa Penida ini termasuk salah satu spot terbaik untuk menyaksikan sunset, terutama karena lokasinya yang menghadap langsung ke barat.

Kamu pun bisa duduk santai di pantai dengan menikmati minuman sambil melihat matahari kembali ke peraduannya.

Airnya yang sebening kristal juga menjadikan Crystal Bay salah satu tempat terbaik untuk berenang, snorkeling hingga diving.

Dibandingkan pantai di Nusa Penida lainnya, kondisi air Crystal Bay terbilang lebih tenang. Kamu pun berkesempatan melihat berbagai jenis ikan, kura-kura dan terumbu karang aneka warna.

Bagi yang suka diving, Crystal Bay juga terkenal sebagai tempat untuk melihat ikan mola-mola.


Baca Juga: Yuk, Berlibur ke 10 Pantai Pasir Putih yang Terkenal dan Memesona!


Pantai Pasih Uug/Broken Beach

Sumber: @vherliann via Unsplash

Pantai Pasih Uug atau dikenal dengan nama Broken Beach alias pantai ‘rusak’ adalah pantai ikonik lainnya yang menjadi incaran para pengunjung.

Masih berlokasi di bagian barat pulau, pantai di Nusa Penida ini menyuguhkan pemandangan indah yang tidak biasa.

Berbeda dengan kebanyakan pantai yang berpasir, Broken Beach justru menyuguhkan pemandangan air jernih kebiruan yang terkurung oleh tebing karang setinggi 200 meter.

Tebing itu menjorok ke lautan dan memiliki sebuah lubang menganga di bagian tengahnya yang tampak seperti pintu gua raksasa atau terowongan.

Genangan air di pantai Broken Beach pun tampak seperti kolam dengan bagian lubang sebagai pintu keluar masuknya air laut ke kolam.

Keberadaan lubang yang merupakan hasil abrasi selama berabad-abad ini pun membuat masyarakat sekitar menamainya sebagai Pantai Pasih Uug.

Di kawasan pantai ini, kamu tidak akan menjumpai kegiatan berenang terutama karena belum ada akses menuju bibir pantai.

Meski begitu, airnya yang jerning memungkinkan kamu untuk melihat keindahan biota laut di bawahnya, seperti kura-kura hingga ikan pari.

Pantai Kelingking

Sumber: @wirasetiawan29 via Unsplash

Kelingking menjadi salah satu pantai ikonik sekaligus populer Nusa Penida karena pesonanya yang bak keindahan surga.

Pantai di Nusa Penida ini memang menyuguhkan pemandangan hamparan pasir putih, air laut biru yang jernih serta demburan ombak besar yang memanjakan pengunjungnnya.

Keindahannya tentu tidak sampai di situ saja. Kelingking memiliki daya tarik lain berupa tebing dengan bukit memanjang yang menjorok ke laut.

Dari jauh, pemandangan ini tampak seperti jari kelingking dan dari sanalah namanya berasal. Namun, ada juga yang menganggapnya lebih mirip dengan hewan prasejarah T-Rex, terutama karena bukitnya menyerupai kepala T-Rex yang menganga.

Pengunjung yang datang biasanya hanya berfoto-foto di area tebing yang memang Instagenic. Jika ingin ke pantai, mereka harus siap-siap turun melewati tangga setapak yang cukup terjal selama kurang lebih 45 menit.

Sesampainya di bawah, kamu tidak hanya akan menikmati keindahan pasir putih bersih dan birunya lautan, tetapi juga mendapati sebuah gua kecil.

Sayangnya, Pantai Kelingking sedang ditutup untuk sementara waktu oleh Dinas Pariwisata setempat karena adanya kecelakaan saat berenang di tempat tersebut.


Baca Juga: Seram! 7 Pantai Angker di Indonesia Ini Punya Sejarah Mistis


Pantai Pasih Andus/Smoke Beach

Sumber: @terminaldesalida via Instagram

Daya tarik utama Pantai Andus atau Smoke Beach terletak pada semburan airnya yang tampak seperti asap.

Deburan ombaknya yang begitu besar menimbulkan semburan air hingga setinggi 10 meter saat menghantam bebatuan karang.

Dari deburan ombak inilah muncul penyebutan nama Smoke Beach alias pantai ‘asap’. Sementara itu, warga setempat menamainya sebagai Pasih Andus yang memiliki arti semburan air.

Selain deburan ombaknya yang memukau, pantai di Nusa Penida ini juga menjadi salah satu spot terbaik untuk menikmati sunset.

Tempatnya yang tersembunyi dan sulit diakses membuat Pasih Andus terkesan private dan jauh dari keramaian sehingga sangat cocok untuk bersantai, relaksasi dan menyendiri.

Bukan Cuma itu, Pantai Pasih Andus juga memiliki hamparan pasir putih luas dan tebing tinggi serta bisa menjadi lokasi snorkeling.

Namun, kegiatan satu ini memerlukan pemandu sebab kamu perlu memperhatikan keadaan ombak dan gelombang pantai sebelum menjalani kegiatan tersebut.

Pantai Suwehan

Sumber: @nusapenidaphotography via Instagram

Pantai Suwehan menyuguhkan perpaduan indah antara air biru jernih, tebing-tebing yang menjulang tinggi, serta hamparan pasir putih bersih.

Namun, keindahan tersebut baru bisa kamu nikmati setelah berjuang turun menuruni anak tangga yang tersedia untuk mengakses area pantai selama sekitar 30 menit.

Selain keindahan pantainya yang tersembunyi di balik tebing-tebing raksasa, Pantai Suwehan juga memiliki sebuah batu unik berbentuk segitiga yang berada di laut dekat pantai.

Bagi sebagian orang, keberadaan batu bernama Batu Jineng ini mengingatkan mereka akan Phi Phi Island di Thailand. Namun, ada juga yang menyamakannya dengan logo Volcom dan pohon Natal.

Jika tertarik untuk berkunjung, sebaiknya datang sebelum tengah hari.

Lokasi pantai di Nusa Penida ini menghadap ke arah timur sehingga area pantai di sore hari akan tertutup bayang-bayang tebing. Selain tidak bagus untuk foto, kondisi ini juga kurang bagus untuk kegiatan berenang.


Baca Juga: 9 Pantai Unik di Indonesia Ini Sering Jadi Destinasi Wisata. Yuk Intip!


Pantai Atuh

Sumber: @md_suandana_ via Instagram

Sama halnya dengan Suwehan, Pantai Atuh juga tersembunyi di balik tebing sehingga pengunjung harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk menuruni anak tingga hingga mencapai area pantainya.

Meski begitu, suasana pantai di Nusa Penida ini terbilang lebih hidup sebab kamu akan menjumpai deretan sunbed dan beanbag serta sejumlah kedai yang menjual makanan dan minuman.

Selain itu, Pantai Atuh juga memiliki beberapa gugusan pulau kecil yang semakin menambah keindahan dan keunikan tempat wisata tersebut.

Salah satu pulau ini bahkan memiliki batuan besar yang dari kejauhan tampak seperti gajah raksasa. Namun, penduduk setempatnya menyamakannya dengan sepatu wanita terutama karena ada lengkungan di bawahnya yang tampak menyerupai heel alias hak sepatu.

Dengan suasana yang lebih tenang daripada pantai-pantai di Nusa Penida lainnya, Atuh bisa menjadi lokasi yang tepat untuk bermain air, berenang hingga snorkeling.

Kamu juga bisa melihat beragam biota laut yang terjebak di bebatuan sekitarnya saat air sedang surut.

Pantai Diamond

Sumber: @daiana.ek via Instagram

Berlokasi dalam satu kawasan dengan Pantai Atuh, Pantai Diamond menyuguhkan pemandangan tebing batuan dengan bentuk meruncing layaknya batu permata.

Untuk menuju pantai pasir putih dan laut biru di bawahnya, kamu perlu menuruni anak tangga yang terbuat. Anak tangga ini menempel pada tebing dan telah dilengkapi dengan pagar pengaman.

Pemandangan memukau bisa kamu saksikan saat menuruni tangga ini. Karena itu, tidak heran jika area tangga menjadi salah satu spot selfie favorit para pengunjung.

Meski satu lokasi dengan Pantai Atuh, keduanya memiliki jalur akses yang berbeda.

Selain itu, suasan di Pantai Diamond juga terbilang masih asri sebab kamu tidak akan menjumpai warung makanan ataupun deretan beanbag dan sunbed di sana.

Sayangnya, untuk sementara Dinas Pariwisata juga harus menutup Pantai Diamond menyusul adanya kecelakaan di beberapa pantai di Nusa Penida.


Nikmati Keindahan Kintamani di Bobocabin!

Lengkapi wisata kamu selama di Bali dengan berkunjung ke kawasan Ubud dan Kintamani.

Untuk pilihan akomodasinya, serahkan saja pada Bobocabin Kintamani dan Bobocabin Ubud yang belum lama ini sudah soft launching!

Hadir dengan teknologi Internet of Things, Bobocabin siap menemani kamu menikmati keindahan alam Bali dengan cita rasa modern.

Kabin-kabin yang tersedia telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas khas Bobocabin, seperti Smart Window, B-Pad, Bluetooth speaker dan moodlamp.

Tak hanya itu, Bobocabin juga melengkapi diri dengan fasilitas penunjang berupa Wi-Fi, campfire & barbeque hingga entertainment (board games dan proyektor film) agar keseruan di tengah alam semakin mengasyikkan.

Yuk, unduh dulu aplikasi Bobobox untuk reservasi dan informasi lebih lanjut!

Bobobox

Bobobox

Sejak tahun 2018, Bobobox hadir menawarkan pengalaman yang berbeda bagi para traveler untuk menikmati perjalanan yang sempurna. Bobobox menghubungkan traveler, dari pod ke kota.

All Posts

Bobobox

Rasakan sensasi menginap di hotel kapsul Bobobox! Selain nyaman, hotel kapsul ini mengedepankan teknologi dan keamanan. Bobobox bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk menikmati perjalanan dan beristirahat, dan cocok untuk perjalanan liburan atau bisnis.

Top Articles

Categories

Follow Us

Latest Articles