Andri Helmansyah/Unsplash

Nostalgia Momen-Momen Ramadan Masa Kecil yang Paling Ngangenin!

Selain penuh keberkahan, bulan Ramadan juga identik dengan momen-momen menarik yang biasanya tidak akan kamu jumpai di bulan-bulan lain. Momen tersebut tentu sangat berharga sebab kamu mulai menjalaninya sejak usia dini. Seiring bertambahnya usia, kamu pun mulai merindukan momen puasa masa kecil tersebut sebab usia dewasa, keadaan serta perubahan terkadang mempersempit ruang gerak kamu untuk mengulangnya kembali.

Biar tidak terlupakan, yuk bernostalgia dengan momen puasa masa kecil bareng Bob berikut ini!

Ngabuburit

via kompasiana.com

Salah satu momen puasa masa kecil yang mungkin sangat kamu rindukan adalah ngabuburit. Kegiatan ini memang masih bisa kamu lakukan di usia dewasa. Namun, di tengah kesibukan pekerjaan, hal ini mungkin sudah sangat jarang kamu lakukan.

Sementara itu, di masa kecil, momen ngabuburit mungkin menjadi kegiatan harian menjelang berbuka yang tak pernah absen kamu lakukan. Mengingat penggunaan gadget dan internet belum seramai sekarang, kegiatan Ramadan sore pun cukup beragam dan mengasyikkan.

Ada yang pergi mengaji, bermain petasan, hingga jalan-jalan dengan teman atau ayah sementara ibu sibuk memasak untuk berbuka. Selain itu, kegiatan ngabuburit anak di daerah pedesaan biasanya juga meliputi kegiatan bermain kelereng, layangan, ban, memancing di pinggiran kolam atau sawah hingga memainkan lodong (meriam bambu).


Baca Juga: Simak Tradisi-Tradisi Unik Bulan Ramadan Dari Seluruh Penjuru Dunia


Membangunkan Sahur

via kompasiana.com

Bagi sebagian orang, momen puasa masa kecil tak hanya berhenti di siang hari saja. Tidak sedikit anak ikut terlibat dalam kegiatan membangunkan warga untuk sahur. Mereka tentu harus bangun sahur lebih awal dan tak jarang saling menjemput sehingga kegiatan ini semakin terasa keseruan dan kebersamaannya.

Mereka akan berkeliling di sekitar kompleks atau kampung sambil meneriakkan “sahuuur, sahuuur”. Kegiatan ini semakin meriah dengan bunyi-bunyian dari bedug, kentongan bambu serta alat-alat lainnya yang menghasilkan bebunyian seperti panci, botol dan sebagainya.

Mengisi Buku Kegiatan Ramadan

via keepo.me

Meski banyak yang mengeluhkan kehadirannya, mengisi buku kegiatan Ramadan tetap saja menjadi momen puasa masa kecil yang tak terlupakan. Buku satu ini biasanya wajib bagi anak-anak di tingkat SD dan SMP.

Lewat buku tersebut, anak-anak mendapatkan tugas untuk mencatat kegiatan ibadah wajib berikut sunah selama Ramadan. Misalnya adalah apakah mereka berpuasa atau tidak serta kegiatannya lainnya seperti catatan salat lima waktu, tarawih, hingga membaca Alquran.

Selain itu, ada dua hal lagi yang mungkin paling berkesan dan kerap membuat kamu uring-uringan, yaitu menuliskan ceramah dan mengejar tanda tangan ustaz atau penceramah. Anak-anak biasanya mendapatkan materi tersebut saat di pengajian, setelah tarawih atau lewat kultum Ramadan yang tayang di televisi.


Baca Juga: Throwback Ke Masa Kecilmu Bareng Bob Dengan Bacaan-Bacaan Populer Tahun 90an Berikut Ini!


Main Petasan dan Kembang Api

main petasan, momen puasa masa kecil yang menyenangkan

via sejarahjakarta.com

Main petasan dan kembang api menjadi salah satu momen puasa masa kecil yang paling tidak terlupakan. Permainan ini memang terbilang berbahaya, namun begitu banyak peminatnya apalagi di masa lalu.

Petasan yang digunakan cukup beragam. Salah satu yang paling populer adalah petasan banting yang selalu sukses membuat orang lewat terkaget-kaget dan ketakutan. Anak-anak biasanya bermain petasan dan kembang api menjelang berbuka, setelah pulang tarawih, dan setelah sahur atau salat subuh. Namun, ada juga anak-anak yang justru kabur saat salat tarawih berlangsung untuk memainkan petasan.

Karenanya, suasana tarawih pun terkadang dibuat ribut dengan adanya suara ledakan yang kerap bikin kaget. Tak hanya itu, saat mangkir salat, anak-anak juga kerap melakukan perang sarung, menyembunyikan sandal teman, berjalan-jalan di sekitar masjid hingga pergi jajan atau nongkrong. Namun, mereka akan kembali saat jam tarawih selesai dan pulang bersama jemaah lainnya agar terlihat sudah salat.

Sementara itu, kembang api biasanya dinyalakan di malam hari karena percikan cahayanya terlihat indah saat gelap datang. Permainan satu ini biasanya lebih disukai anak perempuan dan ank yang masih kecil karena terasa lebih aman dibandingkan petasan. Meski begitu, kembang api juga kerap memberikan sensasi cambuk saat percikannya mengenai tangan.

Mengikuti Sanlat

sanlat momen puasa masa kecil

via bengkulu.kemenag.co.id

Istilah sanlat atau pesantren kilat memang sangat populer kala memasuki bulan Ramadan. Sama halnya dengan buku kegiatan Ramadan, momen puasa masa kecil ini juga diselenggarakan oleh pihak sekolah.

Sesuai dengan namanya, kegiatan ini memang terbilang singkat. Sejumlah sekolah menyelenggarakannya antara 1-3 hari. Namun, ada juga yang berlangsung antara 1-2 minggu. Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak untuk memperdalam ilmu agama serta memahami pentingnya berpuasa dan ibadah lainnya. Selain itu, anak-anak juga mengikuti kegiatan seperti tadarus, salat berjemaah, mendengarkan ceramah, lomba, games, dan lainnya.

Main Balon Tiup

via ngalam.co

Memasuki bulan puasa, sejumlah pedagang makanan biasanya akan beralih menjual mainan. Salah satu yang menjadi favorit anak-anak adalah balon tiup.

Permainan ini terdiri dari balon dalam kemasan kecil serta sedotan kecil nan tebal berwarna kuning untuk meniup balon tersebut. Uniknya, anak-anak akan menjilat balon yang khas dengan rasa pedasnya sebelum mulai ditiup. Setelah membesar, balon bisa ditempelkan dengan balon lain atau jika sudah mengendur akan ditempelkan ke wajah seperti topeng.


Baca Juga: Permainan-Permainan Tradisional Yang Hits Di Tahun 90an


Membatalkan Puasa

@ti-ja/Unsplash

Saat memasuki siang hari atau cuaca sedang panas-panasnya, momen puasa masa kecil memang cukup menyiksa, terlebih untuk anak-anak. Karenanya, tidak seedikit anak yang curang dan sengaja membatalkan puasa. Anak-anak memang ada yang boleh berpuasa hingga jam 12 saja. Namun, ada juga anak-anak yang sudah harus puasa penuh oleh orang tuanya.

Jika tidak kuat, mereka biasanya diam-diam minum atau makan lalu melanjutkan puasa hingga magrib. Di kawasan Jawa, momen puasa masa kecil ini mungkin lebih dikenal dengan istilah mokel, yaitu membatalkan puasa secara diam-diam entah karena tidak kuat atau alasan lainnya. Sementara itu, di kawasan Sunda, hal ini umumnya disebut dengan puasa godin. Apa nih istilahnya kalau di daerah kamu?

Selain dengan diam-diam makan dan minum, sebagian anak-anak pun mencoba trik untuk lebih sering mandi, bermain air atau berkumur. Dengan begitu, tubuh dan mulut pun tetap segar meski sedang berpuasa. Kegiatan ini tidak jarang melibatkan aksi tidak sengaja menelan air dan membuat mereka panik karena takut puasanya batal. Ada-ada saja ya!

Puasa Setengah Hari

momen puasa masa kecil, setengah hari

@kukuhnapaki/Unsplash

Bagi anak-anak yang belum kuat berpuasa penuh dan belum wajib menjalaninya, puasa setengah hari menjadi alternatif bagi orangtua untuk mengajarkan anak-anak cara berpuasa. Anak-anak tentu tetap ikut sahur agar tubuh memiliki energi untuk menjalani puasa.

Namun, berbeda dengan godin atau mokel, mereka memang boleh berbuka saat azan atau bedug zuhur terdengar. Setelah itu, mereka bebas untuk kembali berpuasa hingga magrib ataupun tidak.

Puasa sambil staycation di Bobobox? Kenapa nggak! Kamu bisa ngabuburit di sekitar lokasi Bobobox yang strategis lalu lanjut buka puasa bareng di communal area. Bingung mau buka puasa sama apa?

Nggak usah khawatir, Bobobox sudah menyiapkan takjil gratis untuk seluruh tamu di Bobobox. Hal ini juga berlaku buat para guest di Bobocabin. Bukan cuma itu, Bob juga punya promo 10% untuk makanan cepat saji lho! Tunggu apa lagi? Yuk segera unduh aplikasi Bobobox untuk reservasi dan informasi lebih lanjut!

Bobobox

Bobobox

Sejak tahun 2018, Bobobox hadir menawarkan pengalaman yang berbeda bagi para traveler untuk menikmati perjalanan yang sempurna. Bobobox menghubungkan traveler, dari pod ke kota.

All Posts

Bobobox

Rasakan sensasi menginap di hotel kapsul Bobobox! Selain nyaman, hotel kapsul ini mengedepankan teknologi dan keamanan. Bobobox bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk menikmati perjalanan dan beristirahat, dan cocok untuk perjalanan liburan atau bisnis.

Top Articles

Categories

Follow Us

Latest Articles