Olahraga Saat Puasa: Jenis Terbaik dan Tips Melakukannya

06 Feb 2026

Olahraga Saat Puasa: Jenis Terbaik dan Tips Melakukannya

Penulis

Bobobox

Makan banyak saat berbuka puasa bikin kamu khawatir berat badan bakal naik? Jangan khawatir, kamu bisa mencoba olahraga saat puasa untuk menjaga kesehatan.

 

Berbeda dari anggapan banyak orang, sebenarnya olahraga di bulan puasa tetaplah aman dan nggak bakal bikin lemas. Tentunya, asalkan dilakukan dengan baik dan benar.

 

Kuncinya ada di pemilihan jenis olahraga yang tepat dan penerapan tips olahraga saat puasa. Seperti apa? Yuk, pelajari di sini!

 

Jenis Olahraga yang Bisa Dilakukan saat Puasa

 

1. Jalan Kaki

 

olahraga saat puasa
Photo: Drazen Zigic via Freepik

 

Jalan kaki dianggap sebagai olahraga ringan saat puasa yang boleh dilakukan. Bahkan, kalaupun kamu jalan di tempat aja!

 

Sebab, jalan kaki memiliki banyak manfaat untuk tubuh, termasuk menjaga kebugaran jantung dan paru-paru, menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke, memperkuat tulang dan menstabilkan tubuh, meningkatkan kekuatan serta ketahanan otot, hingga mengurangi lemak tubuh.

 

2. Yoga

 

Yoga di Bobocabin Ubud - Best Yoga Classes in Ubud, Bali
Photo: Bobobox Internal Asset

 

Jenis olahraga di bulan puasa satu ini cocok banget untuk kamu yang nggak pengen ke mana-mana. Nyalakan saja video pelatihan yoga di internet, dan bersantailah di depan komputer atau TV sambil mengikuti sang instruktur. 

 

Supaya nggak lemas gara-gara puasa, pilihlah yoga dengan tingkat intensitas rendah, seperti Sukhsana (menaruh kedua tangan di lutut sambil duduk bersila) , hingga Tadasana (berdiri tegak sambil menaruh kedua tangan di sisi badan).

 

3. Bersepeda

 

bersepeda - 24 jam di Sukawana Lembang
Photo: Jacek Dylag via Unsplash

 

Naik sepeda adalah jenis olahraga saat puasa yang mengasyikkan, yang bahkan bisa dilakukan sambil ngabuburit. 

 

Bersepeda santai keliling kota selama 30 menit saja memiliki banyak manfaat, seperti meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas otot, meningkatkan mobilitas sendi, hingga meredakan stres.

 

4. Naik turun tangga

 

Naik-turun tangga faktanya bisa kamu manfaatkan sebagai olahraga ringan saat berpuasa. Jika kamu terbiasa menaiki lift saat berada di pusat perbelanjaan, kantor, atau tempat lainnya, kamu bisa coba mempertimbangkan untuk menggunakan tangga. 

 

Olahraga naik dan turun tangga ini dapat membantu kamu dalam membakar kalori, meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan ketahanan tubuh dalam berolahraga, hingga menambah kekuatan tubuh.

 

5. Jogging

Olahraga ini nggak memerlukan banyak peralatan dan skill, dan kamu bisa atur pace sesuka hati berdasarkan level energimu saat ini. 

 

Sebagai permulaan, kamu dapat berlari di sekitar halaman rumah jika kamu malas pergi keluar. Jika kamu hendak ngabuburit, kamu bisa melakukan olahraga ini mendekati waktu magrib sambil mencari santapan berbuka di luar.

 

6. Tai Chi

 

Siapa yang nggak tahu jenis olahraga satu ini? Olahraga tai chi ini dikenal memiliki gerakan yang halus dan ringan, sehingga cocok untuk dilakukan pas bulan puasa. Tapi, jangan salah sangka dulu!

 

Gerakan dari olahraga tai chi ini memiliki berbagai manfaat yang beragam, seperti meningkatkan kekuatan otot, kestabilan, dan fleksibilitas tubuh, dan juga meningkatkan fungsi kognitif.

 

Baca Juga: Tips Kreatif Mengajak Anak Berpuasa. Pasti Jadi Pengen Puasa, Deh!

 

7. Sit Up dan Push Up

 

sit up, olahraga saat puasa
Photo: Freepik

 

Jenis olahraga selanjutnya yang bisa kamu coba saat berpuasa adalah olahraga sit up dan push up. Hal ini dikarenakan jenis olahraga ini berintensitas rendah. 

 

Meskipun berintensitas rendah, jenis olahraga ini memiliki banyak manfaat seperti menjaga postur tubuh, membentuk otot perut, mengurangi risiko nyeri pinggul, dan meningkatkan fleksibilitas tubuh. 

 

Selain itu, gerakan sit up dan push up bisa menjaga stabilitas tubuh, memperbesar massa otot, juga menguatkan otot perut.

 

8. Pilates

 

Kalau kamu lagi cari ide olahraga di bulan puasa yang nggak terlalu menguras napas dan tetap memberikan dampak nyata, cobalah pilates! Latihan ini berfokus pada kekuatan otot inti (core), fleksibilitas, dan keseimbangan.

 

Pilates cenderung memiliki gerakan yang lambat dan terkontrol. Dengan kata lain, kamu nggak akan melakukan banyak gerakan energetik yang memicu detak jantung berlebih atau keringat bercucuran.

 

Nggak cuma memperbaiki postur tubuh yang mungkin sering membungkuk saat lemas berpuasa, pilates juga membantu menjaga kekencangan otot. Terus, kamu akan merasa tubuh lebih lentur dan tidak kaku, meskipun asupan energimu lagi terbatas.

 

9. Latihan Beban

 

Mungkin latihan angkat beban saat hampir seharian penuh nggak makan terdengar menyeramkan. Tenang dulu, kamu nggak harus ikut rutinitas olahraga seperti binaragawan, kok!

 

Sebaliknya, kamu bisa menggunakan beban ringan seperti dumbbell untuk squat, lungeschest press, atau lainnya. Nggak perlu datang ke gym, kamu juga dapat melakukannya pas lagi rebahan di rumah, lho.

 

Latihan beban membantu menjaga massa otot agar nggak menyusut. Apalagi, saat berpuasa, tubuh terkadang mengambil energi dari otot kalau nggak dilatih. Selain itu, olahraga ini bisa meningkatkan metabolisme basalmu biar pembakaran kalori tetap optimal, memperkuat tulang, dan sendi.

 

Promo Bobocabin Banner

 

Tips Olahraga saat Puasa

 

1. Jaga Intensitas Olahraga

 

Tips olahraga saat puasa yang pertama dan paling penting biar nggak lemas adalah menjaga intensitas kegiatanmu.

 

Bulan puasa bukanlah saatnya untuk memecahkan rekor pribadi atau melakukan High-Intensity Interval Training (HIIT) yang brutal. Sebaliknya, turunkan intensitas latihanmu sekitar 30% hingga 50% dari biasanya buat menjaga kebugaran. Misalnya, kalau kamu biasa berlari cepat, coba ganti dengan jalan santai.

 

2. Makan dan Minum yang Cukup Saat Sahur

 

Tetap Sahur
Photo: Monstera via Pexels

 

Sering merasa lemas habis olahraga saat puasa? Coba perhatikan apakah asupan nutrisi tubuhmu udah memadai, terutama saat sahur.

 

Pastikan kamu mengonsumsi karbohidrat kompleks (seperti nasi merah atau gandum) dan protein yang cukup agar cadangan energi bertahan lama. 

 

Terus, jangan lupakan juga kebutuhan cairan tubuh. Gunakan pola 2-4-2 untuk minum air: 2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur. Ini penting banget supaya kamu nggak dehidrasi pas olahraga.

 

3. Jangan Lupa Pemanasan dan Pendinginan

 

Olahraga Rutin
Photo: RODNAE Productions via Pexels

 

Karena tubuh mungkin terasa sedikit lebih kaku dari biasanya, kamu sebaiknya melakukan pemanasan sebelum olahraga buat menghindari risiko cedera.

 

Lakukan pemanasan dinamis selama 5-10 menit. Begitu juga setelah selesai, jangan langsung duduk atau tidur. Lakukan pendinginan agar detak jantung kembali normal secara perlahan dan otot-otot nggak menegang keesokan harinya.

 

4. Kenakan Pakaian yang Nyaman

 

Kalau mau olahraga saat puasa, gunakan pakaian yang berbahan ringan dan menyerap keringat (breathable). Sebaliknya, pakaian yang terlalu tebal atau nggak menyerap keringat akan membuat suhu tubuh cepat naik. Akibatnya, kamu bakal jadi cepat lelah.

 

5. Pilih Tempat yang Sejuk untuk Olahraga

 

Manfaat Prenatal Yoga untuk Ibu Hamil
Sumber: Omar Lopez via Unsplash

 

Hindari berolahraga di bawah terik matahari langsung kalau kamu pengen melakukannya di siang hari menjelang sore. Justru, ruangan ber-AC atau area yang teduh dengan sirkulasi udara yang bagus adalah pilihan terbaik. 

 

Alasannya, suhu lingkungan yang sejuk membantu mencegah tubuh kehilangan terlalu banyak cairan melalui keringat. Ini akan sangat mencegah dehidrasi yang bikin kamu lemas pas olahraga.

 

6. Dengarkan Alarm Tubuh

 

Tubuhmu adalah indikator paling jujur. Jangan keras kepala kalau sudah merasa ada yang nggak beres. 

 

Segera hentikan kegiatan fisik kalau kamu merasa pusing parah, mual, sesak napas, dan jantung berdebar nggak beraturan. Apalagi, kalau kamu sampai lemas dan gemetaran terus. Itu pertanda tubuhmu butuh istirahat, dan ingatlah bahwa kesehatanmu lebih penting daripada target olahraga.

 

7. Olahraga saat Pagi atau Sore

 

7 Manfaat Yoga untuk Kecantikan Perempuan
7 Manfaat Yoga untuk Kecantikan Perempuan

 

Kapan sih, waktu terbaik untuk melakukan olahraga saat puasa? Sebenarnya, ada tiga pilihan waktu yang bisa kamu sesuaikan dengan jadwalmu: sebelum sahur, saat ngabuburit, dan setelah buka puasa.

 

Kalau kamu sanggup bangun lebih awal, olahraga ringan sebelum sahur bisa membakar lemak dengan efektif. Setelahnya, kamu bisa langsung mengisi energi dan hidrasi saat makan sahur.

Nggak kuat bangun lebih pagi pas dini hari? 

 

Tenang, kamu bisa coba berolahraga 30-60 menit menjelang waktu buka puasa. Keuntungannya, setelah selesai berolahraga, kamu nggak perlu menunggu lama untuk langsung minum dan makan.

 

Terakhir, semisal kamu merasa lemas kalau berolahraga tanpa asupan makanan dan minuman, nggak ada salahnya memulai latihanmu 1-2 jam habis berbuka. 

 

Di waktu ini, energi tubuh sudah terisi kembali dari makanan berbuka. So, kamu bisa melakukan olahraga dengan intensitas yang sedikit lebih tinggi dibandingkan waktu lainnya.

 

Staycation Sambil Ganti Suasana Olahraga? Di Bobocabin Aja!

 

Bobocabin Sukawana
Photo: Bobobox Internal Asset

 

Sudah punya rencana mau coba olahraga saat puasa yang seperti apa? Kalau kamu pengen jalan santai tapi bosan sama pemandangan itu-itu aja, saatnya ganti suasana! Kamu bisa coba liburan ke tempat yang dekat sama alam biar lebih adem, lho.

 

Untuk pilihan tempat yang nyaman dan ada di tengah alam, kamu bisa mempertimbangkan Bobocabin. Beberapa cabang Bobocabin bahkan menyediakan paket walking tour ke tempat-tempat dengan view indah, mulai dari kebun teh sampai air terjun tergantung lokasinya. Kamu nggak bakal sendirian karena bakal ditemani pemandu ramah dan berpengalaman!

 

Bobocabin Sukawana
Photo: Bobobox Internal Asset

 

Setelah capek jalan-jalan, kamu bisa bersantai di dalam Cabin yang nyaman. Tiap Cabin punya tempat tidur empuk, shower pribadi plus water heater, AC, Bluetooth Speaker, Smart Window, Mood Lamp, dan tentu saja akses WiFi!

 

Bosan rebahan aja? Tenang, kamu juga bisa menyewa berbagai fasilitas tambahan seperti kartu Uno, permainan Uno Stacko, papan congklak/catur, painting kit, mini projector untuk nonton film, dan masih banyak lagi. Dijamin, waktu bersantai bakal lebih seru!

 

Kabar gembiranya, kamu nggak perlu khawatir bokek kalau liburan di Bobocabin. Soalnya, kamu bisa download aplikasi Bobobox untuk pesan Cabin dengan promo dan harga terbaik sebelum berangkat!

 

 

Featured photo: Freepik