Cap Go Meh 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Ini Sejarah, Makna, dan Tradisinya

31 Jan 2026

Cap Go Meh 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Ini Sejarah, Makna, dan Tradisinya

Penulis

Bobobox

Perayaan Imlek hanya berakhir di hari H-nya? Tunggu dulu, karena masih ada puncak penutup yang nggak kalah meriah alias Cap Go Meh. 

 

Sama seperti hari Imlek itu sendiri, Cap Go Meh adalah perayaan yang sarat akan banyak kegiatan dan simbolisme penuh keberuntungan. Tunggu dulu, memang Cap Go Meh artinya apa?

 

Tak kenal maka tak sayang, jadi yuk, kita kenalan lebih lanjut sama Cap Go Meh di sini!

 

Apa Itu Cap Go Meh?

 

image.png

Photo: Alexey Demidov via Pexels

 

Cap Go Meh adalah perayaan penutup rangkaian Tahun Baru Imlek sekaligus menjadi simbol harapan akan kesejahteraan, keberuntungan, dan kebahagiaan pada tahun yang baru.

Banyak keluarga Tionghoa menggunakan momen ini untuk berkumpul bareng keluarga, berdoa bersama, dan mengungkapkan rasa syukur atas berkah yang telah diterima.

 

Tradisi ini sudah dilakukan sejak lebih dari 2.000 tahun lalu sebagai ritual penghormatan kepada Tahi Yi, dewa tertinggi pada era Dinasti Han. Untuk melakukan ritual tersebut, parak biksu membawa lentera dan menerbangkannya sebagai simbol “melepas” nasib buruk sekaligus menyambut nasib baik.

 

Biasanya, perayaan Cap Go Meh diadakan pada hari ke-15 setelah Imlek. Tradisi ini berkaitan erat dengan arti Cap Go Meh itu sendiri. Berasal dari dialek Hokkien, “Cap” berarti sepuluh, “Go” berarti lima, dan “Meh” berarti malam. 

 

Jadi, Cap Go Meh artinya malam ke-15, tepatnya malam ke-15 pada bulan pertama dalam kalender lunar Tionghoa. Itulah kenapa Cap Go Meh idealnya dirayakan dua minggu setelah Tahun Baru Imlek.

 

Cap Go Meh Tanggal Berapa?

 

Cap Go Meh selalu jatuh pada hari ke-15 setelah Tahun Baru Imlek menurut kalender lunar Tiongkok. Artinya, tanggal perayaan Cap Go Meh berubah-ubah setiap tahun kalau dilihat dalam kalender masehi. 

 

Untuk 2026, Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili jatuh pada 17 Februari. Jadi, buat kamu yang bertanya-tanya Cap Go Meh tanggal berapa, jawabannya adalah 3 Maret 2026 atau 15 hari setelah perayaan Imlek.

 

image.png

 

Rangkaian Kegiatan Perayaan Cap Go Meh

 

1. Festival Lampion

 

image.png

Photo: motomoto sc via Pexels

 

Saat  perayaan Cap Go Meh, ratusan sampai ribuan lampion merah biasanya dipasang di area klenteng, jalanan sekitar, sampai berbagai pusat keramaian. 

 

Pemasangan lampion bukan cuma buat dekorasi, tapi juga melambangkan harapan dan keberuntungan pada tahun baru. Biar makin meriah, beberapa daerah biasanya meramaikan festival ini dengan acara lain seperti pelepasan lampion dan bazar kuliner.

 

2. Arak-arakan Liong dan Barongsai

 

image.png

Photo: rudywk via Wikimedia Commons

 

Arak-arakan liong (naga) dan barongsai (naga) nggak pernah absen dari perayaan Cap Go Meh. Liong, atau tarian naga, melambangkan kebijaksanaan, kekuatan, dan kemakmuran. Di sisi lain, barongsai atau tarian singa dipercaya mampu membawa rezeki sekaligus mengusir roh jahat. 

 

Biasanya, arak-arakan liong dan barongsai bakal berkeliling kota dengan diiringi dentuman genderang yang khas. Atmosfer Cap Go Meh pun jadi makin penuh energi!

 

3. Pertunjukan Seni Tradisional Tionghoa

 

Selain liong dan barongsai, Cap Go Meh juga sering menampilkan berbagai pertunjukan seni tradisional khas Tionghoa, lho! Ada atraksi bela diri semacam kungfu atau wushu, musik tradisional seperti erhu dan guzheng, sampai tari klasik dan opera Tionghoa. 

 

Pertunjukan ini menjadi hiburan tambahan sekaligus cara untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya Tionghoa.

 

Baca juga: 12 Negara dengan Perayaan Imlek Terunik, Ada Indonesia!

 

4. Acara Makan Bersama Keluarga 

 

image.png

Photo: Angela Roma via Pexels

 

Cap Go Meh adalah momen spesial bagi keluarga untuk berkumpul dan makan bersama. Salah satu menu khasnya adalah lontong cap go meh yang umumnya berisi lontong, opor ayam, sambal goreng ati, sayur labu, dan telur. Makanan ini menyimpan makna keberagaman dan kelimpahan rezeki.

 

Selain itu, ada juga onde-onde isi pasta wijen hitam yang disajikan dengan kuah jahe. Di kalangan masyarakat Tionghoa, kue ini diyakini dapat menjadi pembawa keberuntungan.

 

5. Parade Tatung 

 

Parade Tatung adalah ritual Cap Go Meh yang cuma bisa kamu temukan di Singkawang, Kalimantan Barat. Tatung merupakan orang-orang terpilih yang dipercaya sedang dirasuki roh dewa pelindung atau leluhur. Lalu, mereka bakal menampilkan atraksi ekstrem, biasanya menusuk pipi dengan benda tajam seperti pedang atau pisau.

 

Masyarakat Singkawang meyakini ritual ini sebagai bentuk tolak bala untuk mengusir energi negatif. Nggak heran kalau setiap tahunnya, Parade Tatung dihadiri sampai ribuan pengunjung, baik dari kalangan warga lokal maupun wisatawan.

 

Istirahat Nyaman Setelah Merayakan Cap Go Meh? Bobopod Solusinya!

 

image.png

Photo: Bobobox Internal Asset

 

Habis jalan-jalan merayakan Cap Go Meh dengan melihat atraksi barongsai atau bertemu saudara di perkotaan, nggak perlu buru-buru pulang atau khawatir kemalaman. Apalagi, kalau kamu mampir ke daerah yang terkenal dengan perayaan Imlek meriah seperti Jakarta, Semarang, atau Solo. Menginap di Bobopod adalah solusi yang tepat!

 

Di Bobopod, kamu bisa recharge tenaga dengan nyaman berkat Pod modern yang dilengkapi kasur empuk, Wi-Fi stabil, AC, dan colokan. Ada juga Mood Lamp, Sleep Meditation, dan Door Lock yang bisa kamu atur dengan praktis menggunakan B-Pad multifungsi. 

 

Mau ngobrol bareng teman atau santai sebelum tidur? Tinggal melipir ke Communal Area yang dilengkapi area duduk nyaman, pantry, dispenser, microwave, dan spot kerja sederhana buat kamu yang masih harus buka laptop.

 

So, tunggu apa lagi? Download aplikasi Bobobox sekarang juga untuk cek ketersediaan Pod, klaim promo, dan booking cepat langsung dari smartphoneYuk, rayakan Cap Go Meh dengan seru, lalu istirahat nyaman di Bobopod!

 

 

Featured photo: Min An via Pexels