aktivitas ramadan

8 Aktivitas Ramadan Agar Puasa Makin Berkah

Puasa bukan alasan untuk bermalas-malasan atau menurunkan produktivitas. Justru, bulan suci ini bisa menjadi momen terbaik untuk memperbaiki kebiasaan dan memperbanyak amal. Dengan memilih aktivitas Ramadan yang tepat, kamu tetap bisa menjaga tubuh agar sehat sekaligus meningkatkan kualitas ibadah.

Yuk, jadikan hari-hari di bulan puasa lebih bermakna dengan kegiatan yang sederhana namun penuh manfaat!

8 Aktivitas Ramadan Supaya Puasamu Lebih Berkah

Bulan puasa identik dengan suasana yang lebih tenang dan penuh refleksi. Selain fokus menahan lapar dan dahaga, mengisi waktu dengan aktivitas di bulan ramadan yang positif akan membantu kamu menjalani ibadah dengan hati yang lebih lapang dan tujuan yang lebih jelas.

Agar puasamu jadi lebih produktif dan berkat, berikut delapan kegiatan yang bisa kamu lakukan secara konsisten sepanjang Ramadan!

1. Menyiapkan Menu Sahur dan Buka Puasa

buka puasa

Photo: Freepik

Sahur merupakan bagian yang penting dari ibadah harian selama Ramadan. Menyiapkan menu sahur dan berbuka puasa bukan sekadar rutinitas dapur, melainkan bentuk ikhtiar menjaga kesehatan selama berpuasa.

Sahur yang bergizi membantu tubuh tetap bertenaga sepanjang hari, sedangkan menu buka puasa yang seimbang membantu mengembalikan energi tanpa berlebihan. Dari sisi agama, menyiapkan makanan sahur memiliki keutamaan tersendiri karena sahur dianjurkan dan mengandung keberkahan.

Secara umum, kebiasaan ini juga melatih perencanaan, kepedulian terhadap keluarga, dan kesadaran akan pola makan sehat selama aktivitas bulan ramadan berlangsung.

Agar aktivitas ini semakin menyenangkan, kamu bisa menemukan beberapa tips seru. Misalnya dengan membuat menu mingguan khusus sahur supaya tidak bingung setiap dini hari, mencoba resep baru yang sederhana namun bergizi, atau melibatkan anggota keluarga agar suasana lebih hangat.

Kamu juga bisa menyiapkan bahan-bahan sejak malam sebelumnya agar waktu sahur lebih efisien dan tidak terburu-buru. Dengan cara ini, menyiapkan sahur bukan lagi terasa sebagai kewajiban semata, melainkan bagian menyenangkan selama bulan Ramadan yang bisa membangun kebersamaan sekaligus menjaga semangat berpuasa.

Baca juga: 12 Ide Menu Buka Bersama Keluarga Besar, Enak dan Praktis!

2. Tadarus Alquran

tadarus

Photo: Mukhtar Shuaib Mukhtar via Pexels

Selain menyiapkan sahur, kegiatan berikutnya yang bermanfaat dan sangat dianjurkan adalah tadarus. Tadarus sendiri merupakan kegiatan membaca, menyimak, dan mempelajari Alquran yang sangat dianjurkan selama Ramadan. Bulan ini dikenal sebagai waktu diturunkannya Alquran, sehingga membaca dan memahami isinya menjadi lebih bermakna.

Manfaat religiusnya jelas, yakni menambah pahala dan memperdalam pemahaman agama. Sementara itu, dari sisi umum, tadarus melatih konsentrasi, ketenangan batin, dan kemampuan refleksi diri. Agar konsisten, kamu bisa menjadwalkan tadarus harian atau menggunakan buku aktivitas Ramadan sebagai panduan target bacaan.

3. Tarawih dan Witir

masjid terdekat bobopod

Photo: Thirdman via Pexels

Salat tarawih merupakan ibadah sunah yang hanya ada di bulan Ramadan. Salat ini dilakukan selepas salat Isya dan diakhiri dengan salat witir. Ibadah ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menghidupkan malam-malam selama bulan Ramadan dengan bacaan Al-Qur’an yang panjang dan istirahat di antara rakaat-rakaatnya.

Melaksanakannya secara rutin membantu kamu menjaga kedisiplinan ibadah malam sekaligus mempererat kebersamaan jika dilakukan berjamaah. Secara spiritual, tarawih dan witir menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah dan melatih kesabaran.

Dari sisi kesehatan, gerakan salat juga membantu tubuh tetap aktif dan rileks setelah seharian berpuasa. Tak heran jika ibadah ini sering dianggap sebagai salah satu aktivitas Ramadan yang paling dirindukan.

Supaya tarawihmu lebih nyaman dan khusyu, pastikan tubuhmu cukup terhidrasi saat berbuka. Jangan lupa konsumsi makanan berat, namun pastikan porsinya tidak berlebihan. Ini penting untuk membuat tubuh tidak berat saat berdiri lama dan tidak mengantuk.

Jika memungkinkan, gunakan pakaian yang nyaman dan datang lebih awal ke masjid agar bisa menyiapkan diri dengan tenang. Dengan persiapan sederhana ini, tarawih bisa kamu jalani dengan lebih fokus dan menjadi bagian dari kegiatan Ramadan yang menyenangkan serta menenangkan.

Baca juga: Yuk Buat, Ini Resep Bakso Malang yang Enak dan Mudah Dibuat untuk Menu Buka Puasa

4. Berbagi Takjil

Kurma untuk berbuka puasa

Sumber: Pixabay

Berbagi takjil adalah tradisi yang sarat makna sosial. Memberikan makanan berbuka kepada orang lain tidak hanya berpahala besar, tetapi juga menumbuhkan empati dan rasa syukur. Dalam ajaran Islam, memberi makan orang yang berpuasa memiliki keutamaan tersendiri. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa Rasulullah bersabda:

“Barang siapa yang memberi makan orang yang berpuasa (berbagi takjil), maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahalanya sedikitpun.” (HR Tirmidzi).

Sementara itu, secara umum, kegiatan ini memperkuat hubungan sosial dan meningkatkan rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Berbagi takjil juga bisa menjadi sarana edukasi bagi anak-anak tentang pentingnya berbagi selama aktivitas di bulan ramadan.

Berbagi takjil bisa kamu lakukan kepada orang-orang terdekat seperti tetangga atau saudara. Bisa juga dengan membagikan menu buka puasa sederhana kepada orang-orang di jalan. Agar lebih tepat sasaran, kamu bisa mengantarkannya ke panti asuhan atau lembaga-lembaga sosial.

Jika ingin membagikan takjil di jalan, pastikan lokasi yang kamu pilih tepat agar tidak mengganggu ketertiban umum. Selain itu, pastikan proses pembagian dilakukan dengan tertib dan tetap menjaga adab serta kebersihan

5. Buka Puasa Bersama (Bukber)

ide dresscode bukber

Photo: Yunus Tug via Unsplash

Bukber menjadi momen silaturahmi yang ditunggu-tunggu saat Ramadan tiba. Baik bersama keluarga, teman, maupun rekan kerja, buka puasa bersama bisa membantu mempererat hubungan yang mungkin jarang terjalin di hari biasa. Dari sisi agama, menjaga silaturahmi merupakan amalan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW karena bisa mendatangkan keberkahan.

Secara sosial, bukber membantu menjaga kesehatan mental karena kamu bisa berbagi cerita dan kebahagiaan. Agar tetap seimbang, pastikan bukber tidak berlebihan dan tetap sejalan dengan tujuan utama aktivitas Ramadan, yaitu meningkatkan kualitas diri.

Untuk kegiatan buka puasa yang lancar dan bermakna, pilihlah lokasi yang nyaman dan kondusif. Pastikan tempat bukber menyediakan fasilitas musala agar setelah berbuka, kamu dan orang-orang terdekatmu bisa langsung salat Maghrib berjamaah.

Pilih juga menu-menu dengan porsi yang wajar. Usahakan datang tepat waktu supaya bisa berbuka bersama dan tidak terburu-buru. Kamu juga bisa menambahkan momen singkat seperti doa bersama atau saling berbagi cerita inspiratif.

6. Ngabuburit

Membaca - Kegiatan Produktif Selama Liburan

Photo: Joel Muniz via Unsplash

Ngabuburit adalah kegiatan menunggu waktu berbuka yang bisa diisi dengan hal-hal tertentu. Setiap daerah biasanya memiliki kegiatan ngabuburit yang berbeda-beda. Mulai dari berburu takjil hingga berkeliling di area sekitar rumah.

Ingin kegiatan ngabuburitmu lebih bermanfaat? Cobalah untuk melakukan hal-hal yang produktif seperti berolahraga ringan, membaca buku atau menyimak kajian agama.

Olahraga ringan bisa membantu menjaga kebugaran tubuh selama Ramadan. Sementara itu, membaca buku akan menambah wawasanmu dan menyimak kajian memperdalam pemahaman agama.

Berbagai kegiatan ini bisa memberikan bermanfaat secara spiritual maupun fisik, asalkan dilakukan dengan porsi yang tepat. Dengan memilih ngabuburit yang positif, kamu bisa menghindari kebiasaan pasif dan menjadikan waktu sore sebagai bagian penting dari aktivitas bulan Ramadan yang menyehatkan.

Baca juga: Anti Haus! Ini 8 Minuman yang Bagus untuk Sahur

7. Menulis Jurnal Ramadan

Menulis

Photo: Thought Catalog via Unsplash

Bagi kamu yang suka menulis dan ingin mengisi waktu Ramadan dengan me time, menulis jurnal bisa menjadi opsi yang menarik untuk dilakukan. Menulis jurnal Ramadan adalah cara sederhana untuk merefleksikan perjalanan ibadah harian. Kamu bisa mencatat target, pencapaian, hingga perasaan yang dirasakan selama berpuasa.

Dari sisi agama, jurnal membantu menjaga niat dan konsistensi ibadah. Tak hanya itu, secara umum, menulis jurnal melatih kesadaran diri, manajemen emosi, dan kemampuan evaluasi. Banyak orang memanfaatkan buku aktivitas ramadan untuk mempermudah pencatatan dan menjaga semangat hingga akhir bulan puasa.

Supaya tidak membosankan, mulailah menulis jurnal dengan format yang sederhana. Tentukan waktu khusus, misalnya setelah tarawih atau sebelum tidur, agar menulis jurnal menjadi rutinitas yang konsisten. Gunakan gaya bahasa yang santai dan jujur untuk mencatat pengalaman, perasaan, serta pelajaran yang kamu dapatkan setiap hari.

Kamu juga bisa menambahkan elemen kreatif seperti kutipan inspiratif, daftar syukur, atau target ibadah harian. Dengan cara ini, menulis jurnal selama Ramadan bisa jadi pengalaman yang bermakna dan membawa manfaat.

8. Itikaf (10 Malam Terakhir)

Photo: Iqro Rinaldi via Unsplash

Itikaf merupakan ibadah berdiam diri di masjid pada sepuluh malam terakhir Ramadan dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah. Selama itikaf, seorang Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah seperti salat, zikir, membaca Al-Qur’an, dan berdoa, serta membatasi aktivitas duniawi yang tidak perlu.

Dalil tentang itikaf banyak disebutkan dalam hadis. Dalam sebuah hadisnya, Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Barang siapa yang ingin beritikaf denganku, maka lakukanlah pada 10 hari terakhir (di bulan Ramadan).” (HR Bukhari)

Itikaf sendiri diketahui memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi karena bertepatan dengan pencarian Lailatul Qadar. Dari sisi umum, itikaf membantu kamu menjauh sejenak dari hiruk-pikuk dunia dan fokus pada ketenangan batin. Tak heran jika itikaf sering dianggap sebagai puncak aktivitas Ramadan yang penuh makna dan refleksi mendalam.

Agar itikaf berjalan nyaman dan khusyuk, kamu bisa mempersiapkannya sejak awal. Niatkan itikaf dengan tulus dan pilih masjid yang menyediakan fasilitas memadai, seperti tempat istirahat dan kebersihan yang terjaga.

Bawa perlengkapan seperlunya, mulai dari Al-Qur’an, buku zikir, pakaian ganti, hingga perlengkapan pribadi agar tidak sering keluar masjid. Susun jadwal ibadah sederhana supaya waktu selama itikaf lebih terarah. Jangan lupa siapkan waktu istirahat yang cukup agar kamu tetap fit dan sehat selama melakukan itikaf.

Dengan persiapan yang baik, itikaf bisa menjadi kegiatan yang menenangkan, mendalam, dan memberi dampak positif hingga setelah bulan puasa berakhir.

Baca Juga: Apakah Boleh Puasa Tanpa Sahur? Ternyata Ini Jawabannya!

Serunya Ramadan dengan Menginap di Bobopod

Bobopod family, mudik lebaran

Photo: Bobobox Internal Asset

Menjalani puasa dengan penuh kesadaran tentu membutuhkan keseimbangan antara ibadah dan istirahat. Setelah seharian beraktivitas, kualitas tidur yang baik akan membantu tubuh tetap bugar untuk menjalani aktivitas Ramadan keesokan harinya.

Menginap di Bobopod atau Bobocabin terdekat bisa menjadi pilihan tepat, terutama jika kamu ingin suasana tenang dan nyaman selama bulan puasa. Apalagi jika dilakukan bersama keluarga dan orang-orang tersayang.

Menariknya, Bobopod dan Bobocabin juga menyediakan musala untuk salat berjamaah, sehingga ibadah tetap terjaga meski sedang bepergian. Dengan istirahat yang cukup dan kegiatan yang tepat, Ramadan pun bisa kamu jalani dengan lebih khusyuk, sehat, dan penuh berkah. Yuk, download aplikasi Bobobox untuk dapatkan promo terbaiknya!

 

Featured Photo: Dwi Setyo via Pexels

Bobobox

Bobobox

Sejak tahun 2018, Bobobox hadir menawarkan pengalaman yang berbeda bagi para traveler untuk menikmati perjalanan yang sempurna. Bobobox menghubungkan traveler, dari pod ke kota.

All Posts

Bobobox

Rasakan sensasi menginap di hotel kapsul Bobobox! Selain nyaman, hotel kapsul ini mengedepankan teknologi dan keamanan. Bobobox bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk menikmati perjalanan dan beristirahat, dan cocok untuk perjalanan liburan atau bisnis.

Top Articles

Categories

Follow Us

Latest Articles