15 Tips Tetap Lancar Berpuasa Selama Bepergian

05 Feb 2026

15 Tips Tetap Lancar Berpuasa Selama Bepergian

Penulis

Bobobox

Siapa yang jadi malas traveling di bulan puasa? Wajar saja sih, energi tubuh juga terasa di ambang batas karena harus menahan lapar, haus, dan rasa kantuk. Namun, bagaimana kalau kamu tetap harus bepergian? Tenang, ada cara agar kuat puasa selama traveling.

 

Persiapan tips puasa ini bisa kamu lakukan sebelum dan selama bepergian. Dengan begitu, menunaikan kewajiban ibadah puasa jadi lebih mudah dan lancar. Nah, apa saja yang harus kamu lakukan?

 

Cara Puasa Lancar Selama Traveling

 

1. Pilih waktu berangkat yang tepat

 

naik mobil
Photo: Darwin Vegher via Unsplash

 

Berangkat pagi-pagi untuk traveling saat puasa adalah salah satu waktu yang tepat. Mungkin kamu merasa sulit bangun pagi setelah sahur, tapi kalau sampai terlalu siang, perjalanan bakal terasa semakin menyiksa.

 

Terik matahari di perjalanan, apalagi buat kamu yang mengendarai motor atau mengendarai mobil sendiri, bakal bikin tubuh mudah dehidrasi. Tubuh pun jadi lebih mudah lelah karena kekurangan cairan.

 

Kalau ingin menghindari macet di pagi hari, kamu juga bisa berangkat saat sore hari menjelang senja agar udara sudah lebih sejuk. Kalau pun terpaksa berada di perjalanan saat tengah hari, kamu bisa beristirahat sebentar di tempat teduh untuk memulihkan energi tubuh.

 

2. Siapkan perlengkapan berkendara yang aman dan nyaman

 

Kalau kamu tidak menggunakan kendaraan umum dan harus mengendarai mobil atau motor sendiri, pastikan untuk menggunakan perlengkapan berkendara yang aman dan nyaman, ya.

 

Misalnya, menggunakan sarung tangan, helm yang nyaman, dan jaket yang tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis jika mengendarai motor agar tetap ada udara yang mengalir.

 

Baca Juga: Sudah Tahu Belum? 9 Persiapan Mudik Naik Motor Agar Kamu Aman

 

3. Petakan perjalanan

 

Kalau kamu melakukan perjalanan jarak jauh, pastikan untuk memetakan rute yang akan ditempuh. Kamu bisa memetakan rute jalan yang akan diambil, di mana tempat beristirahat, tempat salat, dan tempat isi bensin.

 

Selain untuk menghindari salah jalur yang bisa membuat perjalanan jadi semakin lama, tapi juga agar perjalanan makin efektif.

 

4. Makan sahur padat nutrisi

 

Kurma untuk berbuka puasa
Sumber: Pixabay

 

Tips puasa yang sangat penting adalah makan sahur. Jangan sampai lupa sahur ya, karena makan sahur adalah fondasi energimu untuk sepanjang hari. Makanya, pastikan untuk makan makanan sahur yang bergizi lengkap. Santaplah menu 4 sehat 5 sempurna, serta perbanyak sayur dan buah.

 

Alasannya, sayur dan buah kaya akan serat yang mampu memberikan rasa kenyang lebih lama pada tubuh kita. Porsinya tidak perlu terlalu banyak, yang penting cukup mengenyangkan untukmu. Jangan lupa juga untuk minum air putih yang cukup biar tidak dehidrasi, ya!

 

Baca Juga: Ini Dia 5 Makanan Sahur Agar Kuat Puasa Sepanjang Hari

 

5. Bawa bekal makanan ringan

 

10 Best Road Trip Snacks to Fill Your Stomach and Energy
10 Best Road Trip Snacks to Fill Your Stomach and Energy

 

Kamu memang sedang berpuasa, tapi pastikan untuk tetap membawa bekal makanan ringan kalau-kalau kamu harus membatalkan puasa di tengah perjalanan. Jangan membeli jajanan asal di luar sana karena kebersihannya tidak terjamin. 

 

Lebih baik membawa bekal sendiri dari rumah. Tidak perlu repot, air putih dan kurma juga sudah cukup, kok. Setelah berbuka seadanya, kamu bisa mencari tempat makan berat yang bersih dan terjamin. Kalau memang bisa, sebaiknya kamu juga sekaligus membawa bekal makanan berat, ya.

 

6. Bawa obat-obatan

 

Salah satu yang tidak boleh dilupakan saat bepergian ke mana pun adalah membawa obat-obatan pribadi. Enggak ada yang tahu kapan kamu akan sakit. Kamu harus bersiap dengan segala kemungkinan.

 

Apalagi kondisi tubuh orang yang berpuasa memang lebih rentan dari biasanya. Jadi, pastikan untuk membawa obat-obatan sederhana seperti obat sakit kepala, minyak angin, obat anti mabuk, obat merah, obat maag, dan perlengkapan P3K sederhana.

 

Baca Juga: Wajib Tahu! 7 Resep Masakan Untuk Bekal Mudik

 

7. Hiburan untuk di perjalanan

Enggak jarang rasa lapar dan haus bisa sangat membuat frustrasi di tengah perjalanan. Nah, kamu bisa menciptakan distraksi dengan mempersiapkan hiburan untuk di perjalanan.

 

Misalnya, dengan membawa buku-buku bacaan atau mengunduh tontonan di platform OTT kesukaanmu. Ini cocok buat kamu yang bepergian dengan kendaraan umum atau tidak menyetir.

 

 

Promo Bobopod Banner

 

8. Istirahat yang cukup

 

Untuk perjalanan jauh, pastikan kamu beristirahat dengan cukup. Salah satu tips mudik jarak jauh adalah, ambil jeda sekitar 2 – 2,5 jam sekali untuk beristirahat secara maksimal. Apalagi untuk kamu yang membawa kendaraan sendiri.

 

Berkendara membuat tubuh kita kaku dan lelah karena tidak terlalu banyak bergerak dalam waktu yang lama. Beristirahatlah untuk sekadar meregangkan badan atau bahkan tidur jika memungkinkan. Untuk ini, kamu bisa memilih tempat seperti SPBU atau tempat ibadah.

 

Kalau sudah waktu berbuka, jangan lupa juga untuk membatalkan puasamu terlebih dahulu. Dengan beristirahat, aliran darah dalam tubuh akan kembali lancar. Oksigen pun lebih lancar dialirkan ke otak, yang membuat kita lebih fokus saat berkendara.

 

Baca Juga: Bagi Kamu yang Sedang Mudik, Berikut Rest Area Terbaik di Jawa Timur

 

9. Buat rencana liburan yang santai

 

Kamu mungkin bisa membuat rencana liburan yang lebih santai daripada biasanya. Jangan terlalu forsir diri sendiri dengan rencana atau itinerary yang sangat padat selama berpuasa.

 

Bagaimanapun juga, energi tubuhmu tidak akan sebesar biasanya. Coba deh, atur itinerary untuk pergi ke lebih sedikit destinasi tapi bisa menikmatinya dengan maksimal. Tidak perlu banyak beraktivitas tapi ujung-ujungnya kamu malah kelelahan dan tersiksa. Setuju?

 

10. Kurangi Konsumsi Kafein

 

10 Cara yang Bisa Dilakukan Agar Mendapatkan Tidur Nyenyak
Photo: Unsplash

 

Bagi banyak orang, kopi atau teh adalah energy booster di pagi hari. Apa kamu juga salah satunya? Namun, kalau kamu berencana traveling sambil berpuasa, ada baiknya kamu mulai mengurangi asupan kafein setidaknya beberapa hari sebelum keberangkatan. 

 

Alasannya, kafein punya sifat diuretik yang bikin kamu bakal lebih sering buang air kecil. Di saat kamu sedang traveling dan nggak bisa minum seharian, risiko dehidrasi juga lebih tinggi.

 

Selain itu, bagi pecandu kafein, berhenti minum kopi secara mendadak bisa memicu sakit kepala hebat alias caffeine withdrawal. Jadi, mengontrol asupan kafein adalah salah satu cara agar kuat puasa yang paling dasar.

 

Solusinya, cobalah ganti minumanmu dengan air putih atau jus buah segar agar hidrasi tubuh tetap terjaga optimal sepanjang hari.

 

11. Manfaatkan Aplikasi Pengingat Waktu Salat

 

smartphone eticket
Photo: George Dolgikh via Pexels

 

Saat sedang asyik berpindah dari satu kota ke kota lain, atau mungkin saat sedang berada di pesawat, seringkali kita lupa waktu. Kamu mungkin bingung imsak atau adzan magrib berkumandang di jam berapa. 

 

Untungnya, zaman sekarang teknologi sudah makin canggih. Kamu bisa download aplikasi pengingat waktu salat di smartphone dan mengaktifkan notifikasinya.

 

Aplikasi ini biasanya sudah dilengkapi fitur GPS yang otomatis menyesuaikan jadwal salat dengan lokasi terkini. Dengan begitu, kamu nggak perlu lagi menebak-nebak jam berapa harus berhenti makan sahur atau kapan harus segera membatalkan puasa.

 

12. Catat Lokasi Masjid Terdekat

 

Sebelum kamu berangkat, ada cara puasa yang bakal bikin perjalanan makin praktis dan hemat: sempatkan diri untuk melakukan riset kecil-kecilan mengenai lokasi masjid atau mushola di sekitar area tujuanmu. 

 

Selain memudahkanmu menunaikan salat tepat waktu, mengetahui lokasi masjid terdekat bisa bantu menekan pengeluaran buat makanan. Soalnya, masjid-masjid besar di daerah wisata sering mengadakan program buka puasa bersama. Ini adalah kesempatan emas untuk mendapatkan takjil atau bahkan makanan berat secara gratis!

 

13. Pahami Aturan Rukhsah

 

tradisi puasa.jpg
Featured photo: Gul Isik via Pexels

 

Sebagai traveler atau musafir, kamu punya hak istimewa yang disebut rukhsah atau keringanan. Semisal perjalanan yang kamu tempuh sangat jauh (sekitar 80-90 km) dan terasa sangat berat secara fisik, kamu diperbolehkan untuk nggak berpuasa. Namun, kamu tetap perlu menggantinya di hari lain setelah bulan Ramadan usai.

 

Nah, terus bagaimana kalau kamu merasa kondisi fisikmu cukup prima? Kamu boleh lanjut berpuasa selama traveling. Tapi, sebaiknya perhatikan tanda-tanda seperti dehidrasi, mual, atau pusing yang hebat. Di saat seperti itu, kamu dianjurkan berhenti berpuasa demi kesehatan.

 

14. Hindari Makanan Terlalu Asin atau Pedas

 

Pas lagi jalan-jalan, mungkin kamu tergoda buat mencoba kuliner lokal yang rasanya kuat, seperti makanan yang sangat pedas atau sangat asin. Tapi, sebaiknya kamu agak menahan diri. 

 

Soalnya, makanan yang terlalu banyak mengandung garam akan menyerap cairan di tubuh lebih cepat. Akibatnya, kamu bakal merasa haus lebih awal. Begitu juga dengan makanan pedas yang bisa memicu gangguan pencernaan atau sakit perut. 

 

Alternatifnya, pilihlah makanan yang kaya serat dan protein saat sahur agar rasa kenyang bertahan lebih lama.

 

15. Perhatikan Perkiraan Cuaca

 

First Time Liburan ke Pantai? Siapkan 6 Hal Ini!
Photo: Gavin Allanwood via Unsplash

 

Apa tips agar kuat puasa yang terakhir? Selalu cek ramalan cuaca sebelum memulai hari di kota tujuanmu. 

 

Cuaca yang kelewat panas akan membuat tubuhmu lebih cepat berkeringat dan lemas. Jadi, kalau ramalan cuaca menunjukkan suhu yang sangat terik, cobalah atur jadwal kunjunganmu. 

 

Misalnya, kamu bisa mampir ke museum atau tempat-tempat indoor yang ber-AC saat siang hari, dan baru jelajahi area outdoor saat sore hari menjelang berbuka. Lumayan kan, buat sekalian menjalankan aktivitas Ramadan lainnya seperti berburu takjil?

 

Selain itu, membawa payung atau memakai topi juga bisa membantu melindungi kamu dari sengatan matahari langsung. Alhasil, kamu nggak bakal kehabisan tenaga di tengah jalan.

 

Isi Kembali Energimu di Bobopod!

 

Bobopod Dago mood lamp
Photo: Bobobox Internal Asset

 

Traveling kapan pun dan ke mana pun bisa kamu buat menyenangkan, kok. Termasuk juga saat bulan puasa. Dengan tips di atas, enggak ada lagi alasan malas traveling saat bulan puasa, deh!

 

Butuh tempat istirahat yang nyaman buat recharge tenaga di sela-sela agenda perjalanan ke kota? Tenang aja, ada Bobopod yang lokasinya strategis dan gampang dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun umum!

 

Bobopod merupakan hotel kapsul yang menawarkan kenyamanan maksimal dengan kasur single bed atau king size bed yang super empuk. Di dalam kapsulnya pun ada banyak fasilitas canggih seperti B-Pad, QR Door Lock, Bluetooth Speaker, dan Mood Lamp yang bisa kamu atur warnanya sesuka hati.

 

Selain itu, Bobopod juga punya Communal Area yang dilengkapi dengan banyak tempat duduk, stop kontak, microwave untuk menghangatkan makanan, dispenser air mineral free refill, dan tentu saja free WiFi kencang. Jadi, kamu bisa sekalian sahur atau berbuka puasa tanpa ribet cari tempat.

 

Biar dapat harga terbaik dan informasi seputar promo terbaru, pastikan untuk download aplikasi Bobobox di sini dan pesan Bobopod sekarang juga untuk liburan saat puasa yang menyenangkan!

 

 

Featured Photo: Thirdman via Pexels