Benarkah perayaan Imlek identik sama tukar angpao saja? Tunggu dulu, ada berbagai makanan khas Imlek yang selalu hadir di meja makan saat waktu berkumpul bareng keluarga.
Nggak cuma enak, umumnya makanan wajib Imlek memiliki makna mendalam dan baik tentang harapan untuk tahun yang akan datang. Wah, apa saja? Yuk, cari tahu di sini!
Makanan Wajib Imlek Paling Ikonik
1. Siu Mie

Photo: R Eris via Unsplash
Mi goreng memang bukan hidangan yang asing di telinga dan lidah kita. Namun, hidangan mi yang satu ini dijamin spesial. Perayaan Sin Cia atau Imlek selalu diwarnai oleh siu mie atau mi panjang umur.
Berbeda dari hidangan mi goreng biasa, siu mie sengaja dibuat lebih panjang dengan tekstur yang kenyal. Sesuai namanya, mi ini melambangkan umur yang panjang, kebahagiaan, dan rezeki yang melimpah. Untuk memakannya pun, kamu nggak boleh menggigitnya supaya rezeki, kebahagiaan, dan usia nggak “putus” di tengah.
Siu mie sebenarnya merupakan sajian mi goreng dengan pelengkap yang banyak. Ada sayuran seperti sawi, wortel, dan kol. Seafood seperti udang dan cumi pun sering kali ditambahkan. Hmm… Hati-hati ya yang punya alergi udang. Namun, ada juga yang isinya lebih banyak daging hewani seperti babi, ayam, atau sapi.
Bumbu-bumbu yang digunakan pun cukup mudah ditemukan. Siapkan minyak wijen, kecap manis, merica, saus tiram, kecap asin, dan bawang putih. Saat memasak, kamu juga harus berhati-hati supaya mi tidak sampai putus. Nah, tertarik buat mencoba masak sendiri?
Baca Juga: 10 Pantangan Imlek Yang Harus Dihindari Saat Merayakannya
2. Nian Gao

Photo: ProjectManhattan via Wikimedia Commons
Makanan khas Imlek yang satu ini sih, bisa ditemukan di mana-mana, terutama di toko swalayan. Dikenal pula dengan istilah kue keranjang atau dodol Cina, nian gao adalah primadona Sin Cia. Bahannya terbuat dari tepung beras ketan, air, dan gula merah.
Dengan tekstur yang lengket, nian gao melambangkan persaudaraan atau kekeluargaan yang erat. Dalam bahasa Mandarin, kata “gao” (糕) merupakan homonim dari kata “gao” (高) yang berarti tinggi. Jadi, kue ini pun menyimbolkan kemajuan dan kesuksesan di tahun mendatang.
Ada beragam cara menikmatinya. Kamu bisa membalut potongan kue dengan tepung terigu dan telur, kemudian menggorengnya. Oh, ya! Ternyata nian gao juga ada beberapa jenis, lho! Misalnya, di daerah Tiongkok selatan, nian gao punya rasa asin dan bisa disajikan dalam bentuk sup. Wow!
3. Sam Seng
Seperti halnya empat sehat lima sempurna, makanan khas Imlek pun nggak luput dari sajian sumber protein. Bermakna tiga hewan, sam seng merupakan sajian persembahan untuk sembahyang perayaan-perayaan Tionghoa.
Ada tiga daging yang digunakan dalam sajian ini, yaitu daging ikan, daging ayam, dan daging babi. Untuk daging ikan sendiri, biasanya ikan yang digunakan adalah ikan bandeng. Uniknya, ketiga simbol tersebut melambangkan keburukan. Loh, kok?
Ikan yang memiliki sisik ternyata dianggap seperti ular yang melambangkan kelicikan atau kejahatan. Ayam sendiri melambangkan keserakahan karena saat makan, sering berpindah-pindah. Sementara itu, babi melambangkan kemalasan. Nah, dengan memakan ketiganya, diharapkan seseorang dijauhkan dari ketiga sifat buruk tersebut.
4. Yu Sheng
Suka yang segar-segar? Sajian yang satu ini adalah makanan khas Imlek yang wajib ada. Umumnya, yusheng terdiri atas irisan halus sayuran seperti lobak dan wortel, serta potongan ikan tuna atau salmon mentah. Sayuran dan daging ini dimarinasi terlebih dahulu dalam minyak wijen.
Setelah itu, setiap bahan ditata di atas piring atau mangkuk besar. Sebagai dressing, ada saus yang terbuat dari minyak wijen, minyak goreng, bubuk kayu manis, gula, dan pasta buah prem. Duh! Pasti segar dan lezat banget, tuh!
Yang seru adalah proses pencampuran bahan-bahannya. Setiap anggota keluarga berkumpul mengelilingi meja makan. Dengan sumpit, setiap orang ikut mencampurkan bahan-bahan yusheng. Setelah itu, yusheng diangkat tinggi-tinggi.
Konon, makin tinggi yusheng terangkat, makin tinggi pula keberuntungan atau kesuksesan yang diraih dalam setahun ke depan. Wah! Sepertinya butuh bantuan orang yang badannya tinggi nih!
5. Jiaozi

Photo: Angela Roma via Pexels
Jiaozi adalah pangsit isi yang sangat umum di China bagian utara. Adonannya terdiri dari tepung terigu dan air yang kemudian digiling tipis.
Bagian dalamnya biasanya berisi cincangan daging babi atau sapi, sayuran seperti kubis dan daun bawang, atau kombinasi keduanya. Namun, versi modernnya bisa memakai ayam cincang, udang, dan bahkan jamur.
Daging memberi cita rasa gurih, sayuran memberikan aroma segar, sementara kulit pangsit tetap lembut dan sedikit kenyal saat dikukus. Kalau digoreng, teksturnya bagian luarnya jadi renyah, tapi dalamnya masih lembut dan berair. Banyak keluarga menyajikannya dengan saus celup berbasis kecap asin, cuka hitam, dan kadang minyak cabai.
Dalam tradisi Imlek, jiaozi melambangkan keberuntungan dan kekayaan karena bentuknya menyerupai batangan emas kuno. Nggak heran kalau makanan khas Imlek ini sering dibuat dalam jumlah besar di malam pergantian tahun, sekaligus menjadi momen memasak bersama keluarga.
6. Sup Delapan Bentuk
Makanan khas Imlek berikutnya yang wajib ada dan dicoba adalah sup delapan bentuk. Eits! Sup ini nggak berbentuk segi delapan, kok. Yang dimaksud dengan “delapan bentuk” adalah delapan bahan yang digunakan.
Isi sup kental ini menggunakan ikan, udang, teripang, kerang kering, abalone, kacang ginko, biji lotus, dan jamur hitam. Bahan-bahan dasarnya banyak juga, ya? Delapan jenis ini melambangkan keberuntungan yang tak pernah terputus.
Diharapkan dengan memakan sup ini, bisnis atau rezeki seseorang selalu lancar dan tidak terputus. Sup ini pun menjadi simbol kemakmuran dan harapan agar usaha atau bisnis bisa berkembang pesat dalam setahun kedepan. Amin!
7. Kue Ku

Photo: Midori via Wikimedia Commons
Kue Ku terbuat dari tepung ketan, gula, sedikit minyak, serta pasta kacang hijau atau kacang tanah di bagian isinya. Adonan ketan diberi warna merah dan dicetak menggunakan cetakan kayu menyerupai tempurung kura-kura sebelum dikukus.
Rasa makanan Imlek satu ini cenderung manis, sehingga sering kali disajikan bersama teh pahit. Teksturnya kenyal, lembut, dan lengket di gigi sebagaimana olahan ketan pada umumnya.
Kenapa kue ku berbentuk mirip cangkang kura-kura? Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, kura-kura melambangkan umur panjang dan stabilitas. Terus, warna merah dianggap membawa keberuntungan dan melindungi keluarga dari nasib buruk.
8. Fa Gao
Tahu kue mangkok? Ternyata, kue ini juga termasuk salah satu makanan wajib Imlek dengan nama fa gao! Bahannya sendiri terbuat dari tepung beras, gula, ragi atau baking powder, dan air. Adonannya kemudian dikukus dalam cetakan kecil sampai mengembang dan mekar di bagian atas.
Rasa manis fa gao cenderung ringan, dan teksturnya empuk meski berbeda dari sponge cake karena lebih padat berkat penggunaan tepung beras. Permukaan yang merekah memberikan sensasi lembut sekaligus sedikit kering di gigitan pertama.
Dalam bahasa Mandarin, “fa” berarti kesuksesan dan pertumbuhan. Pas banget sama permukaan kue yang mekar, sehingga diyakini menandakan keberuntungan yang terbuka lebar.
9. Qingzheng Yu
Qingzheng yu alias ikan kukus merupakan makanan Imlek yang akan sering kamu temukan. Umumnya, hidangan ini menggunakan ikan utuh seperti kakap, kerapu, atau bandeng. Setelah dibersihkan, ikan tersebut dikukus dengan bumbu sederhana seperti garam, jahe, irisan daun bawang, dan kecap asin ringan.
Rasa qingzheng yu cenderung ringan karena tujuan utamanya adalah untuk memaksimalkan rasa gurih alami daging ikan. Jadi, makin enak lagi kalau dipadukan sama tekstur dagingnya yang lembut dan juicy hingga gampang lepas dari tulang.
Oh iya, ada alasan kenapa qingzheng yu disajikan utuh. Dalam bahasa Mandarin, yu terdengar seperti kata untuk “kelebihan” atau “surplus”. Memakan ikan utuh dianggap membawa rezeki yang tersisa hingga akhir tahun, dan bahkan bersambung ke tahun berikutnya.
10. Chun Juan
Chun juan, spring roll, atau lumpia juga nggak kalah populer sebagai makanan khas Imlek, lho! Di balik kulit tipis yang digoreng sampai garing, ada isi campuran daging cincang, wortel, kol, jamur, dan bihun yang ditumis dulu sampai agak kering.
Rasa chun juan cenderung gurih dengan aroma sayuran dan daging yang tercampur rata. Saat digigit, kulitnya renyah, sementara bagian dalamnya hangat, padat, dan agak juicy. Banyak keluarga menyajikannya dengan saus manis atau cabai.
Chun juan dianggap simbol permulaan dan pembaruan. Kata “chun” berarti musim semi yang menandai datangnya fase baru setelah musim dingin. Lalu, bentuknya yang memanjang dan berwarna keemasan mirip dengan emas batangan. Jadi, ada makna lain berupa keberuntungan dan kemakmuran.
Liburan Imlek, Saatnya ke Bobodeli!

Photo: Bobobox Internal Asset
Kalau makanan khas Bobocabin? Ya tentu saja di Bobodeli! Sekarang, Bobodeli sudah memiliki banyak cabang di berbagai lokasi Bobocabin. Jadi, kamu bisa makan-makan sambil menikmati view alam yang lebih beragam mulai dari danau, gunung, hutan, sampai laut.
Di Bobodeli, kamu bisa pesan aneka makanan lezat khas Asia, nusantara, maupun western. Terus, ada juga snack serta racikan kopi dan teh hangat yang cocok banget buat menemani waktu santai di tengah alam.
Setelah makan, kamu bisa kembali ke Cabin untuk beristirahat sambil menyeduh teh dari perlengkapan yang tersedia, rebahan di atas kasur melihat panorama indah dari Smart Window yang dapat diburamkan lewat B-Pad, atau mendengarkan musik lewat Bluetooth Speaker. Oh iya, ada juga shower pribadi dengan air hangat dan toiletries gratis, lho!

Photo: Bobobox Internal Asset
Selain itu, kamu dapat mengisi waktu luang dengan menyewa berbagai perlengkapan seru dari Host. Contohnya, party games (kartu Uno, menara Uno Stacko, kartu Tentang Kita, papan catur/congklak), peralatan melukis (painting by number/diamond painting), kembang api untuk main di dekat api unggun, atau mini projector untuk menonton film. Pilih saja sesuai selera!
Psst, kalau kamu reservasi selama tanggal 22 Januari-2 Februari 2026, kamu bisa dapat harga lebih hemat dari promo SuperBob Sale: A Fresh Start! Ada diskon Bobocabin hingga 25%, potongan harga dari sesi IG Live Bobocabin, dan early bird menjelang Ramadan yang menantimu.
Untuk mendapatkan potongan harganya, pastikan kamu sudah download aplikasi Bobobox dan booking Cabin secara langsung biar lebih untung!
Featured Photo: Orijit Chatterjee via Unsplash
