7 Wisata Rohani di Manado untuk Spiritual Healing!

18 Feb 2026

7 Wisata Rohani di Manado untuk Spiritual Healing!

Penulis

Bobobox

Adanya destinasi 7 wisata rohani di Manado membuktikan bahwa kota di ujung utara Sulawesi ini tidak hanya dikenal lewat pesona laut Bunaken yang mendunia. Di balik citranya sebagai surga wisata bahari, Manado juga menyimpan banyak destinasi spiritual yang menawarkan ketenangan batin, refleksi diri, dan suasana damai bagi siapa pun yang berkunjung.

 

Manado dikenal sebagai kota dengan tingkat toleransi antaragama yang tinggi. Berbagai tempat ibadah dari beragam keyakinan berdiri berdampingan dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Tak heran jika kota ini sering dijadikan tujuan healing travel, terutama bagi kamu yang ingin menenangkan pikiran sekaligus memperkaya pengalaman batin.

 

Di luar wisata alamnya, 7 wisata rohani di Manado berikut ini menghadirkan kombinasi antara nilai spiritual, sejarah, dan panorama alam yang menyejukkan. Cocok untuk kamu yang ingin berwisata dengan tempo lebih pelan dan penuh makna.

 

7 Tempat Wisata Rohani Manado

 

Manado kerap dijuluki sebagai kota seribu gereja dan menjadi simbol harmoni antarumat beragama di Indonesia timur. Deretan tempat ibadah dan destinasi spiritual di kota ini tak hanya berfungsi sebagai ruang peribadatan, tetapi juga terbuka untuk wisata budaya dan refleksi diri. Berikut tujuh destinasi yang layak masuk daftar kunjungan kamu!

 

1. Patung Yesus Memberkati

 

patung yesus memberkati manado, patung yesus tertinggi di dunia
Photo: Rio Lecatompessy via Unsplash

 

Patung Yesus Memberkati terletak di kawasan perbukitan Minahasa, sekitar 40–50 km dari pusat Kota Manado. Patung setinggi kurang lebih 30 meter ini berdiri megah dengan pose tangan terbuka seolah memberkati seluruh kawasan di sekitarnya. Dari area ini, kamu bisa menikmati panorama pegunungan Minahasa hingga Teluk Manado saat cuaca cerah.

 

Dibangun pada tahun 2007 oleh pemerintah daerah, patung ini menjadi simbol iman sekaligus toleransi. Meski lekat dengan wisata rohani Kristen, tempat ini terbuka untuk semua pengunjung tanpa memandang latar belakang agama. Biaya masuk relatif terjangkau, sekitar Rp5.000–Rp10.000, dengan suasana yang tenang dan sakral, cocok untuk refleksi dan doa pribadi.

 

2. Bukit Doa Tomohon

 

Bukit Doa Tomohon berada di kawasan pegunungan Tomohon, sekitar 45–60 menit perjalanan dari Manado. Kompleks doa ini berdiri di atas lahan luas dengan udara sejuk khas dataran tinggi. Di dalamnya terdapat kapel, gua Maria, patung Yesus, serta jalur jalan salib yang tertata rapi.

 

Sebagai salah satu destinasi wisata rohani Katolik paling populer di Sulawesi Utara, Bukit Doa Tomohon sering menjadi lokasi ziarah dan retret rohani. Tempat ini dibangun pada awal 2000-an dan terinspirasi dari pusat ziarah di Eropa. Pengunjung umumnya hanya diminta memberikan donasi sukarela, menjadikannya destinasi yang ramah dan terbuka.

 

3. Gereja Sentrum

 

View this post on Instagram

 

Berada di pusat Kota Manado, Gereja Sentrum merupakan gereja Protestan tertua di wilayah ini. Bangunannya masih mempertahankan arsitektur kolonial Belanda dengan interior kayu jati yang memberi kesan hangat dan khidmat. Gereja ini memiliki nilai sejarah tinggi karena menjadi saksi awal penyebaran agama Kristen di Minahasa.

 

Selain sebagai tempat ibadah aktif, Gereja Sentrum juga sering dikunjungi wisatawan yang tertarik pada sejarah dan arsitektur. Masuk ke area gereja tidak dipungut biaya, namun pengunjung biasanya memberikan donasi sukarela. Suasana tenang di tengah hiruk pikuk kota membuat tempat ini cocok untuk sejenak menenangkan diri.

 

4. Kelenteng Ban Hin Kiong

 

Kelenteng Ban Hin Kiong terletak tak jauh dari kawasan pusat kota dan Boulevard Manado. Kelenteng ini dikenal sebagai klenteng tertua di Manado dan menjadi pusat kegiatan spiritual komunitas Tionghoa. Arsitekturnya khas dengan dominasi warna merah, ukiran naga, dan altar emas yang mencolok.

 

Didirikan pada awal abad ke-19, klenteng ini menjadi simbol keberagaman dan toleransi di Manado. Pengunjung dapat masuk secara gratis dengan suasana yang hening, ditemani aroma dupa dan bunyi lonceng. Tempat ini sering dikunjungi sebagai tempat wisata rohani di Manado sekaligus wisata budaya.

 

Book Bobocabin Banner

 

5. Vihara Budhayana & Pagoda Ekayana

 

vihara_buddhayana ekayana manado
Photo: Indonesia Kaya

 

Vihara Budhayana berada di kawasan Singkil, sekitar 20 menit dari pusat kota. Di dalam kompleks ini berdiri Pagoda Ekayana setinggi puluhan meter yang menjadi landmark spiritual umat Buddha di Manado. Area vihara dikelilingi taman hijau yang tertata rapi dan mendukung suasana meditasi.

 

Dibangun oleh komunitas Buddha setempat sejak era 1980-an, vihara ini terbuka untuk umum. Tidak ada tiket masuk, hanya donasi sukarela. Suasana damai dan bersih membuat tempat ini cocok untuk yoga ringan, meditasi, atau sekadar duduk tenang menikmati keheningan.

 

6. Bukit Kasih

 

Bukit Kasih terletak di wilayah Minahasa, sekitar 1,5–2 jam perjalanan dari Manado. Destinasi ini dikenal sebagai simbol toleransi karena menampilkan monumen lima agama dalam satu kawasan. Jalur tangga batu yang menghubungkan setiap monumen sering dijadikan jalur refleksi oleh pengunjung.

 

Bukit Kasih dibangun sebagai pengingat akan kerukunan antarumat beragama di Sulawesi Utara. Dengan HTM sekitar Rp5.000–10.000, tempat ini menjadi salah satu tempat wisata rohani Manado yang paling ikonik dan sering dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

 

7. Ibrani Ohel Yaakov Synagogue

 

Sinagoge Ibrani Ohel Yaakov berada di pusat Kota Manado dan dikenal sebagai salah satu sinagoge langka di Indonesia. Bangunannya sederhana namun memiliki nilai simbolik yang kuat sebagai representasi komunitas Yahudi di Manado.

 

Didirikan pada awal 2000-an, sinagoge ini terbuka untuk kunjungan edukatif dengan izin pengelola. Tidak ada tiket masuk, namun pengunjung diharapkan menghormati aturan yang berlaku. Keberadaan sinagoge ini menegaskan bahwa wisata rohani di Manado benar-benar mencerminkan keberagaman dan keterbukaan.

 

Bangun Pagi dengan View Laut Bunaken di Bobocabin Bunaken Hills, Manado

 

Bobocabin Bunaken Hills
Photo: Bobobox Internal Asset

 

Setelah menjelajahi 7 wisata rohani di Manado, menginap di tempat yang tenang bisa menjadi pelengkap perjalanan spiritual kamu. Bobocabin Bunaken Hills, Manado, menawarkan pengalaman menginap di kawasan perbukitan dengan pemandangan alam yang menenangkan.

 

Dengan konsep glamping modern, Bobocabin Bunaken Hills menghadirkan suasana privat yang ideal untuk refleksi dan healing. Setiap kabin dilengkapi Smart Window, B-Pad pintar untuk mengatur pencahayaan dan hiburan, serta QR Code Door Lock yang membuat pengalaman menginap lebih praktis dan nyaman. 

 

Didukung juga dengan akses Wi-Fi, speaker Bluetooth, kamar mandi air panas, hingga fire pit dan viewing deck, kamu bisa menikmati waktu rehat dengan pemandangan laut dan suasana alam yang menenangkan.

 

Baca Juga:

 

Perjalanan wisata rohani di Manado yang kamu lakukan tentu akan terasa lebih lengkap jika ditutup dengan tempat beristirahat yang tenang. Download aplikasi Bobobox untuk memesan kabin dengan mudah, mengecek promo yang tersedia, dan merencanakan waktu rehat setelah menjelajahi berbagai destinasi rohani di Manado. Semuanya bisa kamu lakukan dalam satu aplikasi!

 

 

Featured photo: Sandip Roy via Unsplash