14 Tradisi Imlek yang Unik dan Penuh Makna

03 Feb 2026

14 Tradisi Imlek yang Unik dan Penuh Makna

Penulis

Bobobox

Diaspora Tionghoa di seluruh dunia merayakan tahun baru Imlek dengan berbagai kegiatan yang unik. Hal ini juga berlaku di Indonesia yang punya aneka ragam tradisi Imlek, lho!

 

Semua tradisi Imlek di Indonesia bukanlah rangkaian kegiatan acak. Justru, ada makna mendalam yang berakar dari budaya dan sejarah dari zaman nenek moyang.

 

Memangnya, tradisi Imlek apa saja, sih? Yuk, kita cari tahu di sini!

 

Baca juga: 12 Negara dengan Perayaan Imlek Terunik, Ada Indonesia!

 

Tradisi Imlek Apa Saja?

 

1. Bersih-bersih rumah

 

Membersihkan rumah sebelum acara penting adalah hal yang lazim di Indonesia, apalagi kalau ada banyak orang yang bakal datang. Rumah jadi lebih bersih dan enak dipandang. Tapi bagi orang Tionghoa, kebiasaan ini punya makna tersendiri saat Imlek.

 

Tradisi Imlek satu ini dipercaya bisa membuang sial, sehingga nantinya rumah jadi punya lebih banyak ruang untuk menerima keberuntungan. Setelah rumah dibersihkan, peralatan seperti sapu dan pel akan langsung disimpan. Tujuannya agar nggak ada orang yang bersih-bersih saat hari-H perayaan Imlek. Soalnya, hal tersebut sama aja seperti membuang keberuntungan yang sudah masuk ke rumah.

 

2. Dekorasi berwarna merah

 

cap go meh, imlek
Photo: motomoto sc via Pexels

 

Perayaan Imlek identik dengan warna merah, baik di ruang publik maupun di dalam rumah. Dalam budaya Tionghoa, warna merah dipercaya bisa mengusir roh jahat bernama nian.

 

Nian adalah sejenis makhluk buas yang hidup di bawah laut atau gunung. Saat Imlek, ia bakal keluar dari sarangnya dan mengganggu manusia, khususnya anak kecil. Tapi menurut kepercayaan, nian takut dengan warna merah. Itulah kenapa perayaan Imlek selalu ramai dengan warna merah, mulai dari dekorasi sampai pakaian.

Baca juga: Jangan Saltum! Ini Panduan Memakai Baju Imlek

3. Kumpul keluarga

 

Nggak ada yang lebih menyenangkan daripada merayakan hari besar dengan berkumpul bersama keluarga. Bagi keluarga Tionghoa, kegiatan ini pun menjadi tradisi Imlek yang wajib dilakukan.

 

Tradisi ini dapat mempererat hubungan antar-anggota keluarga, apalagi yang tinggal berjauhan dan jarang bertemu. Biasanya, acara kumpul keluarga dilakukan pada malam tahun baru Imlek. 

 

Kegiatannya pun macam-macam, mulai dari makan hidangan khas Imlek, main games, atau berkunjung ke rumah keluarga lain dengan membawa jeruk mandarin.

 

4. Bagi-bagi angpau

 

bagi angpau tradisi imlek
Photo: RDNE Stock project via Pexels

 

Ini dia tradisi Imlek yang paling dinanti anak-anak atau siapa pun yang masih muda. Angpau adalah amplop merah berisi uang, biasanya diberikan oleh orang yang lebih tua atau sudah menikah.

 

Uang yang dibagikan nggak harus dalam nominal besar, yang penting berupa uang kertas dan masih baru. Tradisi ini dipercaya bisa memperlancar rezeki, sekaligus menjadi simbol harapan orang tua agar anak mereka sukses di kemudian hari.

 

5. Makan yee sang

 

Yee sang adalah salah satu makanan khas Imlek berupa salad ikan segar yang dilengkapi irisan sayuran, biasanya wortel dan lobak. Kemudian, salad disajikan dengan saus khas yang terbuat dari campuran minyak wijen dan buah prem atau jeruk.

 

Cara makannya pun cukup unik. Semua isi salad diaduk dengan rata menggunakan sumpit. Setelah itu, masing-masing anggota keluarga mengambil porsi masing-masing dan mengangkatnya tinggi-tinggi ke langit. Keluarga Tionghoa percaya bahwa semakin tinggi salad diangkat, akan semakin baik pula keberuntungan yang menyertai mereka.

 

6. Menyiapkan makanan khas

 

tradisi imlek
Photo: Angela Roma via Pexels

 

Selain yee sang, keluarga Tionghoa juga biasanya menyiapkan makanan khas lain untuk merayakan Imlek. Salah satunya adalah kue keranjang yang melambangkan harapan agar hubungan keluarga tetap erat dan harmonis.

 

Lalu, jangan heran kalau kamu menemukan jeruk mandarin dan masakan ikan utuh di meja makan saat Imlek. Jeruk mandarin merupakan simbol keberuntungan, sedangkan olahan ikan menandakan kemakmuran yang utuh.

 

7. Minum teh

 

Nggak cuma makanan, banyak keluarga Tionghoa yang juga mengadakan acara minum teh untuk merayakan Imlek. Tradisi ini menjadi simbol permohonan maaf anak-anak muda kepada orang tua mereka, sekaligus merupakan bentuk hormat dan kemakmuran.

 

Biasanya, jenis teh yang digunakan adalah melati dan oolong. Anggota keluarga yang lebih muda akan menuang teh ke dalam wadah khusus, lalu menyajikannya untuk orang yang lebih tua.

 

Baca juga: 13 Fakta Unik Perayaan Tahun Baru Imlek dan Sejarahnya

 

 

Booking Bobopod

8. Mengunjungi kelenteng

 

Berdoa bersama termasuk salah satu kegiatan utama saat Imlek. Masyarakat Tionghoa akan berkunjung ke kelenteng untuk melakukannya. Setelah kelenteng dipakai untuk beribadah, biasanya akan ada pertunjukan menarik yang ditampilkan untuk memeriahkan perayaan Imlek. Contohnya seperti atraksi barongsai atau festival lampion.

 

9. Pesta kembang api

 

pesta kembang api ny
Photo: John Davis via Pexels

 

Menyalakan kembang api sudah menjadi tradisi kuat dalam budaya Imlek. Visual warna-warni kembang api mampu memberikan view yang estetis dan memeriahkan suasana. Nggak cuma itu, suara dentuman dari letusan kembang api juga dipercaya bisa mengusir makhluk jahat yang mengganggu manusia.

 

10. Makan sayur 7 macam 

 

Dalam budaya Tionghoa, ada tradisi makan sayur 7 macam Imlek. Tradisi ini melambangkan harapan untuk memperoleh kebaikan dari setiap jenis sayur yang dimakan, biasanya sayur berwarna hijau. 

 

Soalnya, setiap sayur menyimpan makna masing-masing. Misalnya, sawi pahit (kuachai) merupakan simbol kekayaan, seledri melambangkan karakter rajin dan tekun, sedangkan selada bermakna penuh semangat.

 

11. Makan mi panjang umur

 

mie panjang umur
Photo: Engin Akyurt via Pexels

 

Coba perhatikan meja makan keluarga Tionghoa saat perayaan Imlek. Kemungkinan besar kamu bakal menemukan mi panjang umur! Mi yang panjang dan nggak dipotong menjadi simbol harapan akan umur panjang, kesehatan, dan kelancaran dalam hidup. Sebelum mulai makan, biasanya ada tradisi Imlek aduk mie sambil mengucapkan harapan-harapan baik untuk tahun baru.

 

12. Sembahyang leluhur 

 

Salah satu inti dari tradisi Imlek adalah menghormati para leluhur. Banyak keluarga Tionghoa yang membuat altar dengan foto dan makanan. Kemudian, mereka akan membakar dupa dan berdoa bersama untuk kesejahteraan dan keberuntungan keluarga di tahun yang akan datang. 

 

Biasanya, sembahyang kepada leluhur menjadi tradisi malam Imlek saat tutup rumah, sekaligus untuk memperkuat hubungan antar-generasi dalam keluarga.

 

13. Pakai baju baru

 

baju imlek chinese woman
Photo: Antonyus Bunjamin via Pexels

 

Hari Raya identik dengan pakai baju baru, nggak terkecuali saat Imlek. Tradisi Imlek di Indonesia ini menjadi simbol dari awal yang bersih (fresh start). Baju berwarna merah, kuning, atau emas sangat populer saat Imlek karena dipercaya membawa keberuntungan, kesejahteraan, dan dapat melindungi dari energi negatif.

 

14. Atraksi barongsai

 

barongsai
Photo: Jony Y via Unsplash

 

Perayaan Imlek rasanya kurang lengkap dan meriah tanpa atraksi barongsai (tarian singa). Tradisi ini diyakini mampu mengusir roh jahat sekaligus membawa keberuntungan. Biasanya, arak-arakan barongsai bakal melewati jalanan sambil diiringi dentuman musik yang energik.

 

Sempurnakan Perayaan Imlek dengan Istirahat Nyaman di Bobopod

 

Bobopod Paskal
Photo: Bobobox Internal Asset

 

Setelah seharian keliling kota, makan besar bareng keluarga, nonton barongsai, sampai berburu angpau, mungkin kamu baru sadar kalau semua rangkaian tradisi Imlek baru selesai saat malam hari. 

 

Nah, biar nggak khawatir pulang kemalaman, kamu bisa menginap di Bobopod, apalagi kalau kamu mampir ke daerah yang terkenal dengan perayaan Imlek meriah seperti Jakarta, Semarang, atau Solo.

 

Di Bobopod, kamu bisa istirahat nyaman di dalam Pod modern yang dilengkapi kasur empuk, AC, colokan listrik, dan Wi-Fi. Ada juga Mood Lamp, Sleep Meditation, dan Bluetooth speaker yang bisa kamu atur lewat B-Pad di samping kasur. Soal keamanan pun kamu nggak perlu khawatir karena setiap Pod sudah menggunakan QR Door Lock System.

 

Mau santai dulu sebelum tidur? Tinggal nongkrong di Communal Area yang menyediakan banyak kursi dan meja, serta microwave dan dispenser buat kamu yang pengin menghangatkan makanan atau mengisi tumbler dengan air mineral. Menginap di Bobopod jadi terasa makin nyaman, deh!

 

Langsung aja download aplikasi Bobobox sekarang juga buat booking Pod di destinasi liburanmu. Yuk, rayakan Imlek dengan penuh semangat, lalu sempurnakan harimu dengan istirahat nyaman di Bobopod!

 

 

Featured photo: RDNE Stock Project via Pexels