Apa yang ada di pikiranmu ketika mendengar kata Tahun Baru Imlek? Angpao? Dekorasi serba merah? Ternyata, ada makna khusus di balik semua itu, lho!
Selain itu, masih ada banyak fakta unik tentang perayaan Imlek yang mungkin belum kamu ketahui. Biar nggak penasaran, yuk, kita simak bareng-bareng di sini!
Sejarah Hari Raya Imlek
Asal-usul Imlek berakar dari kepercayaan agraris Tiongkok kuno. Di masa lampau, masyarakat sangat bergantung pada siklus alam untuk bercocok tanam. Mereka merayakan pergantian musim dingin ke musim semi sebagai momen harapan baru.
Seiring waktu, dinasti demi dinasti memperkuat tradisi ini dan menghubungkannya dengan kalender lunisolar. Setelah Dinasti Han, perayaan Nian akhirnya dipadukan dengan penyambutan tahun baru berdasarkan siklus bulan.
Tradisi ini kemudian menyebar bersama diaspora Tionghoa ke berbagai wilayah, termasuk Asia Tenggara.
Fun Facts tentang Imlek
1. Semua Serba Warna Merah

Fakta tentang Imlek yang pasti sudah dikenal oleh hampir semua orang adalah bahwa semua ornamen dan dekorasinya akan bernuansa serba merah. Ternyata, ada asal-usul dan makna tersendiri di balik ini.
Konon, menurut legenda, hiduplah seekor naga bernama Nian yang tinggal di sebuah gua. Saat kelaparan, Nian akan turun ketika musim dingin untuk mencari mangsa.
Nian kerap memangsa penduduk desa dan hewan ternak. Namun, suatu hari seorang penduduk melihat Nian lari ketakutan ketika bertemu seorang anak kecil yang mengenakan baju merah. Maka dari itu, mereka yakin bahwa Nian takut akan warna merah dan keramaian.
Selain itu, orang Tionghoa juga percaya bahwa warna merah adalah warna yang membawa rezeki dan keberuntungan. Nggak cuma warna merah, menggunakan warna emas juga diyakini dapat membawa keberuntungan dan rezeki berlimpah.
2. Bagi-Bagi Angpao

Tradisi satu ini biasanya paling ditunggu-tunggu, terutama oleh anak-anak dan yang belum menikah adalah tradisi bagi-bagi angpao. Namun, ternyata ada fakta tentang Imlek yang menarik seputar bagi-bagi angpao ini, yaitu mengenai pengisian amplop angpao tersebut.
Jumlah uang yang diisi dalam amplop angpao ternyata tidak boleh asal-asalan. Bilangan ganjil dan angka empat dilarang dalam pengisian jumlah uang dalam angpao, karena bilangan ganjil dan angka empat diyakini dapat mendatangkan kesialan atau musibah.
Selain itu, ada fakta tentang Imlek lainnya seputar bagi-bagi angpao, yakni bahwa orang yang belum menikah sebaiknya tidak membagikan angpao. Hal ini dipercaya akan membuat jodoh lama atau susah datang.
3. Ritual Buang Sial

Fakta lainnya adalah bahwa orang-orang Tionghoa biasanya melakukan ritual buang sial sebelum merayakan Imlek. Ritual tersebut biasanya adalah potong rambut.
Orang-orang Tionghoa percaya bahwa memotong rambut sebelum Imlek berarti juga bahwa semua nasib buruk yang mengikuti selama satu tahun terakhir telah dibuang jauh-jauh.Nggak heran kalau salon-salon biasanya akan dipenuhi oleh orang-orang Tionghoa yang hendak memotong rambutnya beberapa minggu sebelum Imlek.
Baca Juga: Tradisi Unik Imlek Beserta Maknanya Yang Perlu Kamu Ketahui
4. Larangan Bersih-Bersih Saat Imlek

Apa kamu sudah tahu fakta tentang Imlek yang satu ini? Bahwa orang-orang Tionghoa tidak akan bersih-bersih saat hari perayaan Imlek?
Menyapu kotoran dan bersih-bersih selama Imlek sangat tidak diperbolehkan, sebab hal ini dipercaya akan mengusir juga keberuntungan yang ada di rumah. Sama halnya dengan keramas. Keramas di hari perayaan Imlek diyakini akan mengusir juga keberuntungan yang ada dalam diri sendiri.
Orang-orang Tionghoa biasanya akan membersihkan diri dan rumah mereka sehari sebelum perayaan Imlek tiba. Hal ini dipercaya akan memberikan ruang yang bersih di rumah untuk menyambut keluarga dan rezeki yang akan datang saat hari perayaan Imlek.
5. Petasan dan Barongsai

Semua tentu tahu bahwa hari Imlek biasanya dirayakan dengan petasan dan barongsai. Bukan hanya untuk memeriahkan acara, ternyata ada filosofi tersendiri untuk fakta tentang Imlek yang satu ini.
Orang-orang Tionghoa meyakini bahwa petasan dan barongsai dapat menakut-nakuti roh jahat yang akan merusak perayaan Imlek dan membawa nasib buruk. Musik kencang dan meriah yang mengiringi barongsai, serta kilatan cahaya dan suara ledakan petasan yang keras diyakini mampu membawa roh-roh jahat pergi menjauh.
6. Suasana Hati Wajib Ceria

FYI, selama hari perayaan Imlek, orang-orang Tionghoa percaya bahwa semua orang harus bersuka cita dan tidak boleh bersedih di hari tersebut. Semua orang sebisa mungkin harus tampak ceria dan tersenyum sepanjang hari.
Sebab, jika tampak murung, diyakini bahwa kesedihan akan menyelimuti selama satu tahun kedepan. Sebaliknya, jika tampak ceria, maka kebahagiaan akan mengisi hidup selama setahun penuh.
Bahkan ada fakta yang terdengar cukup lucu, yaitu adanya jasa sewa pacar selama Imlek. Jasa ini cukup populer, loh, di Tiongkok. Jasa sewa pacar ini bertujuan untuk mengatasi rasa minder pada keluarga karena berstatus jomblo.

7. Tanggal Berubah Setiap Tahunnya
Bingung kenapa tahun baru internasional selalu sama di tanggal 1 Januari, sedangkan Imlek nggak pernah sama setiap tahunnya? Ada alasannya, lho!
Berbeda dengan tahun baru masehi yang mengacu pada waktu revolusi bumi, kalender bulan Tionghoa memperhitungkan siklus bulan yang selalu berubah-ubah. Sebagai gambaran, tanggal perayaan Imlek dalam kalender bulan itu selalu jatuh pada bulan baru pertama setelah titik balik matahari.
Apalagi, satu tahun dalam kalender bulan itu lebih pendek daripada tahun masehi yang selama ini kita kenal. Jadi, nggak heran kalau tanggal Imlek dalam kalender internasional selalu berkisar antara akhir Januari hingga pertengahan Februari.
8. Makanan Wajib Saat Imlek

Fakta tentang Imlek yang terakhir adalah tentang makanan-makanan yang wajib ada selama perayaan Imlek. Selain pada hari pertama perayaan Imlek, pada malam ke-15 atau Cap Go Meh tiba pun, seluruh anggota keluarga biasanya akan berkumpul untuk makan malam bersama.
Makanan yang biasanya dipilih untuk disantap saat Imlek pun sangat beragam, dan setiap hidangan memiliki makna tersendiri yang ternyata cukup mendalam.
Dimulai dari mie panjang umur yang dipercaya akan membuat orang yang memakannya dikaruniai umur panjang. Lalu ikan bandeng yang diyakini dapat melicinkan dan melancarkan usaha serta segala urusan bisnis.
Kemudian, aneka babi dihidangkan untuk mengusir rasa malas, dan ayam utuh merepresentasi keutuhan dalam setiap aspek kehidupan. Selain itu, ada kue keranjang yang diyakini akan memberikan kehidupan yang manis, serta kue lapis legit dan kue mangkok yang akan membuat rezeki menjadi berlapis-lapis dan bermekaran.
Dan yang terakhir dan yang sangat khas adalah jeruk bertangkai. Buah satu ini melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan.
9. Dilambangkan 12 Hewan yang Berbeda

Elemen menarik lain dari Imlek adalah keberadaan Shio, atau dua belas hewan dalam zodiak Tiongkok. Urutannya adalah Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi.
Nah, setiap Tahun Baru Imlek menandai pergantian hewan tersebut, dan tiap shio dipercaya membawa karakteristik tertentu. Misalnya, shio Naga sering dikaitkan dengan keberanian dan kreativitas, sementara shio Kerbau dianggap rajin dan stabil.
Nggak cuma itu, konon shio dari tahun kelahiran seseorang bisa menentukan kepribadian mereka dan kecocokan sama orang lain. Bahkan, shio dari tahun yang sedang berjalan dianggap dapat memengaruhi ramalan nasib seseorang karena tingkat kecocokan tersebut. Namun, ini semua kembali kepada kepercayaan masing-masing.
10. Libur Lebih Panjang di China
Umumnya, libur Imlek di Indonesia hanya sehari, dan bahkan bisa bertambah hingga minimal 2 hari kalau memperhitungkan cuti bersama dari pemerintah. Nah, tahukah kamu kalau durasi libur Imlek di China bisa sepanjang Ramadan di tanah air?
Durasi resmi libur Chunyun atau Imlek di negara tersebut kurang lebih seminggu hingga dua minggu. Orang-orang di China akan berbondong-bondong pulang kampung, dan hampir semua tempat kerja diliburkan. Hal ini bertujuan agar pegawai punya lebih banyak waktu untuk berziarah dan kumpul-kumpul sama keluarga.
Nah, tradisi ini juga berlaku untuk warga negara RRC yang tinggal di luar negeri terpisah dari keluarga mereka di China. Karena itu, nggak heran kalau masa Imlek jadi salah satu arus mudik terbesar di dunia.
11. Kuplet Khusus Perayaan Imlek

Dekorasi merah Imlek nggak hanya hadir dalam bentuk lampion, lho. Ada juga duilian atau kuplet Imlek, yaitu sepasang kalimat puitis yang ditempel di kiri dan kanan pintu masuk rumah. Warna dasarnya merah dengan kaligrafi huruf emas atau hitam mencolok.
Isi kalimatnya beragam, tap biasanya bertujuan mengundang keberuntungan, kesehatan, dan harmoni. Contohnya: “Tahun baru datang membawa kedamaian” atau “Harapan dan rezeki memenuhi rumah”.
12. Baju Baru = Lambang Keberuntungan

Pernah bertanya-tanya kenapa toko baju menjelang perayaan Imlek sering kali ramai? Atau mungkin, kalau kamu bekerja di toko online fashion, kamu pernah melihat pesanan pakaian mendadak naik drastis mendekati perayaan tersebut.
Fenomena ini berkaitan erat dengan kepercayaan Imlek bahwa baju baru melambangkan keberuntungan. Sedangkan, baju lama dianggap telah menyerap semua energi, baik positif maupun negatif, dari tahun lalu.
Karena itu, orang-orang yang merayakan Imlek sering kali beli baju baru sebagai simbol bahwa mereka telah memulai lembaran baru dan meninggalkan kesialan tahun sebelumnya.
Warna paling populer tentu saja merah, tapi sekarang sudah banyak yang memilih warna lain di luar biru tua, putih, abu-abu, atau hitam. Sebab, keempat warna tersebut melambangkan kematian dan kesedihan dalam masa berkabung yang bertolak belakang sama arti Imlek.
13. Ucapan Gong Xi Fa Cai Artinya Bukan Selamat Tahun Baru
Kamu pasti sudah sering mendengar orang-orang yang merayakan Imlek saling bertukar ucapan “Gong Xi Fa Cai”, dan mungkin saja kamu mengira artinya adalah selamat tahun baru. Ternyata, bukan itu, lho!
Ada arti Imlek lain di balik ucapan Gong Xi Fa Cai, yaitu “Semoga mendapat lebih banyak kekayaan/kesejahteraan.” Sementara itu, selamat tahun baru dalam bahasa Mandarin sebenarnya “Xinnian Kuaile.”
Perayaan Imlek Dekat dengan Alam, Bobocabin Jawabannya!

Bosan merayakan Imlek dengan suasana yang monoton tiap tahunnya? Sekarang saatnya bikin perayaan Imlek makin bersejarah dengan mengajak keluarga tercinta menikmati suasana alam di Bobocabin!
Tiap cabang Bobocabin menawarkan vibes dan pemandangan yang berbeda tergantung lokasinya. Kamu bisa memilih antara view pantai, hutan, bukit, gunung, kebun teh, dan lain-lain sesuai selera.
Terlepas dari lokasi yang kamu pilih, Bobocabin akan tetap menyuguhkan kenyamanan tiada dua. Kamu bisa merasakan pengalaman unik menginap di dalam Cabin kayu yang dilengkapi fasilitas modern. Contohnya, B-Pad untuk memburamkan Smart Window agar privasi tetap terjaga tanpa perlu gorden, Bluetooth Speaker buat mendengarkan musik, dan Mood Lamp dengan warna customizable.

Nggak cuma itu, setiap Cabin juga sudah dilengkapi dengan ranjang berukuran besar yang empuk, peralatan menyeduh teh, dan shower pribadi beserta toiletries gratis. Praktis abis, kan?
Bosan rebahan? Tenang aja, kamu bisa seru-seruan dengan sewa kartu Uno, game Uno Stacko, kartu Tentang Kita, papan catur/congklak, kit melukis, kembang api, mini projector, atau bahkan ikut paket tur yang disediakan Host buat eksplorasi tempat wisata sekitar Bobocabin!
Khusus selama tanggal 22 Januari sampai 2 Februari 2026, ada promo khusus yang bakal bantu kamu menghemat biaya staycation. Perkenalkan, SuperBob Sale: A Fresh Start! Kamu bisa mendapatkan diskon sampai 25% untuk booking Cabin, diskon tambahan dari sesi Live IG Bobocabin, dan early bird menjelang Idulfitri.
Bagaimana sih, cara dapat promonya? Gampang, kamu hanya perlu download aplikasi Bobobox dan reservasi secara langsung di sana supaya makin untung!
Featured Photo: @RODNAEProductions via Pexels




