11 Oleh-Oleh Khas Ponorogo yang Enak, Unik dan Wajib Dibawa Pulang

16 May 2026

11 Oleh-Oleh Khas Ponorogo yang Enak, Unik dan Wajib Dibawa Pulang

Penulis

Bobobox

Tidak hanya terkenal lewat kesenian Reog yang mendunia, tetapi juga banyak pilihan oleh-oleh khas Ponorogo yang legendaris dan penuh cita rasa tradisional. Kota yang dijuluki Bumi Reog ini memiliki budaya kuliner yang erat dengan kehidupan masyarakat agraris. Karena itulah, banyak makanan terbuat dari bahan lokal seperti singkong, ketan, dan petis.

 

Mulai dari camilan manis hingga makanan gurih, oleh-oleh khas Ponorogo selalu berhasil membuat wisatawan ingin membawa pulang lebih banyak untuk keluarga di rumah.

 

Oleh-Oleh Khas Ponorogo Ini Wajib Dibawa Pulang

 

Ponorogo punya banyak sekali kerajinan yang menarik. Beberapa di antaranya cocok untuk kamu bawa pulang untuk orang-orang di kota tujuan.

 

Tak hanya itu, makanan juga tentu tidak boleh kamu lewatkan sebagai buah tangan. Selain jenang yang sudah terkenal sejak lama, ada banyak makanan khas Ponorogo sebagai oleh-oleh yang cocok dibawa pulang setelah liburan ke Jawa Timur. Yuk, Bob kasih rekomendasi buat kamu!

 

1. Topeng Reog Mini

 

Topeng-Reog
Photo: vable studio Via Unsplash

 

Reog Ponorogo adalah tarian tradisional yang dilakukan di arena terbuka sebagai hiburan rakyat. Penari utamanya adalah orang berkepala singa dengan hiasan bulu merak. Berat topeng kepala singa ini bisa mencapai 60 kg.

 

Nah, jika berlibur ke Ponorogo, kamu bisa membawa pulang oleh-oleh berupa topeng reog mini untuk dijadikan pajangan di rumah.

 

2. Rompi Reog

 

Rompi-Reog
Photo: setengah limasore Via Unsplash

 

Selain topeng reog mini, kamu juga bisa membawa pulang rompi reog untuk melengkapi koleksi senimu di rumah. Rompi berwarna merah ini biasa digunakan oleh penari reog yang berperan sebagai Patih Bujang Ganong.

 

3. Topi Caping

 

kerajinan dari bambu, caping
Photo: Freepik

 

Topi caping memang biasanya digunakan oleh petani saat sedang bekerja di sawah. Selain itu, kamu juga bisa menjadikan topi caping sebagai hiasan untuk mempercantik interior rumah.

 

Topi caping ini terbuat dari anyaman bambu. Sejumlah pengrajin juga menjual topi yang sudah dilukis dengan gambar dan motif yang cantik serta unik. Di Ponorogo, topi caping ini cukup terkenal di kalangan wisatawan sebagai referensi oleh-oleh. 

 

4. Kerajinan Bambu

 

7 Kerajinan dari Bambu yang Cantik, Pesona Anyaman Khas Indonesia
7 Kerajinan dari Bambu yang Cantik, Pesona Anyaman Khas Indonesia

 

Selain topi caping, kamu juga bisa menemukan banyak sekali kerajinan bambu lain di Ponorogo. Beberapa kerajinan yang dapat kamu temukan adalah teko, cangkir, celengan, dan kotak tisu. Pengrajin biasanya menambahkan ukiran motif atau gambar untuk mempercantik.

 

5. Gerabah Plancungan

 

Gerabah-Clay
Photo: Anne Nygård Via Unsplash

 

Kamu juga bisa menemukan berbagai kerajinan gerabah di Ponorogo, seperti gerabah Plancungan yang merupakan warisan budaya turun-temurun di Ponorogo. Gerabah ini terbuat dari tanah liat dan air yang digiling secara manual menggunakan kaki.

 

Sesuai namanya, pusat kerajinan gerabah ini berada di Desa Plancungan, Ponorogo. Selain membeli beragam kerajinan gerabah, kamu juga bisa menyaksikan langsung proses pembuatannya, atau bahkan mencoba membuatnya sendiri di desa ini.

 

6. Madu Mongso

 

Selain kerajinan, Ponorogo juga punya oleh-oleh khas berupa makanan. Madu mongso adalah jajanan khas Ponorogo yang dulunya hanya disajikan kepada para raja. Jajanan ini diperkirakan sudah ada sejak zaman Kerajaan Mataram Kuno.

Oleh-oleh khas Ponorogo ini terbuat dari fermentasi ketan hitam yang kemudian dimasak bersama gula. Ciri khas madu mongso ada pada bungkusnya yang berwarna-warni.

 

7. Thoring

 

Thoring adalah singkatan dari lentho garing, yaitu camilan yang terbuat dari tepung singkong, dipadukan dengan rempah-rempah, lalu dibentuk dan digoreng. 

 

Thoring cocok dijadikan oleh-oleh karena merupakan makanan kering yang tentunya tahan lama. Harga thoring juga murah meriah, yaitu mulai dari Rp15.000 saja, sehingga sangat cocok kamu bawa pulang untuk dibagikan kepada keluarga dan teman-teman.

 

8. Jenang Mirah

 

Jenang Apel
Photo: Zahi Maulana via Shutterstock

 

Jenang Mirah menjadi oleh-oleh khas Ponorogo berupa makanan yang tidak kalah populernya.. Bentuknya berupa potongan kecil berwarna merah kecokelatan dengan tekstur kenyal dan lembut.

 

Rasa manis gurih dari santan, tepung ketan, dan gula merah membuat camilan ini cocok disantap bersama teh hangat. Jenang ini juga sudah lama hadir dalam berbagai acara adat dan hajatan masyarakat Ponorogo sehingga punya nilai budaya yang kuat.

 

9. Gethuk Golan

 

Getuk Pisang
Foto: Salm Abdullah via Wikimedia Commons

 

Kalau mencari oleh-oleh khas Ponorogo selain jenang, gethuk golan wajib dicoba. Camilan tradisional ini berasal dari Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, dan masih dibuat dengan resep turun-temurun.

 

Bentuknya bulat pipih dengan warna putih kekuningan. Teksturnya sedikit berserat karena dibuat dari singkong kukus yang ditumbuk halus lalu dicampur dengan gula dan kelapa parut. Rasanya manis legit dengan aroma singkong yang khas. Karena hanya diproduksi di daerah tertentu, gethuk golan menjadi buah tangan khas Ponorogo yang autentik dan sulit ditemukan di kota lain.

 

10. Bumbu Petis Welirang

 

Berbeda dengan camilan biasa, bumbu petis welirang hadir dalam bentuk bumbu rujak kemasan botol atau plastik. Warna hitam pekatnya berasal dari campuran petis udang, kacang tanah, gula, dan rempah-rempah pilihan.

 

Rasanya gurih, sedikit asin, dan beraroma khas yang kuat. Banyak wisatawan membeli makanan khas Ponorogo ini sebagai oleh-oleh karena praktis dibawa pulang dan bisa dipakai untuk rujak buah maupun sayur di rumah.

 

11. Serabi Kuah

 

serabi bandung, kuliner di bandung
Photo: Anton Tezar via Pexels

 

Serabi kuah termasuk oleh-oleh khas Ponorogo selain jenang yang mulai banyak dicari wisatawan. Bentuknya bundar tipis dengan bagian tengah lembut dan pinggiran sedikit crispy.

 

Yang membuat unik adalah kuah santan manis yang disiramkan di atas serabi saat disajikan. Perpaduan rasa gurih dan manis membuat jajanan tradisional ini cocok disantap saat masih hangat. Serabi kuah sudah lama menjadi camilan favorit masyarakat Ponorogo, terutama untuk sarapan atau sebagai teman minum kopi sore hari.

 

Tempat Beli Oleh-Oleh Khas Ponorogo

 

Supaya tidak bingung mencari pusat oleh-oleh, berikut beberapa toko populer yang sering menjadi tujuan wisatawan saat berburu oleh khas Ponorogo:

 

Toko Jenang & Oleh-Oleh Murni

 

Toko jenang & oleh-oleh murni khas Ponorogo berlokasi di Jalan Wilis No.55, Nologaten, Ponorogo. Tempat ini terkenal sebagai pusat belanja jenang, dodol, hingga aneka camilan tradisional khas daerah.

 

Suasana tokonya klasik, bersih, dan cukup nyaman untuk berbelanja bersama keluarga. Banyak wisatawan datang ke sini karena pilihan produknya lengkap dengan harga yang masih ramah di kantong.

 

Pusat Oleh-Oleh Jenang Teguh Rahardjo

 

jenang-teguhrahardjo
Photo: @jenang_teguhrahardjo via Instagram

 

Berada di Jalan Wibisono No.90, toko ini dikenal dengan puluhan varian jenang, mulai dari yang orisinal hingga rasa nanas dan kacang hijau.

 

Suasana tempatnya ramai seperti industri rumahan sehingga pengunjung bisa melihat proses produksi secara langsung. Tempat ini cocok untuk wisatawan yang ingin membeli oleh-oleh khas Ponorogo dalam jumlah banyak karena tersedia harga grosir.

 

Galeri Reog Stama Langgeng

 

Kalau ingin mencari oleh-oleh khas Ponorogo selain jenang dalam bentuk suvenir budaya, Galeri Reog Stama Langgeng bisa jadi pilihan menarik.

 

Lokasinya berada di Jalan Parikesit No.22 dan menjual miniatur Reog, topeng, gantungan kunci, hingga kaos khas Ponorogo. Suasana galerinya artistik dengan nuansa budaya yang kental sehingga cocok untuk berburu foto sekaligus belanja.

 

Maharani Snack

 

View this post on Instagram

 

Maharani Snack berada di Jl. Sultan Agung No.77, Bangunsari, Nologaten, Kec. Ponorogo, Kabupaten Ponorogo. Toko ini cukup populer di kalangan wisatawan maupun warga lokal.

 

Toko ini menjual berbagai snack kering, camilan modern, dan beberapa makanan khas Ponorogo untuk oleh-oleh. Suasananya lebih modern dan rapi sehingga cocok untuk wisatawan yang ingin berbelanja cepat sebelum melanjutkan perjalanan.

 

Liburan di Jawa Timur, Menginapnya di Bobocabin

 

Bobocabin Pacet Mojokerto
Photo: Bobobox Internal Asset

 

Setelah puas berburu oleh-oleh khas Ponorogo, kamu bisa melanjutkan perjalanan road trip sambil menikmati pengalaman menginap yang nyaman bersama Bobobox. Untuk suasana pegunungan yang sejuk, Bobocabin Coban Rondo, Malang cocok untuk healing setelah perjalanan panjang berburu kuliner tradisional. Area cabin yang tenang terasa pas untuk menikmati camilan seperti gethuk golan sambil minum teh hangat di malam hari.

 

Kalau ingin suasana perbukitan dengan udara dingin, Bobocabin Pacet, Mojokerto, bisa jadi pilihan untuk staycation santai dekat pemandian air panas. Sementara itu, Bobocabin Kawah Ijen, Banyuwangi, cocok untuk pencinta alam yang ingin melanjutkan petualangan ke Kawah Ijen dengan akses yang lebih praktis.

 

Bagi yang lebih suka suasana kota, Bobopod Alun-Alun Malang menawarkan lokasi strategis dekat pusat kuliner dan area belanja sehingga memudahkan kamu mengeksplorasi kota tanpa repot.

 

Baca Juga:

 

 

Masih banyak kuliner dan oleh-oleh khas Ponorogo yang menarik untuk dicoba saat liburan di Jawa Timur. Supaya perjalanan jadi lebih praktis, kamu bisa cari inspirasi destinasi sekaligus booking penginapan dengan download aplikasi Bobobox sekarang. Selamat berlibur!