Segala sesuatu yang kamu konsumsi tidak hanya berfungsi mengenyangkan. Lebih dari itu, ada berbagai jenis minuman dan makanan pembakar kalori berlebih (termogenik) yang bisa kamu konsumsi. Kalori yang tidak terproses secara optimal sendiri merupakan pemicu utama penumpukan lemak jahat sebagai penyebab berat badan berlebih (obesitas).
Bukan hanya mengganggu penampilan fisik, hal ini juga membuat ruang gerak lebih terbatas dan perlahan memicu komplikasi penyakit. Mulai dari gangguan metabolisme, risiko penyakit kardiovaskular, hingga penurunan stamina secara ekstrem. Tentu kamu nggak menginginkan situasi tersebut terjadi padamu, ‘kan?
Maka dari itu, ayo mulai menerapkan pola makan (diet) yang lebih ketat! Bukan dengan menahan lapar, karena justru membuat tubuh kehabisan sumber energi. Caranya adalah memperbanyak konsumsi minuman dan makanan sehat berikut yang juga memiliki manfaat sebagai pembakar alami dari kalori.
10 Minuman dan Makanan Pembakar Kalori Untuk Sukseskan Dietmu

1. Ikan Salmon
Rekomendasi pertama adalah ikan salmon yang lebih sering menjadi menu olahan makanan Jepang dan Western. Bagaimana ikan yang terkenal memiliki kandungan lemak tinggi ini justru menjadi menu pembakar kalori? Jawabannya adalah jenis lemak pada ikan ini adalah asam lemak Omega-3 (EPA dan DHA) yang masuk kategori lemak sehat.
Protein tinggi pada salmon dapat meningkatkan Thermic Effect of Food (TEF), sehingga tubuh akan membakar lebih banyak kalori saat mengolahnya. Selain itu, Omega-3 pada ikan ini juga berperan penting meredakan peradangan kronis dalam tubuh serta membantu menurunkan kortisol; hormon stress pemicu penumpukan lemak perut.
Namun, sudah menjadi informasi umum bahwa harga ikan salmon di pasaran sangat tinggi sehingga sulit terjangkau semua kalangan. Beruntungnya, ada beberapa jenis ikan lain yang dapat menjadi alternatif dengan kandungan mirip salmon tapi harganya lebih terjangkau. Contohnya ikan sarden, kembung, dan makarel.
2. Makanan Pedas
Siapa yang merupakan pencinta makanan pedas? Mayoritas orang Indonesia menyukai makanan pedas, bahkan menduduki peringkat kelima atas toleransi pedas tertinggi di dunia. Apalagi, selera masyarakat pada cita rasa pedas semakin dimanjakan dengan pilihan menu yang semakin beragam.
Namun, tahukah kamu jika makanan pedas bisa membantumu melancarkan program dietmu? Hal tersebut terjadi berkat kandungan antioksidan bernama capsaicin yang terdapat dalam cabai. Capsaicin memiliki sifat termogenik yang kuat, bahkan meningkatkan laju metabolisme tubuh sekitar 4-5% dan mempercepat oksidasi lemak.
Selain itu, capsaicin juga memberikan efek kenyang lebih cepat dan menekan keinginan makan berlebihan (overeating). Namun, manfaat tersebut hanya bisa kamu peroleh jika capsaicin-nya berasal dari cabai segar alami, bukan bubuk cabai instan yang tinggi garam dan pengawet.
3. Kopi Hitam
Pencinta kopi harap angkat tangan! Setelah dua makanan pembakar kalori, kali ini rekomendasi beralih pada minuman yang tidak lain adalah kopi hitam. Ingat, bukan kopi kekinian yang banyak dijual di kafe tapi harus kopi hitam murni tanpa tambahan apapun, termasuk gula dan susu.
Pahit banget, dong? Iya, tapi kandungan kafein kopi hitam terbukti meningkatkan Resting Metabolic Rate (RMR) atau laju metabolisme istirahat sebesar 3% - 11%. Artinya, tubuhmu akan membakar kalori lebih banyak walaupun tidak sedang melakukan aktivitas fisik yang berat.
Selain itu, kafein juga merangsang pemecahan jaringan lemak (lipolisis) menjadi asam lemak bebas yang menjadi energi saat berolahraga. Selain mencegah penumpukan lemak jahat, bisa membantu aktivitas olahragamu jadi lebih ringan juga! Namun, tidak berhenti di situ, kandungan antioksidan kafein juga ampuh buat meningkatkan fokus, lho!
Jadi, tidak berlebihan jika orang-orang meminum kopi hitam sebelum memulai rutinitas—biasanya pagi hari—supaya lebih mudah berkonsentrasi, Namun, berbeda cerita jika kamu mengonsumsi kopi kekinian. Jenis kopi tersebut umumnya tinggi gula yang memicu diabetes dan bikin cepat lelah karena menyerap energi terlalu cepat.
4. Teh Hijau
Jika kamu bukan pencinta kopi, teh hijau (green tea) bisa jadi alternatif minuman untuk membantu membakar kalori. Jenis teh ini memang terkenal memiliki banyak manfaat melalui kandungan kafein sedang dan antioksidan katekin tinggi (ECGC). Keduanya bersinergi meningkatkan pembakaran kalori secara alami.
Bahkan, efek tersebut akan terus bekerja meskipun kamu sedang santai atau tidur sekalipun. Tentu saja, manfaatnya hanya bisa kamu rasakan jika teknik penyajiannya tepat. Seduh daun teh hijau segar dengan air hangat—jangan mendidih karena merusak kandungan antioksidan. Kemudian, minum 2-3 cangkir setiap hari tanpa tambahan pemanis.
5. Susu Rendah Lemak & Kaya Protein
Masih soal minuman sebagai pendamping makanan pembakar kalori, yaitu susu. Alasannya adalah nutrisi dalam segelas susu sangat lengkap, dari karbohidrat kompleks, protein, kalsium, magnesium, fosfor, dan vitamin D. Kombinasi tersebut dapat membantu mencegah penyerapan lemak berlebih dalam usus.
Apakah semua jenis susu memiliki manfaat tersebut? Tentu tidak, karena mayoritas susu justru memiliki kadar lemak tinggi. Jadi, untuk mengoptimalkan program diet, jenis susu rendah lemak dan susu skim murni tanpa rasa (skimmed plain milk) merupakan pilihan tepat.
Saat memilih produk susu—terutama yang siap minum—pastikan memeriksa dengan teliti takaran saji di balik kemasan. Bahkan saat produk susu sudah menyertakan label susu diet, kamu tetap harus memastikan jika susu tersebut memang rendah lemak.
6. Seledri
Beralih kembali ke kategori makanan pembakar kalori, kali ini lebih tepat merupakan bahan pelengkap. Ya, seledri yang memang biasanya menjadi pelengkap masakan berkuah atau jus herbal. Padahal, manfaat seledri untuk kesehatan, termasuk membentuk proporsi tubuh ideal, lebih dari itu.
Selain membantu proses pembakaran kalori secara alami, seledri juga dapat menambahkan rasa kenyang tanpa menambah beban kalori harian. Jadi, makanan dan minuman yang mengandung seledri, bisa membuatmu kenyang lebih lama. Lebih dari itu, senyawa phthalides seledri juga efektif menurunkan tekanan darah tinggi, lho!
7. Alpukat
Sudah menjadi rahasia umum jika buah-buahan wajib dikonsumsi secara rutin. Sebab, masing-masing buah memiliki khasiat berbeda tapi semuanya baik untuk kesehatan. Begitu pula alpukat yang termasuk makanan pembakar kalori. Meskipun secara teknis, alpukat sama seperti salmon, kaya akan lemak.
Namun, lemak di dalamnya adalah asam oleat alias lemak tak jenuh yang justru baik untuk kesehatan jantung dan metabolisme (pencernaan). Zat ini juga memperlambat proses pengosongan lambung, sehingga rasa kenyang bisa bertahan lebih lama. Selain itu, alpukat juga efektif mencegah lonjakan kadar gula darah.
Pengolahan alpukat untuk diet juga sangat fleksibel. Kamu bisa langsung memakannya, membuatnya jadi jus atau smoothie, hingga isian sandwich. Namun, untuk mengoptimalkan khasiatnya, usahakan tidak menambahkan pemanis dalam olahan-olahan tersebut agar tidak memicu diabetes. Terlebih, alpukat sudah memiliki rasa manis alami yang cukup kuat.
8. Gandum Utuh (Whole Grains)
Rekomendasi selanjutnya adalah gandum utuh yang dapat menjadi pengganti nasi sebagai asupan karbohidrat utama pada tubuh. Kandungan karbohidrat kompleks dan serat beta-glucan pada gandum utuh membutuhkan waktu dan energi ekstra bagi saluran pencernaan untuk memecahnya.
Proses pencernaan yang panjang ini merangsang metabolisme tubuh dan menghasilkan efek termik (TEF) yang lebih tinggi daripada karbohidrat sederhana. Proses ini tidak hanya efektif membentuk tubuh proporsional, tapi juga menjaga kadar insulin tetap stabil. Hasilnya adalah risiko mengidap diabetes semakin kecil.
9. Yoghurt
Makanan pembakar kalori berikutnya adalah yoghurt—terutama varian Greek Yogurt. Varian tersebut diproses dengan menyaring cairan whey, sehingga menghasilkan tekstur yang lebih kental dan kandungan protein dua kali lipat daripada yogurt biasa.
Protein tinggi ini memicu pelepasan hormon pemuas rasa lapar yang otomatis menekan nafsu makan dan menurunkan asupan kalori harian. Tambahan bakteri baik (probiotik) di dalamnya juga menjaga kesehatan pencernaan dan keseimbangan mikrobioma usus.
Jika bosan mengonsumsi langsung Greek Yogurt, kamu bisa menambahkan buah beri segar atau biji chia sebagai pemanis alami. Meskipun terasa asam, jangan menambahkan gula untuk memberi rasa manis. Sebab, hal itu akan merusak manfaat asli dari yogurt yang kamu konsumsi.
10. Telur
Terakhir ada salah satu sumber protein favorit sejuta umat, yaitu telur. Bahan makanan pembakar kalori yang tampak sepele ini realitanya masuk kategori superfood untuk pembentukan berat badan ideal. Hal itu berkat kepadatan nutrisinya yang luar biasa.
Sebutir telur mengandung protein berkualitas tinggi--memiliki semua asam amino esensial—dan lemak sehat yang memberikan efek kenyang maksimal. Alhasil, mengonsumsi telur saat sarapan terbukti dapat mengurangi keinginan untuk ngemil (craving) makanan manis atau tinggi kalori sepanjang hari.
Dulu, telur yang boleh dikonsumsi beberapa butir dalam seminggu akibat mitos dapat mengalami gangguan kesehatan serius jika setiap hari mengonsumsinya. Namun, pada panduan nutrisi modern, justru sebaiknya mengonsumsi 1-2 butir telur utuh setiap hari. Selain meningkatkan pembakaran kalori harian, juga dapat membantu pembentukan massa otot.
Baca Juga:
- 6 Manfaat Susu Kuda Liar untuk Kesehatan, Mau Coba?
- Menikmati Kelezatan Kluban, Salad Tradisional Khas Banyumas
- Jenis Makanan Ramah Lingkungan yang Baik untuk Tubuhmu
- Teh Kelor Khas Sumba, Minuman Herbal yang Kaya Manfaat
Berburu Makanan Pembakar Kalori, Lanjut Menginap di Bobopod Yuk!

Sebenarnya, mendapatkan makanan dan minuman yang membantu proses pembakaran kalori secara alami bagi tubuh cukup mudah. Bahkan mungkin sudah biasa kamu konsumsi sehari-hari, seperti kopi hitam, teh hijau, hingga telur. Jadi, kamu wajib mulai menjaga asupan nutrisi yang masuk ke tubuhmu mulai sekarang!
Namun, jangan lupa untuk mengimbanginya dengan minum cukup air putih serta latihan fisik ringan. Setelah itu, jangan lupa juga untuk membahagiakan diri sendiri. Sebab, hati yang nggak bahagia—apalagi merasa stress—rentan memicu keinginan makan terus menerus dan bikin kolesterol menumpuk.
Salah satu cara anti mainstream buat menyenangkan diri sendiri adalah staycation di Bobopod! Hotel kapsul futuristik dengan estetikanya yang sudah cukup buat menjauhkan stres dalam hidupmu. Ada banyak pula aktivitas seru yang bisa kamu lakukan di dalam pod buat mengalihkan keinginan untuk makan terus.
Kamu bisa memakai Wi-Fi gratis dari hotel untuk main game online, maraton drama, atau streaming music dan menyimak podcast. Boleh juga kalau sekadar ingin rebahan tanpa pusing memikirkan apa-apa, karena kasur empuknya siap buat memanjakan seluruh tubuh. Unduh aplikasi Bobobox sekarang buat booking, yuk!
Header image by: Anna Pelzer via Unsplash




