Spill Lokasi Syuting Alice in Borderland di Dunia Nyata

24 Aug 2026

Spill Lokasi Syuting Alice in Borderland di Dunia Nyata

Penulis

Bobobox

Lokasi syuting Alice in Borderland menjadi topik menarik bagi penggemar serial thriller Jepang. Serial yang diadaptasi dari manga berjudul sama ini menjadi serial Jepang paling banyak ditonton di platform online streaming Netflix.

 

Season keduanya tayang 22 Desember 2022 lalu, dan menempati posisi nomor satu dengan 61,2 juta jam streaming selama pekan penayangan perdana. Meski menampilkan Jepang versi distopia, sebenarnya lokasi yang menjadi tempat berlangsungnya permainan di Borderland sungguh ada di dunia nyata, lho.

 

Ketika berlibur ke Jepang nanti, selain mengunjungi tempat wisata ikonik seperti Disneyland dan Museum Fujiko F. Fujio, kamu juga bisa tur berkeliling ke lokasi syuting Alice in Borderland.

Jadi, di mana saja lokasi syuting Alice in Borderland? Yuk, simak daftarnya berikut ini!

 

7 Lokasi Syuting Alice in Borderland

 

Ini dia tujuh lokasi syuting Alice in Borderland yang bisa jadi inspirasi liburan kamu saat ke Jepang:

 

Shibuya Crossing

 

Shibuya Crossing, lokasi syuting alice in borderland.jpg
Photo: Timo Volz via Pexels

 

Lokasi yang satu ini pasti tidak asing lagi. Terletak di Tokyo, Shibuya Crossing memang sudah lama terkenal sebagai penyeberangan pejalan kaki yang sangat sibuk. Setiap lampu sinyal menyala, banyak orang menyeberang secara bersamaan di penyeberangan ini.

 

Karena itu, sulit membayangkan Shibuya Crossing menjadi lokasi syuting. Namun, tim produksi memiliki cara tersendiri untuk menghadirkan suasananya.

 

Alice in Borderland menggunakan set luar ruangan di Ashikaga, Tochigi. Set tersebut merekonstruksi Shibuya Scramble Crossing dengan sangat detail. Netflix juga menjelaskan bahwa lokasi tersebut berada lebih dari 100 kilometer dari Shibuya yang asli.

 

Jadi, jangan langsung menuju Shibuya Crossing jika ingin melihat set yang digunakan dalam serial. Kamu perlu menuju Ashikaga Scramble City Studio di Tochigi untuk melihat lokasi replikanya. Produksi Alice in Borderland juga kembali menggunakan set tersebut untuk beberapa adegan pada Season 2.

 

Rainbow Bridge

 

 

Rainbow Bridge, lokasi syuting alice in borderland
Photo: Pierre Blaché via Pexels

Lokasi syuting Alice in Borderland berikutnya ada di Tokyo, yaitu Rainbow Bridge yang menjadi ikon Odaiba. Jembatan ini menjadi salah satu bagian penting dari lanskap Tokyo. Dengan keindahan lampu warna-warni yang menghiasi jembatan saat malam hari, kamu pasti akan menyukai panorama di sekitarnya.

 

Karena keindahannya, tempat ini juga kerap menjadi tempat anak muda di Jepang berkencan, lho. Jika berkunjung ke sini, kamu bisa menikmati pemandangan kawasan Odaiba dari area sekitarnya.

Dalam serial Alice in Borderland, Arisu dan Usagi terlihat menghabiskan waktu bersama di dekat jembatan terkenal ini. Sungguh romantis!

 

Rainbow Bridge juga menawarkan pemandangan Tokyo yang berbeda dari kawasan perkotaan lainnya. Dari area Odaiba, kamu dapat melihat jembatan, kawasan tepi laut, dan gedung-gedung Tokyo dalam satu lanskap.

 

Kalau ingin menikmati suasananya, kamu bisa datang menjelang sore. Waktu tersebut memungkinkan kamu melihat kawasan Odaiba dalam suasana terang sekaligus menikmati iluminasi jembatan setelah matahari terbenam.

 

Sakuya Konohana Kan

 

Tidak hanya di ibu kota, mari kita bergeser sedikit ke arah barat, tepatnya di Sakuya Konohana Kan, Osaka. Sakuya Konohana Kan merupakan kebun botani yang berada di kawasan Tsurumi Ryokuchi. Tempat ini menampilkan ribuan tanaman dari berbagai wilayah dunia.

 

Rumah kaca ini terbuka untuk umum, sehingga kamu bisa berkunjung ketika berwisata ke Osaka. Saat ini, informasi resmi Osaka menyebutkan bahwa fasilitas tersebut menampilkan sekitar 5.500 spesies dan 15.000 tanaman.

 

Dalam serial Alice in Borderland, lokasi ini muncul saat Arisu bermain permainan Seven of Hearts, salah satu permainan paling emosional dalam serial ini. Tim produksi juga mencatat Sakuya Konohana Kan sebagai lokasi permainan tersebut.

 

Koleksi tanamannya berasal dari berbagai lingkungan dengan karakter iklim yang berbeda. Kondisi tersebut membuat pengalaman menjelajah di dalamnya terasa seperti berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain.

 

Bagi kamu yang menyukai wisata bertema alam, tempat ini bisa menjadi pilihan saat menyusun itinerary Osaka. Kamu juga bisa menggabungkannya dengan kunjungan ke Tsurumi Ryokuchi karena keduanya berada dalam kawasan yang sama.

 

Former Foreign Settlement of Kobe

 

Kalau ingin melanjutkan perjalanan ke lokasi syuting yang masih bisa kamu kunjungi, arahkan langkah ke Kobe, Prefektur Hyogo. Salah satu kawasan yang digunakan dalam Alice in Borderland adalah Former Foreign Settlement of Kobe.

 

Kawasan ini muncul ketika Arisu dan Usagi kembali bertemu dan berjalan bersama pada malam hari. Tim produksi mengambil gambar di area tersebut dengan menutup kawasan untuk kebutuhan syuting.

 

Di dunia nyata, Former Foreign Settlement bukan kawasan kosong seperti dalam Borderland.

Area ini justru menjadi salah satu kawasan wisata Kobe dengan suasana retro-modern. Bangunan bergaya Eropa, jalan yang tertata, toko, dan kafe membuat kawasan ini cocok untuk berjalan santai. VISIT KOBE juga memasukkannya dalam itinerary wisata bersama Chinatown dan Kobe Harbor.

 

Jadi, kamu tidak hanya datang untuk mencari sudut yang muncul dalam serial. Kamu juga bisa melanjutkan perjalanan dengan menikmati kawasan Sannomiya dan Motomachi yang berada di sekitarnya. 

 

Kalau kamu ingin mengikuti jejak Arisu dan Usagi, lokasi ini bisa menjadi salah satu pemberhentian menarik saat menjelajahi Kobe.

 

Nanki Shirahama Resort Hotel

 

Nanki Shirahama Resort, lokasi syuting alice in borderland.jpg
Photo: KJ Brix via Pexels

 

Masih di Wakayama, Nanki Shirahama Resort Hotel menjadi lokasi syuting Alice in Borderland untuk area aula Beach. Dari bagian luarnya saja, kamu sudah bisa merasakan kemewahan hotel dengan nuansa kastil ini.

 

Karpet merah dan balkon yang mengelilingi bagian tengah lobi akan mengingatkanmu pada adegan berkumpulnya para warga Beach ketika permainan Ten of Hearts diumumkan.

 

Jika ingin melihat lokasi ini secara langsung, kamu bisa menuju Kamitonda-cho di Distrik Nishimuro, Wakayama. Hotel ini masih tercatat sebagai akomodasi yang beroperasi dan menerima tamu.

 

Suasana hotel di dunia nyata tentu berbeda dari gambaran Beach dalam serial. Di luar kebutuhan syuting, properti ini berfungsi sebagai resor dengan fasilitas untuk menginap dan bersantai.

 

Kamu juga bisa menjadikan kunjungan ke hotel ini sebagai bagian dari perjalanan menjelajahi kawasan Nanki Shirahama. Setelah melihat lokasi yang familiar dari serial, kamu dapat melanjutkan perjalanan menuju berbagai destinasi wisata di sekitar Shirahama.

 

Nara Juvenile Prison

 

Untuk kamu yang sudah menonton season 2, pasti kenal dengan tempat ini. Tempat yang menjadi lokasi berlangsungnya permainan Jack of Hearts ini awalnya memang penjara sungguhan. Bangunan tersebut beroperasi dari 1908 hingga 2017. Seiring berjalannya waktu, pemerintah Jepang menetapkan bangunan ini sebagai aset bersejarah.

 

Kini, bekas Nara Prison memiliki wajah baru sebagai HOSHINOYA Nara Prison. Properti ini resmi dibuka pada 25 Juni 2026 sebagai akomodasi yang memanfaatkan bangunan penjara bersejarah.

 

HOSHINOYA Nara Prison memiliki 48 kamar yang menempati kompleks bangunan bersejarah tersebut. Desainnya tetap mempertahankan karakter arsitektur era Meiji sehingga jejak fungsi lamanya masih terasa dalam pengalaman menginap.

 

Pengunjung juga tidak harus menginap untuk mengenal sejarah kawasan ini. Nara Prison Museum menjadi bagian dari kompleks dan menghadirkan informasi mengenai sejarah penjara serta bangunannya.

 

Perubahan tersebut membuat bekas Nara Prison kini menawarkan pengalaman yang berbeda. Kamu bisa mengenali bangunan yang muncul dalam Alice in Borderland sekaligus melihat warisan arsitekturnya mendapatkan fungsi baru.

 

Shibuya Sky

 

Shibuya Sky, lokasi syuting alice in borderland.jpg
Photo: Mohammad Hedayet Sarker via Pexels

 

Lokasi syuting Alice in Borderland terakhir ini menjadi lokasi permainan terakhir dalam rangkaian permainan di Borderland yang harus Arisu selesaikan. Tidak seperti Arisu di Borderland yang bisa bebas masuk ke gedung ini, kamu harus membeli tiket untuk memasuki SHIBUYA SKY.

 

Tempat serba kaca ini berada di atas Shibuya Scramble Square. Area observasi menawarkan pemandangan Tokyo dari ketinggian sekitar 229 meter. Kamu bisa melihat pemandangan kota Tokyo dari titik tinggi Shibuya ini. Bahkan ketika cuaca cerah, kamu bisa melihat Gunung Fuji dari kejauhan.

 

Saat ini, harga tiket dewasa melalui pembelian di web mulai dari 2.700 yen untuk kunjungan sebelum pukul 15.00. Tiket untuk kunjungan mulai pukul 15.00 memiliki harga mulai dari 3.400 yen. Harga tersebut berlaku berdasarkan jadwal yang tercantum pada sistem tiket resmi SHIBUYA SKY. 

 

Pengunjung juga perlu memilih waktu masuk ketika membeli tiket. Sistem tersebut membantu mengatur jumlah pengunjung yang masuk ke area observasi pada waktu tertentu. SHIBUYA SKY saat ini membuka kunjungan hingga malam dengan waktu masuk terakhir pukul 21.20.

 

Bagi penggemar serial, daya tariknya bukan hanya panorama Tokyo. Rumah produksi ROBOT mencatat SHIBUYA SKY sebagai salah satu lokasi permainan ♥Q Mira pada Season 2. Adegan tersebut muncul dalam episode ketujuh dan kedelapan.

 

Jadi, kamu bisa menikmati pemandangan Tokyo sekaligus mengenali area yang muncul dalam perjalanan Arisu di Borderland.

 

Baca Juga:

 

 

Liburan Terinspirasi dari Lokasi Syuting Alice in Borderland

 

Kalau kamu ingin membuat perjalanan bertema Alice in Borderland, jangan hanya mengejar satu lokasi. Beberapa lokasi berada di kota-kota berbeda, mulai dari Tokyo, Osaka, Wakayama, hingga Nara. Karena itu, kamu perlu menyusun rute berdasarkan kota tujuan. Cara ini membuat perjalanan lebih efisien dan mengurangi waktu perjalanan antarwilayah.

 

Kamu juga tidak perlu memaksakan semua lokasi dalam satu perjalanan. Pilih lokasi yang paling sesuai dengan itinerary dan durasi liburanmu. Setelah seharian menjelajah, kamu tentu membutuhkan tempat beristirahat yang nyaman. Untuk perjalanan ke Jepang, pilihan akomodasi bisa kamu sesuaikan dengan gaya liburan.

 

Jika ingin menginap praktis di area perkotaan, Bobopod bisa menjadi pilihan. Sementara itu, Bobocabin cocok untuk pengalaman menginap dengan suasana alam. Untuk perjalanan yang membutuhkan ruang kreatif sekaligus akomodasi, kamu juga bisa mempertimbangkan CRiB.

 

Healing di Tengah Alam dengan Sensasi Modern? Yuk, Menginap di Bobocabin!

 

Bobocabin Kintamani
Photo: Internal Asset Bobobox

 

Ingin liburan di tengah alam dengan aman dan nyaman?

 

Berbekal konsep futuristik yang mengusung teknologi Internet of Things, Bobocabin siap menemani kamu menikmati keasrian alam dengan cita rasa modern. Kabin-kabin yang tersedia sudah lengkap dengan fasilitas khas Bobocabin, seperti Smart Window dan B-Pad.

 

Kamu bisa mengatur pencahayaan dan kegelapan kaca sesuka hati agar mendapatkan privasi dan kenyamanan maksimal. Nikmati juga pemandangan indah dan sensasi sejuk perbukitan saat kamu keluar dari cabin di pagi hari.

 

Bobocabin juga menyediakan Wi-Fi untuk kamu yang hobi live update di media sosial. Kapan lagi bisa menikmati alam dan mengabadikan momen campfire dan barbecue dengan internet kencang?

 

Jangan lupa download aplikasi Bobobox dan pilih akomodasi sesuai dengan kebutuhan perjalananmu!

 

Featured Photo: Mohammad Hedayet Sarker via Pexels