Pernah kepikiran liburan ke Labuan Bajo tapi langsung mengurungkan niat karena mengira biayanya mahal? Faktanya, backpacker-an ke Labuan Bajo sekarang jauh lebih mudah dilakukan dibanding beberapa tahun lalu. Pilihan penerbangan semakin banyak, penginapan ramah kantong terus bertambah, dan paket open trip membuat biaya menjelajahi Pulau Komodo jadi lebih terjangkau.
Kalau kamu pintar menyusun itinerary, wisata Labuan Bajo tetap bisa memberikan pengalaman yang luar biasa tanpa harus menguras tabungan. Mulai dari melihat komodo di habitat aslinya, menikmati laut sebening kristal, hingga berburu sunset di atas bukit, semuanya bisa dinikmati dengan bujet yang masih masuk akal.
Berikut panduan lengkap backpacker ke Labuan Bajo yang sudah diperbarui sesuai estimasi biaya terbaru tahun 2026.
Pilihan Transportasi Menuju Labuan Bajo

Sebelum menyusun itinerary, hal pertama yang perlu kamu tentukan adalah moda transportasi. Pilihannya cukup beragam, tergantung waktu dan bujet yang kamu miliki.
Via Darat
Kalau ingin pengalaman yang lebih menantang sekaligus menekan biaya, kamu bisa memilih jalur darat yang dikombinasikan dengan perjalanan laut.
Biasanya rute dimulai menggunakan kereta atau bus menuju Surabaya, kemudian melanjutkan perjalanan ke Bima sebelum menyeberang menggunakan kapal feri menuju Labuan Bajo. Total perjalanan bisa memakan waktu sekitar dua hingga tiga hari dengan estimasi biaya sekitar Rp500.000–Rp1.000.000 pulang pergi.
Meski cukup hemat, jalur ini lebih cocok buat kamu yang memang menikmati perjalanan panjang dan tidak terburu-buru.
Via Udara
Bagi sebagian besar wisatawan, pesawat tetap menjadi pilihan paling praktis. Untuk backpacker ke Labuan Bajo dari Jakarta, kini tersedia penerbangan langsung dari beberapa maskapai dengan waktu tempuh sekitar 2,5 jam. Harga tiket pulang pergi umumnya berada di kisaran Rp1.500.000–Rp3.000.000, meski saat promo sering kali bisa didapat di bawah Rp2 juta.
Kalau kamu berangkat sebagai backpacker ke Labuan Bajo dari Surabaya, tersedia penerbangan langsung maupun transit dengan kisaran harga Rp1.200.000–Rp2.500.000.
Sementara itu, backpacker ke Labuan Bajo dari Bali menjadi pilihan paling ekonomis. Durasi penerbangannya hanya sekitar satu jam dengan harga tiket pulang-pergi mulai Rp800.000–Rp1.800.000.
Setibanya di Bandara Internasional Komodo, perjalanan menuju pusat kota hanya memerlukan waktu sekitar 15–20 menit menggunakan taksi atau ojek online dengan tarif sekitar Rp50.000–Rp100.000.
Pilihan Akomodasi Penginapan
Kabar baiknya, wisata Labuan Bajo ala backpacker tidak lagi identik dengan penginapan seadanya. Kini tersedia banyak pilihan hostel hingga guest house yang nyaman dengan harga bersahabat.
Kalau ingin menghemat pengeluaran, kamu bisa memilih kamar dormitory dengan tarif sekitar Rp100.000–Rp250.000 per malam. Selain murah, hostel juga menjadi tempat yang cocok untuk bertemu sesama backpacker dari berbagai negara.
Kalau ingin sedikit lebih privat, tersedia banyak guest house sederhana dengan harga mulai Rp200.000–Rp400.000 per malam.
Buat kamu yang membawa teman atau keluarga, hotel mid-range juga cukup terjangkau dengan tarif sekitar Rp400.000–Rp800.000 per malam. Sebaiknya pilih penginapan yang berada di sekitar pelabuhan agar lebih mudah saat mengikuti boat tour ke Pulau Komodo.
Pilihan Transportasi saat di Labuan Bajo
Setelah tiba di kota, transportasi yang paling sering digunakan wisatawan adalah paket open trip menggunakan speedboat.
Biaya paket sehari penuh biasanya berkisar antara Rp350.000 hingga Rp1.000.000 per orang, tergantung fasilitas dan jumlah peserta. Paket ini umumnya sudah mencakup kunjungan ke beberapa pulau populer sekaligus sehingga jauh lebih hemat dibanding menyewa kapal pribadi.
Untuk berkeliling kota, kamu bisa menggunakan ojek atau transportasi online dengan tarif sekitar Rp20.000–Rp50.000.
Kalau ingin lebih bebas mengatur waktu, menyewa motor juga menjadi pilihan menarik dengan harga mulai Rp100.000 per hari. Sedangkan sewa mobil biasanya berada di kisaran Rp250.000–Rp300.000 per hari.
Pilihan Destinasi Wisata

Rasanya belum lengkap kalau backpacker ke Labuan Bajo tanpa ikut menjelajahi pulau-pulau ikonik di sekitarnya.
Pulau Komodo dan Pulau Rinca menjadi destinasi utama untuk melihat komodo liar bersama ranger. Selain bertemu satwa purba, kamu juga bisa mengikuti trekking ringan sambil menikmati lanskap savana yang khas.
Pulau Padar hampir selalu masuk dalam itinerary wisata Labuan Bajo. Meski harus mendaki beberapa puluh menit, pemandangan dari puncaknya benar-benar sepadan dengan usaha yang dikeluarkan.
Kalau ingin bermain air, Pink Beach menawarkan pasir berwarna merah muda yang langka serta air laut yang sangat jernih. Aktivitas snorkeling di sini juga menjadi favorit karena terumbu karangnya masih terjaga.
Jangan lewatkan Manta Point jika ingin melihat ikan pari manta berenang di habitat aslinya. Sementara saat sore hari, kamu bisa menikmati sunset dari bukit sekitar pelabuhan tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan. Untuk besaran biayanya kurang lebih sebagai berikut:
- Wae Rebo: biaya kunjungan mulai sekitar Rp250.000/orang, tergantung paket dan kebijakan masyarakat adat.
- Pulau Komodo & Pulau Rinca: biaya masuk mengikuti tarif terbaru Taman Nasional Komodo dan biasanya sudah diinformasikan oleh operator open trip. Beberapa paket sudah termasuk tiket masuk, sementara yang lain masih mengenakan biaya terpisah.
- Gua Rangko: tiket masuk relatif murah, tapi kamu perlu menyewa perahu sekitar Rp300.000–500.000 per kapal pulang-pergi sehingga lebih hemat jika datang bersama rombongan.
- Air Terjun Cunca Wulang: tiket masuk relatif terjangkau, tetapi jika menggunakan jasa pemandu atau mengikuti paket tur, total biaya bisa lebih tinggi.
Pilihan Makanan
Bak sayur tanpa garam, tak lengkap rasanya jika liburan ala backpacker di destinasi wisata tapi tidak mencoba makanan khas yang menjadi andalan dari destinasi wisata tersebut. Selama kamu berada di Labuan Bajo, eksplorasi kuliner bisa menjadi salah satu yang wajib kamu lakukan.
Soal harganya sendiri, ada beberapa rumah makan yang menyajikan makanan-makanan khas NTT dengan harga yang relatif murah. Rumah-rumah makan tersebut bisa menjadi pilihan yang tepat agar liburan ala backpacker-mu masih sesuai dengan bujet. Nah, untuk makanannya, beberapa diantaranya yang bisa kamu cicipi adalah sebagai berikut:
- Nasi Kolo
- Jagung Bose
- Catemak Jagung
- Se’i Daging Sapi Asap
- Sambal Ikan Teri
- Ikan Kuah Asam
- Karmanaci
- Rumpu Rampe.
Kesimpulan dan Perkiraan Total Bujet yang Dikeluarkan
Secara keseluruhan, backpacker ke Labuan Bajo masih sangat memungkinkan dilakukan dengan bujet yang relatif terjangkau.
Untuk perjalanan selama empat hingga lima hari, estimasi biaya bagi backpacker ke Labuan Bajo dari Jakarta berada di kisaran Rp4.000.000–Rp7.000.000 per orang. Angka tersebut sudah mencakup tiket pesawat, penginapan, makan, transportasi lokal, tiket masuk, hingga paket boat tour.
Kalau kamu berangkat sebagai backpacker ke Labuan Bajo dari Bali atau backpacker ke Labuan Bajo dari Surabaya, total pengeluaran tentu bisa lebih hemat karena biaya transportasi awal lebih rendah.
Supaya perjalanan makin efisien, salah satu tips backpacker ke Labuan Bajo yang paling penting adalah memesan tiket pesawat dan open trip jauh-jauh hari. Jangan lupa membawa cash, sunscreen, topi, dan obat antimabuk laut karena tidak semua pulau memiliki fasilitas pembayaran non-tunai.
Eksplorasi Maksimal di Labuan Bajo, Nginap di Bobocabin Aja!

Kalau petualanganmu belum ingin berakhir setelah menjelajahi Labuan Bajo, coba lanjutkan perjalanan ke Sumba dan menginap di Bobocabin Umarato. Kamu bisa menikmati kabin nyaman dengan teknologi canggih seperti Smart Window yang bisa diatur level transparansinya, Mood Lamp, hingga menyetel musik favorit lewat Bluetooth Speaker.
Biar makin asyik, cobain juga berbagai aktivitas seru di sekitar kabin seperti berkuda, moonlight cinema under the stars, Sumbanese massage, ATV umarato jungle ride, Talasi product journey, dan masih banyak lagi.
Baca Juga:
- 9 Desa Wisata Sumba: dari Destinasi Alam hingga Budaya
- Tak Hanya Pulau Komodo, Ini Dia Destinasi Wisata Nusa Tenggara Timur Hits yang Wajib Kamu Kunjungi
- Air Terjun Tesbatan; Satu Lagi Keindahan di Nusa Tenggara Timur
- Mengenal Apa Itu Backpacking dan Tips Menjadi Backpacker
Sebelum gas berangkat, jangan lupa ikutan Personality Test Discover More, Discover You dulu biar tahu tipe traveler asli kamu kayak gimana. Lumayan banget kan, bisa langsung dapet bocoran itinerary yang paling masuk sama vibes kamu biar liburan nggak zonk!
Next step, langsung download aplikasi Bobobox biar ngerencanain trip ke berbagai destinasi hits di Indonesia jadi satset dan antiribet.
Header image by: william kusno Via Unsplash




