8 Kota untuk Pekerja Remote yang Ideal, No 1 Ada di Indonesia!

09 Aug 2026

8 Kota untuk Pekerja Remote yang Ideal, No 1 Ada di Indonesia!

Penulis

Bobobox

Profesi sebagai pekerja remote—yang dapat bekerja di mana saja—makin diminati selama beberapa tahun terakhir. Namun, meskipun sejatinya terbebas dari ikatan tempat dan jam kerja, ada kota yang ideal untuk menekuninya. Mau tahu daftar kota untuk pekerja remote yang paling ideal?

 

Label “ideal” sendiri mengacu pada beberapa pertimbangan. Mulai dari kecepatan konektivitas internetnya—yang pasti menjadi poin utama, penghasilan dan pajak, akomodasi pendukung, dan faktor-faktor lainnya. 

 

Yuk, kulik 7 kota untuk pekerja remote terfavorit sekaligus terbaik dari segala aspek ini!

 

8 Kota untuk Pekerja Remote yang Paling Ideal

 

1. Canggu, Bali

 

Seminyak Beach, Bali, Indonesia
Photo: Ern Gan via Unsplash

 

Kota untuk pekerja remote terfavorit di dunia yang pertama ternyata di Indonesia! Tepatnya di Canggu, Bali, yang telah lama menjadi kiblat utama bagi para digital nomad dari seluruh penjuru dunia. Kawasan ini menawarkan perpaduan sempurna antara gaya hidup santai di tepi pantai dan komunitas pekerja remote yang dinamis.

 

Keunggulan utama Canggu bagi pekerja remote terletak pada ekosistemnya yang sangat mendukung. Puluhan kafe estetik dengan fasilitas Wi-Fi kencang dan coworking space berkelas dunia seperti Tribal, Tropical Nomad, hingga Dojo Bali siap menunjang produktivitasmu sepanjang hari.

 

Selain fasilitas kerja, Canggu juga menawarkan kualitas hidup yang menyenangkan. Setelah seharian menatap layar laptop, kamu bisa bersantai menikmati pemandangan matahari terbenam, berselancar di laut, atau mengikuti sesi yoga di malam hari. Soal biaya hidup, masih sebanding dengan aksesibilitas dan kemudahan membangun koneksi internasional yang ditawarkan!

 

2. Lisbon, Portugal

 

Praça do Comércio, Lisbon, Portugal
Photo: Claudio Schwarz via Unsplash

 

Kota pekerja remote terfavorit berikutnya adalah Lisbon, Portugal. Ibu kota Portugal ini menyajikan perpaduan pesona sejarah yang memikat, cuaca cerah sepanjang tahun, serta infrastruktur teknologi yang sangat maju. Pas banget untuk mendukung karier seorang pekerja remote!

 

Alasan lain Lisbon jadi favorit sebagai kota untuk pekerja remote adalah adanya kemudahan visa. Pemerintah Portugal menawarkan Digital Nomad Visa (D8) yang memungkinkan pekerja asing menetap dan bekerja secara legal dengan proses administratif yang relatif mudah.

 

Di samping itu, Lisbon memiliki komunitas ekspatriat yang sangat solid dan ramah. 

 

Kamu dapat menemukan berbagai acara networkingworkshop, hingga kegiatan sosial harian yang dirancang khusus untuk para pekerja fleksibel dari berbagai belahan dunia.

 

Meskipun harga sewa properti di pusat kota terus merangkak naik, biaya hidup secara umum di Lisbon masih terhitung lebih terjangkau dibandingkan ibu kota negara Eropa lainnya.

 

3. Chiang Mai, Thailand

 

Chiang Mai, Thailand
Photo: Peter Borter via Unsplash

 

Bukan hanya Canggu, Bali, dari Asia Tenggara yang masuk daftar kota untuk pekerja remote. Kota Chiang Mai, Thailand, juga termasuk di dalamnya. Dikelilingi pegunungan yang hijau di utara Thailand, kota ini menyuguhkan suasana yang jauh lebih tenang dan santai dibandingkan dengan hiruk-pikuk Kota Bangkok.

 

Para pekerja remote tentu mencari kota yang mempunyai biaya hidup terjangkau, dan Chiang Mai adalah salah satu jawaranya. Dengan pengeluaran sekitar USD 800–1.200 per bulan, kamu sudah bisa menikmati gaya hidup yang sangat nyaman, termasuk hunian apartemen modern dan makanan lezat.

 

Fasilitas pendukung kerja remote di Chiang Mai juga terbilang sangat matang. Kota ini penuh dengan coworking space legendaris, seperti Punspace dan Yellow, serta ratusan kafe ramah pekerja yang menyediakan koneksi internet cepat secara gratis.

 

Kelebihan lainnya adalah kebudayaan lokal yang kaya serta kuliner street food yang murah dan nikmat. Memang layak masuk daftar kota untuk pekerja remote yang ideal! 

 

Namun, kamu perlu waspada setiap Februari–April, karena kota ini akan mengalami burning season yang membuat kualitas udara menurun secara signifikan.

 

4. Tallinn, Estonia

 

Tallinn, Estonia
Photo: Hongbin via Unsplash

 

Selain Lisbon, Tallin di Estonia juga masuk daftar ideal kota untuk pekerja remote. Kota ini merupakan pilihan tepat jika budget menjadi pertimbangan utama. Pasalnya, ibu kota sekaligus kota terbesar di Estonia ini menawarkan harga yang sangat bersaing untuk akomodasi (tempat tinggal) dan biaya makan harian.

 

Estonia sendiri merupakan pionir digitalisasi global melalui program e-Residency dan Digital Nomad Visa pertama di dunia. Hampir seluruh layanan publik dan administratif di kota ini bisa kamu akses secara daring dengan cepat dan efisien. Kendalanya hanya soal suhu ekstrem saat musim dingin yang membuat imun tubuh turun—terutama bagi pendatang.

 

5. London, Inggris

 

Big Ben, London, United Kingdom
Photo: Marcin Nowak via Unsplash

 

Masih di Benua Eropa, kota untuk pekerja remote selanjutnya adalah London, Inggris. Namun, hanya kalangan digital nomad berpenghasilan tinggi yang mampu menetap di ibu kota Inggris, sekaligus wilayah metropolitan terbesar di Britania Raya ini. Pasalnya, biaya hidup di London sangat tinggi.

 

Biaya sewa apartemen saja mencapai ribuan euro per bulan, belum termasuk biaya makan, transportasi, dan kebutuhan lainnya. Namun, hal itu sebanding dengan beberapa aspek unggul yang London miliki bagi karier pekerja remote. Paling utama tentu akses WiFi gratis yang super kencang di berbagai area publik. 

 

Selain itu, aksesibilitas melalui transportasi umum juga sangat baik. Kamu tidak perlu takut kesulitan bepergian hanya karena tidak memiliki kendaraan pribadi. Ditambah lagi, peluang networking profesional di London merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Kamu jadi lebih mudah dalam mengembangkan karier di dunia profesional!

 

6. Tokyo, Jepang

 

Tokyo, travel agencies in tokyo
Photo: Nick Kwan via Pexels

 

Kota untuk pekerja remote terfavorit di dunia lainnya adalah Tokyo, ibu kota Jepang. Secara garis besar, Tokyo menawarkan aspek yang tak kalah dengan kota lainnya dalam daftar ini. Tokyo menawarkan pengalaman bekerja remote yang sangat unik dengan memadukan teknologi futuristik dan budaya tradisional yang kental. 

 

Kota ini menawarkan paket lengkap dari tingkat keamanan tinggi, kebersihan, dan kenyamanan publik. Bahkan, Jepang kini juga telah meluncurkan visa digital nomad khusus, yang mempermudah profesional asing untuk tinggal dan bekerja dari negara ini. Wah! Bisa lihat Sakura mekar sepuasnya! 

 

Tokyo juga menyediakan ribuan kafe ramah laptop, coworking space berteknologi tinggi, hingga penyewaan ruang kerja privat (booth) di stasiun kereta. Tidak heran jadi kota untuk pekerja remote yang ideal, karena fasilitasnya pun sangat menunjang pekerjaan jarak jauh—dari mana saja dan kapan saja!

 

Keunggulan lain Tokyo adalah keanekaragaman kulinernya dan transportasi umum yang tepat waktu—pastinya juga sangat bersih. Kamu bisa menjelajahi kota dengan mengandalkan kereta bawah tanah saat sedang ingin menyegarkan tubuh maupun pikiran! 

 

Kendala utamanya terletak pada bahasa, karena warga lokalnya jarang menguasai bahasa asing. Jadi, sebelum memutuskan untuk tinggal di Jepang, pastikan kamu menguasai bahasa Jepang dengan baik. Jika tidak, bersiap pusing saat berinteraksi dengan warga lokal, misalnya harus membeli barang di toko kelontong atau minimarket.

 

7. Penang, Malaysia

 

Penang Island, Penang, Malaysia
Photo: Mahmud Ahsan via Unsplash

 

Penang, khususnya kawasan George Town, kini menjelma menjadi salah satu kota untuk pekerja remote favorit, apalagi untuk digital nomad di kawasan Asia Tenggara. Pulau ini menyajikan perpaduan antara kebudayaan warisan dunia UNESCO, pantai indah, dan fasilitas perkotaan yang modern.

 

Pemerintah Malaysia turut mendukung tren ini melalui program DE Rantau Nomad Pass, yang memudahkan pekerja remote asing untuk menetap di Penang. Langkah ini semakin mempertegas komitmen Penang dalam membangun ekosistem digital nomad yang ramah dan inklusif.

 

Biaya hidup di Penang sendiri relatif sangat terjangkau, baik untuk akomodasi apartemen, transportasi, maupun konsumsi harian. Penggunaan bahasa Inggris yang meluas di masyarakat lokal juga menjadi nilai tambah karena memudahkan komunikasi sehari-hari. Soal kuliner, juga juara dalam menyajikan beragam pilihan street food lezat dan murah.

 

Ditambah lagi, koneksi internet gratis juga banyak tersedia, termasuk di ruang publik. Hal ini menjadikan Penang sebagai kota untuk pekerja remote yang stabil dengan suasana kota yang ramah. Sayangnya, dibandingkan kota Asia Tenggara lain yang masuk daftar, fasilitas coworking space-nya lebih terbatas dan berpengaruh pada tingkat networking-nya.

 

8. Dubai, Uni Emirat Arab

 

Dubai - United Arab Emirates
Photo: Kate Trysh via Unsplash

 

Kota untuk pekerja remote terfavorit yang terakhir adalah Dubai, Uni Emirat Arab. Kota ini merupakan salah satu wilayah terpadat di Uni Emirat Arab dan berlokasi di sepanjang pantai selatan Teluk Persia. Lebih dari sekadar “kota pesisir”, Dubai telah bertransformasi menjadi salah satu pos teknologi dan bisnis paling futuristik di dunia.

 

Salah satu aspek yang paling menonjol dari Dubai ini adalah terkait pajak penghasilan. Dibanding ketujuh negara lain, Dubai adalah satu-satunya kota yang membebaskan pekerja remote dari pajak tersebut (0% income tax). Hal ini menjadi daya tarik finansial yang sangat kuat, terutama bagi yang ingin memaksimalkan alokasi tabungan atau investasi mereka. 

 

Selain itu, Dubai juga menyediakan program Virtual Working Visa khusus yang mempermudah pekerja asing untuk tinggal dan bekerja secara legal. Mutu dan kesiapan layanan kesehatan juga sangat tinggi dan modern—bahkan melampaui rata-rata internasional. Terlebih lagi, tingkat kejahatannya juga rendah sehingga membuat Dubai makin aman dan nyaman untuk ditinggali.

 

Baca Juga:

 

 

Yuk, Coba WFB Alias Workation From Bobocabin!

 

Bobocabin Ubud
Photo: Bobobox Internal Asset

 

Itu tadi daftar kota untuk pekerja remote yang paling ideal sekaligus terfavorit. Cukup mengejutkan karena Canggu, Bali, bisa masuk juga ke dalam daftar! 

 

Nah, kalau kamu juga pekerja jarak jauh dan ingin merasakan atmosfer kerja berbeda, bisa banget mencoba suasana baru dengan work while on vacation (workation) from Bobocabin alias WFB!

 

Meskipun belum tersedia di Canggu, kamu bisa menginap di Bobocabin Ubud yang menawarkan pemandangan alam yang tidak kalah cantiknya. Tentu, lengkap dengan fasilitas pendukung untuk mendukung aktivitas pekerjaan remote kamu. Sesuai banget dengan tagline-nya, yaitu High Tech Camping!

 

Ada Wi-Fi super kencang untuk berkomunikasi ataupun bertukar data. Ada Bluetooth Speaker untuk memutar lagu favorit selama bekerja. Tentu, yang tidak ketinggalan adalah jendela pintar (Smart Window) yang bisa diatur transparansinya. Jadi, kamu bisa menyaksikan panorama alam sekitar sewaktu-waktu sambil mengumpulkan ide!

 

Jika tertarik mencoba menginap di kabin yang menyatu dengan alam ini, kamu tinggal download aplikasi Bobobox. Lewat aplikasi ini, kamu bisa pesan cabin, klaim voucher diskon, sampai mengunci pintu tanpa ribet! Asyik banget, kan? Kuyworkcation nyaman di Bobocabin sekarang!

 

Header image by: Vitaly Gariev via Unsplash