Melihat hiasan pada hidangan, biasanya pada kue dan sajian penutup (dessert), berupa bunga warna-warni sangat memanjakan mata. Kamu bisa menemukannya dengan mudah di toko kue modern, kafe kekinian, hingga restoran fine dining. Namun, tahukah kamu bahwa bunga-bunga itu juga bisa dikonsumsi, alias edible flowers?
Tidak hanya sebagai hiasan estetik, “bunga yang bisa dimakan” ini juga berfungsi untuk menambah variasi rasa, aroma, dan tekstur pada hidangan. Tentu, bunga ini aman untuk kamu konsumsi karena tidak mengandung pestisida dan tempat menanamnya pun bebas dari polusi kendaraan.
Penasaran dengan jenis-jenis bunga cantik yang bisa kamu konsumsi ini? Yuk, simak aneka jenis bunga, lengkap dengan penggunaannya pada makanan! Ada jenis mawar, geranium, begonia, dan lainnya!
17 Macam Edible Flower yang Paling Cantik
1. Miniature Roses

Dari namanya saja, jenis edible flower ini tentu saja merupakan salah satu jenis mawar berukuran mini yang bisa menjadi hiasan makanan atau minuman. Rasa dan aromanya sangat berbeda dari bunga mawar jenis lainnya. Miniature roses memiliki sedikit rasa manis dan asam segar dengan aroma lembut dan menenangkan.
Miniature roses biasanya dipakai sebagai hiasan pada cake, taburan salad buah, atau plating hidangan pencuci mulut lainnya. Selain itu, kamu juga bisa mengolah bunga ini menjadi jelly, sirup, atau mentega mawar (rose butter). Opsi lainnya adalah menyajikannya bersama koktail setelah proses pembekuan menjadi es batu.
2. Dianthus (Dianthus barbatus)

Bunga yang satu ini juga merupakan salah satu dari sekian banyak jenis edible flower yang sering ditambahkan ke dalam berbagai hidangan. Rasa bunga satu ini cukup unik, yakni lembut dengan sedikit sentuhan pedas manis—mirip cengkeh atau kayu manis.
Namun, banyak pula jenis Dianthus yang memiliki rasa cenderung tawar atau netral. Maka itu, cocok untuk kamu tambahkan ke dalam makanan yang memiliki cita rasa asin atau gurih. Mulai dari gorengan, olahan seafood, dan juga sup. Selain itu, warna-warni kelopaknya yang kontras bisa mempercantik dessert, es krim, dan salad.
3. Geranium (Geranium pelargonium)

Salah satu jenis bunga yang bisa kamu makan selanjutnya adalah geranium. Bunga yang memiliki warna merah muda, merah, atau peach ini ternyata memiliki cita rasa yang cukup unik. Rasanya merupakan perpaduan lembut antara rasa mawar, pala, serai, serta lemon yang menyegarkan.
Penggunaan bunga ini umumnya pada olahan makanan manis seperti es krim, sorbet, panna cotta, dan berbagai dessert berbasis susu lainnya. Sifat aromatiknya yang kuat juga membuat geranium sering menjadi bahan tambahan infused water, campuran teh herbal, atau sirup alami.
4. Borage (Borago officinalis)

Selain geranium, jenis edible flower yang juga memiliki rasa cukup unik adalah borage. Bunga ini memiliki perpaduan cita rasa unik antara mint dan timun yang menyegarkan. Tampilannya juga sangat cantik, yakni berbentuk bintang dengan warna biru keunguan atau merah muda menawan.
Nama lainnya adalah starflower dan kaya akan asam lemak esensial. Ini alasan utama borage biasanya menjadi pelengkap sajian hidangan-hidangan gurih. Kamu bisa menemukannya di olahan seafood seperti ikan panggang dan oyster. Selain itu, kamu juga bisa membekukannya menjadi es batu untuk menghiasi minuman musim panas atau sup dingin (gazpacho).
5. Nasturtium (Tropaeolum majus)

Bunga yang aman kamu konsumsi selanjutnya adalah nasturtium yang memiliki rasa agak pedas manis, mirip merica sekaligus lobak. Bunga berbentuk bulat menyerupai kelopak terompet ini memiliki warna-warna cerah, seperti kuning, oranye, dan merah. Paling mudah menemukannya sebagai hiasan di berbagai hidangan pasta dan steak.
Selain itu, bunga ini biasa diolah menjadi nasturtium-infused oil, hasil kombinasi dengan minyak zaitun—menghasilkan aroma pedas aromatik. Tak hanya bunganya, daun nasturtium juga bisa kamu makan, lho! Selain rasanya sama, juga kaya akan vitamin C. Banyak chef bahkan membuat pesto hijau dengan bahan dasar daun ini.
6. Butterfly Blue Pea (Clitoria Ternatea)

Jenis edible flower ini lebih terkenal di Indonesia sebagai bunga telang. Bunganya berwarna biru cerah alami dan kaya akan kandungan antioksidan antosianin. Meskipun warnanya cepat luntur saat tersiram air, bunga ini sangat baik untuk kesehatan, terutama untuk menjaga daya tahan tubuh.
Rasa dari bunga yang sering menjadi pewarna alami untuk makanan dan minuman ini cenderung tawar. Ini membuatnya mudah untuk kamu tambahkan ke dalam hidangan dengan cita rasa apa pun, baik asin maupun manis—tanpa mengubah rasa aslinya.
Biasanya, produsen mengeringkan bunga telang untuk kebutuhan pemasaran jangka panjang. Versi kering ini bisa kamu tambahkan pada teh herbal atau pada campuran nasi gurih seperti nasi uduk dan nasi lemak warna biru.
7. Impatiens (Impatiens Walleriana)

Ciri fisik khas dari bunga ini adalah garis putih di tengah kelopaknya, dan bunga ini populer dengan nama pacar air. Kelopaknya memiliki tekstur lembut yang sedikit beraroma dengan rasa sedikit manis. Cocok menjadi pelengkap sajian bercita rasa manis, seperti dessert, salad buah, minuman dingin, manisan, dan permen.
Namun, jika ingin menambahkannya sebagai hiasan pada hidangan, pastikan untuk meletakkannya dengan hati-hati. Tambahkan tepat sesaat sebelum sajian dihidangkan, karena bunga ini cepat layu. Pantas mendapatkan nama impatiens atau “tidak sabaran”.
8. Begonia (Begonia cucullata)

Jenis edible flower ini memiliki rasa yang cukup unik, yaitu asam segar dengan tekstur renyah—mirip apel hijau dan jeruk lemon. Tak heran jika bunga ini mendapat julukan sebagai apple blossom flower. Namun, konsumsi buah ini tidak boleh berlebihan.
Sebab, kandungan asam oksalat dalam bunga ini dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan seperti rasa nyeri dan memicu batu ginjal. Namun, jika kamu memakannya dalam batas wajar, bunga ini cukup menjadi sumber vitamin C alami yang baik.
9. Torenia (Torenia fournieri)

Warnanya yang cerah dan cukup beragam—dari kombinasi ungu, biru, kuning, hingga putih—menjadi salah satu daya tarik utama bunga ini. Bunga dengan nama lain wishbone flower ini memiliki kelopak yang tergolong tahan lama dan tidak mudah layu. Maka itu jadi salah satu hiasan favorit pada aneka hidangan.
Selain itu, bunga ini juga kerap menjadi campuran langsung dalam berbagai makanan. Sebab, rasanya cenderung netral sehingga fleksibel untuk tambahan makanan gurih maupun manis. Namun, yang paling umum adalah campuran pada sushi roll, panna cotta, dan canapé.
10. Gomphrena (Gomphrena globosa)

Bunga aman untuk dikonsumsi ini mudah sekali ditemukan di Indonesia. Nama lainnya adalah bunga kenop atau bunga kancing. Selain rasanya yang manis dan memiliki aroma segar, bunga ini juga kaya akan kandungan vitamin C, E, dan senyawa fitokimia.
Itulah sebabnya, bunga gomphrena ini kerap dikeringkan untuk proses pengolahan menjadi teh kecantikan herbal dengan banyak khasiat. Mulai dari melawan radikal bebas, mencegah penuaan dini, hingga membuat kulit kusam kembali segar alami. Selain teh, kamu juga bisa menjadikannya campuran langsung dengan jelly atau puding.
Tekstur bunga ini sendiri cenderung agak keras dan renyah. Jadi, ketika kamu memasaknya, bunga kancing ini tidak akan mudah hancur. Jika ingin lebih praktis, kamu bisa membekukannya, lalu menjadikannya sebagai es batu pelengkap sajian minuman.
11. Snapdragon (Antirrhinum majus)

Ini bukan nama prosesor, melainkan jenis bunga berikutnya yang aman kamu konsumsi. Namun, jika sifatnya berbeda dengan bunga lainnya, lebih cocok untuk makanan penutup yang manis. Bunga snapdragon ini justru biasa menjadi kombinasi dalam sajian cheese platter, hidangan olahan daging, atau canapé gurih.
Bentuk bunganya yang unik dan bertumpuk memberikan dimensi tekstur dan volume yang menawan untuk plating. Fakta lainnya, rasa dan aroma yang menguar dari bunga ini bisa berbeda, tergantung pada media tanam atau kondisi pH tanah tempat bunga ini tumbuh. Rasanya sendiri bisa manis, pahit, dengan aroma herbal hingga kesegaran buah.
12. Pansy (Viola × wittrockiana)

Bunga pansy merupakan salah satu jenis edible flower terpopuler di kalangan koki dan pastry chef profesional. Sebab, bentuknya rata dengan variasi warna beragam—dengan motif unik menyerupai wajah. Rasanya mirip selada, tapi sedikit lebih manis dan lembut. Cocok berpadu dengan makanan gurih maupun manis.
Biasanya, bunga ini paling sering menjadi hiasan wedding cake, taburan canapé, dan campuran salad sayur. Kamu juga bisa melapisinya dengan putih telur dan gula (candied pansy) untuk dekorasi kue kering yang mewah.
13. Egyptian Star Flowers (Pentas Lanceolata)

Jenis bunga yang bisa kamu makan ini tidak kalah unik dari yang lainnya. Bunga ini memiliki bentuk bintang kecil dalam gugusan rapat dengan variasi warna yang beragam. Ada merah, merah muda, lavender, hingga putih yang sangat elegan.
Rasa serta aroma bunga ini lembut dan sedikit grassy, mirip dengan rumput segar dengan sedikit aroma tanah. Menambahkannya ke dalam berbagai jenis makanan modern akan menciptakan kombinasi yang menarik. Belum lagi tekstur renyah yang menciptakan sensasi unik saat berpadu dengan hidangan laut dan tartlet atau cocktail buah.
14. Rose Petal (Rosa spp.)

Rose petal atau kelopak bunga mawar juga termasuk jenis edible flower yang populer, bahkan paling lama dalam sejarah pengolahannya untuk makanan dan minuman. Bagian kelopaknya memiliki aroma wangi khas dengan cita rasa manis asam herbal. Biasanya diolah menjadi sirup, selai, permen, jelly, panna cotta, atau bahkan sekadar menjadi garnish untuk makanan.
Namun, penambahan rose petal dalam hidangan makanan dan minuman memerlukan sedikit perhatian khusus. Kamu wajib memotong bagian pangkal kelopak yang berwarna putih. Sebab bagian tersebut menciptakan rasa pahit yang jelas merusak rasa asli menu yang akan kamu sajikan.
15. Bunga Melati (Jasmine)

Sebenarnya, soal bunga melati aman untuk dikonsumsi sudah lama terdengar, meskipun masih banyak yang ragu. Padahal, bunga dengan aroma wangi yang khas dan kuat ini memang termasuk edible flower dan kaya akan manfaat. Jadi, rugi sekali jika hanya memakainya sebagai hiasan acara pernikahan atau campuran minyak wangi.
Bunga melati bisa menjadi media detoksifikasi alami, meredakan stres, dan membantu proses metabolisme tubuh. Cara mudah mengonsumsinya adalah dengan mengeringkannya lalu menjadikannya campuran minuman teh hijau atau hitam. Aroma harum yang menenangkan dengan rasa sedikit manis akan membuat tubuh dan pikiran rileks.
16. Dahlia Pompone (Dahlia Pompon)

Bunga yang aman kamu makan berikutnya ini memiliki cita rasa bervariasi, kadang mirip dengan water chestnut, apel, dan wortel. Bentuknya bulat sempurna dengan susunan kelopak yang rapi. Penggunaannya dalam industri kuliner cukup luas, dari hiasan kue pengantin, puding bening, hingga berbagai masakan modern.
Tampilannya yang cantik juga sangat cocok untuk kamu bekukan menjadi es batu lalu menambahkannya ke dalam cangkir mocktail atau punch buah. Bisa juga untuk pelengkap hiasan appetizer dan dessert. Memang paket lengkap banget bunga yang satu ini!
17. French Marigold (Tagetes Patula)

Edible flower terakhir ini memiliki keunikan yang berbeda dari jenis lainnya, yakni aroma dan rasanya yang mirip dengan saffron. Meskipun tidak semerah dan secerah saffron, bunga ini kerap menjadi alternatif ekonomis untuk rasa dan aroma pada makanan yang membutuhkan saffron.
French marigold umumnya digunakan sebagai tambahan untuk makanan yang bercita rasa asin atau gurih. Misalnya, sup kentang, olahan nasi rempah, atau salad. Selain bunganya, bagian kuncup dan daunnya juga bisa kamu olah menjadi bumbu masakan atau bahan racikan minyak aromatik.
Baca Juga:
- 10 Kuliner Khas Singkawang yang Autentik, Wajib Coba!
- 20 Oleh-Oleh Khas Bogor Legendaris yang Wajib Dibeli
- Wajib Coba! Ini 10 Makanan Khas Indonesia Paling Unik
- 20 Oleh-Oleh Khas Jepang yang Wajib Dibeli, Unik dan Berkesan!
Waktunya Staycation Happy di Bobopod!

Menyalurkan hobi di bidang kuliner, termasuk berburu hidangan dengan tambahan bunga yang bisa dimakan, merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan. Cocok untuk mengurangi stres—apalagi buat kamu yang memiliki rutinitas kerja padat. Namun, kamu masih bisa menyempurnakannya dengan aktivitas lain.
Cobain staycation di Bobopod yang pasti bikin badan dan pikiranmu makin rileks. Hotel kapsul modern dan unik ini akan memberikan pengalaman baru lewat pod yang unik dan futuristik—bikin nyaman sekaligus betah. Terlebih lagi, ketersediaan fasilitas yang mendukung banget untukmu jadi “manusia rebahan”.
Ada WiFi kencang yang siap menemani maraton drama, streaming musik, atau berselancar di media sosial sepuas hati. Ada Mood Lamp yang warnanya bisa kamu sesuaikan sesuka hati, untuk membaca, tidur, atau bahkan menggalau. Mau karaoke mandiri, bisa pakai built-in Bluetooth speaker dengan kualitas suara ciamik.
Siap staycation? Jangan lupa download aplikasi Bobobox untuk dapatkan pod dengan harga terbaik!
Featured Photo: RDNE Stock project via Pexels




