Jajanan SD nostalgia memang punya cara tersendiri untuk membawamu kembali ke masa kecil. Cukup melihat bentuknya, mencium aromanya, atau membayangkan rasanya, kamu sudah bisa langsung teringat momen ketika uang saku masih cukup untuk membeli beberapa camilan sekaligus.
Dulu, kamu mungkin tidak terlalu memikirkan nama, merek, atau bahan yang penjual gunakan. Yang penting, jajanan tersebut enak, mudah kamu temukan, dan bisa kamu nikmati bersama teman-teman saat jam istirahat sekolah.
Ada yang rela mengantre di depan kantin, ada pula yang langsung berlari ke gerobak jajanan begitu bel pulang berbunyi. Mulai dari camilan gurih, makanan manis, hingga minuman warna-warni, setiap jajanan seolah punya cerita dan kenangannya sendiri.
Menariknya, beberapa jajanan SD nostalgia tersebut masih bisa, lho, kamu temukan sampai sekarang—meski mungkin memang sudah mengalami sedikit perubahan. Namun, tentunya itu masih lebih baik daripada hilang sama sekali.
Nah, kalau kamu kangen masa kecil, yuk, kembali kenang 13 jajanan SD nostalgia berikut! Siapa tahu, kan, ada favoritmu?
Mengingat Manisnya Masa Kecil dengan Mengulik Jajanan SD Nostalgia

1. Chiki Balls
Kamu pasti pernah menikmati jajanan SD nostalgia yang satu ini saat menghabiskan waktu senggang. Dulu, kita sering memakannya bersama teman-teman atau sendirian sambil menonton film kartun hari Minggu. Apalagi kalau bukan Chiki Balls? Banyak anak menyukai camilan ini karena memadukan rasa keju yang kuat dengan tekstur yang super renyah.
Menariknya, anak-anak sering memburu jajanan ini bukan hanya karena rasanya yang khas, tetapi juga demi mendapatkan hadiah legendaris di dalamnya, yaitu Tazos. Kita biasanya berlomba-lomba mengoleksi kepingan bundar tipis bergambar karakter kartun tersebut. Bahkan, kita bisa menyusun beberapa Tazos yang memiliki rongga di sisinya untuk membangun berbagai bentuk objek seru sesuai imajinasi.
2. Keripik Lidi
Bentuknya yang pipih menyerupai sapu lidi membuat kita sering menjuluki camilan ini keripik lidi atau mi lidi. Para pembuat jajanan biasanya meracik adonan ini menggunakan campuran tepung terigu, tepung sagu, telur, dan baking powder hingga menghasilkan tekstur yang super renyah.
Saat kita membelinya, abang penjual akan menaburkan bubuk cabai pedas yang selalu sukses membuat kita ketagihan. Namun, kalau kamu tidak suka pedas, kamu bisa minta penjualnya untuk menaburkan bumbu penyedap rasa asin atau gurih saja.
Momen paling ikonik terjadi setelah kamu menghabiskan seluruh isinya; kamu pasti refleks menjilati jari-jari tangan, kan? Entah kenapa, sisa bumbu berlimpah yang menempel di jari selalu memberikan sensasi rasa yang jauh lebih sedap!
3. Telur Gulung
Sepulang sekolah, kamu biasanya akan melihat banyak anak mengerumuni satu gerobak pedagang di depan gerbang. Besar kemungkinan, para siswa tersebut sedang mengantre giliran untuk membeli telur gulung.
Jajanan SD ini memang sangat merajai hati anak-anak pada masanya, bahkan banyak orang dewasa masih terus mencarinya hingga hari ini. Menonton proses pembuatannya saja sudah menjadi hiburan tersendiri; abang penjual akan mengocok adonan telur dan menuangkannya ke dalam genangan minyak panas.
Lalu, dengan gerakan tangan yang sangat lincah, sang penjual menggulung telur yang mengambang itu menggunakan tusuk satai, memindahkannya ke dalam bungkus plastik bening, dan menyiramnya dengan saus sambal encer yang khas.
Kalau Bob, sih, selalu kagum saat melihat penjual jajanan SD ini menggulung telur. Soalnya Bob coba bikin sendiri di rumah nggak pernah berhasil.
4. Cokelat Ayam Jago
Jajanan SD tidak lepas dari makanan manis. Salah satunya adalah cokelat Ayam Jago. Kamu pasti tidak akan lupa bungkus dan bentuk jajanan SD yang satu ini. Bungkusnya berwarna merah dan putih dengan logo ayam jago yang khas. Di dalamnya ada pembungkus berwarna silver yang melapisi cokelat.
Tekstur coklatnya yang mudah dipatahkan membuat jajanan yang satu ini cocok untuk dimakan bersama, tapi kalau Bob, sih, dimakan sendiri, soalnya rasa cokelat susunya manis dan bikin nagih.
5. Tini Wini Biti
Tini Wini Biti adalah salah satu jajanan SD nostalgia favorit banyak anak. Bentuknya yang lucu membuat biskuit ini unik. Di satu bungkus Tini Wini Biti, ada biskuit dengan bentuk ikan, gajah, dan kupu-kupu. Selain itu, rasanya juga beragam. Mulai dari rasa keju, pizza, asin, cokelat, hingga stroberi. Lagu iklannya juga catchy, lho! Kamu masih ingat?
Tini Wini Biti, imut lucu bentuknya…
Tini Wini Biti, warna-warni bungkusnya…
Tini Wini Biti, imut enak bergizi…
6. Ciki Kenji
Sebelum Taro populer dengan bentuk jaring-jaringnya, Kenji sudah terlebih dahulu membuat makanan ringan dengan bentuk tersebut. Jajanan SD nostalgia yang satu ini memiliki rasa yang terbilang unik.
Jika makanan ringan lainnya memiliki rasa keju dan rasa populer tertentu, Kenji memiliki rasa dengan kearifan lokal. Salah satunya adalah rasa dendeng. Selain itu, Kenji juga banyak diburu karena hadiahnya. Kamu bisa mendapatkan mainan berupa tentara kecil atau jika kamu beruntung, kamu akan mendapatkan uang di dalamnya.
7. Nyam Nyam
Jajanan SD nostalgia berikutnya memiliki bentuk yang cukup unik, disajikan di cup seperti minuman ringan. Namun, di dalamnya kamu justru akan menemukan biskuit dan juga saus dalam berbagai rasa seperti cokelat atau stroberi.
Selain itu, ada juga biskuit Nyam Nyam yang dilengkapi meses. Jadi, cara makannya adalah memasukkan biskuit ke dalam saus, lalu kemudian menempelkan biskuitnya dengan meses. Wah, kalau diingat-ingat, udah lama banget Bob nggak makan jajanan SD yang satu ini.
8. Keripik Singkong Chuba
Di tengah maraknya makanan ringan yang berbahan dasar kentang, jajanan SD nostalgia satu ini memiliki tempat tersendiri di hati penggemarnya. Yup, keripik singkong Chuba. Keripik Chuba memiliki dua rasa, yaitu singkong balado dan singkong keju.
Biasanya, sih, kalau yang singkong keju lebih sering cepat habis di kantin. Soalnya rasa gurih dan asinnya otentik, khas keripik Chuba. Meskipun teksturnya lebih keras jika dibandingkan dengan keripik lain, Chuba tetap menjadi salah satu jajanan SD favorit Bob.
9. Es Mambo
Setelah lelah berkeringat sehabis main bola saat jam istirahat, kamu pasti setuju bahwa tidak ada yang bisa mengalahkan segarnya satu buah es mambo. Para pembuatnya membungkus jajanan khas ini dalam plastik kecil panjang yang mereka ikat erat pada bagian ujungnya.
Sangat sederhana, bukan? Meski tampilannya sederhana, es mambo selalu menawarkan berbagai macam pilihan yang memanjakan lidah. Dulu, kita bisa memilih rasa buah-buahan, kacang hijau, cokelat, vanila, hingga ketan hitam.
Sekarang, banyak orang mulai mengkreasikan jajanan ini agar sesuai dengan perkembangan zaman, lho! Kamu bisa mencicipi berbagai varian kekinian, mulai dari rasa yogurt hingga Milo, sesuai dengan seleramu.
10. Kue Cubit
Kue yang sempat populer beberapa tahun belakangan ini ternyata juga pernah populer di zaman SD anak tahun 90-an, lho! Teksturnya lembut dengan rasa yang manis dan banyak dijual di depan gerbang sekolah.
Ada yang ditaburi meses, ada juga yang rasa original. Bisa matang, bisa juga setengah matang. Selain itu, ada juga yang versi jaring laba-laba. Lantaran bentuknya yang tipis, kue jaring laba-laba ini memiliki tekstur yang sedikit renyah sehingga enak untuk dicemil.
11. Permen Cokelat Kacamata
Membahas jajanan SD satu ini memang seperti membuka mesin waktu ke masa kecil yang penuh keseruan. Kemasannya yang unik berbentuk angka delapan mengekspos butiran cokelat berlapis permen warna-warni di baliknya. Sungguh menggoda mata anak SD di kala itu!
Namun, bagian paling menyenangkan dari jajanan ini justru bukan saat mengunyahnya, melainkan ketika bungkusnya anak-anak sulap jadi mainan. Dengan sedikit kreativitas melubangi ujungnya dan mengaitkan karet gelang di sisi kanan dan kiri, kita pun bisa berubah menjadi superhero bertopeng.
12. Es Serut/Es Gosrok
Beralih ke momen yang lebih menyegarkan, es serut (atau es gosrok) adalah pahlawan sejati di tengah teriknya siang bolong. Jauh sebelum tren video ASMR populer, suara gesekan "srok... srok..." dari balok es batu besar di atas alat serut kayu adalah panggilan alam yang otomatis membuat anak SD berkerumun di depan gerbang sekolah.
Es yang sudah hancur itu kemudian dikepal padat, ditusuk dengan lidi bambu, dan disiram sirup aneka warna seperti merah, kuning, dan hijau yang membuatnya tampak secantik pelangi.
Menikmati es ini sehabis pelajaran olahraga atau saat bel pulang berbunyi adalah kenikmatan tiada tara. Meski, anak-anak harus berlomba dengan waktu untuk menghabiskannya sebelum esnya mencair, menetes, dan membuat tangan menjadi sangat lengket.
13. Rambut Nenek (Arum Manis)
Tidak lengkap rasanya, jika membahas jajanan SD nostalgia tanpa menyebut rambut nenek. Jajanan satu ini memang punya nama unik yang dulu bikin anak-anak selalu penasaran. Bentuknya berupa helaian gula halus berwarna merah muda atau putih pucat yang memanjang, yang sekilas memang menyerupai uban orang tua.
Biasanya, abang penjual akan menjepit gulali berserat ini di antara dua lembar kerupuk tipis berwarna pink yang renyah. Sensasi saat menggigitnya benar-benar juara! Ada perpaduan antara kerupuk yang krispi dengan serat gula yang langsung meleleh manis di dalam mulut.
Menyantap rambut nenek juga butuh kehati-hatian ekstra, lho, agar serpihan gula dan remahan kerupuknya tidak berjatuhan mengotori seragam sekolah.
Baca Juga
- Mengulik Kelezatan Cenil, Jajanan Pasar Kenyal nan Bikin Kangen
- Nopia, Oleh-Oleh Banyumas Legendaris
- Rekomendasi Camilan dan Oleh-Oleh Bojonegoro yang Wajib Dibawa Pulang
- 10 Makanan Khas Pontianak Paling Ikonik, Kamu Wajib Coba!
Nostalgia Boleh, Rehat Nyaman di Bobopod Jangan Lupa!

Mengingat kembali jajanan SD memang bisa membuat kita tersenyum sendiri. Pasalnya, rasanya seperti diajak kembali ke masa ketika hal-hal sederhana sudah cukup untuk membuat hari terasa menyenangkan. Namun, kalau nostalgia sudah selesai, sekarang waktunya menciptakan momen nyaman versi kamu sendiri!
Nah, daripada hanya bernostalgia dari rumah, mending kamu sekalian mencari suasana berbeda untuk melepas penat. Di mana? Tentu saja di Bobopod oleh Bobobox yang menawarkan pengalaman menginap di pod modern yang nyaman dan tenang.
Desain Bobopod yang futuristik cocok buat kamu yang ingin merasakan suasana menginap yang berbeda dari biasanya. Terlebih, paduan teknologi di sini bisa turut membuat pengalaman menginap kamu terasa semakin praktis.
Bagaimana tidak? Kamu bisa melakukan reservasi hanya dengan melalui aplikasi Bobobox sekaligus menggunakan QR key untuk mengakses pod. Selain itu, kamu juga bisa mengatur Mood Lamp dan lain-lainnya melalui aplikasi. Keren banget, ‘kan?
Jadi, setelah puas mengenang jajanan favorit masa kecil, yuk, beri diri kamu sendiri waktu untuk rehat sejenak! Download aplikasi Bobobox, pesan pod pilihanmu, dan nikmati suasana nyaman untuk menciptakan kenangan baru!
Header image by: Bayu Syaits via Unsplash




