Kamu sudah punya agenda wisata ke mana saat libur Tahun Baru Imlek nanti? Kalau masih bingung atau daripada bosan di rumah aja, yuk eksplor beberapa destinasi wisata Imlek di Jakarta yg terkenal dengan perayaan Imleknya yg meriah!
Perayaan Tahun Baru Imlek di Jakarta selalu identik dengan suasana yang meriah dan penuh warna. Ibu kota memiliki beberapa lokasi ikonik yang tidak hanya menjadi pusat perayaan, tetapi juga menawarkan pengalaman budaya dan kuliner yang kaya.
Tidak perlu jauh-jauh keluar kota, cukup di dalam kota saja seperti Jakarta pun terdapat aneka wisata Imlek Indonesia yang populer beserta dengan ragam kulinernya. Berikut ini tujuh rekomendasi tempat wisata Imlek di Jakarta dengan suasana meriah selama perayaan tahun baru China.
Baca Juga: Bingung Rayakan Imlek? Saatnya Mampir ke 7 Chinatown di Indonesia yang Paling Terkenal
Rekomendasi Wisata Imlek di Jakarta
1. Pasar Petak Sembilan

Photo: Iqro Rinaldi via Unsplash
Pasar Petak Sembilan adalah jantung dari kawasan Glodok yang dikenal sebagai Pecinan (Chinatown) tertua di Jakarta. Suasana Imlek di tempat ini terasa sangat kental menjelang dan selama perayaan tahun baru.
Terdapat berbagai hiasan dan ornamen merah, lampion, serta hiruk-pikuk aktivitas pedagang yang menjual pernak-pernik Imlek, dekorasi, pakaian tradisional, hingga makanan khas Tionghoa. Pasar ini juga merupakan tempat yang tepat untuk merasakan denyut nadi kehidupan komunitas Tionghoa Betawi.
Pasar tradisional ini akan makin semarak ketika perayaan Imlek tiba. Kamu akan menemukan dekorasi lampion merah di setiap sudutnya, bunga meihua, hingga kue keranjang yang jadi ciri khas Imlek dan merupakan simbol keberuntungan.
Selain itu, kamu juga bisa mencicipi aneka hidangan khas Tionghoa seperti bakcang, siomay, camilan-camilan lainnya yang menggugah selera. Rasakan atmosfer dan nuansa yang meriah bersama keramahan para pedagangnya.
Berlokasi di sekitar Jalan Kemenangan Raya, Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat, kamu dapat menikmati suasana Imlek dan berkeliling secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya. Meski demikian, siapkan sejumlah uang jika kamu ingin berbelanja dan mencicipi kuliner legendarisnya.
2. Gedung Chandra Naya
Gedung Chandra Naya adalah bangunan bersejarah yang kini menjadi salah satu cagar budaya dan tempat wisata Imlek di Jakarta. Pada era kolonial, gedung ini merupakan rumah keluarga Khouw van Tamboen, termasuk kediaman Majoor Khouw Kim An, salah satu tokoh keturunan Tionghoa paling berpengaruh di Batavia.
Desain arsitekturnya memadukan gaya tradisional Tionghoa dengan ornamen kaya sejarah kolonial. Oleh karena itu, gedung ini menjadi spot menarik untuk kamu yang ingin mengenal sejarah komunitas Tionghoa di Jakarta.
Saat Imlek, gedung ini sering dihias dengan dekorasi khas dan terkadang menjadi lokasi acara budaya. Kamu dapat menikmati suasana sakral yang terlihat dari dekorasi imlek, mulai dari lampion merah hingga altar persembahan yang terpajang di sekitar area gedung. Nikmati juga pertunjukan Barongsai yang biasanya digelar pada puncak perayaan Imlek.
Gedung Chandra Naya merupakan tempat yang tenang untuk menikmati sejarah dan arsitektur kuno di tengah hiruk pikuk kota. Tempat wisata Imlek ini terbuka untuk umum dan tidak dikenakan biaya jika kamu ingin berkeliling dan melihat eksteriornya.
Gedung Chandra Naya terletak di Green Central City, Jl. Gajah Mada, Glodok, Jakarta Barat. Waktu operasional yang tersedia biasanya sekitar pukul 08.00-18.00 WIB.
Baca juga: Update: Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026
3. Vihara Dharma Bakti

Photo: Fahrizal Khoirul via Unsplash
Vihara Dharma Bakti atau populer juga dengan nama Kelenteng Kim Tek Le dan Vihara Petak Sembilan merupakan kelenteng tertua dan terbesar di Jakarta. Vihara ini dibangun pada tahun 1650 yang selanjutnya menjadi pusat kegiatan keagamaan utama ketika Imlek dan Cap Go Meh.
Saat Imlek, vihara ini menjadi tempat berkumpulnya umat untuk sembahyang, berdoa, dan menyaksikan berbagai ritual tradisional. Atmosfernya sangat memukau dengan aroma dupa, lilin merah, dan hiasan khas Imlek yang menghias di setiap sudut.
Berada dekat dengan Pasar Petak Sembilan, Vihara Dharma Bakti berlokasi di Jalan Kemenangan III No.19, Petak Sembilan, Taman Sari, Jakarta Barat. Meskipun tidak dikenakan biaya saat berkunjung, kamu sebaiknya tetap tenang dan menjaga sopan santun selama berada di area ini.
4. Taman Budaya Tionghoa TMII

Photo: tamanmini.com
Bagian dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Taman Budaya Tionghoa (TBT) adalah anjungan khusus yang menampilkan kekayaan seni dan budaya Tionghoa di Indonesia. Area ini didesain dengan gaya arsitektur khas Tiongkok dan memiliki diorama, patung, serta pagoda.
Saat puncak perayaan Imlek, selalu ada acara tematik seperti festival Pecinan, pertunjukan Barongsai, parade budaya, hingga dekorasi lampion yang menarik. Taman Budaya Tionghoa menjadi salah satu tempat wisata Imlek terbaik untuk dikunjungi bersama dengan keluarga di Jakarta.
Untuk dapat mengunjungi Taman Budaya Tionghoa, kamu hanya perlu membayar tiket masuk Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sekitar Rp25.000/orang, serta biaya masuk kendaraan bila kamu membawa kendaraan pribadi. Jam operasional mulai pukul 07.00-20.00 WIB.
5. Old Shanghai
Old Shanghai yang terletak di Sedayu City, Kelapa Gading, menawarkan area kuliner dengan konsep terbuka bertema kota Shanghai jaman dulu. Nuansa Tiongkok kuno yang kental terlihat dari gaya arsitekturnya dengan gerbang masuk nan megah beserta dekorasinya.
Suasana akan semakin meriah saat perayaan Imlek dengan hiasan lampion merah, bunga meihua, hingga aneka ornamen khas lainnya. Tidak hanya dekorasinya yang estetik dengan banyak spot foto menarik, terdapat juga berbagai pilihan kuliner khas seperti bebek Peking, siomay, dimsum, bakmie, dan kue keranjang.
Tidak ketinggalan, berbagai pertunjukan budaya turut diselenggarakan saat Imlek seperti barongsai dan musik tradisional. Nuansa khas Tiongkok yang kental dengan suasana nyaman menjadikan Old Shanghai sebagai tempat wisata Imlek dan alternatif liburan di area timur dan utara Jakarta.
Old Shanghai terbuka untuk umum dengan jam buka sekitar pukul 10.00-22.00 WIB (Senin-Jumat), dan 07.00-23.00 WIB (Sabtu-Minggu). Aneka kuliner yang ditawarkan mulai dari harga Rp25.000 hingga Rp125.000 tergantung menu.
Itulah 7 rekomendasi tempat wisata Imlek di Jakarta yang wajib kamu kunjungi bersama pasangan maupun keluarga. Sebaiknya datang di pagi atau siang hari untuk menghindari keramaian saat puncak perayaan Imlek.
Siapkan juga uang tunai dan non-tunai karena beberapa penjual hanya menerima pembayaran tunai, tetapi banyak juga yang lebih suka QRIS. Selain itu, menggunakan transportasi umum sangat disarankan mengingat ramainya pengunjung khususnya pada puncak Imlek.
6. Kawasan Wisata Kuliner Pecenongan

Photo: Nadin Sh via Pexels
Perayaan Imlek tidak lengkap tanpa wisata kuliner. Kawasan Pecenongan sudah lama dikenal sebagai salah satu pusat kuliner malam legendaris di Jakarta Pusat, terutama untuk hidangan seafood dan masakan khas Tionghoa.
Kawasan kuliner malam ini tak pernah sepi pengunjung, terutama saat perayaan Imlek. Di kawasan ini, kamu dapat mencicipi aneka kuliner khas Cina-Peranakan hingga makanan lokal populer yang sering tersaji pada perayaan Imlek.
Beberapa kuliner legendaris yang bisa kamu coba di tempat wisata Imlek ini seperti bubur, bebek peking, bakmi, kwetiau, hingga jajanan khas dan unik lainnya. Selain itu, suasana malamnya juga sangat meriah dengan banyak pengunjung dan dinamika pedagang kaki lima.
Meskipun bukan lokasi perayaan budaya formal, suasana Imlek akan sangat terasa dari banyaknya restoran yang menawarkan hidangan khas seperti mie panjang umur atau yu sheng. Kawasan Pecenongan merupakan tempat wisata Imlek yang pas untuk makan malam bersama keluarga.
Sesuai dengan namanya, kawasan kuliner ini terletak di sekitar Jalan Pecenongan, Gambir, Jakarta Pusat. Pastikan kamu menyiapkan sejumlah uang untuk dapat menikmati suasana malam Imlek dengan aneka kuliner khasnya.
Baca juga: Sejarah Imlek Sejak Dahulu yang Belum Kamu Tahu
7. Pantjoran PIK

Photo: Lastmayday via Unsplash
Populer dengan sebutan Chinatown Pantai Indah Kapuk (PIK), destinasi wisata Imlek terbaru ini merupakan area pecinan modern dengan sentuhan yang lebih kekinian dan instagramable.
Kawasan ini menawarkan ruang jalan bertema Tionghoa dengan hiasan lampion merah dan bangunan bergaya oriental. Di bagian tengah, terdapat pagoda yang megah dan menjadi daya tarik tempat wisata ini. Kamu dapat berjalan-jalan dengan santai atau berfoto dengan spot-spot yang menarik.
Tidak hanya itu, kamu akan menemukan banyak pilihan kuliner baik halal maupun non-halal. Beberapa kuliner populer yang harus kamu coba saat berkunjung misalnya bebek peking, dimsum, hingga makanan yang biasanya disajikan saat Imlek, kue keranjang.
Suasana makin meriah menjelang dan selama perayaan Imlek dengan lampion warna-warni dan instalasi seni khasnya. Selain itu, ada juga pertunjukan barongsai dan tarian naga yang diselenggarakan secara rutin selama Imlek.
Semaraknya Imlek dengan suasana yang nyaman, bersih, dan modern menjadikan Pantjoran PIK sebagai tempat wisata Imlek paling populer di area Jakarta Utara. Kawasan ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya masuk dengan jam operasional sekitar pukul 09.00-21.00 WIB setiap hari.
Baca juga: 13 Kuliner Khas Imlek di Indonesia Ini Ternyata Kaya Makna!
Liburan Imlek di Jakarta? Menginapnya di Bobopod Kota Tua

Photo: Bobobox Internal Asset
Mau lebih nyaman mengunjungi tempat-tempat wisata Imlek di Jakarta? Menginap di Bobopod Kota Tua adalah pilihan tepat agar liburan Imlek aman dan nyaman. Bobopod Kota Tua berada tepat di jantung area wisata yaitu di Jalan Taman Fatahillah No.3, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat.
Akses menuju tempat wisata Imlek, khususnya area Glodok, dapat kamu tempuh dengan berjalan kaki atau naik transportasi umum. Bobopod dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang membuat pengalaman menginap terasa nyaman dan berkesan. Dari toiletries lengkap dengan handuk, communal area, hingga Pod yang dilengkapi dengan fitur B-pad yang futuristik.
Siap staycation atau liburan di Jakarta selama Imlek? Download aplikasi Bobobox sekarang untuk pesan Pod dengan harga terbaik!
Featured photo: Min An via Pexels
