Uniknya Es Sarang Burung, Dessert Segar dari Indonesia Timur

15 May 2026

Uniknya Es Sarang Burung, Dessert Segar dari Indonesia Timur

Penulis

Bobobox

Kalau kamu liburan ke NTT, salah satu dessert lokal yang nggak boleh terlewat untuk dicoba adalah es sarang burung. Kedengarannya unik banget, ya? Tapi tenang aja, minuman manis ini sama sekali tidak memakai sarang burung walet beneran yang harganya selangit itu, kok. 

 

Fun fact-nya, dinamakan "sarang burung" karena bahan utamanya menggunakan agar-agar yang diparut tipis memanjang menggunakan parutan keju, sehingga menghasilkan tekstur jalinan yang sekilas sangat mirip dengan sarang burung walet asli. 

 

Hidangan es sarang burung walet tiruan ini menjadi incaran utama wisatawan karena rasanya yang manis, super segar, dan sangat ampuh untuk melegakan tenggorokan di tengah cuaca terik Indonesia Timur. Buat yang penasaran seperti apa rasa dan bentuknya, simak artikel ini sampai selesai, ya!

 

Apa Itu Es Sarang Burung?

 

Bingung-Confused
Photo: Rifki Kurniawan Via Unsplash

 

Secara sederhana, es sarang burung adalah minuman es serut tradisional yang mengombinasikan agar-agar parut dengan sirup manis, es batu, dan aneka buah-buahan pelengkap. Di beberapa wilayah, masyarakat sering menyebutnya sebagai es sarang burung walet karena tampilannya yang mewah bak kuliner sarang burung premium.

 

Keunikan utama dari minuman ini terletak pada visualnya. Ketika kamu memesan satu porsi, kamu akan melihat untaian agar-agar berwarna-warni (biasanya putih, hijau, atau merah) yang menumpuk di bagian tengah mangkuk. 

 

Untaian inilah yang menjadi bintang utamanya. Selain penampilannya yang cantik dan menggugah selera, hidangan segar ini juga terkenal ramah di kantong karena menggunakan bahan-bahan lokal yang mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket.

 

Sejarah Es Sarang Burung Khas Lombok

 

Meskipun sangat populer sebagai takjil andalan di Nusa Tenggara Timur (NTT), kalau kita menilik sejarah dan asal-usulnya, es sarang burung berasal dari daerah tetangganya, yaitu Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kuliner ini lahir dari kreativitas masyarakat Sasak di Lombok yang ingin menciptakan minuman pesta mewah tapi tetap ekonomis.

 

Pada zaman dulu, sarang burung walet asli merupakan komoditas kuliner yang sangat mahal dan hanya bisa dikonsumsi oleh kalangan bangsawan atau disajikan pada ritual adat tertentu. Terinspirasi dari hidangan sup sarang burung walet Tionghoa yang legendaris, masyarakat lokal kemudian memutar otak. 

 

Mereka memanfaatkan agar-agar rumput laut yang melimpah di pesisir Lombok, lalu memarutnya hingga menyerupai bentuk sarang burung. Kreativitas ini menyebar dengan sangat cepat ke wilayah sekitarnya, termasuk menyeberang ke Pulau Flores dan seluruh wilayah NTT, hingga akhirnya menjadi bagian tak terpisahkan dari kekayaan kuliner khas Indonesia Timur.

 

Bahan Es Sarang Burung Khas Lombok

 

Untuk membuat semangkuk kesegaran ini, bahan-bahan yang digunakan sebenarnya cukup sederhana. Meski demikian, kombinasi yang pas adalah kunci utama mengapa minuman ini selalu bikin nagih. Jika kamu penasaran dengan cara membuat es sarang burung sendiri di rumah, berikut adalah komponen esensial yang wajib ada.

 

1. Agar-Agar Rumput Laut

 

Ini adalah komponen utama yang menjadi fondasi penting. Agar-agar dimasak terlebih dahulu dengan air dan sedikit gula, lalu didinginkan hingga benar-benar mengeras. Setelah set, agar-agar diparut memanjang menggunakan parutan keju atau parutan keliling khusus untuk menciptakan bentuk untaian padat yang mirip sarang burung.

 

2. Buah-Buahan Segar

 

Untuk menambah tekstur renyah dan aroma segar yang alami, es sarang burung biasanya menggunakan serutan buah blewah, melon hijau, atau daging buah kelapa muda (degan). Kehadiran buah-buahan ini memberikan variasi rasa segar di setiap seruputan.

 

3. Biji Selasih

 

Butiran hitam kecil yang kaya akan serat ini wajib direndam air hangat terlebih dahulu sampai mengembang dan muncul lapisan bening di sekelilingnya. Kehadiran biji selasih memberikan sensasi tekstur kriuk yang menyenangkan saat dikunyah.

4. Sirup dan Pemanis

 

Sirup rasa cocopandan atau sirup vanila merah menjadi pilihan paling populer untuk memberikan warna merah muda yang cantik dan menggugah selera. Selain sirup, beberapa pedagang juga kerap menambahkan sedikit air gula cair atau kental manis sesuai selera pembeli.

 

5. Es Batu atau Es Serut

 

Komponen penentu tingkat kesegaran ini diletakkan di bagian paling atas mangkuk atau gelas sebelum disiram sirup merah. Es batu yang mulai mencair akan menyatu dengan sirup dan menciptakan kuah manis segar yang pas di tenggorokan.

 

School Holiday Packages 2026

 

Rasa Es Sarang Burung Seperti Apa?

 

Bayangkan kamu sedang berdiri di pinggir pantai yang terik, lalu meminum seteguk es yang dingin mencekat leher. Seperti itulah sensasi pertama kali mencoba es sarang burung! Rasa dominan dari minuman ini adalah manis yang bersih (clean sweetness) dari sirup, berpadu sempurna dengan kesegaran alami dari buah blewah atau melon.

 

Saat kamu mulai menyendok agar-agar parutnya, kamu akan merasakan tekstur yang lembut, kenyal, sekaligus langsung lumer di mulut. Tekstur kenyal agar-agar ini berpadu seru dengan biji selasih yang licin dan renyah saat digigit. 

 

Tingkat kemanisannya juga bisa disesuaikan dengan selera. Kamu bisa menambahkan kental manis jika menyukai rasa yang lebih gurih dan creamy, atau membiarkannya bening transparan dengan sirup encer agar terasa lebih ringan di tenggorokan.

 

Perbedaan Es Sarang Burung dengan Es Buah Biasa

 

Banyak orang yang baru pertama kali berkunjung ke NTT atau NTB mengira bahwa minuman ini sama saja dengan es buah atau es campur yang sering mereka temui di Pulau Jawa. Padahal, kedua jenis es ini memiliki karakteristik yang sangat berbeda, lho! Yuk, cek beberapa perbedaan mendasarnya berikut ini:

 

1. Bahan Utama yang Digunakan

 

Perbedaan paling mencolok langsung terlihat pada isian utamanya. Es sarang burung menggunakan agar-agar yang sengaja diserut tipis memanjang hingga membentuk jalinan padat. Sementara itu, es buah biasa didominasi oleh potongan berbagai macam buah segar yang dipotong berbentuk dadu atau kotak-kotak kecil.

 

2. Variasi dan Jenis Buah

 

Dari segi buah pelengkap, es sarang burung cenderung minimalis. Kuliner khas ini biasanya hanya menggunakan satu atau dua jenis buah beraroma khas seperti blewah, melon, atau serutan kelapa muda. Di sisi lain, es buah biasa terkenal sangat royal dengan aneka ragam buah mulai dari semangka, nanas, pepaya, alpukat, hingga buah anggur.

 

3. Tekstur Saat Dikunyah

 

Ketika menyantap es sarang burung, kamu akan merasakan sensasi tekstur kenyal dan lembut yang langsung lumer di mulut bersama biji selasih yang licin. Hal ini berbeda dengan es buah biasa yang memberikan tekstur lebih padat, renyah, dan juicy saat kamu menggigit potongan buah-buahan.

 

4. Karakteristik Kuah dan Sirup

 

Es sarang burung umumnya menyajikan kuah es yang bening dan ringan, berbasis sirup cocopandan atau vanila encer tanpa tambahan santan ataupun susu yang pekat. Berbeda dengan es buah biasa yang kuahnya sering kali dibuat lebih rich dan manis kental berkat campuran susu kental manis yang melimpah, sirup tebal, bahkan terkadang kuah santan.

 

Tempat Menikmati Es Sarang Burung

 

Jika kamu sedang menjelajahi keindahan Nusa Tenggara, kamu tidak akan kesulitan menemukan menu segar yang satu ini. Es sarang burung sangat mudah dijumpai di pusat-pusat kuliner malam, pasar tradisional, hingga restoran pinggir pantai di Kupang, Labuan Bajo, maupun Mataram.

 

Menariknya, saat berburu kuliner di NTT, kamu mungkin juga akan direkomendasikan untuk mencoba minuman khas NTT brem. Perlu kamu ketahui bahwa minuman brem NTT atau yang sering disebut brem NTT adalah jenis minuman fermentasi tradisional beralkohol khas suku setempat yang biasanya disajikan dalam acara adat atau ritual penyambutan tamu. 

 

Jadi, buat kamu yang mencari kesegaran halal, non-alkohol, dan bisa dinikmati oleh seluruh keluarga, es sarang burung adalah opsi terbaik. Nah, agar tidak bingung mencari tempat berburu kesegaran ini, berikut adalah beberapa rekomendasi tempat terbaik yang bisa kamu kunjungi:

 

1. Kawasan Kuliner Pantai Kampung Solor, Kupang

 

Pusat kuliner malam legendaris di Kota Kupang ini terkenal dengan sajian seafood bakarnya yang menggoda. Setelah puas menyantap ikan bakar yang gurih dan pedas, hampir semua pengunjung akan memesan es sarang burung di deretan warung tenda di sini sebagai hidangan penutup untuk meredakan rasa pedas.

 

2. Rumah Makan Taliwang Irama, Mataram

 

Meskipun terkenal dengan ayam taliwangnya yang super pedas, restoran populer di Lombok ini juga menyediakan es sarang burung khas lokal sebagai menu minuman andalan mereka. Kombinasi ayam bumbu pedas dan es serut agar-agar manis di sini benar-benar juara dan wajib kamu coba!

 

3. Pusat Kuliner Kampung Ujung, Labuan Bajo

 

Bagi kamu yang sedang berlibur di Labuan Bajo, Kampung Ujung adalah tempat berburu makanan paling ramai di pinggir pantai. Di sini, banyak warung makan lokal yang menyediakan es sarang burung segar untuk menemani momen santai kamu sambil menikmati angin laut malam yang sejuk.

 

4. Pasar Malam Mataram (Pasar Majeluk)

 

Kalau kamu ingin merasakan suasana lokal yang kental dengan harga ramah di kantong, mampirlah ke pasar malam di Mataram. Di sekitar area ini, banyak pedagang kaki lima tradisional yang menjual es sarang burung otentik dengan porsi melimpah dan serutan buah blewah yang royal.

 

Rasakan Kesegaran Maksimal saat Staycation di Sumba

 

Bobocabin Umarato, Sumba - bobocabin bobobox
Bobobox Internal Assets

 

Menjelajahi eksotisme alam Nusa Tenggara Timur memang selalu berhasil memicu rasa kagum sekaligus rasa haus karena cuacanya yang hangat. Setelah puas seharian berburu kuliner segar seperti es sarang burung dan menjelajahi tebing-tebing indah di tanah NTT, pastinya kamu butuh tempat peristirahatan yang tenang, nyaman, dan menyatu dengan alam, bukan?

 

Nah, pilihan paling pas untuk menyempurnakan petualangan kamu di NTT adalah menginap di Bobocabin Umarato, Sumba. Pengalaman staycation kamu akan terasa sangat eksklusif karena setiap kabinnya dibekali fasilitas modern berbasis IoT (Internet of Things). 

 

Kamu bisa mengatur warna lampu kamar sesukamu (Mood Lamp), memutar musik favorit lewat Bluetooth Speaker, serta mengatur privasi jendela kaca besar menggunakan fitur Smart Window. Semua fitur canggih tersebut bisa kamu kontrol secara praktis lewat panel B-Pad. 

 

Baca Juga

 

 

Selain cabin lengkap dengan kasur yang empuk dan nyaman, kamu juga bisa menikmati fasilitas tambahan outdoor seperti area campfire untuk kumpul-kumpul hangat di malam hari. Di sini kamu bisa berkumpul bersama keluarga dan teman sambil memandangi langit malam Sumba bertabur bintang yang magis.

 

Nggak perlu menunda-nunda lagi untuk merencanakan liburan impian kamu ke Indonesia Timur. Yuk, langsung siapkan petualanganmu dan dapatkan promo kamar terbaik dengan download aplikasi Bobobox sekarang!

 

Mau rekomendasi destinasi liburan yang “kamu banget”? Yuk, ikutan kuis DMDU buat dapat itinerary terbaiknya. Gratis!