Menikmati sunrise merupakan aktivitas menyenangkan saat liburan. Jika kamu termasuk pemburu sunrise dan sedang liburan di Bali, Bob mempunyai beberapa rekomendasi spot sunrise Bali yang lanskapnya sangat memesona.
Bayangkan langit perlahan berubah jadi jingga dan merah muda, sementara matahari muncul di balik gunung, pantai, atau pura yang sedang kamu singgahi. Momen epik dan memukau untuk mengawali hari, bukan?
Nah, tanpa berlama-lama lagi, yuk simak 10 rekomendasi spot sunrise di Pulau Dewata paling indah versi Bob!
Daftar Rekomendasi Spot Sunrise Bali
1. Gunung Batur

Kalau ngomongin soal spot sunrise Bali terpopuler dan paling ikonik, Gunung Batur kerap menempati urutan teratas. Ini adalah gunung berapi di tengah pulau dengan tinggi 1.700 meter, jauh lebih beginner-friendly daripada Gunung Agung yang tingginya 3.100 meter.
Biar nggak ketinggalan momen sunrise, sebaiknya mulai pendakianmu antara pukul 03.00–03.30 WITA, ya.
Kedengarannya memang berat, tetapi pendakiannya cuma butuh 2–3 jam, kok. Guide yang tersedia pun sebagian besar sudah punya pengalaman bertahun-tahun dan akan selalu memastikan kondisimu selama perjalanan (biasanya Rp350.000–Rp600.000 per orang).
Sesampainya di puncak, siap-siap untuk menyaksikan pemandangan matahari terbit di atas awan, menerangi lanskap vulkanik dan Danau Batur. Kalau cuacanya cerah, kamu bahkan bisa melihat Gunung Agung di kejauhan.
2. Pura Lempuyang
Rekomendasi spot sunrise Bali selanjutnya dari Bob adalah Pura Lempuyang. Pura ini berada di ketinggian 1.175 mdpl dan merupakan salah satu pura tertua di Bali dan paling dihormati oleh penduduk Pulau Dewata.
Kecantikan dan ketenangan yang disuguhkan menjadikan lokasi favorit khususnya bagi wisatawan yang memburu matahari terbit. Namun, untuk bisa sampai, perjuangan menaiki 1.700 anak tangga harus dilalui. Hal unik yang bisa kamu dapatkan ketika menaiki tangga adalah kamu bisa menjumpai monyet-monyet yang tinggal di hutan pegunungan.
Seperti tempat sakral lainnya di Bali, ada beberapa pantangan yang tak boleh kamu langgar, salah satunya adalah mengatakan kata “lelah”. Walaupun begitu, hal tersebut tak akan mengurangi rasa syukur atas suguhan alam yang asri di sekitar pura tersebut.
3. Pantai Sanur

Selain selancar dan pelepasan tukik, Pantai Sanur juga terkenal sebagai spot sunrise Bali, lho. Air lautnya yang tenang karena terlindungi terumbu karang berpadu dengan jukung (perahu nelayan tradisional) yang berjejer di sekitar pantai. Sebuah perpaduan yang luar biasa!
Saat fajar mulai menyingsing, kamu bisa menyaksikan matahari perlahan muncul sambil melihat siluet Nusa Penida dan Gunung Agung di kejauhan. Suasananya tenang, aksesnya mudah, dan kamu bisa mengawali pagi dengan sarapan khas Bali di tepi pantai.
4. Jalur Setapak Bukit Campuhan
Spot sunrise Bali yang satu ini underrated padahal bagus pol. Ini merupakan jalan setapak di Bukit Campuhan dengan pemandangan lembah yang indah, rimbun, dan hijau di bawahnya.
Berlokasi di Ubud, jalur ini dimulai di dekat Pura Gunung Lebah. Kemudian, kamu harus mengikuti jalan setapak (yang sepenuhnya beraspal) naik dan menyusuri garis punggung bukit.
Aksesnya terbilang mudah dan tak terlalu panjang, cuma sekitar 2,5 km. Selama perjalanan, kamu akan melewati sawah setempat dengan pohon palem dan tanaman tropis di sisi kanan kiri.
Jalur trekking-nya terbagi menjadi 1 km jalur yang melewati lembah Ubud dan Bukit Hijau, dan 1 km lainnya melalui sawah yang indah dan desa Bangkiang Sidem.
Kalau mau berburu sunrise di sini, waktu terbaik untuk berkunjung adalah sekitar pukul 06.00 WITA. HTM-nya gratis, bahkan biaya parkirnya juga.
Cari tempat buat menerbangkan drone? Area ini juga bisa menjadi spot yang bagus, lho.
5. Pantai Sunrise

Orang-orang menamainya Pantai Sunrise bukan tanpa alasan. Soalnya, pantai ini memang kerap menjadi incaran wisatawan untuk menikmati fajar di Bali.
Hamparan pasirnya menawarkan pemandangan sunrise yang ikonik, dengan langit perlahan berubah menjadi merah muda dan keemasan. Di tengah panorama itu, jukung milik nelayan tampak seperti siluet yang ikut menghiasi cakrawala.
Kalau mau mencari spot sunrise Bali yang lebih cantik di pantai ini, coba jalan ke arah utara melewati deretan resor hingga menemukan area pedagang pantai yang mulai membuka lapaknya. Di sana, kamu juga bisa menemukan kolam pasang surut yang Instagramable banget buat foto.
Untuk lokasinya, Pantai Sunrise sendiri tak jauh dari Pantai Sanur. Jika kamu berada di daerah Seminyak, kamu hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk perjalanan dari Seminyak untuk sampai.
6. Desa Pinggan
Desa Pinggan termasuk salah satu lokasi wisata sekaligus spot sunrise Bali yang nggak kalah menarik, nih. Senangnya lagi, kamu nggak harus trekking selama-berjam-jam dan gelap-gelapan untuk bisa menikmati sunrise berlatar Gunung Batur.
Soalnya, di desa ini, kamu bisa menyaksikan pemandangan spektakuler langsung dari punggung kaldera tanpa perlu pendakian yang melelahkan. Bayangkan dari ketinggian sekitar 1.300 mdpl, kamu bagaikan berdiri di atas selimut kabut tebal yang menggantung rendah dan sepenuhnya menutupi lembah di bawahnya.
Saat matahari terbit di balik Gunung Agung, kabut mulai berpendar, membuat desa-desa di bawahnya tampak seperti mengambang di lautan awan.
7. Bukit Asah

Bagi kamu yang berjiwa petualang dan senang berburu sunrise, Bukit Asah adalah tempat yang wajib kamu kunjungi. Spot sunrise Bali ini menawarkan suasana yang sepi dengan panorama matahari yang sempurna.
Menyaksikan sunrise di Bukit Asah tak lengkap jika kamu tak mencoba berkemah (tarif sewa tenda mulai dari Rp150.000). Hamparan rumput yang luas dengan suasana yang bikin tentram di sekitar areanya tak boleh terlewatkan begitu saja.
Ketika berkemah di sini, kamu bisa mengusir kejenuhan dengan memancing. Selain itu, kamu juga bisa membuat api unggun dengan kayu bakar yang sudah disediakan oleh pengelola. Tentunya, hal ini menambah pengalamanmu ketika menikmati sunrise.
Untuk bisa sampai, kamu akan dihadapkan pada trek yang tak mudah dan biaya masuk sebesar Rp10.000 (domestik) atau Rp15.000 (mancanegara). Namun, semua itu bakal terbayar dengan semua hal yang kamu habiskan di bukit ini bersama teman-teman.
8. Pantai Amed
Kalau kamu cari spot sunrise Bali berupa pantai tetapi yang nggak terlalu ramai seperti Pantai Sanur, cobain deh ke Pantai Amed.
Pantai ini menghadap Gunung Agung, sehingga menciptakan siluet dramatis saat matahari terbit. Saat cahaya pertama muncul, permukaan air lautnya yang tenang memantulkan bentuk gunung berapi tersebut.
Pantai Amed memiliki hamparan pasir vulkanik berwarna hitam dan beberapa bagian pesisir berbatu kerikil. Kondisi ini menciptakan kontras menarik dengan birunya laut.
Nah, saat matahari terbit di atas Selat Lombok, perahu-perahu cadik tradisional milik nelayan setempat menambah pesona pemandangan pesisir.
9. Pantai Lovina

Menikmati matahari terbit di tepi pantai bukan hal spesial. Namun, pengalaman tersebut akan jauh lebih spesial jika kamu bisa menikmati terbitnya sang surya dari rumahnya sambil ditemani lumba-lumba.
Pengalaman tersebut bisa kamu dapatkan di Pantai Lovina, salah satu spot sunrise di Bali. Kecantikan alam dengan lumba-lumba yang berada di depan matamu akan membuat tidak akan berhenti berdecak kagum.
Untuk dapatkan momen terbaik di spot sunrise Bali ini, datanglah pada jam enam hingga delapan pagi WITA. Kamu pun bisa menyewa perahu beserta tiket dolphin-nya dengan harga mulai dari Rp100.000/orang (dewasa) dan Rp50.000/orang (anak-anak).
Harga ini biasanya sudah termasuk life jacket dan welcome drink, ya. Untuk bisa mendapatkan momen sunrise sekaligus melihat lumba-lumba, jangan lupa datang tepat waktu. Biasanya, pada pukul 06.00 WITA, perahu sudah berangkat.
10. Pura Ulun Danu Beratan

Kamu mungkin sering melihat foto Pura Ulun Danu Beratan atau Pura Danau Bedugul yang cantik di medsos. Hanya saja, suasananya terasa jauh berbeda kalau kamu datang pagi-pagi sebelum tempat ini ramai wisatawan, lho.
Berlokasi di Kabupaten Tabanan, Danau Beratan dikenal juga sebagai salah satu spot sunrise Bali yang menawan. Pemandangan danau yang cantik dengan refleksi sinar matahari jadi pengalaman yang jarang didapat.
Sekitar pukul 06.00, Danau Beratan biasanya masih diselimuti kabut tipis, sementara pura terlihat seperti mengapung di atas air. Ditambah latar pegunungan dan udara yang sejuk, suasananya terasa hening dan sakral.
Momen seperti ini bikin momen sunrise di Pura Ulun Danu Beratan terasa jauh lebih berkesan. Namun, sebelum itu, ada biaya masuknya sebesar Rp50.000 (dewasa domestik) dan Rp25.000 (anak-anak domestik), serta Rp100.000 (dewasa mancengara) dan Rp75.000 (anak-anak macanegara).
11. Sawah Tegallalang Ubud

Di pagi hari di Ubud, sawah-sawah Tegallalang bersinar di bawah cahaya keemasan yang lembut. Sebelum bus-bus wisata tiba, spot sunrise Bali ini terasa tenang dan hampir seperti tempat meditasi. Lapisan kabut tipis melayang di atas sawah, perlahan menghilang seiring matahari semakin tinggi.
Saat berjalan di sepanjang jalan setapak yang sempit, kamu bisa mendengar kicauan burung dan suara-suara desa di kejauhan mulai terdengar. Struktur sawah yang berlapis-lapis menjadi lebih dramatis di bawah sinar matahari yang miring, menyoroti tekstur dan kedalamannya.
Baca juga:
- 6 Sunrise Spot Kintamani dengan View Terbaik!
- 6 Spot Sunrise Terbaik di Dieng yang Wajib Kamu Tahu
- Desa Pinggan Kintamani: Negeri di Atas Awan dengan Sunrise Memikat
- Trekking Sunrise Gunung Batur: Panduan & Tips Biar Nggak Kaget
Yuk, Menginap di Bobocabin!

Ternyata ada banyak ya pilihan spot sunrise Bali yang bisa didatangi. Sebelum atau sesudah berburu sunrise, jangan lupa siapkan tempat menginap. Untuk hal ini, Bob rekomendasikan untuk menginap di Bobocabin karena menggabungkan suasana alam dengan konsep futuristik berbasis teknologi Internet of Things (IoT).
Setiap cabin dilengkapi fasilitas khas seperti Smart Window dan B-Pad. Kamu bisa mengatur tingkat transparansi kaca dan pencahayaan sesuai kebutuhan, lalu menikmati suasana alam tanpa harus meninggalkan kenyamanan kabin. Ada juga Wi-Fi kencang, jadi kamu tetap bisa live update atau mengabadikan momen liburan tanpa khawatir kehilangan koneksi.
Di Bali, ada dua cabang Bobocabin nih, yaitu Bobocabin Kintamani dan Bobocabin Ubud. Keduanya sama-sama berada di tengah alam, tapi suasana yang ditawarkan sama sekali berbeda, lho.
Di Bobocabin Kintamani, kamu bisa menikmati pemandangan langsung ke Gunung Batur dan Danau Batur yang megah. Sementara itu, Bobocabin Ubud menawarkan panorama sawah Tegallalang yang tenang dan asri. Menginap di salah satunya memungkinkan kamu menikmati sunrise langsung dari dalam cabin.
Oh iya, kedua Bobocabin tersebut populer di kalangan wisawatan dan sering penuh, apalagi saat weekend, lho. Tapi tenang, kalau kamu mau stay saat weekday, ada promo khusus nih dari Bobobox.
Buat kamu yang stay hari Senin – Kamis, nikmati diskon 10% dengan memasukkan kode promo WEEKDAYCABIN10. Promo ini berlaku untuk periode booking sampai 31 Oktober 2026.
Jadi, jangan tunggu sampai kabinnya keburu penuh, ya! Langsung unduh aplikasi Bobobox dan amankan reservasimu sebelum periode promonya berakhir.
Header image by: Esse Chua via Unsplash




