Pulang dari Tangerang rasanya belum lengkap tanpa membawa oleh-oleh. Kota yang sering jadi pintu gerbang menuju Jakarta ini ternyata punya banyak kuliner khas yang nggak kalah menarik, dari yang legendaris sampai yang lagi hits.
Mulai dari camilan manis, jajanan tradisional, sampai makanan kekinian, ini dia daftar oleh-oleh khas Tangerang yang nggak boleh kamu lewatkan untuk dibawa pulang!
Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Tangerang
1. Bolu Tape Benteng
View this post on Instagram
Seperti namanya, bolu khas Tangerang ini menggunakan tape sebagai salah satu bahan dasarnya. Teksturnya lembut, rasanya manis, dengan aroma khas tape yang menambah kelezatannya.
Bagi kamu yang menyukai tape, wajib coba kue khas Tangerang ini sebagai buah tangan. Pelopor kue bolu benteng adalah Mama Bolu di Jalan Raya Merdeka No. 2, Karawaci, jadi kamu bisa membelinya di sana. Harganya? Cuma Rp35.000-Rp50.000 per kotak, tergantung ukuran kue yang mau kamu beli.
2. Kecap Benteng SH
Kecap legendaris yang hadir sejak tahun 1920 ini adalah salah satu oleh-oleh khas Tangerang paling terkenal.
Cita rasanya manis dan gurih, lengkap dengan kekentalan yang pas untuk menemani berbagai hidangan Nusantara seperti bakso, mi ayam, soto, siomay, sate, dan masih banyak lagi.
Kamu dapat membeli kecap ini di berbagai toko oleh-oleh di Tangerang maupun di supermarket setempat. Harganya sangat terjangkau, mulai dari Rp6.000 saja buat kemasan kecil sampai Rp30.000 buat yang lebih besar.
3. Kue Apem
Makanan ringan yang satu ini sangat cocok dinikmati dengan siraman gula merah cair. Semakin mantap dinikmati saat sore hari ditemani dengan secangkir teh.
Kamu bisa menemukan kue apem di Pasar Lama Tangerang atau pasar-pasar tradisional saat pagi hari. Satu porsi atau bungkusnya biasanya dibanderol dengan harga sekitar Rp15.000 sampai Rp25.000 saja.
4. Sate Bandeng
Jika hidangan sate biasanya terbuat dari daging ayam, sapi, atau kambing, kuliner khas Banten yang satu ini terbuat dari ikan bandeng. Tekstur yang lembut dipadukan dengan cita rasa kaya rempah yang gurih dan pedas.
Jika kamu tertarik membawa sate bandeng sebagai buah tangan, perlu diingat kalau makanan ini tidak tahan lama di suhu ruangan. Jadi, sebaiknya kamu membeli oleh-oleh yang satu ini di hari terakhir sebelum kembali ke kota asal.
Mau membawa pulang sate ini buat orang tercinta? Kamu bisa mencarinya di toko oleh-oleh area Serpong atau di pusat Kota Tangerang. Harganya berkisar antara Rp35.000 hingga Rp45.000 untuk satu tusuk ukuran besar.
Baca Juga: Jangan Bingung! Ini Dia Tips Memilih Oleh-Oleh Saat Sedang Travelling
5. Kue Cucur

Kue cucur berasal dari wilayah barat Pulau Jawa sehingga mudah dijumpai saat berkunjung ke Tangerang. Rasanya manis, bentuknya bulat mirip serabi, tapi teksturnya lebih padat.
Jajanan khas Tangerang yang manis ini banyak dijual oleh pedagang pasar di pinggir jalan atau pasar tradisional, terutama di sekitar Pasar Lama Tangerang yang legendaris. Harganya pun ramah banget di kantong, mulai dari Rp1.500 sampai Rp3.000 per buahnya.
6. Bontot
Sekilas mirip pempek, camilan khas Tangerang ini dibuat dari ikan bandeng yang digiling dagingnya, dicampur terasi dan tepung tapioka, kemudian digoreng hingga matang. Karena menggunakan tepung tapioka atau yang juga biasa disebut aci, tekstur bontot mirip dengan cireng.
Bontot bisa kamu dapatkan di pasar tradisional atau di toko oleh-oleh khas Tangerang. Harganya terbilang murah, sekitar Rp15.000 per buahnya untuk bontot ukuran sedang.
7. Kue Jojorong
Kue jojorong berbahan dasar tepung beras dan santan kelapa yang bagian dalamnya diberi gula aren. Rasa jojorong begitu manis dan lembut, cocok disantap bersama dengan secangkir teh hangat.
Sayangnya, kue jojorong tidak tahan lama di suhu ruangan, jadi kamu tak bisa membawanya ke tujuan yang terlalu jauh dari Tangerang.
Kue ini bisa kamu beli di Pasar Lama Tangerang atau pasar tradisional lainnya dengan harga sekitar Rp2.500 sampai Rp5.000 per wadah daunnya.
Baca Juga: Tempat Wisata Malam di Tangerang yang Seru, Apa Saja?
8. Sagon Bakar
Kue tradisional ini terbuat dari tepung sagu dan parutan kelapa yang dibakar atau dipanggang. Selain rasa orisinal, sagon juga hadir dengan rasa pandan.
Satu kemasan sagon bakar bisa kamu dapatkan dengan harga mulai dari Rp15.000 saja di toko oleh-oleh di bandara, stasiun, maupun supermarket lokal. Selain itu, ada juga di gerai pusat UMKM Tangerang seperti Gerai Lengkong di Jalan SKKI, Pondok Jagung, Serpong Utara.
9. Sirup Rosella

Rosella adalah bunga dari tanaman herbal yang memiliki banyak khasiat kesehatan. Warnanya merah cantik dan rasanya asam manis segar sehingga pas banget disajikan pakai es batu, terutama saat cuaca panas.
Sirup ini bisa kamu dapatkan di berbagai gerai UMKM Tangerang atau pusat kesehatan herbal dengan harga mulai dari Rp25.000 hingga Rp40.000 per botolnya.
10. Ceplis
Penggemar emping wajib coba oleh-oleh khas Tangerang yang satu ini. Terbuat dari melinjo, camilan yang satu ini adalah salah satu favorit warga Banten.
Ini adalah salah satu oleh-oleh khas Tangerang yang paling awet untuk dibawa dalam perjalanan jauh. Kamu bisa membelinya di toko oleh-oleh sepanjang jalur mudik atau pasar modern dengan harga mulai dari Rp20.000 per bungkus.
11. Laksa Ciater
Berbeda dari laksa Bogor atau Betawi, laksa Ciater punya bentuk mirip getuk dari tepung beras. Biasanya disantap dengan kuah encer yang gurih dan tambahan kacang kedelai yang memberikan tekstur unik.
Kamu bisa mencicipinya langsung di kawasan Ciater, Serpong, atau di warung laksa di Tangerang Selatan dengan harga sekitar Rp15.000 sampai Rp25.000 per porsi.
Baca Juga: Rekomendasi Camping dan Glamping di Banten
12. Bir Pletok
Meski namanya "bir", minuman ini sama sekali tidak memabukkan karena terbuat dari rempah-rempah seperti jahe dan secang. Kandungannya bagus banget untuk menghangatkan badan dan menjaga stamina kamu.
Bir pletok tersedia di pusat oleh-oleh khas Betawi atau Tangerang di area BSD, Serpong, dan sekitarnya. Harganya mulai dari Rp10.000 untuk botol siap minum hingga Rp30.000 untuk versi konsentrat.
13. Kue Gipang
Kue gipang terbuat dari ketan yang dicampurkan dengan air gula. Rasa kue ini manis, teksturnya lengket, tetapi sensasinya tetap renyah di mulut.
Kamu bisa mencari kue ini di pasar tradisional atau toko jajanan jadul dengan harga sekitar Rp15.000 sampai Rp25.000 untuk satu bungkus ukuran besar.
14. Gecom
Gecom adalah hidangan perpaduan antara tauge dan oncom. Oleh-oleh khas Tangerang Selatan ini memiliki rasa yang unik. Perpaduan bumbunya bakal jarang kamu temukan di daerah lain.
Gecom banyak dijual di warung makan khas Sunda di sekitar Tangerang Selatan dengan harga porsi yang terjangkau, yaitu sekitar Rp15.000 hingga Rp20.000.
15. Dodol Cilenggang

Berasal dari daerah Cilenggang, dodol ini punya warna hitam pekat dan tekstur yang sangat kenyal karena menggunakan beras ketan kualitas premium.
Kamu bisa menjadikannya oleh-oleh khas Tangerang yang manis untuk keluarga dengan membelinya langsung di sentra produksi dodol Cilenggang, Serpong. Harganya berkisar antara Rp20.000 hingga Rp40.000, tergantung ukuran kemasannya.
16. Emping Menes
Kerupuk melinjo tipis yang digoreng garing ini punya rasa gurih yang khas. Jadi, cocok banget kamu jadikan teman makan soto atau sekadar camilan saat menonton film di rumah.
Kamu bisa menemukannya di supermarket atau toko khusus kerupuk dan oleh-oleh dengan kisaran harga Rp25.000 sampai Rp50.000 per bungkus.
17. Kacang Sangrai
Camilan dari Desa Wisata Keranggan ini diolah tanpa minyak, melainkan menggunakan pasir panas. Hasilnya, kacang jadi lebih gurih, renyah, dan pastinya lebih sehat.
Belinya di mana? Kalau bisa, mampirlah ke Desa Wisata Keranggan, Setu buat mendapatkan cita rasa paling autentik. Tapi, kacang sangrai juga banyak dijual di gerai UMKM lokal sekitar Tangerang, kok. Harganya hanya Rp15.000–Rp30.000 per kantong.
Baca Juga: Ada Apa di Tangerang? Tentunya Ada 10 Tempat Nongkrong Tangerang yang Asyik Ini Dong!
18. Dodol Ny. Liauw
View this post on Instagram
Kalau bicara soal kue khas Tangerang, nama Dodol Ny. Liauw pasti jadi yang paling sering disebut karena sudah melegenda sejak puluhan tahun lalu.
Dodol ini terbuat dari campuran tepung ketan kualitas jempolan, santan kelapa yang kental, dan gula merah asli yang dimasak berjam-jam sampai teksturnya jadi sangat kenyal dan lengket dengan sempurna.
Begitu kamu gigit, rasa manisnya terasa pas di lidah tanpa bikin tenggorokan sakit, dengan aroma wangi yang sangat menggoda. Jajanan ini cocok banget kamu kasih ke orang tua atau mertua yang suka camilan tradisional autentik.
Kamu bisa berburu dodol legendaris ini di kawasan Pasar Lama Tangerang atau langsung datang ke gerai resminya di Jalan Bouraq Gang SPG No. 55, Neglasari. Tenang, kamu nggak perlu merogoh kocek terlalu mahal karena harganya cuma Rp35.000-Rp60.000 per kotak tergantung ukurannya.
19. Roti Gambang

Berikutnya, jangan sampai kamu skip roti gambang yang aromanya sangat khas. Bentuknya juga unik karena mirip dengan alat musik gambang kromong yang jadi kebanggaan budaya Betawi, sehingga dinamakan demikian.
Roti ini terbuat dari bahan dasar tepung terigu yang dicampur dengan gula aren dan bubuk kayu manis yang melimpah, sehingga warnanya cokelat gelap dan punya wangi rempah yang kuat.
Teksturnya memang sedikit lebih padat dan keras daripada roti modern, tapi justru itulah keunikannya. Rasanya manis dengan cita rasa khas rempah yang hangat, sehingga pas banget kalau kamu kasih ke teman atau saudara yang hobi ngopi atau ngeteh di sore hari.
Kamu bisa menemukan roti gambang di berbagai toko roti jadul atau pusat jajanan khas Tangerang dengan harga yang sangat terjangkau, biasanya sekitar Rp10.000-Rp25.000 saja per bungkusnya.
20. Kue Keranjang Goreng
Kalau kamu datang ke Tangerang pas sekitar momen Imlek, sempatkan waktu belanja kue keranjang goreng.
Bahan dasarnya tentu saja kue keranjang atau nian gao yang terbuat dari tepung ketan dan gula, lalu diiris tipis-tipis dan dicelupkan ke dalam adonan telur atau tepung terigu. Terus, kue tersebut digoreng hingga berwarna keemasan.
Teksturnya juara banget karena bagian luarnya crispy, sementara bagian dalamnya lumer dan sangat kenyal. Perpaduan rasa manis dari kue dan gurih dari kulit gorengannya benar-benar bikin ketagihan. Kue khas Tangerang versi modifikasi ini cocok sekali buat teman sebaya yang suka eksplorasi rasa baru.
Kamu bisa mencarinya di sekitar area pecinan Pasar Lama, terutama di kedai-kedai camilan rumahan, dengan kisaran harga Rp30.000-Rp50.000 per porsinya.
21. Ondar Andir
Cari jajanan khas Tangerang yang gurih dan unik? Cobalah ondar andir! Ini adalah gorengan tradisional Tangerang yang terbuat dari tepung terigu, bumbu rempah rahasia, dan potongan daun bawang yang digoreng sampai kering.
Umumnya, ondar andir disajikan dengan saus kacang, sambal, dan kecap manis. Wajar, sih, soalnya rasanya asin dan cocok banget dicampur sama berbagai bumbu sesuai selera. Jadi, rasanya pun masih aman buat semua usia.
Mau beli ondar andir? Mampirlah ke pusat oleh-oleh di Tangerang atau pasar tradisional seperti Pasar Lama Tangerang. Harganya biasanya dibanderol sekitar Rp15.000–Rp30.000 per plastik besar.
22. Sambal Godog
Sambal khas Tangerang? Udah pasti sambal godog! Sambal ini terbuat dari ulekan cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan terasi yang dimasak dengan cara direbus atau digodok bersama santan. Bahkan, sering kali ada potongan labu siam atau petai buat menambah rasa.
Teksturnya sedikit kental dengan rasa pedas yang dalam dan ada sentuhan gurih santan yang unik. Oleh-oleh ini sangat cocok buat kamu kasih ke sahabat atau kerabat yang nggak bisa makan tanpa rasa pedas.
Kamu bisa membeli sambal godog dalam kemasan botol di warung makan khas Betawi-Tangerang atau di pasar tradisional dengan harga sekitar Rp25.000 sampai Rp45.000 per botolnya.
Rekomendasi Hotel Murah, Nyaman, dan Strategis di Tangerang

Setelah puas berburu semua oleh-oleh khas Tangerang tadi, pastinya kamu butuh tempat istirahat yang nyaman, dong? Tenang, ada Bobopod Airport CBC, Tangerang yang strategis abis!
Letaknya dekat banget sama Bandara Soekarno-Hatta, jadi bisa mempermudah perjalanan kamu ke luar kota naik pesawat saat mau bawa pulang tumpukan oleh-oleh tadi tanpa harus terburu-buru kena macet.
Bobopod Airport CBC punya Double Pod yang lega, terutama kalau lagi solo traveling. Kamu bisa menaruh semua barang bawaan, termasuk hasil belanjaan oleh-oleh khas Tangerang. Terus, kamu tinggal rebahan sambil selonjoran dengan nyaman di atas kasur.

Di dalam Pod, kamu bisa mengatur suasana kamar lewat fitur B-Pad untuk mengubah warna dan tingkat kecerahan Mood Lamp dan memutar musik lewat Bluetooth Speaker. Kalau mau istirahat dengan lebih tenang, ada juga fitur Sleep Meditation di B-Pad yang akan memainkan suara alam.
Kalau kamu mau ngemil atau ngopi, tinggal mampir ke Communal Area yang dilengkapi dengan banyak kursi nyaman, colokan, dispenser refill air minum gratis, ketel listrik, dan microwave. Di sini, kamu bisa bersantai atau remote working karena ada Wi-Fi kencang gratis, lho.
Udah punya rencana jalan-jalan yang mantap? Langsung aja download aplikasi Bobobox untuk pesan Pod dengan harga terbaik dan aneka promo menarik!
Featured photo: Freepik





