Saat mendengar istilah serial killer, kamu mungkin langsung teringat pada berbagai kasus pembunuhan berantai yang menggemparkan dunia. Namun, Mindhunter Netflix tidak sekadar menampilkan kisah para pelaku kejahatan. Serial ini mengajak penonton melihat bagaimana agen FBI mempelajari pola pikir pelaku untuk mengembangkan criminal profiling.
Mindhunter mengadaptasi gagasan dari buku Mindhunter: Inside the FBI’s Elite Serial Crime Unit karya John E. Douglas dan Mark Olshaker. Serial ini mengikuti agen FBI Holden Ford dan Bill Tench bersama psikolog Wendy Carr ketika mereka mewawancarai para pelaku kejahatan untuk memahami pola perilaku kriminal.
Perlu dicatat bahwa Netflix hanya merilis dua season Mindhunter, yaitu pada 2017 dan 2019. Nah, kalau kamu pernah menonton Mindhunter Netflix, beberapa nama dalam daftar berikut mungkin sudah tidak asing. Tidak semua pelaku mendapat porsi cerita yang sama dalam serial. Beberapa muncul sebagai karakter utama dalam wawancara, sementara lainnya hanya mendapat penyebutan atau kemunculan singkat.
Deretan Serial Killer di Serial Mindhunter Netflix
Daftar berikut mencakup tujuh pelaku yang memiliki kaitan dengan cerita Mindhunter. Informasi mengenai jumlah korban dan status mereka mengacu pada catatan kasus masing-masing, bukan sekadar penggambaran dalam serial.

1. Edmund Kemper
Edmund Kemper, yang juga dikenal sebagai Co-Ed Killer, menjadi salah satu tokoh paling berkesan dalam Mindhunter Netflix. Cameron Britton memerankan Kemper dan mendapat perhatian besar karena mampu menggambarkan sosoknya dengan tenang tetapi mengintimidasi.
Kemper melakukan pembunuhan pertamanya saat masih remaja. Ia membunuh kakek dan neneknya sebelum pihak berwenang memasukkannya ke rumah sakit jiwa. Setelah mendapat kebebasan pada usia 21 tahun, ia kembali melakukan pembunuhan.
Pada periode Mei 1972 hingga April 1973, Kemper membunuh delapan perempuan. Jika dua korban pertamanya, yaitu kakek dan neneknya, ikut dihitung, total korban pembunuhannya mencapai 10 orang.
Kemper kemudian menyerahkan dirinya kepada polisi pada 1973. Ia menjalani hukuman penjara seumur hidup di California Medical Facility, Vacaville. Hingga 2026, Kemper masih menjalani hukuman. Beberapa pengajuan parole juga tidak membawanya keluar dari penjara.
Dalam Mindhunter Netflix, Kemper menjadi salah satu narasumber penting bagi Holden Ford dan Bill Tench. Percakapan mereka membantu tim FBI memahami bagaimana pelaku kejahatan memandang tindakan dan korbannya.
2. Montie Ralph Rissell
Nama sebenarnya adalah Montie Ralph Rissell, meskipun ia juga sering disebut Monte Rissell. Dalam Mindhunter Netflix, Sam Strike memerankan Rissell pada season pertama.
Rissell mulai menunjukkan perilaku kriminal sejak usia sangat muda. Pada usia 14 tahun, ia melakukan pemerkosaan pertamanya. Setelah itu, ia melakukan sekitar 12 pemerkosaan dan membunuh lima perempuan sebelum polisi menangkapnya pada 1977.
Rissell kemudian menerima hukuman penjara seumur hidup. Ia masih menjalani hukuman di Lawrenceville Correctional Center, Virginia, pada 2026. Berbagai pengajuan parole yang ia lakukan juga tidak membuatnya bebas.
Kemunculannya dalam Mindhunter Netflix memperlihatkan bagaimana tim FBI mengumpulkan informasi langsung dari pelaku untuk mencari pola yang dapat membantu penyelidikan kasus lain.
3. Richard Speck
Kalau kamu mengikuti season pertama Mindhunter Netflix, kamu mungkin mengenali Richard Speck yang muncul pada episode kesembilan. Jack Erdie memerankan Speck dalam serial tersebut.
Pada 13 Juli 1966, Speck menyerang sekelompok perawat di South Chicago Community Hospital. Ia membunuh delapan perawat dalam satu malam setelah menyiksa dan melakukan kekerasan seksual terhadap mereka. Kasus tersebut kemudian menarik perhatian luas dan menjadi salah satu pembunuhan massal yang paling dikenal di Amerika Serikat.
Speck akhirnya polisi tangkap setelah seorang korban selamat memberikan informasi penting. Ia menerima hukuman mati, tetapi pengadilan kemudian mengubah hukumannya menjadi penjara akibat perubahan hukum terkait hukuman mati.
Richard Speck meninggal pada 1991 akibat serangan jantung ketika masih menjalani hukuman di penjara.
4. Charles Manson
Nama Charles Manson memang tidak asing ketika orang membicarakan kasus kriminal terkenal di Amerika Serikat. Namun, berbeda dari Kemper atau beberapa pelaku lain, Manson tidak mendapat porsi wawancara yang besar dalam Mindhunter Netflix. Serial lebih banyak menggunakan namanya sebagai bagian dari konteks kasus dan pembahasan para agen FBI.
Manson memimpin kelompok yang dikenal sebagai Manson Family. Pada Agustus 1969, sejumlah anggota kelompok tersebut melakukan pembunuhan yang kemudian dikenal sebagai Tate–LaBianca murders.
Aktris Sharon Tate menjadi salah satu korban dalam rangkaian pembunuhan tersebut. Kasus Manson kemudian menginspirasi berbagai karya budaya populer, termasuk film Once Upon a Time in Hollywood garapan Quentin Tarantino.
Manson meninggal pada 19 November 2017 ketika menjalani hukuman di California.
5. David Berkowitz
David Berkowitz menjadi salah satu pelaku yang muncul dalam Mindhunter Netflix season kedua. Oliver Cooper memerankan sosok yang media kenal dengan julukan Son of Sam.
Berkowitz melakukan serangkaian penembakan di New York pada 1976–1977. Ia membunuh enam orang dan melukai tujuh lainnya dalam rangkaian serangan tersebut.
Saat polisi menangkapnya pada 1977, Berkowitz mengaku melakukan pembunuhan karena perintah yang ia kaitkan dengan anjing tetangganya dan sosok setan. Pernyataan tersebut kemudian menjadi bagian penting dalam pembahasan mengenai kondisi psikologis dan motif pelaku.
Berkowitz menerima hukuman penjara seumur hidup dan hingga 2026 masih menjalani hukuman di penjara New York.
Dalam cerita Mindhunter Netflix, kasus Berkowitz juga membantu menggambarkan ketertarikan FBI terhadap pola pikir dan motif pelaku.
6. Dennis Rader
Dennis Rader, atau BTK, menjadi salah satu nama paling terkenal dalam sejarah kriminal Amerika Serikat. BTK merupakan singkatan dari “Bind, Torture, Kill”, istilah yang Rader gunakan sendiri untuk menggambarkan pola kejahatannya.
Rader membunuh 10 orang di sekitar Wichita, Kansas, antara 1974 dan 1991. Polisi baru menangkapnya pada 2005, setelah ia kembali berkomunikasi dengan media dan pihak berwenang.
Dalam Mindhunter Netflix, Rader tidak tampil sebagai narasumber utama seperti Edmund Kemper. Serial justru memberikan petunjuk mengenai aktivitas BTK secara bertahap melalui beberapa adegan yang memperlihatkan kehidupannya.
Rader menerima 10 hukuman penjara seumur hidup secara berturut-turut. Hingga 2026, ia masih menjalani hukuman di El Dorado Correctional Facility, Kansas.
Kisah Rader menarik perhatian karena menunjukkan bahwa pelaku bisa menjalani kehidupan sehari-hari dan menyembunyikan tindakannya selama bertahun-tahun.
7. Jerry Brudos
Brudos atau Jerome Henry Brudo mendapat julukan Shoe Fetish Slayer atau Lust Killer. Brudos melakukan pembunuhan terhadap empat perempuan di Oregon pada 1968–1969. Kasusnya memiliki unsur fetish sepatu dan nekrofilia yang kemudian menjadi bagian dari pembahasan kriminalitas seksual pada masanya.
Brudos menerima hukuman penjara seumur hidup dan menjalani masa hukuman di Oregon State Penitentiary. Ia meninggal pada 28 Maret 2006 akibat kanker hati ketika masih berada di penjara.
Seperti Charles Manson, Brudos tidak menjadi karakter utama dalam Mindhunter Netflix. Karena itu, kemunculannya lebih tepat dipahami sebagai bagian dari kumpulan kasus yang membantu menggambarkan perkembangan kajian terhadap pelaku kejahatan seksual dan pembunuhan berantai.
Apa yang Membuat Mindhunter Netflix Menarik?
Kalau kamu menganggap Mindhunter Netflix hanya sebagai serial tentang pembunuh berantai, kamu mungkin melewatkan inti ceritanya. Serial ini berfokus pada proses awal FBI mengembangkan pendekatan criminal profiling dan behavioral analysis.
Holden Ford, Bill Tench, dan Wendy Carr melakukan wawancara dengan sejumlah pelaku untuk mempelajari cara mereka berpikir, berkomunikasi, dan memandang kejahatan yang telah mereka lakukan.
Pendekatan tersebut membuat serial ini lebih menonjolkan percakapan, observasi, dan analisis psikologis daripada adegan kekerasan. Karena itu, kamu bisa menikmati Mindhunter Netflix bukan hanya sebagai crime thriller, tetapi juga sebagai cerita tentang perkembangan metode investigasi kriminal.
Netflix sendiri menggambarkan serial ini sebagai kisah agen FBI yang mempelajari psikologi pelaku pembunuhan dan mengembangkan analisis perilaku untuk membantu menangani kasus kriminal.
Apakah Mindhunter Netflix Akan Berlanjut ke Season 3?
Pertanyaan tentang season 3 masih sering muncul di kalangan penggemar. Namun, hingga 2026, Netflix masih hanya menyediakan dua season. Tidak ada season 3 yang telah dirilis atau diumumkan secara resmi.
Karena itu, jangan menganggap rumor mengenai kelanjutan serial sebagai informasi resmi. Untuk saat ini, kamu bisa menonton dua season yang tersedia dan mengikuti kisah Holden Ford, Bill Tench, serta Wendy Carr dalam mengembangkan pendekatan criminal profiling.
Ingin Nonton Serial Favorit dengan Tenang? Menginap di Bobopod Aja!

Setelah membaca kisah para pelaku dalam Mindhunter Netflix, kamu mungkin jadi ingin binge-watching serialnya sampai tuntas. Daripada terganggu suasana rumah yang ramai, kamu bisa mencoba pengalaman staycation dan menikmati me time dengan tenang di Bobopod dari Bobobox.
Bobopod menawarkan konsep hotel kapsul modern yang praktis untuk kamu yang ingin rehat sejenak atau fokus melakukan aktivitas favorit. Kamu bisa memanfaatkannya untuk maraton serial, membaca buku, hingga sekadar mengistirahatkan pikiran dari rutinitas harian. Bagi kamu yang lebih menyukai ketenangan suasana alam sejuk, tersedia juga pilihan Bobocabin.
Baca Juga:
- 9 Rekomendasi Film Keluarga untuk Ditonton Saat Weekend!
- Nonton Netflix di Bobopod? Emangnya Bisa?
- 7 Rekomendasi Activity Seru Saat Menginap di Bobopod dan Bobocabin
- 6 Pilihan Film Natal Keluarga, Kocak dan Menyentuh!
Yuk, download aplikasi Bobobox sekarang untuk cek lokasi dan ketersediaan pod favoritmu, serta rebut promo Early Booking agar staycation-mu makin hemat!
Header image by: Chris Mok || @cr.mok via Unsplash




