7 Manfaat Masker Kunyit untuk Wajah dan Cara Membuatnya

17 Sept 2026

7 Manfaat Masker Kunyit untuk Wajah dan Cara Membuatnya

Penulis

Bobobox

Sebagai salah satu rempah yang sering orang gunakan dalam masakan, kunyit ternyata juga populer dalam perawatan kulit. Salah satu kegunaan yang paling populer adalah manfaat masker kunyit untuk wajah.

 

Kunyit mengandung kurkumin, senyawa yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Kandungan tersebut membuat kunyit berpotensi memberikan manfaat bagi kulit. Meski begitu, hasil penggunaan masker kunyit dapat berbeda pada setiap orang dan sebaiknya tidak dianggap sebagai pengganti perawatan kulit atau pengobatan medis utama.

 

Jika kamu tertarik mencoba perawatan kulit berbahan alami, berikut beberapa manfaat masker kunyit yang berpotensi kamu dapatkan, cara membuatnya, serta hal-hal yang perlu kamu perhatikan sebelum menggunakannya.

 

Berbagai Manfaat Masker Kunyit untuk Wajah

 

Wanita Berkaca-Wanita Skincare-Cermin-Perempuan
Photo: volant via Unsplash

 

Kandungan kurkumin dalam kunyit memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang menarik untuk diteliti dalam perawatan kulit. Namun, sebagian besar bukti mengenai penggunaan kunyit secara langsung pada kulit masih terbatas, sehingga manfaatnya sebaiknya kita pahami sebagai potensi, bukan jaminan hasil.

 

Berpotensi Membantu Merawat Kulit Berjerawat

 

Salah satu masalah kulit yang sering banyak orang alami adalah jerawat. Biasanya, jerawat adalah hasil dari sel-sel mati dan minyak berlebih pada kulit yang menghalangi pori-pori.

 

Apabila minyak berlebih dan sel kulit mati bergabung dengan bakteri di kulit, mikroba ini bisa memblokir folikel rambut sehingga membuat jerawat makin parah.

 

Nah, kurkumin memiliki sifat antimikroba dan anti-inflamasi yang berpotensi membantu merawat kulit yang mengalami peradangan. Namun, bukti mengenai efektivitas kunyit sebagai perawatan jerawat topikal masih terbatas.

 

Karena itu, masker kunyit sebaiknya hanya menjadi pelengkap rutinitas perawatan kulit, bukan pengganti obat jerawat yang dokter kulit rekomendasikan.

 

Memberikan Perlindungan Antioksidan

 

Kunyit kaya akan antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan stres oksidatif pada sel kulit.

 

Kandungan antioksidan tersebut membuat kunyit berpotensi mendukung kesehatan kulit secara umum. Namun, penggunaan masker kunyit tidak bisa dianggap sebagai cara untuk mencegah kanker kulit. Perlindungan utama dari kerusakan akibat sinar matahari tetap berasal dari penggunaan sunscreen dan kebiasaan melindungi kulit dari paparan UV.

 

Berpotensi Membantu Mengurangi Hiperpigmentasi

 

Hiperpigmentasi adalah kondisi di mana bercak-bercak kulit menjadi berwarna lebih gelap daripada kulit normal di sekitarnya.

Penggelapan ini terjadi ketika tubuh kelebihan melanin, pigmen coklat yang menghasilkan warna kulit normal, membentuk endapan di kulit.

 

Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa kurkumin berpotensi memengaruhi proses pembentukan melanin. Meski demikian, hasil penelitian mengenai penggunaan kunyit secara langsung pada kulit masih belum cukup kuat untuk menjadikannya sebagai perawatan utama hiperpigmentasi.

 

Jika noda hitam atau hiperpigmentasi menetap, penggunaan produk dengan bahan aktif yang telah lebih banyak diteliti atau konsultasi dengan dokter kulit dapat menjadi pilihan yang lebih tepat.

 

Membantu Menjaga Kondisi Kulit

 

Kandungan antioksidan di dalam kunyit berpotensi membantu menjaga kondisi kulit dari stres oksidatif.

 

Namun, klaim bahwa masker kunyit dapat menghilangkan kerutan atau meningkatkan produksi kolagen secara langsung masih membutuhkan bukti yang lebih kuat. Jadi, manfaatnya lebih tepat dipahami sebagai bagian dari perawatan kulit tambahan, bukan solusi utama untuk tanda-tanda penuaan.

 

Membuat Kulit Tampak Lebih Cerah

 

Kandungan antioksidan dan anti-inflamasi masker kunyit juga berpotensi membuat kulit tampak lebih segar.

 

Efek kulit terlihat lebih cerah setelah menggunakan masker juga bisa bersifat sementara dan tidak sama dengan memutihkan kulit. Selain itu, kunyit dapat meninggalkan rona kekuningan pada kulit, terutama jika digunakan dalam jumlah banyak atau terlalu lama.

 

Karena itu, jangan menggunakan kunyit sebagai pengganti sunscreen jika tujuanmu adalah mencegah kulit kusam akibat paparan sinar matahari.

 

Membantu Menenangkan Peradangan Ringan

 

Seperti yang sudah Bob tulis sebelumnya, kunyit mengandung kurkumin. Senyawa aktif dalam kunyit tersebut memiliki potensi efek anti-inflamasi yang dapat membantu kulit.

 

Sifat tersebut membuat kunyit berpotensi membantu menenangkan peradangan ringan pada kulit. Namun, masker kunyit tidak disarankan sebagai pengobatan untuk kondisi kulit seperti scabies atau infeksi kulit.

 

Jika kulit mengalami gatal berat, ruam yang menyebar, luka, atau tanda infeksi, sebaiknya periksakan kondisi tersebut kepada dokter kulit daripada mengandalkan masker rumahan.

 

Tidak Semua Masalah Kulit Bisa Kamu Atasi dengan Kunyit

 

Selain jerawat dan scabies, masker kunyit juga sering orang gunakan untuk mengatasi masalah kulit seperti eksim, alopecia, lichen, planus, dan lain-lain.

 

Namun, belum ada cukup bukti untuk menjadikan masker kunyit sebagai pengobatan kondisi-kondisi tersebut. Sebaiknya hindari menggunakan masker kunyit untuk menggantikan terapi medis, terutama jika kamu memiliki penyakit kulit yang sudah didiagnosis oleh dokter.

 

Hal yang Perlu Kamu Perhatikan sebelum Menggunakan Masker Kunyit

 

Meski manfaat masker kunyit begitu banyak, jenis rempah ini tetap berpotensi menyebabkan iritasi atau reaksi alergi pada sebagian orang. Karena itu, jangan langsung mengoleskan masker ke seluruh wajah sebelum memastikan kulitmu dapat menerimanya.

 

Beberapa hal yang perlu kamu perhatikan antara lain:

 

  • Lakukan patch test terlebih dahulu pada area kecil seperti bagian dalam lengan atau belakang telinga. Amati reaksinya selama 24 jam.
  • Hindari penggunaan pada kulit yang sedang terluka, mengalami iritasi berat, atau terbakar matahari.
  • Jangan mengoleskan masker terlalu dekat dengan mata.
  • Batasi penggunaan sekitar 1–2 kali seminggu, bukan setiap hari.
  • Jangan membiarkan masker menempel terlalu lama. Sekitar 10–15 menit sudah cukup.
  • Segera bilas jika muncul rasa terbakar, gatal hebat, bengkak, atau kemerahan.
  • Jika memiliki kulit sangat sensitif atau kondisi kulit tertentu seperti rosacea, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kulit. 

 

Cara Membuat Masker Kunyit di Rumah

 

Membuat masker kunyit sendiri tidak begitu sulit kok. Kunci untuk membuat masker kunyit adalah dengan menggabungkan bubuk atau ekstrak kunyit dengan bahan pengental.

 

Untuk pilihan yang lebih sederhana, kamu bisa menggunakan bahan yang lebih sedikit agar risiko iritasi dari bahan tambahan dapat kamu minimalkan.

 

Bahan yang perlu kamu siapkan:

 

  • 1 sendok teh bubuk kunyit
  • 1–2 sendok teh yogurt tawar tanpa pemanis
  • Sedikit madu jika kulitmu cocok dengan bahan tersebut 

 

Cara membuatnya:

 

Campurkan bubuk kunyit dan yogurt dalam mangkuk kecil. Tambahkan sedikit madu jika kamu inginkan, kemudian aduk hingga membentuk pasta yang cukup kental untuk kamu aplikasikan pada wajah.

 

Tidak perlu menambahkan cuka sari apel atau perasan lemon. Kedua bahan tersebut bersifat asam dan dapat meningkatkan risiko iritasi, terutama pada kulit sensitif.

 

Cara Menggunakan Kunyit sebagai Masker

 

Sebelum mengoleskan masker kunyit ke wajah, cuci dan keringkan wajah terlebih dulu. Langkah ini penting untuk menghilangkan bekas riasan atau kotoran.

 

Kemudian, oleskan masker menggunakan jari atau kuas makeup. Hindari area sekitar mata dan jangan menggosok kulit terlalu keras. Biarkan masker menempel di wajah selama sekitar 10–15 menit. Setelah itu, bilas masker dengan air hingga bersih dan lanjutkan dengan pelembap.

 

Kamu juga bisa menggunakan handuk, tapi ingatlah bahwa kunyit akan membuat kainnya menjadi kuning. Jadi, kamu bisa pertimbangkan untuk menggunakan kain lama atau kain khusus untuk masker kunyit.

 

Sebaiknya jangan menggunakan masker kunyit setiap hari. Cukup 1–2 kali seminggu dan hentikan pemakaian jika kulit menunjukkan tanda-tanda iritasi.

 

Jika kamu ingin mencoba campuran lain, hindari penggunaan lemon pada wajah. Paparan sinar matahari setelah penggunaan bahan tertentu yang bersifat fotosensitif dapat meningkatkan risiko iritasi dan reaksi kulit.

 

Mau Staycation untuk Me-Time? Menginap di Sini Aja!

 

Kamar tidur Bobopod Airport CBC - hotel kapsul di indonesia
Photo: Bobobox Internal Asset

 

Setelah merawat kulit, jangan lupa luangkan waktu untuk merawat kondisi tubuh dan pikiran. Staycation bersama Bobobox bisa menjadi pilihan sederhana untuk menikmati waktu sendiri dan beristirahat dari rutinitas.

 

Bobopod menawarkan pengalaman menginap modern di hotel kapsul yang nyaman di kawasan perkotaan, sementara Bobocabin menghadirkan kabin di tengah alam yang cocok untuk kamu yang ingin menikmati suasana lebih tenang.

 

Fasilitas di Bobopod meliputi akses WiFi, pod dengan panel pintar B-Pad untuk mengatur Mood Lamp dan Bluetooth Speaker. Sementara itu, Bobocabin hadir dengan Smart Window yang bisa kamu atur tingkat transparansinya untuk menjaga privasi. 

 

Baca Juga:

 

 

Download aplikasi Bobobox untuk menemukan lokasi dan pilihan kamar terbaru, lalu pesan tempat menginap yang paling sesuai dengan rencana me-time-mu!

 

Header image by: Darío Méndez via Unsplash