Kesalahan pria dalam berpakaian sering kali terlihat dari hal-hal sederhana, seperti salah memilih ukuran, keliru memadukan warna, atau mengenakan pakaian yang nggak sesuai dengan bentuk tubuh. Meski terkesan sepele, detail-detail ini bisa bikin penampilan kamu yang seharusnya keren jadi kurang maksimal, lho.
Tampil rapi dan berkelas juga nggak berarti kamu harus mengikuti semua tren fashion atau memenuhi lemarimu dengan baju bermerek. Justru, pemilihan fit, proporsi, warna, dan detail kecil punya peran besar dalam membuat outfit-mu terlihat lebih put-together.
Sayangnya, masih banyak cowok yang terbiasa asal mengambil baju dari lemari tanpa mempertimbangkan kecocokan setiap elemennya. Padahal, outfit yang tepat bisa bikin kamu lebih percaya diri, baik saat hangout santai maupun saat menghadiri acara formal.
Nah, biar penampilanmu nggak saltum lagi dan terlihat lebih oke, yuk kenali berbagai kesalahan pria dalam berpakaian yang sebaiknya kamu hindari!
Kesalahan Pria dalam Berpakaian yang Bikin Penampilan Nggak Menarik
Ada beberapa kesalahan pria dalam berpakaian yang masih sering dilakukan, meski tren fashion terus berubah. Dengan mengenalinya, kamu bisa lebih mudah membangun gaya yang rapi, nyaman, dan tetap sesuai dengan karakter pribadi.
1. Terlalu Mengandalkan Tren

Salah satu kesalahan pria dalam berpakaian yang masih sering terjadi adalah terlalu mengikuti tren busana. Tren memang bisa menjadi inspirasi, tetapi nggak semua gaya yang sedang populer akan cocok dengan karakter atau kebutuhanmu. Apalagi, tren fashion sekarang bisa berubah dengan sangat cepat karena pengaruh media sosial.
Daripada terus membeli pakaian yang hanya populer dalam waktu singkat, cobalah membangun koleksi pakaian dengan basic items berkualitas. Kaos polos, kemeja, celana dengan potongan yang rapi, jaket netral, dan sepatu sederhana bisa menjadi pilihan yang lebih mudah dipadukan.
Dengan begitu, kamu tetap bisa mengikuti tren tanpa harus mengganti seluruh isi lemari setiap kali gaya baru muncul.
2. Memakai Pakaian dengan Fit yang Kurang Tepat
Kesalahan pria dalam berpakaian berikutnya adalah mengenakan pakaian yang terlalu longgar atau terlalu ketat. Namun, bukan berarti semua pakaian harus mengikuti bentuk tubuh dengan ketat. Saat ini, potongan straight atau relaxed fit juga bisa terlihat rapi selama proporsinya seimbang.
Hal terpenting adalah memperhatikan fit pada bagian bahu, panjang lengan, panjang atasan, serta jatuhnya celana. Pakaian yang terlalu besar atau terlalu kecil bisa membuat keseluruhan outfit terlihat kurang proporsional.
Jadi, jangan hanya berpatokan pada ukuran S, M, atau L. Perhatikan bagaimana pakaian tersebut benar-benar jatuh di tubuhmu.
3. Mengenakan Aksesori secara Berlebihan

Aksesori bisa menjadi pelengkap yang membuat penampilan terlihat lebih menarik. Namun, mengenakan terlalu banyak aksesori dalam satu outfit justru bisa membuat tampilan terasa ramai.
Untuk gaya sehari-hari, kamu bisa memilih satu atau dua aksesori yang sesuai. Jam tangan, kacamata, atau satu perhiasan sederhana sudah cukup untuk memberikan sentuhan tambahan tanpa membuat penampilan terlihat berlebihan.
Terutama untuk acara yang lebih formal, prinsip less is more bisa membantu membuat penampilan terlihat lebih rapi dan elegan.
4. Memakai Dasi Terlalu Panjang atau Pendek
Dasi memang nggak lagi menjadi bagian wajib dalam banyak gaya berpakaian pria sehari-hari. Namun, untuk acara formal atau situasi tertentu yang mengharuskanmu mengenakan dasi, panjangnya tetap perlu diperhatikan.
Kesalahan pria dalam berpakaian yang satu ini bisa membuat setelan formal terlihat kurang rapi. Idealnya, ujung dasi berada di sekitar ikat pinggang atau bagian atas celana.
Dengan panjang yang tepat, dasi akan terlihat lebih proporsional dengan kemeja dan jas yang kamu kenakan.
5. Memadukan Graphic Tee yang Terlalu Ramai dengan Jaket
Jaket dan kaos merupakan kombinasi yang mudah digunakan untuk berbagai kesempatan. Namun, kamu nggak harus selalu memilih kaos polos. Graphic tee juga bisa digunakan selama desainnya sesuai dengan keseluruhan outfit.
Hindari kaos dengan logo atau gambar yang terlalu besar jika jaket yang kamu gunakan juga sudah memiliki detail yang ramai. Kaos polos atau graphic tee dengan desain yang lebih sederhana biasanya lebih mudah dipadukan.
Selain soal desain, perhatikan juga kondisi sablon. Sablon yang sudah mengelupas atau terlihat kusam bisa membuat outfit terlihat kurang terawat.
6. Menggulung Lengan Kemeja Sembarangan
Menggulung lengan kemeja memang bisa memberikan kesan lebih santai. Namun, gulungan yang terlalu banyak atau dilakukan secara asal bisa membuat penampilan terlihat berantakan.
Kamu bisa mencoba beberapa teknik seperti casual roll atau master roll untuk mendapatkan hasil yang lebih rapi. Pastikan gulungan memiliki ukuran yang relatif konsisten dan nggak membuat bagian lengan terlihat terlalu menggembung.
Dengan begitu, kamu tetap bisa mendapatkan gaya santai tanpa mengorbankan kerapian.
7. Warna Ikat Pinggang dan Sepatu Tidak Selaras

Memperhatikan warna ikat pinggang dan sepatu masih menjadi salah satu aturan dasar dalam berpakaian pria, terutama untuk gaya formal. Keduanya nggak harus memiliki warna yang benar-benar identik, tetapi sebaiknya berada dalam kelompok warna yang selaras.
Sebagai contoh, sepatu hitam lebih mudah dipadukan dengan ikat pinggang hitam, sementara sepatu cokelat bisa dipasangkan dengan ikat pinggang cokelat.
Aturan sederhana ini bisa membuat keseluruhan penampilan terlihat lebih terkoordinasi tanpa perlu terlalu banyak memikirkan kombinasi warna.
8. Mengabaikan Kondisi Sepatu
Pakaian yang rapi bisa kehilangan daya tariknya kalau kamu menggunakan sepatu yang kotor, rusak, atau terlihat tidak terawat. Karena berada di bagian bawah outfit, kondisi sepatu memang mudah terlewatkan saat kamu bersiap.
Sebelum keluar rumah, luangkan waktu untuk melihat kondisi sepatu. Bersihkan noda, perhatikan sol, dan pastikan sepatu masih dalam kondisi layak pakai.
Kamu nggak harus memiliki banyak sepatu. Satu atau dua pasang yang berkualitas dan terawat justru bisa lebih berguna untuk berbagai kesempatan.
9. Mencampur Terlalu Banyak Statement Piece
Memakai satu item yang mencuri perhatian bisa membuat outfit terasa lebih menarik. Namun, kalau jaket, sepatu, aksesori, dan celana semuanya memiliki detail yang kuat, penampilan bisa terasa terlalu ramai.
Cobalah menentukan satu bagian yang ingin menjadi fokus outfit. Setelah itu, pilih item lainnya dengan desain dan warna yang lebih sederhana agar keseluruhan tampilan tetap seimbang.
10. Tidak Menyesuaikan Pakaian dengan Occasion

Kesalahan pria dalam berpakaian nggak selalu berkaitan dengan jenis atau warna pakaian. Memilih outfit yang nggak sesuai dengan kesempatan juga bisa membuat penampilan terasa kurang tepat.
Misalnya, mengenakan pakaian yang terlalu formal untuk acara santai atau justru memakai outfit terlalu kasual saat menghadiri acara yang membutuhkan pakaian lebih rapi.
Sebelum berpakaian, pertimbangkan tempat, jenis acara, waktu, dan suasana. Dengan begitu, kamu bisa memilih outfit yang tetap nyaman sekaligus sesuai dengan situasi.
Prinsip Dasar agar Penampilan Terlihat Lebih Put-Together
Daripada menghafalkan terlalu banyak aturan, kamu bisa berpegang pada tiga prinsip sederhana: fit, proporsi, dan koordinasi. Ketiganya membantu membuat pakaian terlihat lebih rapi tanpa harus selalu mengikuti tren.
- Fit: Pastikan pakaian terasa nyaman dan jatuh dengan baik di tubuh. Bukan berarti harus ketat. Potongan yang sedikit relaxed pun tetap bisa terlihat rapi selama bagian bahu, lengan, dan panjang pakaian sesuai.
- Proporsi: Perhatikan keseimbangan antara atasan dan bawahan. Misalnya, jika mengenakan atasan yang cukup longgar, pilih bawahan dengan potongan yang lebih terstruktur agar penampilan tidak terlihat terlalu bulky.
- Koordinasi: Pilih warna, motif, dan aksesori yang saling melengkapi. Kamu tidak perlu menggunakan banyak warna atau aksesori sekaligus karena kombinasi sederhana justru lebih mudah terlihat rapi.
Ketiga hal ini biasanya lebih penting daripada sekadar mengejar tren terbaru.
Checklist sebelum Keluar Rumah
Masih bingung apakah outfit-mu sudah terlihat rapi? Coba lakukan pemeriksaan singkat berikut:
- Apakah pakaian sudah memiliki fit yang tepat?
- Apakah proporsi atasan dan bawahan terlihat seimbang?
- Apakah warna pakaian, sepatu, dan aksesori sudah selaras?
- Apakah sepatu sudah bersih dan terawat?
- Apakah ada terlalu banyak aksesori atau statement piece?
- Apakah outfit sudah sesuai dengan occasion?
Kalau sebagian besar jawabannya sudah “ya”, kamu nggak perlu terlalu banyak memikirkan tren. Penampilan yang sederhana, rapi, dan sesuai karakter justru bisa membuatmu terlihat lebih percaya diri.
Saatnya Rehat Sejenak dari Rutinitas Padatmu

Setelah seharian beraktivitas, nggak ada salahnya meluangkan waktu untuk beristirahat dan menikmati suasana yang berbeda. Staycation bisa menjadi salah satu pilihan untuk melepas penat sambil menikmati waktu sendiri atau bersama orang terdekat.
Baca Juga:
- 8 Tips Memilih Outfit Liburan yang Cocok, Anti Salah Kostum!
- 16 Ide Fashion Tahun 90-an yang Kembali Ngetren
- Suka Mode? Inilah 7 Rekomendasi Film Fashion yang Wajib Masuk Watch List Kamu!
- Lirik 6 Rekomendasi Brand Berikut untuk Outfit Techwear Style Baru Kamu!
Bobopod dan Bobocabin bisa menjadi pilihan untuk mengisi waktu luang dengan suasana menginap yang berbeda. Kamu bisa menikmati waktu santai, membaca buku, menonton film, atau sekadar beristirahat sebelum kembali menjalani rutinitas.
Siap menyempatkan waktu untuk diri sendiri? Unduh aplikasi Bobobox untuk menemukan tempat menginap yang sesuai dengan rencana staycation-mu dan klaim promo Early Booking agar menginap jadi lebih hemat!
Featured Photo: Chu Cuong via Pexels




