Kereta Uap Jaladara, Wisata Ikonik di Kota Solo

19 Mar 2026

Kereta Uap Jaladara, Wisata Ikonik di Kota Solo

Penulis

Bobobox

Liburan di Solo dan ingin eksplor wisata sejarah yang nggak biasa? Cobalah naik kereta uap Jaladara Solo. Pengalaman naik kereta uap klasik di tengah kota ini menawarkan sensasi nostalgia yang jarang ditemukan di tempat lain. Dari suara khas lokomotif hingga perjalanan santai melewati landmark kota, wisata ini memberi kesempatan untuk menikmati sejarah transportasi Indonesia secara langsung.

 

Sebagai salah satu ikon wisata kota, kereta uap Jaladara Solo menghadirkan pengalaman unik yang memadukan sejarah, budaya, dan perjalanan santai di pusat kota. Banyak wisatawan datang untuk merasakan atmosfer perjalanan masa lalu sambil menikmati pemandangan sepanjang Jalan Slamet Riyadi. 

 

Bagi pencinta sejarah dan transportasi, perjalanan menggunakan kereta uap Jaladara menjadi pengalaman yang benar-benar berbeda dari wisata biasa.

 

Tentang Kereta Api Uap Jaladara

 

View this post on Instagram

 

Jika kamu tertarik dengan wisata sejarah, maka kereta uap Jaladara Solo adalah salah satu atraksi yang wajib dicoba. Kereta wisata ini merupakan lokomotif uap klasik yang masih beroperasi di Indonesia dan berjalan di jalur rel yang berada di tengah Kota Solo.

 

Banyak orang mengenalnya dengan nama Sepur Kluthuk Jaladara, sebutan khas dalam bahasa Jawa yang merujuk pada suara “kluthuk-kluthuk” dari mesin lokomotif uap. Nama Jaladara sendiri diambil dari kisah Mahabharata yang merujuk pada kereta milik Prabu Kresna.

 

Dalam sejarah kereta uap Jaladara, lokomotif yang digunakan awalnya adalah tipe C1218 yang dibuat oleh pabrik Hartmann di Jerman pada tahun 1896. Lokomotif ini dahulu digunakan oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda untuk jalur kereta pendek di wilayah Jawa.

 

Seiring waktu, operasionalnya diperbarui dan kini menggunakan lokomotif uap D1410 yang lebih kuat. Meskipun demikian, nuansa klasik tetap dipertahankan sehingga wisatawan masih bisa merasakan sensasi perjalanan kereta tempo dulu.

 

Gerbong yang digunakan juga cukup istimewa. Kereta ini menggunakan gerbong kayu jati yang diproduksi sekitar tahun 1920. Interiornya sederhana namun elegan, memberikan pengalaman perjalanan yang terasa autentik.

 

Kereta ini memiliki kapasitas sekitar 70 penumpang dalam satu perjalanan. Bahan bakar yang digunakan juga unik karena masih menggunakan kayu jati dan air untuk menghasilkan uap yang menggerakkan mesin lokomotif.

 

Dengan semua keunikan tersebut, kereta api uap Jaladara Solo menjadi salah satu atraksi wisata sejarah yang paling ikonik di kota Solo.

 

Rute & Jadwal Kereta Uap Jaladara

 

Perjalanan kereta uap Jaladara Solo menawarkan pengalaman menyusuri jalur kereta yang melintas di tengah kota. Rute utamanya adalah dari Stasiun Purwosari → Stasiun Solo Kota (Sangkrah).

Jarak perjalanan sekitar 5–6 kilometer dengan durasi sekitar dua hingga tiga jam untuk perjalanan pulang-pergi.

 

Sepanjang perjalanan, kereta akan melewati berbagai landmark terkenal di Solo seperti:

 

  • Loji Gandrung
  • Museum Radya Pustaka
  • Kampung Batik Kauman
  • Gladag Langen Bogan
  • Solo Grand Mall
  • House of Danar Hadi

 

Perjalanan yang santai membuat wisatawan bisa menikmati pemandangan kota dengan lebih nyaman.

 

Namun, perlu diketahui bahwa jadwal kereta uap Jaladara tidak tersedia setiap hari. Hal ini karena biaya operasional lokomotif uap cukup tinggi. Biasanya kereta ini beroperasi pada:

 

  • Akhir pekan
  • Hari libur nasional
  • Event khusus
  • Perjalanan charter

 

Jadwal keberangkatan biasanya sekitar pukul 10.30 WIB atau 14.00 WIB, namun bisa berubah sesuai penyelenggara perjalanan. Karena jadwalnya tidak tetap, wisatawan disarankan mengecek informasi terbaru sebelum berkunjung.

 

Download Bobobox app and stay at Bobopod!

 

Cara Naik Kereta Api Jaladara

 

Jika kamu tertarik mencoba pengalaman ini, ada beberapa langkah sederhana untuk mengetahui cara naik kereta uap Jaladara.

 

Pertama, kamu perlu menentukan jenis perjalanan yang ingin diikuti. Biasanya ada dua pilihan utama, yaitu perjalanan open trip atau penyewaan kereta secara charter.

 

Open trip biasanya disediakan oleh agen wisata atau komunitas perjalanan yang membuka reservasi untuk umum. Dalam sistem ini, kamu cukup membeli tiket per orang. Jika datang bersama rombongan besar, kamu juga bisa memilih opsi charter dengan menyewa seluruh rangkaian kereta.

 

Langkah berikutnya adalah melakukan reservasi tiket. Banyak agen perjalanan membuka pendaftaran secara online, biasanya melalui media sosial atau layanan pesan singkat. Setelah melakukan pembayaran, kamu akan menerima e-ticket yang perlu ditunjukkan saat hari keberangkatan.

 

Pada hari perjalanan, datanglah ke Stasiun Purwosari sekitar 30 hingga 60 menit sebelum kereta berangkat. Penumpang akan menukarkan tiket dengan boarding pass sebelum naik kereta.

 

Paket Wisata Kereta Uap Jaladara (Harga Tiket & Carter)

 

View this post on Instagram

 

Salah satu hal yang sering ditanyakan wisatawan adalah mengenai harga tiket kereta uap Jaladara. Untuk perjalanan open trip, harga tiket biasanya berkisar antara Rp150.000 hingga Rp200.000 per orang

 

Harga tersebut biasanya sudah termasuk tiket perjalanan pulang-pergi dan dalam beberapa paket juga dilengkapi dengan snack atau pemandu wisata.

 

Bagi warga Solo, terkadang tersedia tiket khusus dengan harga lebih murah pada event tertentu. Selain open trip, tersedia juga paket charter bagi wisatawan yang ingin menyewa seluruh kereta.

 

Harga sewa charter biasanya sekitar Rp3.500.000 hingga Rp3.750.000 untuk satu perjalanan

Durasi perjalanan charter biasanya sekitar tiga jam dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan acara seperti gathering, wisata komunitas, atau kegiatan keluarga.

 

Beberapa penyelenggara wisata bahkan menawarkan paket tambahan seperti tur budaya, paket kuliner, atau acara khusus di dalam kereta.

 

Istirahat Nyaman di Bobopod Slamet Riyadi, Solo

 

Bobopod Slamet Riyadi Solo
Photo: Bobobox Internal Asset

 

Setelah puas menikmati perjalanan sejarah menggunakan kereta uap Jaladara Solo, kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan beristirahat di pusat kota.

 

Salah satu pilihan yang praktis adalah Bobopod Slamet Riyadi di Solo. Lokasinya berada di Jalan Slamet Riyadi, yang juga merupakan jalur yang dilewati oleh kereta wisata Jaladara. Dengan konsep capsule pod modern, tempat ini menawarkan pengalaman menginap yang nyaman dan efisien bagi traveler yang ingin mengeksplor kota Solo tanpa ribet.

 

Fasilitas seperti kamar ber-AC, Wi‑Fi cepat, serta kamar mandi bersih membuat kamu bisa beristirahat dengan nyaman setelah seharian berkeliling kota.

 

Bobopod Slamet Riyadi Solo
Photo: Bobobox Internal Asset

 

Kalau kamu ingin merencanakan perjalanan dengan lebih praktis, kamu bisa mengecek ketersediaan kamar langsung melalui aplikasi Bobobox. Semua informasi terangkum lengkap dengan mengunduh aplikasinya di sini.

 

Baca Juga:

 

 

Terletak di lokasi yang strategis dan dilengkapi fasilitas modern, Bobopod Slamet Riyadi menjadi tempat ideal untuk menginap sebelum melanjutkan petualangan wisata di Solo. Selamat liburan!

 

Featured Photo: RaFaDa20631 via Wikipedia