7 Jenis Pohon Penghijauan yang Mudah Ditanam, Apa Saja?

08 Aug 2026

7 Jenis Pohon Penghijauan yang Mudah Ditanam, Apa Saja?

Penulis

Bobobox

Ingin mengubah lingkungan sekitarmu terasa lebih sejuk dan asri? Entah itu pekarangan rumah, tepi sungai, taman, sampai jalur hijau jalan, kamu harus tahu dulu jenis pohon penghijauan mana yang cocok. Selain membuat lingkungan jadi lebih cantik dan teduh, pohon juga memiliki banyak fungsi untuk lingkungan sekitar, lho!

 

Mulai dari menghasilkan oksigen, menyerap karbon dioksida, menahan laju air dan erosi, hingga memberikan keteduhan. Namun, memilih jenis pohon penghijauan tentu tidak boleh sembarangan. Karakteristik pertumbuhan akar dan ukuran kanopi saat pohon membesar sangat perlu kamu perhatikan agar tidak merusak struktur bangunan atau jalan di sekitarnya. 

 

Nah, agar tidak salah langkah, berikut ini adalah jenis-jenis pohon terbaik untuk penghijauan.

 

7 Jenis Pohon Penghijauan yang Cocok dengan Iklim Tropis Indonesia

 

Hutan-Pohon-Tumbuhan
Photo: kazuend via Unsplash

 

1. Strelitzia Nicolai

 

  • Tinggi: 3 - 6 meter
  • Tingkat pertumbuhan: Sedang hingga cepat

 

Kalau kamu bertanya tentang jenis pohon penghijauan yang adaptasinya kuat terhadap segala cuaca, coba deh tanam Strelitzia nicolai atau white bird of paradise. Tanaman bertipe pohon rendah ini memiliki daun lebar menyerupai pisang yang mampu memberikan kesan tropis sekaligus menciptakan area teduh.

 

Beberapa penelitian juga menunjukkan daunnya efektif membantu menyerap polutan udara, seperti formaldehida dan benzena. Perawatannya pun relatif mudah, cukup potong daun-daun yang sudah layu di pangkalnya.

 

  • Tips menanam: Tanam di tempat yang lebarnya saat dewasa tidak akan menghalangi jalur jalan.
  • Cocok di: Area sekitar kolam renang, halaman, taman bergaya resor khas Bali, pot besar.

 

 2. Mexican Fan Palm

 

  • Tinggi: 12 – 15 meter
  • Tingkat pertumbuhan: Cepat

 

Banyak orang memilih palem sebagai pohon penghijauan karena tampilannya mampu menciptakan kesan tropis, dan pemiliknya pun dapat merawat pohon ini dengan treatment yang relatif mudah. Jika kamu memutuskan ingin menanam pohon palem, kamu bisa banget mempertimbangkan Mexican Fan Palm, yang juga terkenal dengan sebutan palem Washington.

 

Sekilas mirip pohon kelapa, kamu biasanya bisa menjumpai tanaman satu ini sebagai hiasan di pinggir jalan kompleks perumahan. Selain menghadirkan kesan tropis, pohon evergreen ini juga memiliki ketahanan yang mumpuni, baik terhadap kekeringan maupun tanah yang kurang subur, lho. Jadi, tanaman ini memang pas banget untuk kamu tanam di kawasan perkotaan yang panas.

 

  • Tips menanam: Tanam di lokasi yang mendapat sinar matahari penuh dengan tanah berdrainase baik
  • Cocok di: Taman kota, tepi jalan, area perkantoran, ruang terbuka hijau.

 

3. Kersen (Muntingia calabura)

 

  • Tinggi: 9 m
  • Tingkat Pertumbuhan: Cepat

 

Kersen atau ceri Jamaika terkenal dengan buah kecilnya yang manis dan menjadi favorit anak-anak. Pohon satu ini bisa termasuk tanaman liar yang bisa tumbuh di mana saja, termasuk di kebun ataupun pinggir jalan, dengan tinggi rata-rata 3-9 meter. Batang pendeknya bisa berdiameter hingga 20 cm.

 

Kersen ini juga termasuk salah satu dari jenis pohon penghijauan karena kemampuannya dalam menyerap karbondikosida. Akarnya yang kuat dan berjenis tunggang juga mampu menahan erosi, dan juga dapat bertahan terhadap polusi udara di jalanan kota.

 

  • Tips menanam: Siram secara teratur, tapi jangan sampai airnya menggenang untuk mencegah pembusukan akar.
  • Cocok di: Area sekolah, pinggir jalan, atau lahan kosong yang membutuhkan tanaman peneduh.

 

4. Pohon Janda Merana (Liang Liu / Weeping Willow)

 

  • Tinggi: 15 – 20 meter
  • Tingkat pertumbuhan: Cepat (termasuk salah satu pohon peneduh dengan pertumbuhan tercepat di dunia, dapat tumbuh 1,8 meter per tahun)

 

Jenis pohon penghijauan ini nggak cuma bikin teduh, tapi penampilannya juga berkesan dramatis dan elegan. Itu karena cabang-cabangnya yang panjang dan anggun "menjuntai" membentuk lengkungan layaknya tirai bundar raksasa. 

 

Daun-daunnya berbentuk tombak kecil memanjang, berwarna hijau muda di bagian atas dan berwarna keperakan di bagian bawah. Kulit batangnya kasar, abu-abu, dan berlekuk. Selain tampilannya yang elegan, tajuk pohon ini lebar sehingga mampu memberikan keteduhan dan membantu menciptakan iklim mikro yang lebih sejuk.

 

  • Tips menanam: Karena sistem akarnya agresif, sebaiknya jangan tanam di area trotoar (khawatirnya, itu malah akan merusak fondasi trotoar) atau di dekat saluran pembuangan air limbah, sistem septik, atau saluran air.
  • Cocok di: Tepi kolam atau danau tanpa ada bangunan lain di sekitarnya (berjarak ±15 meter) 

 

5. Bambu

 

  • Tinggi: 10 – 30 meter (tergantung spesies)
  • Tingkat pertumbuhan: Tercepat di dunia, dengan beberapa spesies tumbuh hingga 89 cm per hari

 

Siapa sih yang tidak kenal pohon bambu? Pohon satu ini memang tidak memiliki batang besar seperti jenis-jenis pohon lainnya.

 

Namun, bambu tetap saja termasuk ke dalam jenis-jenis pohon yang cocok untuk penghijauan. Tanaman berongga ini nyatanya mampu menyerap sekitar 90% air hujan sehingga sangat bermanfaat untuk kepentingan tanah dan air.

 

Bukan itu saja, sekumpulan bambu mampu melepaskan oksigen 35% lebih banyak daripada sekelompok pohon dengan ukuran setara. Bambu juga dapat menoleransi kondisi ekstrem yang tidak sanggup sebagian besar tanaman lain hadapi. 

 

Bahkan, bambu adalah tanaman pertama yang kembali hijau setelah ledakan bom atom di Hiroshima pada tahun 1945. Karena itu, kalau kamu sedang memilih jenis pohon penghijauan, bambu bisa menjadi pilihan terbaik.

 

  • Tips menanam: Sebaiknya tanam di tanah lempung berpasir, jangan yang padat dan sering tergenang air, karena akan menghambat perkembangan akr dan ketersediaan oksigen.
  • Cocok di: Sepanjang pagar, area samping gerbang masuk, sudut halaman, bahkan balkon apartemen

 

6. Cemara Kipas (Thuja)

 

  • Tinggi: sekitar 20 meter
  • Tingkat pertumbuhan: Cepat

 

Cemara merupakan salah satu jenis pohon penghijauan yang tangguh, terutama cemara kipas yang banyak orang sebut dengan nama thuja. Pohon ini bahkan tidak pilih-pilih soal tanah, serta mampu bertahan menghadapi sebagian besar hama maupun kondisi cuaca yang buruk.

 

Kamu juga nggak perlu ribet merawatnya karena tanaman ini hanya membutuhkan penyiraman sesekali. Kamu pun tidak perlu sering-sering memangkas dahan-dahannya karena secara alami pohon ini mampu tumbuh dengan bentuk seragam. Daun-daunnya yang kecil, mengkilap, dan berbentuk sisik tumbuh merapat dan saling menumpuk hingga membentuk wujud kipas.

 

  • Tips menanam: Pertimbangkan untuk menaburkan lapisan mulsa setebal 5 cm di atas tanah untuk membantu mempertahankan kelembapan dan melindungi akar dari fluktuasi suhu.
  • Cocok di: Dekat jalan raya, batas properti, area berangin, tepi jalan masuk.

 

7. Tanjung

 

Tinggi: 25 meter

Tingkat pertumbuhan: Lambat

 

Tanjung termasuk salah satu dari jenis-jenis pohon yang kerap orang gunakan untuk peneduh jalan raya, hutan kota, taman hingga pekarangan. Pohon satu ini mampu meneduhkan area hingga seluas 125 meter persegi, tergantung pada umur pohon tersebut.

 

Pohon tanjung memiliki bunga berbau semerbak dan daunnya tidak mudah rontok sehingga tidak akan mengotori jalan. Pohon ini juga menghasilkan buah yang kerap menjadi santapan bagi aneka burung. 

 

Selain itu, pohon tanjung juga bermanfaat untuk mencegah erosi dan memiliki kandungan yang mampu menyerap unsur pencemar timbal. Hanya saja, kalau kamu bandingkan dengan pohon lain, kemampuan penyerapan polutannya memang lebih rendah. Meski begitu, pohon tanjung tidak mudah tercemar sehingga mampu bertahan hidup sampai 100 tahun, lho.

 

  • Tips menanam: Pastikan tanah tetap lembap tetapi tidak tergenang air.
  • Cocok di: Hutan kota, pekarangan rumah, taman, dekat jalan raya.

 

Menyatu dengan Alam Bersama Bobocabin

 

Bobocabin Cikole, Deluxe
Photo: Bobobox Internal Asset

 

Bukan hanya membuat lingkungan terlihat lebih indah, memilih jenis pohon penghijauan yang tepat juga akan membantu kualitas udara dan ekosistem lebih terjaga. Kamu pengen sesekali dekat dengan alam yang hijau dan asri, sambil melipir sejenak rutinitas sehari-hari? 

 

Saatnya kamu coba menginap di Bobocabin dari Bobobox! Di sini, kamu bisa menikmati pengalaman glamping di alam dengan sentuhan modern! Di dalam kabin yang bersih dan nyaman, ada fitur Smart Window, Wi-Fi, bahkan jacuzzi yang bisa kamu manfaatkan. Area parkirnya juga luas dan ada fire pit untuk santai bareng orang-orang tersayang.

 

Baca juga: 

 

Pohon Paling Eksotis Di Dunia. Serasa di Negeri Dongeng, Ya?

14 Mitos Pohon Berhantu yang Bikin Merinding

Intip Keindahan Hutan Pinus Rahong yang Segar dan Asri!

Berwisata Keren Ala Green Traveler? Yuk, Mulai Biasakan Hal-Hal Berikut Ini!

 

Jangan lupa ajak teman atau keluarga untuk menikmati suasana alam bersama. Dengan promo More Cabins, makin banyak kabin yang kamu booking, makin besar juga potongan harga yang bakal kamu dapetin! 

 

Promo hanya berlaku sampai 31 Agustus 2026 ya, jadi buruan unduh aplikasi Bobobox untuk dapetin kode promonya!

 

Header image by: Nejc Košir via Pexels