Mencari ide ice breaking untuk orang dewasa yang tidak garing dan bisa mencairkan suasana corporate gathering atau family outing sering kali menantang. Berbeda dengan anak-anak, orang dewasa biasanya butuh stimulasi permainan yang melibatkan logika, humor ringan, atau bahkan sedikit kompetisi yang memicu tawa.
Mengadakan aktivitas penyegar di sela-sela acara formal sangat penting untuk mengusir rasa penat, meningkatkan fokus, sekaligus membangun kedekatan antarpeserta tanpa terasa dipaksakan.
Aktivitas pencair suasana yang interaktif terbukti mampu memecah kecanggungan, terutama bagi rekan kerja yang jarang berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pilihan permainan yang tepat, momen kumpul-kumpul akan terasa jauh lebih hidup dan lebih berkesan.
Ide Ice Breaking Seru untuk Orang Dewasa
Biar agenda kumpul-kumpul kamu tidak terasa membosankan, berikut ini adalah ragam ice breaking seru untuk orang dewasa yang praktis dimainkan dan dijamin langsung memicu kehebohan:
1. Badai Berembus
Ide ice breaking game pertama dari Bobobox adalah “badai berembus”. Pada awal permainan, fasilitator akan menginstruksikan peserta untuk membuat lingkaran dengan kursi-kursi yang telah disediakan dan meminta mereka untuk duduk di kursi tersebut.
Lalu, fasilitator akan menjelaskan aturan permainan di mana ia bertindak sebagai angin. Setelah itu, fasilitator akan berkata kalimat seperti ini “Angin berembus kepada orang yang memakai baju kuning.” yang bisa disesuaikan dengan pesertanya.
Semua peserta yang duduk harus berdiri dan mengganti kursinya. Sementara peserta yang mengenakan baju kuning harus berdiri dan berpindah tempat duduk serta berusaha untuk menghindari fasilitator yang akan merebut sebuah kursi. Jika ada satu peserta yang tidak mendapatkan kursi, maka ia akan menggantikan fasilitator sebagai angin.
2. Cari Kelompok

“Cari kelompok” adalah ice breaking yang tak kalah seru untuk dicoba. Aktivitas ini dimulai dengan mengharuskan peserta berbaris atau membentuk lingkaran. Ketika fasilitator berteriak empat, maka peserta harus membentuk kelompok yang terdiri dari empat orang secepat mungkin. Jika fasilitator berteriak lima, maka peserta harus membentuk kelompok yang terdiri dari lima orang dan seterusnya. Mudah dan seru banget, bukan?
3. Ekor Naga
Berikutnya, ada ice breaking “ekor naga” yang bisa kamu mainkan. Dalam ice breaking ini, peserta akan dibagi menjadi dua kelompok yang beranggotakan 9-10 orang. Dua kelompok tersebut harus membentuk barisan yang panjang dan menyambung satu sama lain. Ketika kedua kelompok ini dihadapkan, peserta paling depan yang harus bertindak sebagai kepala naga yang harus memakan ekor naga lain atau peserta paling belakang di kelompok musuh.
4. Hitung Kelipatan
Salah satu ice breaking yang kerap jadi pilihan favorit adalah “hitung kelipatan”. Seperti namanya, ice breaking ini memiliki aturan di mana peserta tidak boleh menyebutkan angka kelipatan tertentu dan menggantinya dengan bertepuk tangan.
Misalnya, fasilitator menjelaskan bahwa setiap hitungan kelipatan 3, peserta dilarang menyebut kelipatannya seperti 3, 6, 9, dan seterusnya, serta wajib menggantinya dengan bertepuk tangan. Agar makin seru, fasilitator bisa mengganti tepuk tangan tersebut dengan menyebutkan nama teman atau hal-hal lainnya.
5. Ikuti yang Didengarkan

“Ikuti yang didengarkan” adalah ice breaking yang mempunyai kata kunci berupa ikuti yang instruktur katakan.
Contohnya, fasilitator mengatakan “kepala, lutut, kaki, lutut, kaki”. Lalu, semua peserta harus mengikuti apa yang dikatakan instruktur, yaitu menyentuh kepala, lutut, kaki, lutut, dan kaki secara berurutan. Kemudian, fasilitator melanjutkan permainan dengan mengungkapkan pertanyaan seperti “5+5?”.
Biasanya, peserta justru kebingungan dan meminta pertanyaannya diulang. Padahal, seharusnya peserta mengikuti yang dikatakan instruktur saja. Lakukan sampai salah seorang peserta bahwa seharusnya mereka mengikuti perkataan fasilitator bukan menjawab pertanyaannya.
6. Ikuti yang Dilihat
Selain ice breaking “ikuti yang didengarkan”, kamu juga dapat melakukan ice breaking yang relatif serupa, yaitu “ikuti yang dilihat”. Kata kunci pada kegiatan ini adalah melakukan apa yang fasilitator lakukan bukan yang mereka katakan. Misalnya, fasilitator mengucapkan “pegang kepala”, sedangkan ia memegang telinga, maka peserta harus memegang telinga, bukan kepala. Peserta yang salah dalam ice breaking ini dapat diberi hukuman yang lucu.
7. Joss!
Dari namanya, kamu mungkin kurang familiar dengan ice breaking game satu ini. Padahal, kegiatan ini bakal memancing gelak tawa dan membuat peserta bisa kembali fokus. Aktivitas ini dimulai ketika instruktur mengatakan “are you ready?”. Setelah mendengar kata tersebut, para peserta wajib menjawabnya dengan kata “joss” disertai gerakan sepantasnya. Cocok banget untuk memulai sebuah kegiatan dan membutuhkan semua orang untuk fokus dan semangat kembali.
8. Kejadian Sekitar
“Kejadian sekitar” adalah sebuah permainan yang mengajak peserta untuk saling berdiskusi. Mulanya, instruktur membagi kelompok yang berisikan empat orang. Setelah itu, instruktur akan meminta peserta untuk berdiskusi tentang kejadian di sekitar kita seperti banjir, longsor, atau gempa. Nah, ketua dari masing-masing tim nanti akan menyampaikan pendapat anggotanya di muka umum sekaligus memperkenalkan masing-masing dari mereka.
9. Lomba Berhitung
Sedang mencari ice breaking yang mengasyikan? “Lomba berhitung” adalah salah satunya. Aktivitas ini dijamin bakal seru karena instruktur akan menantang satu peserta untuk berhitung atau melanjutkan perhitungan. Peserta dan instruktur hanya dapat menyebutkan angka maksimal sebanyak dua kali seperti satu dan dua. Nantinya, siapa yang bisa menyebut angka 20 yang akan jadi pemenangnya.
10. Mengulang Petunjuk
“Mengulang petunjuk” adalah ice breaking game yang tidak salah untuk kamu coba. Dalam aktivitasnya, instruktur akan menjelaskan jika jempol adalah saya, telunjuk itu kamu, tengah itu dia, manis itu kami, dan kelingking itu kalian.
Apabila instruktur mengangkat telunjuk, maka peserta harus menjawab “kamu”. Sementara jika instruktur mengangkat jari tengah dan jempol, peserta harus menjawab “dia” dan “saya”. Ice breaking ini butuh daya ingat yang lumayan, nih!
11. Pesan Berbisik

“Pesan berbisik” adalah ide ice breaking outbound lainnya yang cocok untuk kamu coba. Instruktur akan membagi peserta ke dalam beberapa kelompok yang terdiri dari empat orang. Masing-masing kelompok berbaris lurus dan membelakangi instruktur.
Instruktur tersebut akan membisikkan sebuah kalimat dan meminta peserta untuk membisikkan kata tersebut kepada peserta di depannya. Peserta terakhir dalam setiap kelompok bertugas menyebutkan dengan lantang pesan yang baru saja ia terima. Hayooo, pada benar semua tidak jawabannya?
12. Pesan Tersembunyi
Bosan dengan ice breaking yang itu-itu saja? Gak ada salahnya jika kamu mencoba “pesan tersembunyi”. Dalam ice breaking ini, instruktur menyiapkan beberapa benda seperti jeruk nipis, cotton bud, kertas, korek api, dan lilin. Lalu, para peserta diminta untuk memperhatikan peragaan yang akan dilakukan panitia.
Panitia sendiri akan membelah jeruk dan mengambil air menggunakan cotton bud. Ambil secarik kertas dan tuliskan kata menggunakan cotton bud. Diamkan sebentar dan siapkan sebuah lilin. Nantinya, tulisan yang ada di kertas tersebut akan terlihat saat didekatkan dengan lilin. Kira-kira ada pesan rahasia apa saja, ya?
13. Rumus Benar-Salah
Buat suasana outbound makin semarak dengan memainkan ice breaking “rumus benar-salah”. Dalam ice breaking ini, peserta dibagi ke dalam dua tim dan dihadapkan dengan instruktur. Kemudian, ia akan menjelaskan aturan mainnya.
Apabila instruktur mengatakan “maju-mundur”, maka peserta harus maju dan maju karena rumusnya adalah “benar-salah”. Agar makin seru, kamu dapat mengajak peserta untuk berteriak sesuai dengan arah gerakan.
14. Sambung Kata
“Sambung kata” adalah ice-breaking game yang biasa dilakukan ketika sebuah kegiatan terasa monoton. Dalam kegiatan ini, para peserta akan membuat sebuah lingkaran. Masing-masing dari mereka hanya diperbolehkan menyebutkan satu kata.
Instruktur menyebutkan satu kata, lalu peserta yang ditunjuk harus melanjutkan kata yang disebut. Rangkaian katanya harus masuk akal. Setelah menyebut rangkaian kata, peserta terakhir harus merangkum kata apa saja yang sudah dirangkai.
15. Siapa Dia?
Apabila kamu sedang mencari ice breaking outbound yang bisa mengakrabkan hubungan antarpeserta, cobalah game ice breaking “siapa dia”. Permainan dimulai dengan mengajak peserta membentuk lingkaran besar.
Lalu, fasilitator menunjuk salah satu peserta untuk memperkenalkan diri. Perkenalan dilanjutkan oleh orang yang berada di sampingnya, tetapi ia harus memperkenalkan orang pertama terlebih dahulu sebelum memperkenalkan dirinya sendiri. Hal ini berlaku hingga seterusnya. Cocok untuk permainan perkenalan!
16. Suara Tembakan
Terkadang, kegiatan outbound terasa membosankan. Agar suasana kembali seru dan semarak, lakukan saja ice breaking “suara tembakan”. Dalam aktivitas ini, peserta akan dibagi menjadi beberapa kelompok.
Setiap kelompok diberi suara tembakan unik oleh instruktur. Lalu, instruktur menunjuk tiap kelompok secara acak dan kelompok tersebut harus mengeluarkan suara tembakan uniknya.
17. Tic Tac Toe

Ice breaking seru lainnya yang wajib masuk daftar adalah “tic tac toe”. Aktivitas ini sebenarnya biasa dilakukan oleh dua orang saja. Namun, kamu bisa memodifikasi dan memainkannya untuk banyak orang. Terutama, di pantai supaya bisa main pakai pasir.
Cara mainnya pun mudah. Kamu cukup membuat dua kelompok yang berisikan lima hingga enam orang. Lalu, tunjuk satu orang sebagai juru bicara untuk masing-masing kelompok. Untuk mengisi tabel, tiap kelompok harus menjawab pertanyaan yang diberikan.
18. Bingo Kemerdekaan Indonesia
Untuk contoh ice breaking games yang simpel, fun, dan cocok dengan tema HUT RI, kamu bisa main common thread bingo. Bahkan, kamu hanya perlu kertas berisikan tabel 5×5, dan pulpen atau spidol buat tiap peserta. Idealnya, game ini dimainkan oleh 10-30 orang.
Jadi, setiap kotak bingo diisi dengan fakta, kebiasaan, atau momen khas kemerdekaan. Misalnya, “pernah ikut lomba balap karung”, “pernah menang lomba panjat pinang”, atau “punya bendera di rumah”.
Peserta akan berkeliling mencari orang yang sesuai dengan kotak tersebut. Kalau cocok, orang itu menandatangani di kotaknya. Siapa yang pertama mengisi satu baris atau kolom penuh, teriak “Merdeka!” dan menang.
19. Tepuk Semangat

Butuh ide ice breaking games yang seru dan cocok buat kelompok kecil maupun besar? Cobalah Tepuk Semangat yang bisa dilakukan minimal 5 orang, dan nggak ada batas maksimum! Kamu juga nggak perlu alat khusus, lho.
Pemandu akan membuat pola tepukan tangan, misalnya “tepuk 3 kali – jeda – tepuk 2 kali – teriak ‘MERDEKA!’”. Peserta harus menirukan pola tersebut. Pemandu bisa memvariasikan ritme, menambah kecepatan, atau menyelipkan gerakan tambahan seperti lompat atau putar badan.
Tepuk semangat ini adalah contoh ice-breaking game yang cocok dipakai di awal acara. Selain bikin semua orang terlibat, bisa juga memancing tawa kalau ada yang salah tempo.
20. Yel-yel Kemerdekaan
Untuk permainan ice breaking satu ini, kamu nggak perlu apa-apa selain kertas atau papan tulis, dan itu pun sifatnya opsional. Begitu juga dengan sound system.
Caranya, bagi 10-50 orang peserta menjadi 3-5 kelompok dan beri mereka waktu 5-10 menit untuk membuat yel-yel bertema kemerdekaan. Liriknya bebas, tapi harus menyebut kata “Indonesia” atau “Merdeka” minimal sekali.
Mereka juga bisa menambahkan gerakan atau tarian. Setelah waktu habis, tiap tim tampil di depan, dan penonton boleh bersorak atau memberikan tepuk tangan penilaian.
21. Fish Bowl Question
Punya mangkuk ikan atau wadah bekas berukuran besar yang nggak terpakai? Daripada dibuang, coba manfaatkan buat game fish bowl question aja! Soalnya, ice breaking game ini bisa membuat semua peserta lebih saling mengenal.
Tuliskan berbagai pertanyaan ringan bertema kemerdekaan di kertas kecil, lalu lipat dan masukkan ke dalam wadah. Contohnya, “Siapa pahlawan favoritmu dan kenapa?”, “Kalau kamu jadi presiden sehari, apa yang akan kamu lakukan?”, atau “Lomba 17-an paling kocak yang pernah kamu ikuti?”.
Peserta bergiliran mengambil satu kertas, lalu menjawab pertanyaannya di depan semua orang sampai semua orang sudah kebagian maju. Karena formatnya, permainan ini sangat direkomendasikan buat 8-20 orang.
22. Tebak Pahlawan

Kangen sama keseruan Eat Bulaga? Yuk, nostalgia sejenak dengan main Tebak Pahlawan khusus buat outbond Hari Kemerdekaan! Permainan ini cocok banget untuk jumlah peserta 6-15 orang.
Bagaimana cara mainnya? Tempelkan kertas berisi nama pahlawan di dahi setiap peserta, dan pastikan mereka nggak bisa melihat isinya.
Setelah aba-aba mulai, semua peserta akan berkeliling dan bertanya kepada orang lain dengan pertanyaan yang jawabannya “ya” atau “tidak” untuk menebak siapa tokoh yang ada di dahi mereka. Misalnya: “Apakah aku laki-laki?”, “Apakah aku dari Jawa?”, “Apakah aku berjuang melawan penjajah Belanda?”. Yang paling cepat menebak namanya menjadi pemenang.
23. Tebak Fakta
Sebelum acara dimulai, minta setiap peserta menuliskan satu fakta unik atau rahasia kecil tentang diri mereka yang jarang diketahui orang lain di selembar kertas. Kumpulkan semua kertas tersebut ke dalam wadah.
Sang master of ceremony (MC) kemudian akan membacakan fakta tersebut satu per satu secara acak, dan peserta lain harus menebak siapakah pemilik fakta tersebut. Permainan contoh ice breaking untuk orang dewasa ini sangat efektif untuk saling mengenal lebih dalam melalui cara yang menyenangkan.
24. Would You Rather? (Pilih Salah Satu)
Ini adalah salah satu ice breaking games untuk orang dewasa yang paling mudah memicu perdebatan seru.
MC memberikan dua pilihan sulit yang ekstrem kepada peserta, misalnya: "Lebih baik kehilangan semua data di laptop atau kehilangan dompet saat liburan?" atau "Pilih lembur seminggu penuh tapi bonus besar, atau pulang tenggo tapi gaji pas-pasan?". Peserta harus langsung memilih dan memberikan alasan kocak di balik keputusan mereka.
25. Emoji Challenge
Manfaatkan smartphone masing-masing peserta untuk bermain game instan ini. Minta semua orang membuka aplikasi chat mereka dan menunjukkan 5 emoji yang terakhir digunakan (frequently used).
MC kemudian akan menganalisis atau meminta peserta untuk menjelaskan kondisi psikologis atau pekerjaan mereka berdasarkan kombinasi emoji tersebut. Dijamin, isi emoji yang keluar akan mencerminkan tingkat stres atau humor harian mereka!
26. Tebak Suara
Uji seberapa peka pendengaranmu terhadap lingkungan di sekitarmu. MC bisa memutar potongan suara yang unik, mulai dari suara hewan langka, backsound video TikTok yang sedang viral, hingga suara tiruan dari salah satu tokoh atau atasan di kantor. Peserta yang berhasil menebak dengan cepat dan tepat dalam hitungan detik akan keluar sebagai pemenang.
27. Saldo Paling Sedikit
Jangan salah, game ini justru sangat mengundang tawa jika dimainkan secara kasual. Minta peserta untuk secara sukarela membuka aplikasi e-wallet atau mobile banking mereka.
Tantangannya adalah mencari siapa yang memiliki sisa saldo paling sedikit atau paling mendekati angka nol rupiah. Pemenangnya justru akan mendapatkan hadiah hiburan berupa top-up saldo instan dari panitia acara.
28. Last Spending Terbesar
Kebalikan dari game sebelumnya, kali ini mintalah peserta untuk mengecek riwayat transaksi terakhir di e-commerce atau aplikasi ojek online mereka.
Siapa yang melakukan pengeluaran tunggal terbesar (last spending) dalam 24 jam terakhir harus maju ke depan dan menceritakan barang atau layanan apa yang baru saja mereka beli. Ini sering kali memunculkan cerita tentang belanja impulsif yang mengocok perut.
29. Challenge 5 Detik
Permainan ini membutuhkan kecepatan berpikir di bawah tekanan waktu yang sangat singkat.
MC akan menunjuk satu peserta secara acak dan memberikan instruksi kilat, seperti "Sebutkan 3 hewan mamalia!", "Sebutkan 3 nama jalan utama di Jakarta!", atau "Sebutkan 3 alasan kamu pengin cepat weekend!". Jika dalam 5 detik peserta gagal menjawab ketiga poin tersebut, mereka dinyatakan gugur.
30. Sambung Kata Berantai
Buat sebuah lingkaran besar, lalu mulai dengan satu kata acak dari MC. Peserta berikutnya harus menyambungkan kata-kata tersebut menjadi sebuah kalimat yang utuh dalam waktu dua detik saja. Kesalahan dalam memilih kata atau jeda berpikir yang terlalu lama akan langsung membuat suasana pecah karena kalimat yang dihasilkan biasanya menjadi ngawur dan tidak masuk akal.
Serunya Outing dan Bonding Bersama Bobocabin

Setelah mencoba berbagai aktivitas permainan di atas, keseruan acara kebersamaan tentu akan semakin maksimal jika didukung oleh lokasi yang representatif. Menyelenggarakan kegiatan outing, corporate gathering, maupun family gathering di tengah suasana alam terbuka bisa menjadi pilihan terbaik untuk melepas penat dari rutinitas harian.
Bobocabin menawarkan konsep penginapan glamping modern berbasis teknologi tinggi yang sangat pas untuk mendukung kebersamaan kamu. Dengan fasilitas Smart Window dan cabin yang nyaman di tengah hutan pinus atau di tepi danau, setiap peserta bisa menikmati udara segar sekaligus melakukan aktivitas bonding dengan lebih relaks.
Baca Juga
2 Rekomendasi Tempat Outing di Bogor dan Berbagai Kegiatan Favorit
5 Rekomendasi Tempat Family Gathering Perusahaan yang Seru dan Berkesan
Ingin mengadakan acara gathering yang tak terlupakan lengkap dengan fasilitas penunjang outbound yang seru? Bobocabin menyediakan Family Gathering Package yang bisa di-custom sesuai kebutuhan komunitas atau perusahaan kamu, mulai dari area api unggun, sajian kuliner lokal, hingga ruang terbuka yang luas untuk area permainan.
Yuk, kelola dan persiapkan liburan serumu dengan praktis tanpa drama. Dapatkan penawaran harga terbaik dan akomodasi lengkap hanya dalam satu genggaman. Langsung saja download aplikasi Bobobox dan rencanakan momen serumu sekarang!
Header image by: RDNE Stock project via Pexels




