Pernah membayangkan rasanya melintas di jembatan tertinggi di dunia? Sesuatu yang bikin kamu merasa seolah sedang berada di atas awan? Berkat kemajuan teknologi dan rekayasa sipil, kini banyak jembatan megah tidak hanya menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, tetapi juga menjadi destinasi wisata yang memikat perhatian para traveler.
Di balik kemegahannya, para insinyur membangun setiap jembatan dengan perhitungan yang sangat presisi agar mampu menopang beban besar dan menghadapi berbagai kondisi alam. Hasilnya adalah karya arsitektur yang tak hanya fungsional, tetapi juga menawarkan pemandangan spektakuler.
Penasaran? Yuk, intip 8 jembatan tertinggi di dunia yang punya menara menjulang bak menyentuh awan dan siap bikin kamu terpukau!
8 Jembatan Tertinggi di Dunia Super Megah
1. Jembatan Changtai Yangtze River (Changzou, Tiongkok)
Posisi pertama dalam daftar jembatan tertinggi di dunia adalah Jembatan Changtai Yangtze River. Berlokasi di provinsi Jiangsu, Tiongkok, jembatan ini melintasi Sungai Yangtze dan menghubungkan kota Changzhou dengan kota Taizhou. Menara utamanya memiliki ketinggian mencapai 352 meter yang bahkan melampaui Menara Eiffel di Paris!
Ada cerita menarik soal jembatan raksasa ini, lho! Kawasan industri di sepanjang Sungai Yangtze mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat dalam beberapa dekade terakhir.
Namun, keterbatasan jalur penyeberangan Changzhou–Taizhou membuat arus mobilitas barang dan penumpang sering mengalami kemacetan parah karena hanya mengandalkan jalur feri konvensional.
Demi mendorong integrasi ekonomi regional, pemerintah Tiongkok akhirnya merancang proyek jembatan multifungsi skala raksasa. Pekerja memulai pembangunan jembatan ini pada tahun 2019 dan berhasil menyelesaikan tahap struktur utamanya sebagai salah satu kebanggaan teknik Tiongkok modern.
Jika dulu waktu tempuh memakai feri memakan 1 jam, sekarang jalur darat jembatan ini memangkas waktu menjadi 10 menit saja. Keren!
2. Jembatan Millau Viaduct (Millau, Perancis)
Daftar jembatan tertinggi di dunia yang kedua adalah Millau Viaduct. Infrastruktur ini memiliki total panjang 2.460 meter dan mulai beroperasi pada tahun 2004. Dengan menara setinggi 335 meter, Millau Viaduct sukses menduduki posisi atas. Dek jalannya sendiri membentang di ketinggian 277 meter di atas Sungai Tarn.
Insinyur Perancis, Michel Virlogeux, dan arsitek Inggris, Lord Norman Foster, merancang bangunan megah ini bersama-sama. Millau Viaduct menghubungkan kawasan Clermont-Ferrand dengan Béziers dan Narbonne. Dari jembatan ini, pengendara pun bisa menikmati pemandangan Lembah Tarn yang cantik!
Karya arsitektur ini tidak hanya menawarkan pemandangan bentang alam yang indah, tetapi juga memberikan dampak luar biasa bagi jalur transportasi Eropa. Pasalnya, dulu orang-orang perlu berkendara setidaknya 3 jam di tengah kemacetan untuk bisa menyeberangi Lembah Millau di puncak musim libur. Sekarang, mereka hanya butuh 5 menit saja!
3. Jembatan Pingtang (Pingtang, Tiongkok)
Tiongkok memang rajin banget borong berbagai rekor, termasuk soal membangun berbagai jembatan tertinggi di dunia. Jembatan Pingtang ini diresmikan pada tahun 2019 dan memiliki panjang total 2,13 kilometer dengan menghabiskan biaya mencapai 1,5 milyar yuan atau sekitar 215 juta dolar Amerika Serikat. Wow!
Ketinggian menaranya mencapai 332 meter, setara dengan gedung berlantai 110 lantai, lho! Sementara untuk dek jalannya berada di ketinggian 190 meter di atas tanah. Maka dari itu, kalau kamu ingin melewati jembatan ini, ada aturan bahwa kecepatan kendaraan tidak melebihi 80 kilometer per jam.
Jembatan tertinggi di dunia ini melintasi ngarai terjal Sungai Chao Du dan menghubungkan daerah Pingtang dengan Luodian. Berkat jembatan ini, waktu tempuh antara kedua daerah menjadi lebih pendek, yaitu dari 2,5 jam menjadi 1 jam saja. Menghemat waktu tempuh dan bahan bakar juga pastinya!
4. Jembatan Hutong Yangtze River (Tongzhou, Tiongkok)
Selanjutnya, Jembatan Hutong Yangtze River berada di urutan keempat jembatan tertinggi di dunia. Berlokasi di distrik Tongzhou (kota Nantong) dan kota Zhangjiagang (Suzhou), Tiongkok, jembatan ini melintasi alur utama Sungai Yangtze. Tinggi menara utamanya mencapai 325 meter dan total panjang jalur menembus 11,07 kilometer. Wah!
Insinyur merancang menara jembatan ini secara khusus untuk menahan hantaman badai topan hingga gempa bumi. Dulu, transportasi darat dari kawasan utara Jiangsu menuju Shanghai sangat bergantung pada feri penyeberangan. Operator sering menghentikan operasi kapal tersebut akibat kabut tebal dan cuaca buruk.
Pemerintah kemudian mencanangkan proyek jembatan kombinasi guna menciptakan koridor kereta api dan jalan tol yang terintegrasi. Walhasil, setelah masa pembangunan selama enam tahun, mereka meresmikan Jembatan Hutong Yangtze River pada pertengahan tahun 2020.
Efisiensi mobilitas yang jembatan ini berikan sangatlah fantastis, dari yang awalnya 3,5 jam menjadi 60 menit saja!
5. Jembatan Çanakkale 1915 (Lapseki, Turki)
Jembatan tertinggi di dunia pada urutan kelima adalah Jembatan Çanakkale 1915. Berlokasi di provinsi Çanakkale, Turki, jembatan gantung raksasa ini membentang di atas Selat Dardanella untuk menghubungkan kawasan Lapseki di benua Asia dengan Gelibolu di benua Eropa. Ketinggian menara pylon bajanya mencapai 318 meter, lho!
Tak hanya itu, jembatan ini sukses mencatatkan angka 2.023 meter. Rekor ini bahkan menjadikannya sebagai jembatan gantung berbentang terpanjang di seluruh dunia! Eits, ada cerita menarik di balik proses pengerjaannya. Sebelum jembatan berdiri, satu-satunya cara menyeberangi Selat Dardanella tanpa memutar jauh adalah menggunakan kapal feri.
Pada hari biasa, antrean feri bisa memakan waktu berjam-jam. Belum lagi jika badai laut datang, otoritas pelabuhan kerap menghentikan seluruh aktivitas kapal. Pemerintah Turki kemudian memulai proyek megah ini pada 2017 sebagai bagian dari Visi 100 Tahun Republik Turki dan menyelesaikannya di tahun 2022.
Infrastruktur ini memiliki 6 lajur jalan raya yang mempunyai sistem penahan getaran angin ekstrem di celah selat. Manfaat ekonomi dan mobilitas bagi warga sangat luar biasa. Dulu, penyeberangan menggunakan feri membutuhkan waktu 60 hingga 90 menit, kini masyarakat bisa memangkasnya menjadi 6 menit saja. Keren!
6. Jembatan Russky (Vladivostok, Rusia)
Mahakarya di daftar berikutnya datang dari negara asal boneka Matryoshka, Rusia. Jembatan Russky memiliki panjang total 3,1 kilometer dan ketinggian 70 meter di atas permukaan sungai. Jalur ini menghubungkan Pulau Russky dengan Kota Vladivostok serta melintasi sisi timur Selat Bosporus.
Pemerintah Rusia meresmikan jembatan ini pada tahun 2012 dengan total biaya pembangunan mencapai 1,1 miliar dolar AS. Wow! Mereka awalnya membangun proyek ini untuk menyambut pertemuan APEC pada tahun yang sama. Jembatan Russky memiliki bentang utama sepanjang 1,1 kilometer dan menara berbentuk "A" setinggi 324 meter.
Hal unik dari jembatan ini adalah kemampuannya menampung lalu lintas 4 lajur pada bagian dek. Para desainer juga merancang jembatan agar kuat menghadapi cuaca ekstrem, termasuk angin kencang dan es tebal. Bahkan, strukturnya sanggup bertahan pada suhu ekstrem minus 30 hingga di atas 30 derajat Celsius. Berkendara jadi lebih aman dan nyaman, ya!
7. Jembatan Yavuz Sultan Selim (Istanbul, Turki)
Turki tidak hanya terkenal dengan serial drama dan kekocakan pedagang es krimnya. Negara Eurasia ini juga punya “titipan” di daftar jembatan tertinggi di dunia. Melintasi Selat Bosporus, Yavuz Sultan Selim Bridge adalah salah satu jembatan tertinggi di dunia. Jembatan ini dibangun pada tahun 2013 dan rampung pada tahun 2016.
Jembatan ini memiliki delapan lajur—masing-masing 4 lajur untuk setiap arah—untuk kendaraan bermotor, serta dua jalur kereta api. Dimensi kabel pancangnya juga menakjubkan dengan panjang total 2,1 kilometer dan memiliki dua menara dengan ketinggian mencapai 322 meter.
Yavuz Sultan Selim Bridge juga punya bentang utama dengan panjang 1.408 meter. Dek lajur kendaraan jembatan ini punya lebar 58 meter dan kabel pancang terpanjang mencapai 588 meter. Wah! Jalanan dijamin lebar! Namun, Jembatan Yavuz Sultan Selim bukanlah satu-satunya jembatan yang melintasi Selat Bosporus dan menghubungkan kedua sisi kota Istanbul.
Jembatan ini pada awalnya akan dinamai Jembatan Bosporus Ketiga. Kakak tertuanya, Jembatan Bosporus dikenal pula dengan nama Jembatan Para Martir 15 Juli (15 Temmuz Şehitler Köprüsü). Jembatan ini dibuka pada tahun 1973. Sementara itu, Jembatan Fatih Sultan Mehmet atau Jembatan Bosporus Kedua dibuka pada tahun 1988.
8. Jembatan Sutong (Suzhou, Tiongkok)
Urutan terakhir pada daftar jembatan tertinggi di dunia jatuh pada Jembatan Sutong. Berlokasi di kota Suzhou, Tiongkok, struktur ini melintasi Sungai Yangtze dan menghubungkan kawasan Nantong dengan Changshu.
Jembatan Sutong memiliki panjang total 8,2 kilometer dan tinggi menara 306 meter. Tingginya benar-benar menyamai gedung-gedung pencakar langit! Dulu, warga biasa mengandalkan kapal feri untuk menyeberang dari kawasan Nantong ke Changshu, dan sebaliknya.
Namun, kecelakaan fatal antara kapal kargo dan feri penumpang pada 1987 memaksa pemerintah mencari solusi yang lebih aman. Mereka akhirnya mencanangkan proyek jembatan dan berhasil meresmikannya di tahun 2008.
Bangunan ini memiliki bentang utama sepanjang 1.088 meter. Kabel-kabel pancang menahannya dengan bentangan maksimal 577 meter. Dimensinya yang raksasa membuat jembatan ini sangat layak masuk ke daftar tertinggi. Perjalanan dari Suzhou ke Nantong yang tadinya memakan waktu 4 jam, kini cukup 1 jam saja!
Baca Juga:
- Bikin Betah, Inilah 7 Kota Ternyaman di Dunia untuk Dihuni
- Desa Pinggan Kintamani: Negeri di Atas Awan dengan Sunrise Memikat
- Wisata Gunung Mas Puncak, Surga Aktivitas Outdoor yang Seru
- 7 Hotel Lama di Dunia yang Sudah Tak Lagi Terurus
Berburu Pemandangan Alam Indah di Bobocabin

Itulah 8 mahakarya jembatan tertinggi di dunia. Kira-kira, jembatan apa nih yang kamu ingin coba jajal atau lewati? Semoga kamu bisa berkesempatan melewati atau melihat jembatan-jembatan ini, ya! Namun, buat sekarang kamu masih bisa menikmati liburan di dalam negeri dulu dengan pemandangan alam yang nggak kalah indah.
Salah satunya dengan staycation di Bobocabin yang menawarkan panorama dataran tinggi yang indah plus suasana yang tenang dan nyaman. Hadir di banyak kota di Indonesia, kamu bisa memilih cabang Bobocabin terdekat buat menginap. Contohnya:
- Bobocabin Ubud, Bali yang dekat Wanna Jungle Pool & Bar, Tegallalang Handicraft Center, dan Kuil Gunung Kawi. Kabinnya berada di tengah area terasering yang asri, bikin tubuh dan pikiran lebih rileks.
- Bobocabin The Tavia, Puncak yang dekat Cimory Forest Walk, De Windmills, Nicole’s River Park, dan The Ranch Cisarua Puncak. Kabinnya berada di tengah area hutan pinus yang super cantik, bikin kamu punya banyak spot foto estetik.
Setiap cabin juga sudah memiliki private bathroom, jadi kamu nggak perlu khawatir kebingungan mencari kamar mandi meskipun menginap di tengah alam. Akses WiFi di Bobocabin juga super lancar, anti-putus komunikasi dan upload di media sosial.
Tapi kalau kamu mau keliling dunia, tempat penginapan yang pas untuk menginap di dekat Bandara Soekarno-Hatta adalah Bobopod Airport CBC, Tangerang. Nggak perlu khawatir tertinggal pesawat atau kelelahan setelah penerbangan. Bobopod ini memiliki jarak yang sangat dekat dengan bandara.
Yuk, download aplikasi Bobobox buat booking pod/kabin serta mencari penawaran promo terbaik!




