Ada banyak cara menikmati kopi. Mulai dari menyeruput kopi hitam yang pekat, kopi susu yang creamy, hingga berbagai racikan kopi kekinian. Bagi sebagian orang, secangkir kopi bahkan sudah menjadi bagian dari rutinitas harian, baik sebagai teman sarapan maupun pendamping camilan di sela-sela aktivitas.
Namun, tahukah kamu bahwa kebiasaan minum kopi juga pernah dikaitkan dengan kesehatan dan umur panjang? Penelitian dari Harvard School of Public Health menemukan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah tertentu berkaitan dengan risiko kematian dini yang lebih rendah daripada mereka yang tidak minum kopi.
Kendati demikian, bukan berarti makin banyak kopi yang kamu minum, makin besar pula manfaatnya. Oleh karena itu, kamu tetap perlu mengetahui cara menikmati kopi yang sehat dan mengetahui jumlah yang pas untuk dikonsumsi. Tujuannya agar kebiasaan ngopi tidak justru berdampak kurang baik bagi tubuhmu.
Lantas, bagaimana sebenarnya cara menikmati kopi yang lebih sehat? Yuk, simak selengkapnya!
Cara Menikmati Kopi yang Sehat

Manfaat kopi tidak hanya ditentukan oleh jenis kopi yang kamu pilih, tetapi juga cara menikmatinya. Mulai dari penyajian, tambahan bahan, hingga jumlah yang kamu konsumsi. Dengan sedikit perubahan dalam kebiasaan ngopi, kamu tetap bisa menikmati cita rasa kopi yang nikmat sekaligus menjadikannya bagian dari pola hidup yang lebih sehat.
Nah, jadi kira-kira bagaimana cara menikmati kopi yang baik untuk kamu coba sehari-hari? Berikut beberapa tipsnya:
Gunakan Biji Kopi Alami
Jika bisa memilih antara biji kopi dan kopi instan, ada baiknya kamu memilih biji kopi yang lebih alami. Bukan tanpa alasan, cara menikmati kopi seperti ini tak hanya nikmat, tetapi juga lebih sehat.
Pasalnya, kopi mengandung sejumlah nutrisi yang bermanfaat, termasuk riboflavin (vitamin B2), niasin (vitamin B3), magnesium, potasium, dan berbagai senyawa fenolik atau antioksidan.
Meskipun kopi instan dibuat dari biji kopi dan masih mengandung manfaat di atas, kopi instan sudah mengalami proses penambahan bahan-bahan kimia yang kurang baik untuk kesehatan.
Apabila kamu tertarik mencoba cara menikmati kopi dengan biji kopi alami, ada dua jenis biji kopi yang paling banyak digunakan di seluruh dunia, yaitu biji kopi arabika dan biji kopi robusta.
Arabika adalah biji kopi berkualitas tinggi dan biasanya memiliki harga yang lebih mahal. Rasanya lebih asam serta lebih sering digunakan untuk kopi filter. Di sisi lain, robusta memiliki rasa yang lebih pahit dan tidak begitu asam.
Selain itu, dibandingkan arabika, robusta dijual lebih murah dan lebih sering digunakan untuk membuat kopi instan yang beredar di pasaran.
Minum Kopi Hitam
Cara menikmati kopi yang lebih sehat selanjutnya adalah dengan meminum kopi hitam tanpa tambahan apa pun di dalamnya. Kopi hitam sendiri termasuk minuman bebas kalori dan kaya akan kafein sehingga dapat merangsang metabolisme, meningkatkan energi, serta menekan rasa lapar.
Selain itu, kopi hitam juga mengandung asam klorogenat yang dapat membantu memperlambat produksi glukosa. Oleh karena itu, apabila kamu menerapkan cara minum kopi ini setelah makan, kamu bisa memperlambat pembentukan glukosa.
Namun, jika menambahkan lemak seperti krimer ke dalam kopi, maka bisa mengurangi manfaat di atas. Terlebih untuk krimer yang diproduksi secara massal, karena kadar gulanya kemungkinan lebih tinggi dan mengandung bahan-bahan kimia lain yang bisa mengurangi manfaat kopi.
Kendati demikian, apabila kamu memang belum bisa minum kopi hitam saja, kamu bisa mencoba menambahkan susu sapi atau full cream. Sebab, susu sapi sendiri mengandung beberapa vitamin K yang dapat meningkatkan kesehatan tulang.
Jangan Tambahkan Gula
Gula memiliki jumlah fruktosa yang tinggi, sehingga berpotensi menyebabkan penyakit serius seperti obesitas dan diabetes. Jadi, apabila cara menikmati kopi kamu masih terbiasa didampingi gula pasir, maka sebaiknya kamu mulai menggantinya dengan pemanis alternatif seperti stevia atau gula aren.
Konsumsi secara Rutin dengan Takaran Wajar
Siapa sangka meminum kopi secara rutin ternyata bisa memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan. Menurut situs Healthline, beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kopi secara teratur berpotensi menurunkan risiko kematian akibat berbagai penyakit serius.
Dalam penelitian tersebut, orang yang minum kopi 4-5 cangkir per hari memiliki penurunan risiko kematian 12% untuk pria dan 16% untuk wanita. Meskipun begitu, cara menikmati kopi satu cangkir per hari pun masih memiliki manfaat, yaitu 5–6% penurunan risiko kematian dini.
Oh ya, meski bermanfaat bagi kesehatan, jangan minum kopi terlalu banyak alias perhatikan takarannya. Sebab, pengonsumsian yang berlebihan justru dapat mengurangi manfaat kopi secara keseluruhan.
Jangan Minum Kopi Terlalu Larut
Kafein adalah senyawa yang paling banyak diasosiasikan dengan kopi. Kafein merupakan stimulan yang memberikan energi dan dapat membantu kamu tetap terjaga walau sedang lelah.
Dorongan kafein sangat berguna saat kamu sedang berolahraga atau bekerja di pagi hari. Namun, minum kopi terlalu larut nyatanya bisa mengganggu jam tidur kamu. Padahal, kualitas tidur yang baik sangat penting bagi kesehatan. Oleh karena itu, atur waktu ngopimu sebaik mungkin. Jangan sampai terlalu sering begadang.
Gunakan Bahan Alami sebagai Tambahan
Cara menikmati kopi dengan alami tanpa tambahan apa pun memang lebih disarankan. Akan tetapi, kamu bisa meningkatkan rasa kopi dengan menambahkan bahan yang juga alami seperti rempah.
Salah satunya adalah kayu manis. Rempah ini memiliki rasa dan aroma yang sangat cocok dengan kopi. Selain itu, cara menikmati kopi seperti ini juga bisa memberikan manfaat kesehatan yang lain.
Melansir laman Healthline, kayu manis dapat menurunkan kadar gula dalam darah, kolesterol, dan trigliserida pada penderita diabetes. Jadi, tidak ada salahnya menambahkan sedikit bubuk kayu manis ke dalam secangkir kopi hitammu.
Apa Kaitan Kopi dengan Umur Panjang?
Selain kafein, kopi juga kaya akan antioksidan. Ketika kopi terkena air panas saat diseduh, senyawa kimia alami dalam biji kopi bercampur dengan air dan menjadi bagian dari minuman. Antioksidan adalah salah satunya. Senyawa ini mampu melindungi tubuh dari stres oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas yang merusak.
Oksidasi sendiri diyakini sebagai salah satu mekanisme di balik penuaan dan penyakit yang serius seperti kanker dan penyakit jantung. Meskipun tidak bisa dibandingkan secara langsung dengan kandungan antioksidan dalam buah dan sayuran, kopi tetap berkontribusi banyak sebagai asupan antioksidan.
Itu sebabnya minum kopi dengan cara yang sehat serta takaran wajar sering kali dikaitkan dengan umur panjang.
Baca Juga
- Teh Kelor Khas Sumba, Minuman Herbal yang Kaya Manfaat
- Anti Haus! Ini 8 Minuman yang Bagus untuk Sahur
- 10 Daftar Makanan Herbal dan Alami yang Patut Dikonsumsi untuk Meredakan Batuk
- Apakah di Bobobox Boleh Bawa Makanan? Ini Aturannya!
Yuk, Ngopi Santai Sambil Rehat di Bobopod!

Setelah mengetahui cara menikmati kopi yang sehat, jangan lupa memberi tubuh kamu kesempatan untuk beristirahat. Bagusnya, sih, ngopi santai sambil rehat nyaman di suatu tempat.
Nah, kalau kamu bosan dengan suasana rumah yang begitu-begitu saja, tak ada salahnya mencoba tempat menginap nyaman yang berbeda seperti Bobopod atau Bobocabin oleh Bobobox.
Jika Bobocabin membuat kamu lebih dekat dengan alam, maka Bobopod hadir dengan pod modern yang nyaman dan super futuristik. Cocok bagi kamu yang menginginkan suasana kekinian. Terlebih lagi, desain pod-nya yang modern juga bisa kamu manfaatkan sebagai spot foto estetik untuk unggahan media sosial, lho!
Di Bobopod sendiri, tersedia berbagai fasilitas mumpuni yang terintegrasi dengan aplikasi Bobobox. Jadi, kamu bisa mengatur beberapa hal dengan mudah sesuai keinginan. Mulai dari lampu hingga membuka pintu pod langsung dari smartphone.
Penasaran seperti apa pengalaman menginap di Bobopod? Kamu bisa menuntaskan rasa penasaran tersebut melalui 360° virtual tour untuk gambaran suasana pod sebelum datang langsung ke lokasi.
Jadi, setelah puas ngopi, saatnya meluangkan waktu untuk rehat. Download aplikasi Bobobox sekarang dan nikmati waktu santai dengan suasana yang berbeda!
Header image by: Wojciech Pacześ via Unsplash




