Memahami cara membuat visa luar negeri menjadi langkah utama yang wajib kamu siapkan sebelum memulai petualangan ke destinasi impian. Banyak negara kini menawarkan proses pengajuan visa yang praktis dan serba digital, mulai dari pengisian formulir online hingga sistem e-visa.
Meski begitu, kamu tetap perlu menyiapkan setiap dokumen persyaratan dengan teliti agar proses permohonan berjalan lancar tanpa kendala.
Setiap negara menetapkan aturan serta jenis visa yang berbeda, tergantung tujuan kunjunganmu seperti liburan, bisnis, atau pendidikan. Untuk agenda liburan, kamu bisa mengajukan jenis visa turis.
Sebelum memesan tiket pesawat dan menyusun itinerary, yuk, simak panduan lengkap serta langkah mudah dalam mengurus visa luar negeri agar liburanmu makin tenang!
Langkah-Langkah Cara Membuat Visa Luar Negeri

Memastikan Paspor Masih Aktif
Langkah awal dalam cara membuat visa luar negeri adalah memastikan kamu sudah memiliki paspor Indonesia yang masih berlaku. Sesuai ketentuan terbaru dari Kemenkumham, paspor Indonesia kini memiliki masa berlaku hingga 10 tahun untuk WNI berusia 17 tahun ke atas.
Jika sudah memiliki paspor, pastikan masa berlakunya tersisa minimal 6 bulan sebelum tanggal perkiraan kepulangan dari luar negeri. Jika masa berlaku paspor kurang dari batas minimal tersebut, segera lakukan penggantian paspor terlebih dahulu agar proses pengajuan visa tidak ditolak oleh pihak imigrasi negara tujuan.
Mengisi Formulir & Mengakses Layanan e-Visa
Proses pengajuan visa saat ini sudah jauh lebih praktis. Sebagian besar negara kini menyediakan opsi pengajuan secara digital melalui sistem e-visa maupun layanan resmi seperti VFS Global atau TLScontact. Dalam tahapan mengurus visa luar negeri ini, kamu cukup mengakses portal resmi kedutaan atau pusat aplikasi visa yang ditunjuk.
Isilah formulir pendaftaran digital dengan teliti dan pastikan semua data pribadi yang kamu masukkan sesuai dengan paspor. Kesalahan kecil dalam pengisian data dapat berdampak pada penolakan visa.
Lampiran Bukti Finansial
Cara selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah melampirkan bukti finansial atau keuangan di bank. Dokumen ini wajib kamu lampirkan ke kedutaan sebagai syarat bahwa kamu mampu bertahan hidup selama melakukan perjalanan di luar negeri. Buktinya bisa berupa fotokopi buku tabungan, rekening koran, ataupun slip gaji.
Usahakanlah keuanganmu dalam keadaan stabil selama paling tidak 3 bulan terakhir. Soal jumlahnya tidak perlu terlalu banyak, asalkan jumlah tersebut memang sudah mencukupi untuk biaya keperluanmu selama berada di negara tujuan liburanmu nantinya.
Bukti Pembayaran Visa
Proses selanjutnya yang harus kamu tempuh adalah membayar biaya administrasi pengurusan visa. Masing-masing negara memiliki jumlah total dan cara yang berbeda untuk pembyarannya. Ada yang mengharuskanmu untuk membayar sebelum melakukan pemohonan visa. Sehingga, saat kamu memulai pengajuannya, bukti pembayaran yang sudah kamu lakukan harus kamu lampirkan.
Biasanya, kamu bisa dengan mudah mengecek informasi terkait pembayaran visa melalui situs resmi kedutaan. Di sana, kamu akan mendapatkan informasi yang lumayan detail seperti bank apa yang digunakan untuk melakukan pembayaran dan sebagainya. Jadi, pastikan telah membayar dan membawa bukti pembayaran saat mengajukan visa untuk liburanmu.
Melengkapi Dokumen Pendukung dan Asuransi Perjalanan
Selain paspor dan bukti finansial, siapkan dokumen pendukung lain sesuai persyaratan yang ada. Dokumen umum yang wajib kamu lampirkan antara lain pasfoto terbaru sesuai kriteria negara tujuan, KTP, Akta Kelahiran, serta bukti reservasi tiket pesawat dan akomodasi tempat menginap.
Selain itu, banyak negara (terutama area Schengen di Eropa) kini mewajibkan kepemilikan asuransi perjalanan (travel insurance) dengan proteksi medis tertentu. Pastikan kamu mengecek persyaratan khusus ini saat melengkapi dokumen dalam proses cara membuat visa luar negeri.
Membawa Surat Keterangan Kunjungan
Cara mudah terakhir untuk mengurus visa adalah dengan melampirkan surat keterangan kunjunganmu. Maksudnya adalah apa tujuanmu saat melakukan perjalanan ke luar negeri. Pastikan kamu mempunyai informasi yang lengkap mengenai keperluanmu pergi ke negara yang kamu tuju.
Dalam hal ini, kamu mempersiapkan informasi terkait liburanmu ke luar negeri dengan matang. Semakin jelas keperluanmu, maka akan semakin mudah pula visa yang kamu ajukan akan disetujui.
Bahkan untuk beberapa negara, kamu tidak hanya diminta surat keterangan kunjungan, tetapi kamu pun akan diminta untuk wawancara. Tak perlu khawatir karena wawancaranya pun hanya sebatas menanyakan informasi umum dan pengecekan kembali terkait latar belakangmu. Asalkan tidak grogi dan menjawab semua pertanyaan dengan jujur, kamu bakal aman kok!
Lengkapi Rencana Liburanmu bersama Bobobox!

Setelah memahami cara membuat visa luar negeri dan melengkapi seluruh dokumen persyaratannya, kini saatnya kamu mematangkan rencana perjalananmu. Baik untuk persiapan staycation sebelum terbang maupun tempat beristirahat setelah kembali dari luar negeri, Bobobox siap menyajikan pengalaman menginap yang nyaman, modern, dan praktis.
Kamu yang menyukai konsep akomodasi futuristik di tengah pusat kota, Bobopod menghadirkan hotel kapsul canggih yang dilengkapi fitur Mood Lamp, Bluetooth speaker, dan akses masuk berbasis QR code langsung dari ponselmu.
Sementara itu, jika kamu ingin menyegarkan pikiran di tengah keindahan alam, Bobocabin menawarkan cabin canggih yang dilengkapi Smart Window jendela pintar yang bisa diatur transparansinya untuk menikmati keindahan alam sekitar cabin.
Baca Juga
- Berencana ke Luar Negeri? Simak Cara Membuat Paspor Berikut!
- Ini 15 Tips Berburu Tiket Pesawat Murah
- 6 Tips Dapat Travel dan Hotel Murah untuk Liburan Akhir Tahun
- Daftar Negara Bebas Visa untuk WNI 2026, Liburan Makin Praktis
Agar liburan dan staycation-mu makin hemat, manfaatkan Promo Book Early Bobobox untuk mendapatkan harga terbaik. Yuk, download aplikasi Bobobox sekarang dan pesan pod atau kabin favoritmu sebelum kehabisan!
Header image by: mana5280 Via Unsplash




