Kamu punya hobi mendekorasi rumah atau sekadar ingin mengganti suasana biar ruangan terasa lebih hangat dan nggak boring? Alih-alih memajang lukisan atau ornamen dinding, kenapa tidak mencoba bunga yang bisa dikeringkan?
Beberapa tahun belakangan ini, bunga kering menjadi pilihan dekorasi rumah yang cukup digandrungi masyarakat, lho. Selain harganya lebih murah, bunga kering juga minim perawatan, ramah lingkungan, dan lebih tahan lama.
Kamu bahkan bisa membuat sendiri dekorasi bunga kering tersebut dengan memanfaatkan bunga-bunga yang kamu tanam sendiri dan juga buket bunga yang kamu beli atau dapatkan dari orang lain. Nah, berikut ini adalah beberapa jenis bunga yang cocok untuk dikeringkan versi Bob. Yuk simak ulasannya!
Cara Mengeringkan Bunga agar Tetap Cantik dan Awet
1. Metode Gantung
Untuk mengeringkan bunga favoritmu, caranya nggak terlalu sulit, kok. Salah satu metode pengeringan yang bisa kamu gunakan adalah metode gantung (air drying).
Cara menggantung terbilang yang paling sederhana dan mudah karena kamu tidak membutuhkan alat khusus. Kalau kamu sudah nemu mana bunga yang bisa dikeringkan, berikut langkah-langkah metode gantung yang bisa kamu gunakan:
- Petik bunga pada pagi hari, tepat sebelum kelopaknya mekar sepenuhnya. Sisakan batang sekitar 12–15 cm.
- Buang daun yang masih menempel pada batang agar proses pengeringan lebih optimal.
- Kumpulkan sekitar 8–10 tangkai, lalu ikat menggunakan karet gelang atau kawat pengikat.
- Gantung ikatan bunga secara terbalik di tempat yang gelap, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
- Hindari tempat yang terkena sinar matahari langsung agar warna bunga tidak cepat memudar.
- Tunggu sekitar 2–3 minggu hingga bunga benar-benar kering. Waktu pengeringan bisa lebih cepat jika kondisi ruangan cukup panas dan kering.
Beberapa bunga mungkin mengalami sedikit perubahan warna setelah dikeringkan. Namun, sebagian besar tetap memiliki tampilan yang cantik dan bisa digunakan sebagai dekorasi.
Untuk bunga dengan batang tipis, kamu bisa menggunakan kawat bunga agar batangnya tidak mudah hancur. Tusukkan kawat secara perlahan melalui bagian tengah bunga, lalu pilin hingga membentuk batang yang cukup panjang. Setelah itu, gantung bunga secara terbalik seperti langkah sebelumnya.
2. Flash Drying Pakai Bagasi Mobil
Pengen tahu metode yang lebih cepat untuk bunga yang bisa dikeringkan? Coba pakai metode flash drying di bagasi mobil. Iya, serius, pakai bagasi mobil! Jim Long, dari Long Creek Herb Farm, memberi tahu pembaca blog dan bukunya bahwa bagasi mobil sangat cocok untuk mengeringkan seikat bunga hydrangea dan bunga besar lainnya dengan cepat, lho!
Caranya, cukup masukkan seikat bunga yang bisa dikeringkan ke bagasi mobil yang diparkir di bawah sinar matahari, lalu biarkan selama kurang lebih 24 jam. Hasil akhirnya, bunga akan terasa kering dengan tekstur yang menyerupai kertas tisu yang diremas.
3. Pakai Silica Gel
Bunga yang bisa dikeringkan juga bisa diawetkan dengan silica gel. Caranya, siapkan bunga yang sudah dipotong, lalu tuangkan silica gel setebal sekitar 2–3 cm ke dalam wadah plastik. Letakkan bunga di atasnya dan pastikan kelopak tertopang dengan baik. Setelah itu, tuangkan silica gel secara perlahan hingga seluruh bunga tertutup.
Tutup wadah dan simpan di tempat kering yang terhindar dari sinar matahari. Periksa setiap hari karena waktu pengeringan bisa berbeda, tergantung jenis bunga dan kelembapan. Setelah kering, keluarkan bunga dan pelan-pelan bersihkan sisa silica gel.
4. Pressing
Kalau kamu pengen bikin membuat karya seni, pembatas buku, atau barang dekoratif lainnya, kamu bisa pakai metode pressing. Kamu bisa pakai beberapa tipe bunga yang bisa dikeringkan dengan kelopak datar seperti pansy, aster, atau violet.
Pertama, letakkan bunga secara mendatar di antara dua lembar kertas perkamen atau tisu. Lalu, taruh bunga di antara halaman-halaman buku yang tebal, dan tambahkan buku atau beban lain di atasnya untuk menambah tekanan. Biarkan selama 2-3 minggu, periksa sesekali untuk memastikan pengeringannya merata.
7 Pilihan Terbaik Bunga yang Bisa Dikeringkan

1. Globe Amaranth
Bunga globe amaranth merupakan salah satu bunga yang cocok untuk dikeringkan. Di Indonesia, bunga ini dikenal dengan nama bunga kenop atau kancing dan biasanya hadir dalam warna ungu, putih, merah, pink, magenta, lilac hingga oranye.
Potong batangnya saat bunga sedang mekar, dan gantung terbalik di tempat yang kering, gelap, dan berventilasi baik. Kalau sudah kering dan kaku, kamu bisa menggunakannya untuk kerajinan, rangkaian bunga, bahkan potpourri (pengharum ruangan).
2. Celosia
Di Indonesia, bunga celosia dikenal dengan nama bunga jengger ayam. Bunga yang bisa dikeringkan ini biasanya memiliki warna ungu, kuning, oranye, merah dan merah muda. Salah satu alasan kenapa bunga ini banyak dipilih untuk dried-flower adalah kemampuannya dalam mempertahankan warna dan bentuknya setelah dikeringkan.
Jika kamu ingin mengeringkan bunga yang satu ini, panan atau potonglah saat bunga sudah berwarna penuh, terasa padat atau kaku ketika ditekan perlahan, tetapi sebelum mulai menjatuhkan biji atau berubah warna menjadi cokelat di bagian tepinya. Gantung terbalik di tempat yang sejuk dan gelap untuk dikeringkan selama sebulan.
3. Baby’s Breath
Identik dengan momen pernikahan, baby’s breath juga termasuk bunga yang bisa untuk dikeringkan dan tampilannya tetap cantik walaupun kering. Baby’s breath ini berupa kumpulan bunga kecil dalam jumlah banyak yang umumnya hadir dalam warna putih, kuning dan merah muda.
Untuk mendapatkan hasil terbaik, pilihlah batang dengan bunga yang sebagian sudah mekar dan sebagian belum terbuka. Lalu, ikat lima hingga tujuh batang dalam satu kelompok dan gantung di tempat yang kering dan gelap.
4. Hydrangea
Hydrangea juga dikenal dengan nama hortensia, borondong dan juga bokor. Bunga yang bisa dikeringkan ini kerap menjadi favorit karena dapat dengan mudah menciptakan kesan berlimpah dan bervolume, namun tetap terlihat lembut dan ringan
5. Mawar
Tak hanya indah dalam keadaan segar, mawar juga termasuk bunga yang bisa dikeringkan mulai dari yang masih kuncup hingga mekar. Jika dikeringkan, bunga ini mampu menghadirkan kesan bohemian klasik yang sangat cocok diletakkan di vas, kotak pajangan, atau bahkan potpourri. Padukan dengan lampu hias, dan kamu akan mendapatkan dekorasi estetik ala-ala Pinterest.
6. Lavender
Lavender punya aroma segar dan khas yang membuatnya begitu menarik untuk dijadikan bunga kering. Jika dikeringkan dengan cara yang tepat, aromanya bahkan bisa bertahan cukup lama, lho!
Kamu bisa memanfaatkan lavender kering sebagai dekorasi rumah, campuran potpourri, pengharum dalam kantong kain, hingga bahan masakan. Untuk mengeringkannya, kamu bisa pakai metode gantung atau pengeringan oven.
7. Kembang Kertas
Buat kamu yang pengen bikin rangakaian bunga untuk hadiah atau sekadar mempercantik rumah, kembang kertas bisa jadi opsi. Selain karena kembang kertas (zinnia) punya warna-warna yang cerah, bunga ini juga relatif mudah ditanam di tanah dengan iklim tropis seperti Indonesia.
Kamu bisa mengeringkannya menggunakan silica gel untuk membantu mempertahankan warna dan bentuk bunga. Alternatif lainnya, gantung bunga secara terbalik di tempat yang gelap dan kering. Ingat kelopaknya mungkin sedikit menyusut setelah proses pengeringan, ya.
Seberapa Awetkah Bunga yang Bisa Dikeringkan?
Berbeda dengan bunga segar, bunga yang bisa dikeringkan dapat bertahan selama beberapa bulan hingga lebih dari satu tahun. Lama masa simpannya bergantung pada jenis bunga, metode pengeringan, dan cara kamu merawatnya. Beberapa jenis seperti hydrangea, statice, bunga shola, dan baby's breath bahkan dapat bertahan hingga sekitar satu tahun.
Baca juga
- Jangan Sampai Salah Pilih! Kenali Makna Dari Bunga-Bunga Berikut Ini
- Serasa di Luar Negeri, Inilah 12 Taman Bunga Terindah di Indonesia
- 7 Destinasi Wisata Taman Bunga Tercantik yang Wajib Kamu Kunjungi!
- Bobopod atau Bobocabin, Pilih yang Mana?
Setelah bereksperimen dengan bunga yang bisa dikeringkan, mungkin sudah waktunya mencari suasana baru dan menikmati keindahan alam langsung di tempatnya. Untuk akomodasinya, serahkan saja pada Bobocabin!

Buat kamu yang belum tahu, Bobocabin adalah akomodasi berkonsep smart cabin dari Bobobox yang menggabungkan pengalaman menginap di tengah alam dengan teknologi modern. Bobocabin menawarkan kenyamanan layaknya hotel dalam kabin minimalis yang berada di kawasan pegunungan, hutan pinus, dan destinasi wisata alam. Di dalamnya, terdapat fasilitas smart glass window yang dapat diubah dari transparan menjadi buram untuk menjaga privasimu, serta akses Wi-Fi kencang yang bisa dimanfaatkan untuk streaming film atau sekadar internetan.
Siap liburan? Yuk, unduh aplikasi Bobobox untuk melihat pilihan akomodasi, mencari promo terbaik, serta merencanakan perjalanan berikutnya dengan lebih praktis!
Header image by: Katsia Jazwinska via Unsplash




