Takjil selalu menjadi salah satu menu wajib untuk memanjakan perut saat berbuka puasa. Terutama di bulan Ramadan, menu takjil semakin beragam dari segi rasa maupun bahan baku utamanya—termasuk pisang. Ada banyak menu olahan pisang untuk takjil yang wajib dicoba.
Pisang menjadi favorit bukan hanya karena mengandung banyak manfaat seperti cepat memulihkan tenaga saat berbuka puasa, tetapi juga mudah pengolahannya. Selama ini, takjil berbahan dasar pisang identik dengan kolak. Padahal, ada banyak pilihan bentuk olahan lain yang tak kalah lezat seperti daftar berikut.
10 Menu Olahan Pisang untuk Takjil yang Lezat

1. Es Pisang Ijo
Dulu, minuman khas Makassar ini terasa eksklusif karena tidak banyak yang menjual, apalagi membagikan resepnya. Sekarang, kesegaran es pisang ijo sudah bisa kamu nikmati dengan mudah, baik dengan membeli maupun membuat sendiri.
Olahan pisang untuk takjil yang satu ini terbuat dari bahan dasar pisang kepok, raja, atau tanduk yang dikukus terlebih dulu. Setelahnya, pisang kukus dibalut kulit berwarna hijau yang biasanya terbuat dari campuran tepung beras, kanji, santan, dan air daun suji atau pandan.
Pisang kemudian dipotong-potong dan disajikan bersama bubur sumsum, pacar cina, kacang tanah sangrai, susu kental manis, sirup pisang ambon (berwarna merah). Sentuhan terakhir, tidak ketinggalan es batu yang membuatnya terasa menyegarkan saat kamu minum. Tidak hanya cantik, sebenarnya penyajian es pisang ijo memiliki filosofi mendalam, yaitu:
- Warna hijau pada kulit pisang melambangkan kesegaran, kedamaian, serta keharmonisan dengan alam.
- Pisang yang digunakan, terutama pisang raja, melambangkan kemakmuran dan derajat yang tinggi.
- Kuah putih santan dan sirup merah menciptakan kontras visual yang melambangkan kehangatan dan keceriaan.
2. Es Semlo
Es semlo juga masuk daftar olahan pisang untuk takjil yang wajib kamu coba, setidaknya sekali seumur hidup. Minuman ini merupakan salah satu kuliner khas Keraton Yogyakarta, tepatnya favorit Sultan Hamengkubuwono IX. Ini yang membuatnya tidak dijual bebas, jadi kalau kamu ingin mencicipinya, kamu harus membuatnya sendiri.
Cara membuat menu takjil ini cukup mudah dan bahan-bahannya juga mudah kamu temukan di pasar. Kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut:
Bahan-bahan:
- 3 buah pisang kepok matang, iris bulat
- 500 ml air.
- 100 gram gula pasir.
- 3 cm kayu manis & 3 butir cengkeh.
- 5 gram kayu secang untuk pewarna merah alami.
- 1 sdm air jeruk nipis.
- Es batu secukupnya.
Cara membuat es semlo:
1) Rebus air, gula, kayu manis, cengkeh, dan kayu secang hingga mendidih, beraroma harum, dan berwarna merah.
2) Masukkan irisan pisang kepok, masak sebentar selama 2–3 menit hingga meresap. Angkat dan biarkan dingin.
3) Tambahkan air jeruk nipis ke dalam rebusan yang telah dingin, lalu aduk rata.
4) Tuang ke dalam gelas, tambahkan es batu, dan es semlo siap disajikan.
Seperti es pisang ijo, es semlo juga memiliki filosofi mendalam, lho! Bahan-bahan yang sederhana tetapi digemari Raja menggambarkan kesederhanaan yang bermartabat. Sementara itu, perpaduan rempah-rempah hangat dengan es batu merupakan simbol keseimbangan hidup. Keren, ‘kan?
3. Pallu Butung
Olahan pisang untuk takjil selanjutnya yang bisa kamu coba adalah pallu butung. Pallu butung ini juga merupakan hidangan khas Makassar dan tampilannya mirip dengan es pisang ijo. Tidak heran jika banyak yang menganggap keduanya merupakan jenis hidangan yang sama.
Perbedaan utama dari keduanya adalah pallu butung tidak dibalut dengan kulit berwarna hijau dalam penyajiannya. Selain itu, pallu butung hanya menggunakan pisang kapok matang, tidak bisa memakai jenis pisang lain. Sementara untuk penyajiannya, bisa hangat atau dingin. Selebihnya, tidak ada perbedaan dengan es pisang ijo.
Bicara soal filosofi juga tidak berbeda jauh dari es pisang ijo. Hanya saja, pallu butung lebih menekankan pada nilai ketulusan dan kejujuran melalui tampilan pisang yang tidak terbungkus kulit.
4. Lemon Granitas Banana
Jika sudah bosan dengan olahan pisang untuk takjil di atas yang cenderung manis, kamu bisa mencoba lemon granitas banana. Minuman menyegarkan ini berasal dari Italia dan memerlukan bahan-bahan sederhana seperti pisang, es, jeruk nipis, dan lemon. Biasanya jadi minuman favorit saat musim panas.
Cara membuatnya gampang, kamu hanya perlu memblender pisang—sebaiknya jenis cavendish—dengan es, lalu tambahkan jeruk nipis dan lemon. Sebagai pelengkap, kamu bisa menaburkan parutan kelapa dan leci di atasnya. Meskipun tidak punya filosofi khusus, lemon granitas banana cocok banget kan buat kamu yang seharian kehausan karena berpuasa.
5. Pisang Cokelat Lumer
Kreasi olahan pisang untuk takjil memang tidak ada habisnya. Pisang cokelat lumer yang belakangan jadi kegemaran tidak mau ketinggalan masuk ke dalam daftar. Saat ini, makin banyak penjual yang menawarkan menu satu ini, baik dalam kondisi siap makan maupun dalam variasi beku (frozen).
Jika ingin membuat sendiri, kamu bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini:
Bahan-bahan:
- 5 buah pisang kepok (potong memanjang).
- 10 lembar kulit lumpia.
- Cokelat batang (iris) / meses secukupnya.
- 1 sdm tepung terigu + sedikit air (perekat).
- Minyak goreng.
Cara membuat:
1) Ambil selembar kulit lumpia, letakkan pisang dan cokelat di atasnya.
2) Gulung rapi, lalu olesi ujung kulit lumpia dengan adonan terigu agar menempel.
3) Panaskan minyak, goreng pisang lumer dengan api sedang hingga kuning keemasan dan renyah.
4) Angkat, tiriskan, dan sajikan selagi hangat agar cokelatnya meleleh sempurna!
Semula, olahan pisang untuk takjil ini terinspirasi dari turon alias lumpia pisang asal Filipina. Seiring waktu, tren pisang lumer makin berkembang dan tidak hanya menggunakan lelehan cokelat atau meses di dalamnya, tetapi juga keju, matcha, dan selai buah.
6. Pisang Yogurt
Buat kamu yang tidak mau terlalu ribet dalam membuat takjil untuk berbuka puasa, tapi juga malas berburu ke luar rumah, olahan pisang untuk takjil berupa pisang yogurt bisa menjadi pilihan yang tepat. Soalnya, kamu hanya membutuhkan tiga bahan, yaitu: pisang, yogurt dan madu.
Tinggal kupas dan potong saja pisang menjadi beberapa bagian kecil, lalu campurkan dengan yogurt dan madu. Takjil bahan dasar pisang pun siap disantap. Simple banget tapi cukup mengenyangkan sebelum kamu mengonsumsi makanan berat dan pastinya kaya serat!
7. Pisang Molen
Pencinta gorengan pasti sudah tidak asing lagi dengan olahan pisang untuk takjil khas Bandung ini. Meskipun tampak sebagai panganan sederhana, rupanya sejarah pisang molen cukup panjang. Gorengan berupa pisang yang dibungkus kulit pastry ini sudah ada sejak era kolonial Belanda, lho!
Akarnya dari appelflap, hidangan pastry gulung isi adonan apel, kismis, dan gula yang manis. Namun, di masa kolonial, apel merupakan buah yang cukup sulit diperoleh di Indonesia. Hadirlah pisang sebagai alternatif hingga tercetus nama pisang molen.
Sejak itu, pisang molen terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Jika dulu hanya ada rasa pisang orisinal, saat ini ada yang menambahkan pasta cokelat/meses, keju, dan aneka rasa lainnya. Jenis pisang yang digunakan juga beragam, dari tanduk, raja , dan uli. Cita rasanya jangan ditanya, garing di luar, lembut di dalam!
8. Pisang Rai
Kudapan asal Bali ini juga cocok dijadikan olahan pisang untuk takjil. Jika kamu tinggal di Pulau Dewata, tidak sulit untuk menemukan penjual pisang rai. Selain itu, menu ini juga menjadi salah satu hidangan wajib dalam acara adat di Bali.
Secara umum, kudapan ini bisa dibuat dari pisang raja, tanduk, atau kepok. Pisang kemudian dilumuri dengan adonan tepung beras lalu direbus hingga matang. Penyajiannya dengan dipotong-potong lalu diberi parutan kelapa. Bila ingin mendapatkan rasa manis, bisa ditambahkan siraman gula merah cair—tetapi sifatnya opsional.
Pisang rai sebagai identitas kuliner tradisional Bali memiliki filosofi yang cukup dalam. Rai sendiri berarti “lapisan”, sementara warna putih pada adonan tepung beras melambangkan “kesucian”. Secara keseluruhan merujuk pada anjuran untuk seseorang selalu hidup di jalan kebajikan.
9. Kue Lumpur Pisang
Kue lumpur merupakan jajanan tradisional berbentuk bulat dengan tekstur lembut dan kismis di atasnya. Cita rasanya manis, dan biasanya terbuat dari tepung terigu, gula, santan, garam, dan telur ayam. Namun, kini kue lumpur sudah banyak dimodifikasi dengan menggunakan bahan: kentang, labu, dan juga pisang.
Sayangnya, penjual olahan pisang untuk takjil dalam bentuk kue lumpur sulit kamu temukan. Jika kamu memiliki pisang yang terlalu matang (overripe bananas), maka kamu bisa mencoba untuk membuat sendiri. Caranya sangat mudah seperti langkah-langkah berikut:
Bahan-bahan:
- 200g pisang matang, lumatkan.
- 100g tepung terigu.
- 75g gula pasir.
- 1 butir telur.
- 250ml santan.
- 50g margarin, lelehkan.
- ¼ sdt garam & vanili.
- Kismis untuk topping.
Cara membuat kue lumpur pisang:
1) Kocok telur dan gula hingga larut. Masukkan pisang lumat, tepung terigu, garam, dan vanili, lalu aduk rata.
2) Tuang santan sedikit demi sedikit sambil diaduk halus, lalu masukkan margarin leleh.
3) Panaskan cetakan kue lumpur dan olesi sedikit margarin. Tuang adonan hingga ¾ penuh, lalu tutup.
4) Saat setengah matang, beri topping. Tutup kembali dan masak dengan api kecil hingga matang merata.
10. Rangesing
Olahan pisang untuk takjil yang terakhir adalah rangesing atau carang gesing khas Sunda. Panganan ini cukup mudah ditemukan, terutama di pasar tradisional, meskipun begitu, filosofi di balik pembuatannya sangat dalam. Kesederhanaan bahan baku dan cara pembuatan melambangkan harapan akan keharmonisan dan penerimaan apa adanya.
Selain memiliki makna yang dalam, kudapan ini juga sering kali dianggap sama dengan kue tradisional nagasari. Padahal, dari bahan baku, tekstur dan cita rasanya berbeda—meskipun keduanya menggunakan pisang sebagai bahan baku utama.
Nagasari menggunakan tepung beras sehingga lebih kenyal dan padat. Sementara itu, rangesing lebih lembut dan sedikit berkuah karena selain santan dan gula merah, juga menggunakan tambahan telur. Rasa dari rangesing juga lebih manis legit daripada nagasari, membuat lidahmu dimanjakan saat berbuka puasa.
Baca juga:
- Ingin Membuat Pasangan Bahagia? Ini Dia 10 Resep Masakan Enak dan Mudah yang Bisa Kamu Coba!
- 16 Makanan Khas Ramadan dari Berbagai Daerah di Indonesia
- 10 Resep Makanan Khas Jawa Barat Enak yang Perlu Dicoba di Rumah
- 20 Rekomendasi Tempat Kuliner di Sentul Paling Enak dan Nyaman
Wisata Kuliner, Menginapnya Wajib di Bobopod!

Obrolan soal olahan pisang untuk takjil malah bikin kamu kangen liburan sambil wisata kuliner? Jangan ragu untuk menggunakan Bobopod sebagai hotel pilihan kamu selama berlibur. Tersedia di berbagai kota di Indonesia, Bobopod merupakan tempat menginap yang nyaman, harga terjangkau dan yang pasti lokasinya sangat strategis.
Tinggal pilih saja lokasi kamu mau, seperti Bobopod Dago atau Bobopod Kota Lama Semarang yang pastinya dekat dengan pusat kuliner. Di setiap kamar, tersedia WiFi super ngebut, mood lamp aneka warna, hingga bluetooth speaker yang dijamin bikin anti bosan. Manfaatkan Wi-Fi untuk mencari rekomendasi kuliner, melihat menu, hingga memesan makanan secara online.
Yuk, unduh dulu aplikasinya untuk kemudahan dalam booking, check-in hingga check-out!
Header image by: Eiliv Aceron via Unsplash




