Perbedaan Telur Ayam dan Telur Bebek, Mana yang Lebih Sehat?

03 Aug 2026

Perbedaan Telur Ayam dan Telur Bebek, Mana yang Lebih Sehat?

Penulis

Bobobox

Telur merupakan salah satu bahan makanan yang hampir selalu ada di dapur rumah tangga di Indonesia. Baik telur ayam maupun telur bebek. Namun, perbedaan telur ayam dan telur bebek masih sering membuat banyak orang penasaran, terutama saat memilih mana yang lebih baik untuk dikonsumsi sehari-hari.

 

Pasalnya, kedua jenis telur ini sama-sama kaya nutrisi dan mudah pengolahannya menjadi berbagai hidangan. Kendati demikian, keduanya memang memiliki sejumlah perbedaan, mulai dari ukuran, tampilan, hingga kandungan nutrisi.

 

Lantas, apa saja perbedaan telur ayam dan telur bebek? Mana yang lebih sehat? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

 

Perbedaan Telur Ayam dan Telur Bebek

 

Telur Ayam dan Telur Bebek
Photo: Evan Marvell via Unsplash

 

Perbedaan dari Segi Ukuran

 

Perbedaan pertama antara telur ayam dan telur bebek terletak pada ukurannya. Walaupun tampak mirip, ukuran keduanya sebenarnya berbeda, dan hal ini umumnya menjadi alasan mengapa telur ayam dan telur bebek mudah dikenali.

 

Dibandingkan dengan telur ayam, telur bebek memiliki ukuran yang relatif lebih besar. Perbedaannya bisa mencapai 20-50 persen. Lalu, dari segi berat, telur bebek biasanya berbobot sekitar 70 gram, sedangkan telur ayam berkisar 50 gram.

 

Meski tampak sepele, perbedaan 20 gram ini nyatanya cukup berpengaruh pada nutrisi yang dikandung. Hal inilah yang menjadikan konsumsi satu butir telur bebek akan terasa sama seperti halnya mengonsumsi dua butir telur ayam.

 

Perbedaan dari Segi Tampilan

 

Selanjutnya, perbedaan telur ayam dan telur bebek berikutnya terletak pada tampilannya. Sama halnya dari segi ukuran, kamu pun bisa mengetahui perbedaan antara keduanya saat pertama kali melihat telur ayam dan telur bebek secara berdampingan.

 

Misalnya, dari segi warna, telur bebek tampak berwarna biru kehijauan. Berbeda dengan telur ayam yang terlihat seperti kecokelatan. Selain itu, terdapat perbedaan dari segi ketebalan cangkang. Meski sulit dibedakan secara kasatmata, perbedaan terkait cangkang ini tetap penting kamu ketahui.

 

Faktanya, cangkang telur bebek lebih tebal daripada cangkang telur ayam. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa telur asin menggunakan telur bebek sebagai bahan bakunya, bukan telur ayam.

 

Perbedaan dari Segi Nutrisi

 

Terakhir, perbedaan telur ayam dan telur bebek yaitu terkait kandungan nutrisinya. Selisih berat antara 20-50 persen membuat kedua telur ini memiliki kandungan nutrisi yang berbeda pula.

 

Pada telur bebek, kandungan nutrisi seperti folat, zat besi, dan vitamin B12 jauh lebih tinggi daripada yang terkandung pada telur ayam. Namun, di sisi lain, telur ayam memiliki kandungan protein, seperti ovalbumin, lisozim, dan konalbumin yang justru lebih banyak daripada telur bebek. Selain itu, telur ayam juga relatif rendah kalori dibanding telur bebek.

 

Untuk lebih jelasnya, berikut perbedaan lebih detail antara telur ayam dan telur bebek, sebagaimana dilansir dari laman Aladokter:

 

Telur Ayam

 

Telur Ayam
Photo: Mads Eneqvist via Unsplash

 

Dalam setiap 100 gram telur ayam, atau setara sekitar dua butir, terkandung beberapa nutrisi seperti berikut:

 

  • Kalori: 148 kalori
  • Lemak: 11 gram
  • Protein: 12 gram
  • Sodium: 142 miligram
  • Kolin: 251 miligram
  • Kalsium: 86 miligram
  • Kalium: 118 miligram
  • Fosfor: 258 miligram

 

Telur Bebek

 

Telur Bebek
Photo: Ines Iachelini via Unsplash

 

Berikut adalah perkiraan kandungan nutrisi dalam 100 gram telur bebek:

 

  • Kalori: 185 kalori
  • Lemak: 14 gram
  • Protein: 13 gram
  • Kalsium: 64 miligram
  • Kalium: 146 miligram
  • Kolin: 263 miligram

 

Telur Ayam vs Bebek: Mana yang Lebih Sehat?

 

Pada dasarnya, telur ayam maupun telur bebek sama-sama sehat karena merupakan sumber protein dan berbagai nutrisi yang baik bagi tubuh. Namun, telur bebek cenderung mengandung lebih banyak protein, lemak, kolin, serta beberapa nutrisi lainnya daripada dengan telur ayam.

 

Kandungan tersebut dapat menjadi nilai tambah bagi kamu yang membutuhkan asupan energi dan nutrisi lebih tinggi. Di sisi lain, telur ayam umumnya mengandung kalori, lemak, dan kolesterol yang lebih rendah sehingga bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai bagi sebagian orang. 

 

Oleh karena itu, pilihan terbaik sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan gizi, kondisi kesehatan, serta pola makan masing-masing.

 

Nah, kini kamu sudah tahu perbedaan telur ayam dan telur bebek beserta kelebihan masing-masing, bukan? Jadi, kamu bisa lebih mudah menentukan pilihan sesuai kebutuhan dan pola makanmu.

 

Bobopod Kebayoran Baru checkin
Photo: Bobobox Internal Asset

 

Akhir kata, jangan lupa membaca artikel-artikel menarik lainnya di Bobobox! Oh iya, kalau ke depannya kamu merencanakan staycation atau liburan, Bobopod sangat siap menemani momen istirahatmu dengan pod yang nyaman dan fasilitas modern! Jadi, yuk, unduh aplikasi Bobobox sekarang juga dan mulai rencanakan perjalananmu!

 

Header image by: Cara Beth Buie via Unsplash