Kalau Jawa Tengah punya Dieng Culture Festival, Jawa Timur juga nggak ketinggalan dengan Banyuwangi Ethno Carnival! Ini merupakan acara budaya tahunan yang pantang dilewatkan kalau kamu lagi jalan-jalan ke Banyuwangi.
Banyak turis lokal maupun mancanegara berbondong-bondong menghadiri festival tersebut, bahkan dari lokasi yang jauh. Memangnya, apa saja daya tarik dari Banyuwangi Ethno Carnival? Yuk, simak di sini!
Sejarah Banyuwangi Ethno Carnival

Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) adalah karnaval budaya tahunan yang menjadi salah satu ikon pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Pertama kali diadakan pada 2011, BEC merupakan bagian dari strategi Banyuwangi untuk mengembangkan potensi budaya lokal ke level nasional hingga internasional.
Kehadiran BEC terinspirasi dari konsep karnaval fesyen kelas dunia, seperti Jember Fashion Carnaval. Bedanya, BEC menambahkan sentuhan budaya lokal dan kekayaan alam khas Banyuwangi.
Elemen lokal tersebut biasanya dijadikan tema utama BEC dari tahun ke tahun. Misalnya, tema “Gandrung” menyoroti tarian tradisional khas Banyuwangi melalui parade. Ada juga tema “The Majestic Ijen” yang memperlihatkan keindahan Gunung Ijen lewat kreativitas tarian dan kostum.
Baca juga: Serba-serbi Dieng Culture Festival
Ada Apa Saja di Banyuwangi Ethno Carnival?
1. Parade Busana Tradisional

Ini dia salah satu highlight utama BEC Banyuwangi. Saat parade berlangsung, ratusan peserta biasanya tampil mengenakan kostum etnik sesuai tema dengan desain megah, detail indah, dan penuh filosofi.
Kostum tersebut dirancang berdasarkan inspirasi dari unsur budaya setempat. Contohnya seperti baju adat Suku Osing, Gajah Oling sebagai motif batik khas Banyuwangi, sampai ornamen bernuansa laut dan pegunungan yang menjadi ciri khas alam Banyuwangi.
2. Pertunjukan Tarian Tradisional

Nggak cuma parade busana, Banyuwangi Ethno Carnival juga makin meriah dengan adanya pertunjukan tarian tradisional. Dua di antaranya yang paling mencuri perhatian adalah Tari Gandrung dan Hadrah Kuntulan.
Tari Gandrung adalah tarian khas Banyuwangi yang melambangkan rasa gembira dan syukur. Biasanya, para penari tampil dengan mengenakan kostum bernuansa hitam, merah, dan emas. Gerakannya enerjik tapi tetap luwes, sehingga membuat penonton larut dalam suasana karnaval.
Sementara itu, Hadrah Kuntulan menggabungkan seni tari dan musik Islami. Para penari tampil kompak dengan gerakan ritmis, yang biasanya diiringi tabuhan rebana dan lantunan religi.
3. Bazaar Produk UMKM Lokal
Pemerintah Banyuwangi juga menjadikan BEC sebagai ajang untuk memperkenalkan produk-produk UMKM lokal. Itulah kenapa mereka menyediakan area khusus bazaar, yang tentunya nggak kalah meriah dan penuh warna.
Ada banyak produk menarik yang tersedia, mulai dari kerajinan tangan, batik khas Banyuwangi, aneka suvenir, sampai kuliner tradisional. Kalau belanja di sini, kamu juga bakal sekaligus mendukung ekonomi kreatif masyarakat Banyuwangi.
4. Penampilan Musik Tradisional
Suasana Banyuwangi Ethno Carnival semakin hidup dengan adanya penampilan musik tradisional. Musik ini biasanya menjadi pengiring pertunjukan tari, parade, sekaligus menciptakan atmosfer yang meriah.
Sepanjang karnaval berlangsung, kamu bakal sering mendengar alunan instrumen tradisional seperti angklung, kendang, hingga perkusi lokal. Bergantung dari jenis penampilan, terkadang permainan musik tradisional juga dipadukan dengan sentuhan modern sehingga terdengar lebih fresh.
BEC Banyuwangi Diadakan Kapan?

Hingga artikel ini ditulis, jadwal Banyuwangi Ethno Carnival 2026 masih belum diumumkan. Tapi, BEC Banyuwangi biasanya diadakan setiap tahun pada pertengahan bulan Juli. Sebagai patokan, BEC edisi sebelumnya diselenggarakan pada 12 Juli 2025.
Baca juga: Paket Wisata Banyuwangi Seru, Ada Wisata Alam dan Budaya
Lokasi dan HTM Banyuwangi Ethno Carnival
Banyuwangi Ethno Carnival digelar di pusat Kota Banyuwangi. Biasanya, parade utama bakal dimulai dari Taman Blambangan, melewati jalan-jalan protokol, lalu berakhir di Kantor Bupati Banyuwangi. Kamu bisa mencapai lokasi karnaval dalam waktu kurang-lebih 1,5 jam dari Bobocabin Kawah Ijen.
Buat yang tertarik menonton BEC Banyuwangi, kamu nggak perlu menyiapkan budget khusus buat tiket. Acara ini bisa kamu nikmati secara gratis karena Pemerintah Banyuwangi sama sekali nggak mengenakan tiket masuk.
Recharge Tenaga di Bobocabin Kawah Ijen, Nonton BEC Makin Maksimal

Banyuwangi Ethno Carnival menggabungkan pengalaman budaya, bazaar lokal, sampai pertunjukan seni yang hidup dan meriah. Semua itu bisa kamu nikmati dengan seru kalau tubuh dan pikiran dalam kondisi fit.
Makanya, nggak ada salahnya buat recharge tenaga dulu sebelum seru-seruan di BEC Banyuwangi. Kamu bisa nginap di Bobocabin Kawah Ijen yang lokasinya dekat dengan alam dan suasananya tenang, cocok buat istirahat sebelum turun ke kota maupun setelah seharian jalan-jalan.
Di dalam Cabin, kamu bisa istirahat nyaman dengan menikmati fasilitas modern seperti tempat tidur minimalis yang empuk, kamar mandi privat dengan hot shower, AC, colokan listrik, dan koneksi Wi-Fi.
Ada juga Mood Lamp dengan berbagai warna pencahayaan, Bluetooth speaker buat menyambungkan lagu dari smartphone, dan Smart Window yang mampu mengatur ventilasi. Semua fitur ini bisa kamu atur melalui B-Pad multifungsi di samping kasur.

Buat kamu yang pengin berpetualang, Bobocabin Kawah Ijen menyediakan berbagai paket wisata yang seru. Ada Tour Ijen Sunrise/Sunset, Fun Road Offroad, Jeep Tour Village, Taman Gandrung Terracotta, Baluran, Kawah Wurung Picnic and Tea Time, sampai ATV di beberapa lokasi.
Mau seru-seruan tanpa keluar area Bobocabin? Nggak masalah! Kamu bisa menyewa games seru seperti UNO Stacko, UNO Cards, kartu Tentang Kita, atau congklak. Ada juga Mini Projector buat movie night atau Painting DIY Kit untuk kamu yang pengin menyalurkan kreativitas.
Biar pengalaman menginap di Bobocabin Kawah Ijen makin praktis, gunakan aplikasi Bobobox di smartphone. Lewat aplikasi ini, kamu bisa pesan Cabin, daftar paket wisata, sampai cek promo terbaru. Tunggu apa lagi? Download aplikasi Bobobox sekarang juga dan bersiaplah seru-seruan di Banyuwangi Ethno Carnival!
Featured photo: Kemenpan RB Official Website





