Ibu Hamil Naik Pesawat? Amankah? Ini Tipsnya!

02 Sept 2026

Ibu Hamil Naik Pesawat? Amankah? Ini Tipsnya!

Penulis

Bobobox

Ibu hamil naik pesawat merupakan salah satu topik yang sering kali dipertanyakan keamanannya. Terlebih lagi, naik pesawat secara umum memang akan selalu memiliki risiko tersendiri. Jangankan ibu hamil, penumpang biasa pun ada kalanya tetap bisa mengalami gangguan tertentu saat penerbangan.

 

Kendati demikian, tak dimungkiri bahwa kehamilan memang dapat membuat tubuh mengalami berbagai perubahan. Oleh karena itu, ibu hamil sangat perlu memperhatikan kondisi diri sembari mempersiapkan perjalanan dengan lebih baik dibandingkan dengan para penumpang biasa.

 

Nah, terkait situasi ini, salah satu hal yang perlu kamu perhatikan adalah penerbangan dalam waktu lama. Sebab, duduk terlalu lama selama perjalanan dapat meningkatkan risiko pembekuan darah atau blood clots/thrombosis.

 

Di sisi lain, kehamilan juga termasuk salah satu faktor yang meningkatkan risiko tersebut. Kaki dan pergelangan kaki pun dapat mengalami pembengkakan selama penerbangan, terutama ketika terbang selama 3-5 jam.

 

Lantas, amankah sebenarnya ibu hamil naik pesawat? Yuk, simak penjelasan serta tips panduannya berikut ini!

 

Cara Mencegah Kram hingga Blood Clots saat Ibu Hamil Naik Pesawat

 

Ibu Hamil
Photo: Suhyeon Choi via Unsplash

 

Penerbangan yang cukup lama membuat tubuh perlu tetap aktif agar sirkulasi darah tetap berjalan dengan baik. Selain melakukan peregangan dan bergerak secara berkala selama penerbangan, ada beberapa langkah lain yang dapat membantu mengurangi risiko pembengkakan kaki hingga blood clots.

 

Salah satunya mengenakan compression stockings (flight socks). Ini adalah sejenis stocking khusus yang biasa dipakai selama penerbangan. Penggunaan stocking kompresi dapat membantu mengurangi risiko pembekuan darah, terutama bagi ibu hamil yang memiliki faktor risiko.

 

Adapun compression stocking bisa kamu beli di apotek, toko alat kesehatan, atau di toko-toko tertentu lainnya. Kamu bisa memakai stocking ini mulai dari bangun pagi sebelum terbang sampai tiba di tujuan.

 

Selama penerbangan, sebaiknya, ibu hamil bangun dari kursi dan berjalan-jalan sedikit, setidaknya sekitar 4-5 menit setiap satu jam. Lakukan juga peregangan sederhana, mulai dari menggerakkan leher, bahu, hingga ujung kaki saat duduk. Hal ini dapat membantu mengurangi risiko kram dan blood clots.

 

Sebagai tambahan, kamu pun bisa menggerakkan pergelangan kaki atau menaikkan dan menurunkan tumit serta ujung kaki saat masih duduk.

 

Namun, hal terpenting bagi ibu hamil adalah tentu saja berkonsultasi dengan dokter sebelum memesan tiket naik pesawat. Khususnya jika sebelumnya pernah mengalami beberapa kondisi ini:

 

  • Perdarahan
  • Kencing manis (diabetes)
  • Rasa mual berlebihan
  • Keguguran
  • Melahirkan terlalu dini
  • Hipertensi/darah tinggi

 

Kapan Sebaiknya Ibu Hamil Naik Pesawat?

 

Pada kehamilan yang sehat tanpa komplikasi, ibu hamil umumnya dapat bepergian dengan pesawat. Meski begitu, trimester kedua, sekitar 14-27 minggu, sering dianggap sebagai periode yang lebih nyaman untuk bepergian karena keluhan seperti mual dan kelelahan biasanya sudah mulai berkurang.

 

Oleh karena itu, disarankan sebelum usia kandungan mencapai 14 minggu, sebaiknya ibu hamil tidak naik pesawat dulu. Terutama di awal kandungan, lantaran ibu hamil cenderung masih sering mengalami mual dan pusing. Jika dipaksakan, hal ini tentu bisa menimbulkan gangguan lainnya, salah satunya adalah risiko keguguran.

 

Namun, selain di masa-masa awal kehamilan, biasanya ibu hamil juga tidak diperbolehkan untuk naik pesawat saat usia kehamilan lebih dari 36 minggu—atau jika yang dikandung adalah janin kembar, maka batasnya menjadi 32 minggu.

 

Adapun batas usia kandungan tersebut diukur bukan dari tanggal keberangkatan naik pesawat, tetapi dari tanggal penerbangan pulang.

 

Pada Hari Keberangkatan dan Saat Naik Pesawat

 

Setelah memastikan kondisi kehamilan dan mempersiapkan perjalanan dengan baik, ada beberapa hal lainnya juga yang perlu kamu perhatikan sebagai ibu hamil saat hari keberangkatan tiba.

 

Mulai dari waktu tiba di bandara, pemilihan tempat duduk, hingga posisi sabuk pengaman. Hal-hal sederhana ini dapat membantu perjalanan terasa lebih nyaman. Nah, untuk lebih jelasnya, berikut beberapa tips yang bisa ibu hamil terapkan saat akan naik pesawat:

 

  • Usahakan tiba di bandara jauh lebih awal. Tujuannya agar ibu hamil bisa lebih santai saat melalui proses check-in dan security. Sebab, jika terburu-buru, maka dikhawatirkan ibu hamil akan merasa stress.
  • Jika memungkinkan, pilihlah tempat duduk di dekat lorong agar lebih mudah untuk keluar-masuk saat peregangan atau ketika hendak pergi ke toilet.
  • Kenakan pakaian yang longgar dan nyaman, sepatu yang nyaman, dan compression stockings jika memungkinkan.
  • Gunakan sabuk pengaman tepat di bawah perut.
  • Perbanyak meminum air putih.
  • Hindari minuman yang menyebabkan dehidrasi, seperti kopi dan teh, terutama minuman yang mengandung alkohol.

 

Perlu diingat bahwa keselamatan semua penumpang saat naik pesawat sangatlah penting. Oleh karena itu, khususnya sebagai ibu hamil, kamu sebaiknya menyiapkan berbagai persiapan jauh-jauh hari sebelum memesan tiket pesawat—tentunya dengan memperhitungkan usia kandungan. 

 

Baca Juga

 

 

Perjalanan Sudah, Kini Saatnya Rehat Bareng Bobobox!

 

Kamar tidur Bobopod Airport CBC - hotel kapsul di indonesia
Photo: Bobobox Internal Asset

 

Setelah perjalanan udara selesai dan kamu sudah tiba di destinasi, jangan lupa memberikan tubuh waktu untuk beristirahat. Terlebih lagi, bagi ibu hamil, menjaga kenyamanan selama perjalanan bukan hanya soal persiapan sebelum naik pesawat, tetapi juga memastikan tubuh mendapat waktu pemulihan setelahnya.

 

Nah, kamu bisa menyempatkan diri untuk beristirahat atau staycation sejenak di tempat yang nyaman dan berkualitas seperti Bobopod ataupun Bobocabin milik Bobobox.

 

Bobopod menawarkan konsep hotel kapsul dengan pod modern yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Sementara itu, Bobocabin menghadirkan pengalaman menginap dengan suasana yang lebih dekat dengan alam.

 

Di dalam pod dan cabin sudah tersedia berbagai fasilitas yang menunjang kenyamanan, mulai dari Mood Lamp yang bisa diatur sesuai suasana hati, tempat tidur yang empuk dan nyaman, hingga Smart Window untuk menikmati pemandangan dari balik jendela cabin. Semuanya bahkan bisa diakses melalu B-Pad!

 

Jadi, setelah perjalananmu selesai, pastikan kamu benar-benar mengistirahatkan tubuh dengan baik, ya! Yuk, download aplikasi Bobobox sekarang dan dapatkan pengalaman menginap berkesan yang sesuai kebutuhanmu!

 

Header image by: Suhyeon Choi via Unsplash