Nggak perlu khawatir kelaparan dan kesulitan mencari makan di malam hari pas jalan-jalan ke Jogja! Soalnya, ada banyak destinasi kuliner malam Jogja yang terkenal di kalangan warga lokal maupun pendatang.
Biasanya, spot kuliner malam Jogja buka cukup lama sehingga kamu bisa memenuhi kebutuhan perut ketika baru tiba atau saat malam sudah larut. Nah, apa saja tempat yang wajib dikunjungi?
Rekomendasi Tempat Kuliner Malam Jogja

Gudeg Pawon
Tidak lengkap rasanya jika kamu tidak memasukkan gudeg ke dalam daftar kuliner malam Jogja kamu. Salah satu tempat gudeg yang wajib kamu kunjungi adalah Gudeg Pawon yang sudah ada sejak tahun 1958. Lokasinya ada di Jl. Prof. DR. Soepomo Sh UH/IV No. 36, sekitar 4 km dari Bobopod Malioboro.
Hal unik dari kuliner malam Jogja ini adalah cara penyajiannya yang dilakukan langsung dari pawon atau dapur. Karenanya, kamu bisa melihat sendiri pembuatan gudeg yang menggunakan tungku tradisional sehingga memberikan cita rasa yang nikmat.
Menu yang ditawarkan sama saja seperti warung gudeg pada umumnya yaitu nasi gudeg basah dengan tambahan lauk telur dan ayam kampung serta sambal krecek. Harga per porsi dengan lauk standar seperti tahu atau telur mulai Rp15.000. Sementara itu, paket komplit dengan lauk ayam kampung dada atau paha berkisar antara Rp38.000 sampai Rp50.000 per porsi.
Gudeg Pawon buka pukul 17.30–20.30 WIB setiap hari, alias hanya 3 jam. Kalau kamu mau merasakan nikmatnya kuliner malam Jogja legendaris ini, kamu harus siap mengantre. Agar tidak kehabisan, datanglah satu jam lebih awal.
Gudeg Mercon
Ketika mendengar kata gudeg, kamu pasti langsung teringat dengan makanan khas Jogja dengan cita rasanya yang terkenal manis. Bagi sebagian orang, rasa manis pada makanan berat mungkin tidak cocok dengan lidah mereka.
Nah, kalau kamu lebih suka rasa gurih daripada manis, gudeg mercon bisa jadi alternatif kuliner malam Jogja kamu. Apalagi, buat kamu penyuka makanan pedas. Lauk yang ditawarkan sebenarnya sama saja dengan menu gudeg pada umumnya, yaitu nasi, saus kental (areh), dan nangka muda.
Agar makin nikmat, tersedia menu tambahan berupa telur, tahu, tempe, ayam, gorengan, aneka jeroan, beberapa pilihan satai dan lain-lain. Hanya saja, khusus gudeg mercon ada lagi tambahan berupa oseng-oseng mercon yang membuat rasa gudeg lebih menggigit.
Oseng-oseng ini berupa olahan kikil dicampur rempah-rempah dan cabai yang pedasnya bakal bikin kamu banjir keringat. Jika tertarik mencoba, kamu bisa menyambanginya tanpa jauh-jauh dari Bobopod Malioboro. Soalnya, ada Gudeg Mercon Mbak Yuni di Jl. Pangeran Diponegoro No. 100, sekitar 2 km saja dari hotel kapsul tersebut.
Harga menu di Gudeg Mercon Mbak Yuni memang terlihat fantastis secara sekilas, yaitu Rp40.000-Rp50.000 per porsi. Namun, isinya yang melimpah super sepadan sama biaya yang kamu keluarkan. Mau coba kemari? Tempatnya buka setiap hari jam 18.30-00.00 WIB!
Sate Klathak
Saat pertama kali mendengar nama sate klatak, bagi sebagian orang mungkin terdengar seperti sate “katak”. Eits, tidak usah khawatir! Kuliner malam Jogja yang satu ini tidak mengandung daging katak sama sekali.
Sate klathak merupakan sate yang terbuat dari daging kambing muda yang kemudian ditusuk dengan jeruji sepeda, bukan bambu seperti sate pada umumnya. Dengan menggunakan jeruji besi, kematangan sate akan jadi lebih merata.
Potongan dagingnya juga besar sehingga satu porsinya hanya terdiri dari dua sampai tiga tusuk sate. Selain itu, bumbu yang digunakan pun cukup sederhana, yakni hanya garam dan merica. Lalu, untuk penyajiannya, sate klathak akan ditemani dengan kuah kare.
Jika tertarik mencoba, kamu tidak akan kesulitan menemukan kuliner malam Jogja ini karena sudah banyak warung yang menjual makanan tersebut. Nah, salah satu yang paling dekat sama Bobopod Malioboro adalah Sate Klathak Mbah Sukarjo di Jl. Panembahan Senopati No. 42 (1,2 km).
Harga menu sate klathak di sini berkisar antara Rp38.000. Sedangkan tengkleng bakar Rp60.000. Ada juga sate klathak hotplate, gulai daging, kronyos, serta iga sapi bumbu pedas.
Nah, karena penyajiannya yang unik, dijamin rasa sate di rumah makan Mbah Sukarjo smokey abis! Mau cicip? Jangan lupa mampir ke tempatnya antara pukul 08.00-23.00 WIB tiap harinya.
Soto Sampah
Meskipun namanya terdengar kotor, soto sampah wajib masuk daftar kunjungan kuliner malam Jogja kamu. Tenang saja, makanan ini bersih kok! Diberi nama demikian karena banyak lauk yang dimasukkan ke dalam soto tersebut sehingga menyerupai sampah.
Soto ini terdiri dari nasi putih, bihun, kubis, tauge, seledri, bawang goreng, serta pilihan daging (gajih sapi, daging ayam, dan daging sapi) yang disiram dengan kuah segar nan gurih. Selain itu, kamu juga bisa menambahkan lauk-lauk tambahan seperti gorengan, oseng, sate usus, sate ati, telur dadar, dan lain-lain.
Jika tertarik, kamu bisa menikmati kuliner malam Jogja ini dengan harga sekitar Rp15.000, sudah termasuk soto dan aneka lauk yang berlimpah. Lokasinya ada di Jl. Kranggan No. 2, Cokrodiningratan, Jetis, Kota Yogyakarta, sekitar 4 km dari Bobopod Malioboro.
Tenang, jam operasionalnya cukup lama, yaitu pukul 07.30-03.30 WIB tiap harinya (buka pukul 07.00 WIB di hari Minggu). Jadi, kamu punya banyak kesempatan mampir!
Oseng Mercon Khas Jogja
Buat penyuka pedas, wajib banget nih mencoba kuliner malam Jogja satu ini. Namanya Oseng Mercon Khas Jogja dan berlokasi di Jl. Urip Sumoharjo No.22, Klitren, terpaut 3,3 km dari Bobopod Malioboro.
Kuliner malam Jogja ini memiliki citarasa pedas gurih dan sedikit manis. Kamu bisa menyantapnya bersama nasi putih biasa atau nasi daun jeruk. Pilihan lauknya pun beragam, daging, koyor, ayam, ceker, dan iga.
Lebih praktis jika kamu memilih menu paket dengan kisaran harga mulai Rp20.000 sampai Rp35.000. Paket Wareg ini bikin kenyang dengan nasi, oseng mercon DOR (daging dan koyor), telur, sup, lalapan, dan teh.
Oseng Mercon Khas Jogja buka Selasa sampai Minggu pukul 22.00 hingga 02.00 WIB. Cocok untuk memadamkan kelaparan meski lewat tengah malam, kan?
Burger Monalisa
Burger memang bukan makanan lokal, tetapi ada satu burger kebanggaan orang Jogja yang sudah melegenda. Namanya Burger Monalisa. Kuliner Jogja ini sudah hadir sejak tahun 1988 dengan konsep street food.
Buka setiap hari pukul 17.00 hingga 21.30 WIB, Burger Monalisa berlokasi di kawasan UGM, Jl. Persatuan, Senolowo, Sindudadi, Sleman. Jaraknya sekitar 4 km dari Bobopod Malioboro.
Boleh jadi Monalisa tidak se-fancy burger kekinian. Namun, kombinasi daging patty, saus mayonaise yang lezat, dan sayuran segar diapit dua bun menghadirkan rasa familier ala burger zaman dulu.
Harga burger dengan ukuran cukup besar masih di kisaran Rp24.000 sampai Rp26.000. Ada juga hotdog, spaghetti, pizza, dan kroket mayo. Jadi, kalau kamu ingin nostalgia rasa, Burger Monalisa jelas perhentian yang tepat.
Mie Nyemek Spesial Idola
Malam-malam itu enaknya makan Indomie. Tentunya banyak warmindo yang bisa kamu sambangi jika kamu ingin makan Indomie saat berada di Jogja.
Salah satu yang bisa kamu coba ada Mie Nyemek Spesial Idola. Letaknya ada di daerah Klitren, Gondokusuman, kurang lebih 3,8 km dari Bobopod Malioboro, dan beroperasi setiap hari pukul 21.30-02.00 WIB.
Berbeda dengan olahan mie instan biasa, Mie Nyemek Idola hadir dengan sedikit kuah, bumbu rahasia, telur orak-arik, sawi, bawang goreng, dan telur ceplok rebus. Ada juga Mie Carbonara dengan saus kental yang mirip spaghetti ala Italia.
Tersedia tambahan telur, keju, sosis, atau kornet. Kamu bisa berhemat saat makan di sini karena hanya perlu budget Rp20.000 per porsi.
Angkringan Lik Man
Selain gudeg, Yogyakarta juga terkenal karena angkringan. Maka, jangan lupa untuk memasukkan angkringan dalam daftar kuliner malam Jogja.
Salah satu angkringan populer adalah Angkringan Kopi Jos Lik Man yang terletak di Selasar Malioboro, Jl. Pasar Kembang No. 3 (800 m dari Bobopod Malioboro). Tempatnya beroperasi tiap hari pukul 15.00-01.00 WIB.
Menu yang ditawarkan pun beragam dengan harga yang terjangkau. Kamu bisa membeli menu nasi kucing (nasi bungkus ukuran kecil), nasi oseng, sambal teri, sate-satean (usus, ati, dan telur puyuh), aneka gorengan, serta minuman panas dan dingin.
Buat para pecinta kopi, pas banget nih karena tempat kuliner malam Jogja ini menawarkan kopi jos. Kopi ini berupa kopi hitam yang diseduh dengan air panas lalu ditambahkan arang panas. Selain menghasilkan rasa yang khas, kamu juga akan mendengar suara joss ketika arang tersebut menyentuh air kopi.
Berapa budget yang kamu perlukan buat makan di sini? Cukup siapkan Rp4.000–Rp12.000 untuk segelas minuman dan Rp10.000–Rp20.000 untuk seporsi makanan. Gimana, cukup terjangkau, kan?
Mie Ayam Grabyas Red Door
Kalau kamu akan menginap di sekitar Malioboro, kamu bisa berburu kuliner malam Jogja satu ini. Mie Ayam Grabyas Red Door di Jl. Demangan Baru, Klitren (4,5 km dari Bobopod Malioboro) adalah salah satu spot kuliner malam di Jogja yang buka 24 jam.
Tempat kuliner malam Jogja ini menyajikan berbagai menu mie ayam yang siap menggoyang lidah. Beberapa di antaranya adalah mie ayam grabyas, mie ayam grabyas pangsit goreng, mie ayam grabyas pangsit rebus, mie ayam grabyas bakso, dan mie ayam grabyas komplit (lengkap dengan bakso dan pangsit). Grabyas merujuk pada lemak ayam yang digoreng hingga kering.
Kamu bisa menikmati lezatnya mie ayam di sini hanya dengan budget Rp20.000-an per porsi, dan isinya juga cukup banyak. Tertarik mampir?
Tengkleng Bhenjoyo
Jika kamu ingin berburu kuliner berbau daging, kamu bisa mendatangi Tengkleng Bhenjoyo.
Kabar baiknya, dari Bobopod Malioboro, kuliner malam Jogja ini cuma 1 km. Cukup berjalan ke arah Alun-alun Utara, menuju Jl. Pekapalan Timur No. 6, Prawirodirjan.
Menu yang ditawarkan cukup beragam sehingga bisa memilih menu sesuai selera. Namun, tengkleng kambing jelas juaranya. Kuah medok, gurih, dan berempah menyelimuti daging kambing empuk yang melekat di tulang. Coba deh hisap tulang perlahan-lahan buat menikmati bumbunya.
Harga menu di sini masih terjangkau, yaitu Rp18.000-Rp60.000-an per porsi. Menariknya, ada menu Tengkleng Kendil dan Kepala Kambing
Utuh yang bisa buat sharing! Kalau mau coba, jangan lupa berkunjung antara pukul 11.00-22.30 WIB tiap harinya!
Kuliner Lesehan Malioboro
Ingin suasana lesehan di kawasan Malioboro? Kuliner Lesehan Malioboro jawabannya. Tempat ini berupa restoran terbuka luas dengan beralaskan tikar bambu, sehingga pas untuk duduk leyeh-leyeh.
Nuansa tradisional Jogja terasa kental di sini. Sambil makan makanan khas Jawa autentik, kamu bisa mendengar suara gamelan dan melihat dekorasi khas Jawa.
Menu andalan di sini? Sudah pasti gudeg lengkap dan paket burung dara serta bebek bakar. Selain itu tersedia cah kangkung, sate lontong, dan berbagai minuman tradisional.
Rasa hidangannya rata-rata nikmat, bumbu meresap di lauknya. Harganya juga bersahabat, porsi nasi plus lauk mulai kisaran Rp25.000–Rp50.000 per porsi. Lesehan ini berlokasi di Jl. Malioboro No. 143, Sosromenduran (hanya 350 m dari Bobopod Malioboro), dan buka setiap hari pukul 09.00–21.00 WIB.
Wedang Ronde Lek Dhie Milenial
Pengen mencicipi kuliner malam Jogja yang bikin badan hangat? Coba mampir ke Wedang Ronde Lek Dhie Milenial. Tempat kecil ini populer di kalangan anak muda Jogja dan wisatawan karena suasana santai dengan alunan musik menemani.
Menu utamanya tentu wedang ronde tradisional. Harga per mangkuk cuma Rp10.000. Kamu sudah dapat minuman jahe hangat berisi ronde (bola ketan isi kacang kenyal), kolang-kaling, kacang tanah, dan potongan roti tawar dalam kuah jahe manis pedas.
Tempat makan malam Jogja ini buka tiap hari dari pukul 17.30 hingga tengah malam. Tepatnya di Jl. Dagen, Sosromenduran, dekat New Hotel Lilik dan hanya 350 m dari Bobopod Malioboro. Jadi, lokasinya sangat gampang dicari!
Nasi Goreng Sapi Padmanaba
Nasi goreng kerap jadi pilihan aman kuliner malam Jogja. Salah satunya, nasi goreng legendaris favorit warga Jogja, yaitu Nasi Goreng Sapi Padmanaba. Dinamakan demikian karena lokasinya berada di depan SMA Negeri 3 Padmanaba, persisnya di Jl. Yos Sudarso, Kotabaru.
Nasi goreng dengan potongan daging sapi melimpah hadir dalam porsi jumbo. Cukup merogoh kocek Rp24.000, kamu bisa menikmati nasi goreng gurih manis dengan citarasa rempah kuat.
Proses memasak nasi goreng ini juga unik karena satu kali masak langsung jadi 100 porsi. Walaupun ramai, pelayanan relatif cepat dan harga murah. Buka setiap hari pukul 18.00–00.00, wajib mampir ke sini kalau lagi di Jogja.
Kuliner Pecel & Gudeg Ibu Lely Beringharjo
Cari makan berat malam-malam? Nggak ada salahnya makan di Pecel & Gudeg Ibu Lely di Teras Malioboro 1!
Warung lesehan kecil ini menyajikan nasi pecel pincuk (sayur kacang-kacangan dengan sambal kacang) dan nasi gudeg (dengan krecek, telur, dsb) dalam porsi pas. Rasa pecelnya pedas gurih kacang, sedangkan gudegnya manis legit berpadu pedas (termasuk varian gudeg mercon). Dengan hanya sekitar Rp30.000-an saja, kamu sudah dapat seporsi kenyang.
Suasananya pun khas angkringan sederhana di pojok teras. Gimana, tertarik merasakan vibes-nya yang syahdu abis? Jangan lupa, Warung Ibu Lely buka jam 08.00-22.30 WIB setiap hari. Kamu bisa menemukan lokasinya di dekat Pasar Beringharjo, Jl. Malioboro No. 1, dan hanya terpaut 450 m dari Bobopod Malioboro.
The House of Raminten
Kalau kamu lagi cari tempat makan malam di Jogja yang aesthetic dan tradisional abis, ini pertanda kamu musti coba mampir ke The House of Raminten di Jl. Faridan M. Noto No.7, Kotabaru, Jogja (2,3 km dari Bobopod Malioboro).
Begitu masuk, kamu disuguhi dekorasi Jawa tradisional lengkap gamelan yang mengalun lembut dan pelayan berpakaian adat. Menu di sini sangat beragam, tapi tetap berfokus pada sajian khas nusantara.
Nah, beberapa rekomendasi favoritnya terdiri dari nasi kucing pedas, tahu bola goreng, bakmi, rawon, soto, hingga bakso. Semuanya diolah dengan bumbu unik khas Raminten! Setelah makan, jangan lupa coba wedang andalan The House of Raminten, seperti wedang serai panas yang harum.
Harganya juga relatif terjangkau. Sebagai gambaran, harga per porsi untuk makanan berat hanya sekitar Rp15.000-Rp30.000. Mau sharing? Cukup siapkan budget di kisaran Rp50.000-Rp165.000 saja dengan porsi maksimal untuk empat orang.
The House of Raminten buka setiap hari mulai pukul 09.00-00.00 WIB, sehingga cocok banget buat sekadar nongkrong santai sambil makan di malam hari!
Baca Juga
- Pantai Seruni: Pesona Surga Tersembunyi di Gunungkidul
- Transportasi dari Bandara YIA ke Jogja: Mana yang Paling Cepat?
- 18 Surga Tersembunyi di Jogja yang Masih Jarang Diketahui Wisatawan
- 16 Oleh-Oleh Khas Jogja Selain Makanan yang Unik dan Berkesan
Habis Menikmati Wisata Kuliner Malam Jogja, Enaknya Nginap di Mana?

Bingung cari tempat menginap di Jogja dekat pusat kuliner malam dan ada space khusus buat bersantap? Nginap di Bobopod Malioboro saja. Kamu tinggal pesan take away makanan pilihanmu untuk dinikmati di Communal Area.
Tersedia juga microwave buat menghangatkan makanan, dispenser air minum gratis buat menghilangkan dahaga, dan tentunya banyak tempat duduk nyaman! Sambil makan, kamu bisa menggunakan WiFi gratis berkecepatan tinggi agar nggak bosan.
Kalau sudah selesai makan, kamu dapat beristirahat di dalam Pod yang sudah dilengkapi dengan tempat tidur empuk, Mood Lamp yang warnanya dapat diatur melalui B-Pad, dan Bluetooth Speaker untuk memutar lagu dari smartphone.
Nah, kalau kamu lanjut jalan-jalan ke kota lain, segera manfaatkan promo Up to 20% Off for Early Bookings untuk reservasi sampai 31 Agustus 2026. Promo ini berlaku untuk pemesanan di fasilitas Bobopod, Bobocabin, dan CriB (S&K berlaku).
Unduh aplikasi Bobobox sekarang untuk cek lokasi, ketersediaan kamar, dan aneka promo menarik. Jadi, sudah siap hunting kuliner malam Jogja yang murah dan enak?
Header image by: Hailey Tong via Unsplash




