oleh-oleh khas ponorogo

8 Oleh-Oleh Khas Ponorogo yang Wajib Kamu Bawa Pulang

Selain terkenal dengan warisan seni budayanya, Ponorogo juga memiliki keindahan alam yang menakjubkan. Untuk mengenang kunjunganmu kemari, tentu kurang lengkap jika belum membawa pulang oleh-oleh khasnya.

Oleh-oleh khas Ponorogo meliputi ragam kerajinan yang merupakan warisan budaya dari leluhur, hingga aneka camilan unik yang mungkin tak dapat kamu temui di daerah lain. Jadi, jangan lewatkan untuk membawa pulang oleh-oleh khas Ponorogo berikut ini, ya!

Sekilas Mengenai Ponorogo

Ponorogo merupakan sebuah kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Timur. Ponorogo sangat terkenal dengan kesenian Reog Ponorogo, yaitu seni tari dengan ikon orang berkepala singa yang ukurannya sangat besar.

Selain keseniannya, Ponorogo juga dikenal sebagai tujuan wisata religi. Beberapa destinasi wisata religi paling terkenal di Ponorogo adalah Makam Bathoro Katong, Makam Astana Srandil, dan Masjid Agung Tegalsari.

Wisata alam Ponorogo juga tak kalah menarik. Beberapa yang wajib kamu kunjungi adalah Bukit Sunset Mloko Sewu, Telaga Ngebel, Air Terjun Coban Lawe, Puncak Gunung Pringgitan, dan masih banyak lagi tempat menarik lainnya.

8 Oleh-Oleh Khas Ponorogo

Liburan ke Ponorogo rasanya tidak lengkap tanpa membawa pulang oleh-oleh. Berikut beberapa rekomendasi oleh-oleh terbaik khas Ponorogo yang bisa kamu pilih:

1. Topeng Reog Mini

Reog Ponorogo adalah tarian tradisional yang dilakukan di arena terbuka sebagai hiburan rakyat. Penari utamanya adalah orang berkepala singa dengan hiasan bulu merak. Berat topeng kepala singa ini bisa mencapai 60 kg.

Nah, jika berlibur ke Ponorogo, kamu bisa membawa pulang oleh-oleh berupa topeng reog mini untuk dijadikan pajangan di rumah.

2. Rompi Reog

Selain topeng reog mini, kamu juga bisa membawa pulang rompi reog untuk melengkapi koleksi senimu di rumah. Rompi berwarna merah ini biasa digunakan oleh penari reog yang berperan sebagai Patih Bujang Ganong.

Baca Juga: Liburan untuk Mengenal Sejarah dan Uniknya Kesenian Budaya Reog Ponorogo

3. Topi Caping

Topi caping memang biasanya digunakan oleh petani saat sedang bekerja di sawah. Namun selain itu, kamu juga bisa menjadikan topi caping sebagai hiasan untuk mempercantik interior rumah.

Topi caping ini terbuat dari anyaman bambu. Sejumlah pengrajin juga menjual topi yang sudah dilukis dengan gambar dan motif yang cantik serta unik. Di Ponorogo, topi caping ini cukup terkenal di kalangan wisatawan sebagai referensi oleh-oleh. 

Bobobox Maximum Comfort Banner

4. Kerajinan Bambu

Selain topi caping, kamu juga bisa menemukan banyak sekali kerajinan bambu lain di Ponorogo. Beberapa kerajinan yang dapat kamu temukan adalah teko, cangkir, celengan, dan kotak tisu. Pengrajin biasanya menambahkan ukiran motif atau gambar untuk mempercantik.

5. Gerabah Plancungan

Kamu juga bisa menemukan berbagai kerajinan gerabah di Ponorogo, seperti gerabah Plancungan yang merupakan warisan budaya turun-temurun di Ponorogo. Gerabah ini terbuat dari tanah liat dan air yang digiling secara manual menggunakan kaki.

Sesuai namanya, pusat kerajinan gerabah ini berada di Desa Plancungan, Ponorogo. Selain membeli beragam kerajinan gerabah, kamu juga bisa menyaksikan langsung proses pembuatannya, atau bahkan mencoba membuatnya sendiri di desa ini.

Baca Juga: Hobi Wisata Alam? Berikut 5 Gunung di Jawa Timur Dengan Pemandangan Mengagumkan!

6. Madu Mongso

Selain kerajinan, Ponorogo juga punya oleh-oleh khas berupa makanan. Madu mongso adalah jajanan khas Ponorogo yang dulunya hanya disajikan kepada para raja. Jajanan ini diperkirakan sudah ada sejak zaman Kerajaan Mataram Kuno.

Oleh-oleh khas Ponorogo ini terbuat dari fermentasi ketan hitam yang kemudian dimasak bersama gula. Ciri khas madu mongso ada pada bungkusnya yang berwarna-warni.

7. Thoring

Thoring adalah singkatan dari lentho garing, yaitu camilan yang terbuat dari tepung singkong, dipadukan dengan rempah-rempah, lalu dibentuk dan digoreng. 

Thoring cocok dijadikan oleh-oleh karena merupakan makanan kering yang tentunya tahan lama. Harga thoring juga murah meriah, yaitu mulai dari Rp15.000 saja, sehingga sangat cocok kamu bawa pulang untuk dibagikan kepada keluarga dan teman-teman.

8. Jenang Mirah

Terakhir, jangan sampai kamu melewatkan oleh-oleh yang satu ini, Jenang Mirah. Jenang Mirah terbuat dari tepung ketan yang dimasak dengan santan dan gula jawa. Cita rasanya manis legit dengan sentuhan gurih dari santan.

Baca Juga: Jangan Lupa, 20 Oleh-Oleh Khas Indonesia untuk Orang Asing dan Wisatawan Mancanegara

Ingin Liburan Tanpa Menguras Kantong? Yuk, Menginap di Bobopod!

Pod yang Nyaman

Foto: @bobobox_id via Instagram

Ingin liburan ke berbagai kota besar di Indonesia dengan biaya yang minim? Bobopod adalah solusi akomodasi hemat dan nyaman untuk kamu!

Mengusung konsep modern, Bobopod adalah solusi menginap yang aman dan nyaman dengan harga terjangkau. Sistem kode QR menjamin keamanan pod, dan istirahat pun menjadi nyaman dengan fitur pengaturan cahaya khas Bobopod.

Tiap cabang Bobopod terletak di tengah kota, jadi kamu bisa mencapai berbagai tujuan wisata ikonis dan kuliner lezat legendaris hanya dengan berjalan kaki.

Tunggu apa lagi? Yuk, unduh aplikasinya untuk reservasi dan informasi lebih lanjut!

 

Penulis artikel: Sheila Lalita

Foto utama oleh: Gianfranco Lanzio via Unsplash

Bobobox

Bobobox

Sejak tahun 2018, Bobobox hadir menawarkan pengalaman yang berbeda bagi para traveler untuk menikmati perjalanan yang sempurna. Bobobox menghubungkan traveler, dari pod ke kota.

All Posts

Bobobox

Rasakan sensasi menginap di hotel kapsul Bobobox! Selain nyaman, hotel kapsul ini mengedepankan teknologi dan keamanan. Bobobox bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk menikmati perjalanan dan beristirahat, dan cocok untuk perjalanan liburan atau bisnis.

Top Articles

Categories

Follow Us

Latest Articles